mengabaikan

.

.

.

kebahagiaan keluarga mereka begitu lengkap saat Alex mencintai Viola.

Viola diperlakukan seperti Tuan Putri di Mansion keluarga itu.

disuatu malam,

Alex tersenyum memperhatikan cincin pertunangannya dengan Viola,

"5 bulan lagi kami menikah, Viola aku akan membahagiakanmu karna kamu adalah alasan aku hidup selama ini". senyum tulus Alex mengecup lama cincin pertunangannya.

Alex memejamkan matanya sampai tertidur tiba-tiba Ia mengerutkan keningnya.

Alam Mimpi,

Alex mengedarkan pandangannya melihat sekitarnya adalah hutan berkabut, Ia merasakan banyak hal mistis disekitarnya.

"aahhh". Alex terkejut mendengar lolongan serigala bersahut-sahutan.

"dimana ini?". umpat Alex menatap sekeliling,

"aku adalah dewi mistismu Alex". tiba-tiba suara menggema di sekitar Alex.

Alex mengedarkan pandangannya, "jangan berbohong..! aku tidak mungkin punya keberuntungan itu bertemu dengan dewi mistis, seharusnya kau datang pada Mommy atau Oma ku. katakan padaku siapa kau? ". teriak Alex menggema.

"aku dewi mistismu..! percayalah dia bukan perisaimu, dia bukan detak jantungmu, jangan terlalu terbuai olehnya Alex..! jangan terlalu terbuai olehnya". suara itu terus saja mengatakan hal yang sama berulang kali hingga Alex menutup kedua telinganya.

"tidak mungkin..! dia bermata ungu.. dia pasti gadis itu kan? siapa gadis itu kalau bukan dia? kenapa gadis itu tidak muncul pada keluargaku?". tanya Alex menggema dengan raut wajah marah.

"dia adalah perisaimu, dia tidak akan datang padamu tapi kau yang akan datang padanya bukan ditemukan oleh orang lain, percayalah pada matamu.. percaya pada matamu". kata suara itu bersahut-sahutan.

untuk Alex gadis bermata Violet itu adalah Perisai keluarganya juga detak jantungnya Alex, ibarat Alex adalah pemburu maka Ia membutuhkan senjata, tidak mungkin senjata mendatangi pemiliknya melainkan pemiliknya lah sendiri yang mencari senjatanya.

Alex berteriak frustasi karna Ia tidak percaya pada suara itu hingga Ia tiba-tiba terbangun dari alam mimpinya.

Alex mengedarkan pandangannya, Ia menoleh ke kiri dan kekanan lalu mengelap keringat yang membasahi dahi serta bantalnya.

"apa itu? pertanda apa itu?". gumam Alex gelisah.

Alex bangkit dari ranjangnya dan melihat sekeliling, "tidak mungkin aku punya kekuatan bicara dengan dewi mistis, itu pasti hanya mimpi saja.. iya.. mimpi saja.. kebetulan orang itu mengaku dewi mistis saja".

Alex akhirnya memilih mengabaikan mimpi itu namun anehnya setiap malam jum'at, Alex akan memimpikan hal yang sama.

di meja makan,

"Alex...! ". teriak Indiro hingga Alex yang melamun tersadar.

"hah? iya". Alex dengan raut wajah linglungnya melihat sekeliling.

Oma Endang memicingkan matanya, "ada apa cucuku? ". tanya Endang dengan serius.

"hmm? Oma bagaimana rupa dewi mistis? ". tanya Alex tiba-tiba membuat semua orang yang sedang fokus makan langsung menjatuhkan sendok dan menatap Alex yang tiba-tiba membahas dewi keberuntungan mereka itu.

"kenapa bertanya seperti itu nak? ". tanya Dewi Par heran.

"jawab aku mom! ". pinta Alex serius.

"kami tidak pernah melihat rupa dewi mistis karna dia tidak terlihat, hanya suaranya saja yang bisa kami dengar". jawab Endang.

"lalu gambar dan patung itu? ". tanya Alex

"hanya tempat kepercayaan mitos kita saja". jawab Dewi Par.

"apa Mommy pernah bermimpi didatangi oleh Dewi Mistis? ". tanya Alex.

"apa maksudmu nak? kami tidak mungkin bisa bertemu dengan dewi mistis karna bukan orang sembarangan yang bisa bertemu dengannya, kami hanya pernah mendengar suaranya". Dewi Par.

"selama Oma hidup hanya sekali Oma mendengar suara Dewi mistis yaitu saat kamu lahir ke dunia ini cucuku". kata Endang.

"Mommy? ". tanya Alex.

"saat Dewi Mistis mengatakan kalau akan hadir belahan jiwamu ke dunia ini nak, untuk itu Mommy harus mempertahankan dirimu tanpa harus berobat ke dokter karna penyakitmu itu tidak bisa dideteksi oleh medis". jelas Dewi Par.

"katakan alasanmu bertanya seperti itu Alex". titah Indiro sejak tadi melihat Alex begitu gelisah.

"tidak ada Daddy..! mungkin aku salah, karna aku tidak punya kekuatan khusus seperti Mommy dan Oma berbicara dengan Dewi mistis". jawab Alex.

Alex tidak pernah mengatakan apapun pada keluarganya, Ia memendam semuanya sendiri karna mengira itu semua bunga tidur.

.

siang harinya, Alex tersenyum melihat kedatangan Viola.

