kembali

.

.

.

Viola yang sudah terlanjur marah membuka lensa matanya dan meletakkan lensa yang lama lalu mengobati matanya,

memang Ola membeli lensa yang bagus dan tahan lama tapi ada batas pemakaian juga jika dipakai setiap hari karna bisa memperpendek kegunaannya berbeda jika permanen tidak akan punya batas waktu,

pemberian Tuhan yang Maha Esa lah yang terbaik,

"kalau begini terus aku bisa ketahuan Ma..? aku bahkan tidak sadar mataku memerah". marah Viola.

"kenapa kamu bisa tidak sadar memakai lensa yang lama? biasanya kamu tidak pernah melakukan kesalahan seperti ini". tanya Ola tak percaya membantu Viola mengobati mata anaknya yang merah.

"itu karna wanita itu memintaku datang Ma..! aku tidak bisa menolak kan? jadi aku terburu-buru memakainya karna aku berpikir semua sudah sesuai dengan yang ku tata tapi Papa mengacaukan semuanya, untung saja aku bertindak cepat tadi". Viola mengipas-ngipasi matanya yang diberi obat mata.

"aku tidak tahan ma..! sudah berapa tahun aku selalu seperti ini, aku takut mataku jadi buta kalau memakai lensa mata kalau mataku terus memerah begini Ma..! aku ingin bebas, untuk itu Mama harus selesaikan dendam Mama". isak tangis Viola merasa matanya sangat perih.

"iya.. iya..! Mama akan langsung lakukan rencana kita setelah dia menginjakkan kaki di Indonesia ya? kamu bertahanlah setidaknya selama 1 minggu ya?". bujuk Ola dengan serius mengipas-ngipasi mata Viola.

demi balas dendam Ola sudah menyusun rencana ini sejak Viola kecil berumur 7 tahun, dimasa masuk SD nya sudah dipaksa memakai lensa mata, Ia bahkan tidak memikirkan bahaya yang akan terjadi dengan mata Viola nantinya.

dendam sudah memenuhi hatinya hingga tega memanfaatkan anaknya demi membalas perbuatan itu, Ia bahkan memalsukan kelahiran Viola untuk meyakinkan semua kehidupan Viola adalah gadis yang selama ini Keluarga Alex cari.

Viola sudah kebal dengan rasa sakit matanya itu, Ia hampir belasan tahun mengenakan lensa mata dan jika pergi ke dokter mata hanya membuka kedoknya saja jadi melakukan pengobatan sendiri. mungkin jika Viola datang ke Rumah Sakit maka dokter mata akan meminta Viola berhenti menggunakan lensa mata lagi karna bisa menyebabkan kebutaan permanen jika terus saja dilakukan.

.

di Mansion Asiantama,

Dewi Par sedang melamun membuat minuman untuk dirinya sendiri, Ia terpekik kaget saat bahunya ditepuk seseorang saat berbalik ternyata pelakunya adalah suaminya sendiri.

"kenapa? tumben kaget? mikirin apa sayang? ". tanya Indiro mengerjab-ngerjab lucu karna Ia sungguh tidak mengira Istrinya yang selalu peka karna punya mata batin khusus itu kini melamun hingga bisa terkejut.

Dewi Par menghela nafas panjang, Ia tidak mungkin marah juga pada Suaminya karna memang kesalahannya sendiri yang melamun.

"ahh.. aku hanya berpikir kalau efek memakai lensa mata terlalu lama efeknya bagaimana ya? ". tanya Dewi Par.

"apalagi? pasti bisa mengalami kebutaan lah". jawab Indiro dengan santai merampas minuman yang dibuat istrinya lalu mengecup pipi Dewi Par dan pergi dari sana tanpa beban.

Dewi Par terpaku bukan karna kecupan sayang Suaminya tapi karna jawaban suaminya yang mengatakan efek memakai lensa terlalu lama.

Dewi Par memukul kepalanya sendiri, "aku mungkin salah lihat, bisa saja mata Viola sedang sakit, aku terlalu memaksanya datang padahal dia sudah bilang lagi tidak enak badan".

Dewi Par membuang jauh-jauh pemikiran itu, Ia sudah mencari tau sekolah Viola berasal dari SD sampai kuliah, semua jawaban guru itu sama yaitu Viola memang punya mata Ungu sejak dulu jadi tidak ada orang yang berani mengejek atau sekedar membuli Viola, mereka bahkan mengatakan bahwa Viola adalah pengantin Alexander Paramal Asiantama.

"iya aku mungkin salah lihat". gumam Dewi Par lagi meyakinkan diri bahwa pemikirannya itu salah.

.

Dewi Par mendatangi Ruangan Mistis nya lalu melakukan segala macam mantra supaya mata batin yang bisa menerawang semakin kuat dan bisa mencari tau sosok gadis itu, Ia sampai tidak tidur selama 2 hari namun belum juga mendapatkan apa-apa dan tidak bisa menembus sosok gadis itu namun keberadaan gadis itu memang ada di dunia ini.

"kenapa sayang? diluar sana pelayan pada sibuk merayakan pesta untuk keberhasilan anak kita tapi kamu malah sibuk membaca mantra". Indiro memegang tangan Dewi Par yang wajahnya memucat.

"aku hanya ingin mempertajam mata batinku saja sayang, sekarang aku sangat lelah aku bisa istirahat kan? ". tanya Dewi Par mengelus rahang suaminya.

"iya sayang..! istirahatlah". Indiro tak memaksa Istrinya untuk mengurusinya melihat wajah Dewi Par yang memucat membuatnya berpikir istirahat yang cukup adalah solusinya.

Siang harinya,

Indiro dan Endang menunggu kedatangan Alex yang telah tiba dibandara dan dalam perjalanan ke Mansion.

"dimana Dewi Par nak? ". tanya Endang.

"Aku tidak tau kenapa Dewi Paramal sibuk membaca mantra sampai tidak tidur 2 hari Ma, aku merasa dia punya masalah tentang keyakinan tapi dia tidak mengatakan apa-apa". Indiro berkata dengan serius.

Endang mengkerutkan dahinya, "lalu bagaimana keadaannya? ".

"dia sedang Istirahat Ma, aku tidak mau mengganggunya karna wajahnya memucat". jawab Indiro dan Endang mengerti itu karna orang lelah tidak tidur memang harus istirahat.

orang yang di tunggu-tunggu pun tiba, Alex keluar dari mobil dan tak heran dijemput serta dikawal oleh para Bodyguard pilihan yang mana mereka orang-orang terpilih dari Kian gangster/ mafia yang kini di pimpin oleh Alex.

"Alex?? kenapa bajumu penuh darah? ". tanya Oma Endang berlari ke Alex.

Indiro pun kaget melihat tubuh Alex banyak percikan darah,

"aah.. tadi di dalam pesawat ada ******* dan Aku berhasil melumpuhkannya Oma". jawab Alex santai membuka jaketnya dan membuangnya ke lantai.

salah satu pelayan mengutipnya, seperti biasa akan dicuci namun Alex meminta jaket itu dibuang dan Pelayan menuruti perintah Alex langsung membuangnya ke tempat pembuangan sampah.

"kenapa bisa ada *******? ". tanya Indiro.

"mana Aku tau Daddy". jawab Alex dengan acuh dan itu membuat Indiro menghela nafas, yang penting Alex baik-baik saja lalu Alex melihat situasi.

"Mommy dimana? ". tanya Alex berjalan memasuki Mansion sambil merangkul Endang.

"aah.. Mommymu sedang tidur, biasalah sering begadang". jawab Indiro sejajar berjalan dengan Alex.

"besok adalah acara pesta perayaan kita sayang, kamu harus istirahat yang cukup supaya tidak lelah dihari itu". kata Endang.

"iya Oma". jawab Alex tersenyum tipis.

"siapa ******* itu Lex? apa kamu tau? ". tanya Indiro penasaran.

"mungkin saja komplotan orang bersenjata rahasia yang selama ini kami cari". jawab Alex tenang.

"hah? muncul lagi? bukankah waktu itu kalian sudah habisi markasnya? ". tanya Indiro kaget.

"mereka itu komplotan bersenjata yang pandai bersembunyi Daddy, sudah jelas mereka bersembunyi kalau menunjukkan diri itu sama saja bunuh diri". jelas Alex melenggang pergi meninggalkan Daddynya karna Ia sungguh lelah.

"nak..? ". Indiro

"sudahlah sayang, biarkan Putramu istirahat karna dia baru saja turun dari perjalanan jauh belasan jam dalam pesawat belum lagi dia pasti bertarung dengan orang mengaku ******* itu". tegur Endang.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Mahayabank

Mahayabank

sakit kali

2023-05-09

1

Mahayabank

Mahayabank

kerja kerasss

2023-05-09

1

Mahayabank

Mahayabank

👍👍👍👌👌

2023-05-09

1

lihat semua
Episodes
1 awal
2 telah lahir
3 ritual?
4 sepasang kekasih
5 mengabaikan
6 teka-teki
7 rencana yang harus disusun
8 anak nakal
9 mencari
10 mencurigai
11 hampir ketahuan
12 kembali
13 tanpa ampun
14 menemukan setitik terang
15 tidak memakai
16 diajak pergi
17 sudah dipersiapkan
18 balasan
19 hilang
20 pria asing terdampar
21 bertemu
22 kembali
23 berkumpul
24 kabur
25 hadiah
26 hewan berbulu
27 hantu pengacau
28 hantu cantik
29 gegara kalung
30 sinar itu
31 ingin menyerah
32 senjata untuk Tuannya
33 balas
34 manusia terbang
35 cerita
36 terperangah
37 malam ritual
38 pulang
39 di usir gegara Artikel
40 kamu siapa?
41 bus
42 naik benda berjalan
43 heran
44 taman bermain
45 gadis aneh itu
46 terlalu banyak celah
47 motor
48 mbah
49 senang bermain
50 kenapa tidak bisa tumbuh besar?
51 terawangan
52 dewimu
53 ketinggalan
54 ikan kecil
55 penghianat
56 tidak mengerti sikap baik
57 tanpa sadar
58 bukan hantu
59 anak tidak sopan
60 menyusahkan
61 drama si anak nakal
62 taman
63 ingatan aneh
64 datang
65 dia nakal
66 peringatan?
67 dilepas
68 belajar di dunia manusia
69 kenal
70 trik kecil
71 lemah
72 diam-diam
73 tidak dikenali
74 rayuan
75 melawan
76 besi?
77 ganggu
78 membawa
79 apa maksudnya
80 mengancam
81 Feny
82 tidak berhasil
83 apa pesona nya?
84 bayaran
85 masalah itu ada
86 senjata makan tuan
87 berlawanan
88 mimpi lagi
89 lukisan jelek
90 sedikit terkuak
91 cari masalah
92 salah sangka
93 menakuti
94 kebetulan
95 masih belum mengerti
96 terluka
97 Putra disembuhkan
98 sedikit lagi
99 ingatan kelam
100 terpuruk
101 Hilang
102 mencari Putra
103 memancing
104 marah
105 menyelamatkan
106 bawa
107 lebih dekat
108 perubahan Crystal
109 mengadu
110 dikerjai
111 kesal
112 biarkan saja
113 tidak mau bertemu
114 balas dendam part. 1
115 balas dendam part. 2
116 dadakan
117 ajakan
118 bertanya
119 hadiah?
120 sederhana
121 sebagai Ratu
122 dibantu
123 mengutus seseorang
124 serangan
125 tau
126 cepat
127 datang
128 mengundang
129 cepat
130 beri nama
131 marah-marah
132 bahagia
133 Pemberitahuan Novel Baru,
Episodes

Updated 133 Episodes

1
awal
2
telah lahir
3
ritual?
4
sepasang kekasih
5
mengabaikan
6
teka-teki
7
rencana yang harus disusun
8
anak nakal
9
mencari
10
mencurigai
11
hampir ketahuan
12
kembali
13
tanpa ampun
14
menemukan setitik terang
15
tidak memakai
16
diajak pergi
17
sudah dipersiapkan
18
balasan
19
hilang
20
pria asing terdampar
21
bertemu
22
kembali
23
berkumpul
24
kabur
25
hadiah
26
hewan berbulu
27
hantu pengacau
28
hantu cantik
29
gegara kalung
30
sinar itu
31
ingin menyerah
32
senjata untuk Tuannya
33
balas
34
manusia terbang
35
cerita
36
terperangah
37
malam ritual
38
pulang
39
di usir gegara Artikel
40
kamu siapa?
41
bus
42
naik benda berjalan
43
heran
44
taman bermain
45
gadis aneh itu
46
terlalu banyak celah
47
motor
48
mbah
49
senang bermain
50
kenapa tidak bisa tumbuh besar?
51
terawangan
52
dewimu
53
ketinggalan
54
ikan kecil
55
penghianat
56
tidak mengerti sikap baik
57
tanpa sadar
58
bukan hantu
59
anak tidak sopan
60
menyusahkan
61
drama si anak nakal
62
taman
63
ingatan aneh
64
datang
65
dia nakal
66
peringatan?
67
dilepas
68
belajar di dunia manusia
69
kenal
70
trik kecil
71
lemah
72
diam-diam
73
tidak dikenali
74
rayuan
75
melawan
76
besi?
77
ganggu
78
membawa
79
apa maksudnya
80
mengancam
81
Feny
82
tidak berhasil
83
apa pesona nya?
84
bayaran
85
masalah itu ada
86
senjata makan tuan
87
berlawanan
88
mimpi lagi
89
lukisan jelek
90
sedikit terkuak
91
cari masalah
92
salah sangka
93
menakuti
94
kebetulan
95
masih belum mengerti
96
terluka
97
Putra disembuhkan
98
sedikit lagi
99
ingatan kelam
100
terpuruk
101
Hilang
102
mencari Putra
103
memancing
104
marah
105
menyelamatkan
106
bawa
107
lebih dekat
108
perubahan Crystal
109
mengadu
110
dikerjai
111
kesal
112
biarkan saja
113
tidak mau bertemu
114
balas dendam part. 1
115
balas dendam part. 2
116
dadakan
117
ajakan
118
bertanya
119
hadiah?
120
sederhana
121
sebagai Ratu
122
dibantu
123
mengutus seseorang
124
serangan
125
tau
126
cepat
127
datang
128
mengundang
129
cepat
130
beri nama
131
marah-marah
132
bahagia
133
Pemberitahuan Novel Baru,

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!