Viola memeluk Alex dengan erat dan manja, "aku merindukanmu Lex".

"aku juga, kenapa jarang menemuiku hmm? ". tanya Alex.

"aku dikurung oleh Papaku, katanya aku tidak boleh terlalu terlihat jelas menggilaimu jadi sengaja mengurungku supaya aku tidak terus mendatangimu seperti jal*ng saja". jawab Viola dengan kesal.

Alex terkekeh, "kamu bukan jal*ng Viola..! kenapa kamu tidak patuh pada Papamu hmm? ".

"diamlah..! aku sampai memohon pada mereka supaya aku bisa kesini". kesal Viola memukul lengan Alex.

Alex tertawa lepas lalu mengecup lama kening Viola, "ayo masuk..! ".

sesampainya di Mansion, keluarga Alex menyambut Viola dengan sangat baik terutama Dewi Par yang sangat menyayangi Viola.

"tidak terasa 4 bulan lagi kalian akan menikah ya nak..!". Dewi Par mengelus kepala Viola.

"terimakasih Mommy". jawab Viola tersenyum lebar.

"buat apa? ". tanya Dewi Par.

"karna Mommy membawaku bertemu dengan Alex". jawab Viola dengan bahagia.

mereka tertawa, sementara Alex terdiam seketika.

"dia adalah perisaimu, dia tidak akan datang padamu tapi kau yang akan datang padanya bukan ditemukan oleh orang lain, percayalah pada matamu.. percaya pada matamu". kata-kata dalam mimpi itu terngiang-ngiang di kepala Alex.

Alex menggeleng kepalanya pelan, "ada apa dengan mataku". gumam Alex tanpa sadar membalas pemikirannya itu.

"kenapa dengan matamu son?". tanya Indiro disamping Alex.

"aah..! tidak Daddy". jawab Alex tersenyum tipis.

"kalau itu benar berarti aku yang akan menemukan gadis itu bukan Mommy? lalu Viola? tidak.. tidak mungkin bukan Viola.. jika dia memang bukan gadis yang kami cari lalu kenapa dia masih hidup sampai sekarang". batin Alex menepis jauh-jauh pemikiran itu.

selama 1 bulan Alex selalu memimpikan hal itu tapi Ia merasa itu hanya bunga tidur dan tidak menganggap hal itu serius, bahkan Alex tidak menceritakan mimpinya pada Mommy atau Omanya.

di malam bulan Purnama,

"malam bulan purnama Viola..! kamu harus tetap disini nanti berbahaya kalau kamu keluar". peringatan Alex.

"memang kenapa dengan malam bulan purnama?". tanya Viola dengan polos.

"kamu tidak tau? ". tanya Alex balik.

"tidak". jawab Viola lagi.

Alex menjelaskan tentang mitos kepercayaan mereka,

"keluarga ini memang terlalu percaya dengan mitos, tapi tunggu.. apa itu benar? lebih baik aku disini saja malam ini". batin Viola tapi wajahnya tetap tersenyum pada Alex.

"baiklah..! aku akan belajar percaya dengan kepercayaanmu". senyum lebar Viola.

"ayo aku antar ke kamarmu..!". Alex berdiri mengulurkan tangannya disambut oleh Viola.

"mari Nona! ". ajak Alex dengan santun hingga Viola tertawa lepas.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Alejandra

Alejandra

Bukannya dari awal Alex udah ragu dengan Viola, kenapa nggak percaya dengan feeling sendiri...

2023-06-16

2

Mahayabank

Mahayabank

Lanjuuut dulu...👍👌

2023-05-09

2

Mahayabank

Mahayabank

👍👍👍👌👌

2023-05-09

2

lihat semua
Episodes
1 awal
2 telah lahir
3 ritual?
4 sepasang kekasih
5 mengabaikan
6 teka-teki
7 rencana yang harus disusun
8 anak nakal
9 mencari
10 mencurigai
11 hampir ketahuan
12 kembali
13 tanpa ampun
14 menemukan setitik terang
15 tidak memakai
16 diajak pergi
17 sudah dipersiapkan
18 balasan
19 hilang
20 pria asing terdampar
21 bertemu
22 kembali
23 berkumpul
24 kabur
25 hadiah
26 hewan berbulu
27 hantu pengacau
28 hantu cantik
29 gegara kalung
30 sinar itu
31 ingin menyerah
32 senjata untuk Tuannya
33 balas
34 manusia terbang
35 cerita
36 terperangah
37 malam ritual
38 pulang
39 di usir gegara Artikel
40 kamu siapa?
41 bus
42 naik benda berjalan
43 heran
44 taman bermain
45 gadis aneh itu
46 terlalu banyak celah
47 motor
48 mbah
49 senang bermain
50 kenapa tidak bisa tumbuh besar?
51 terawangan
52 dewimu
53 ketinggalan
54 ikan kecil
55 penghianat
56 tidak mengerti sikap baik
57 tanpa sadar
58 bukan hantu
59 anak tidak sopan
60 menyusahkan
61 drama si anak nakal
62 taman
63 ingatan aneh
64 datang
65 dia nakal
66 peringatan?
67 dilepas
68 belajar di dunia manusia
69 kenal
70 trik kecil
71 lemah
72 diam-diam
73 tidak dikenali
74 rayuan
75 melawan
76 besi?
77 ganggu
78 membawa
79 apa maksudnya
80 mengancam
81 Feny
82 tidak berhasil
83 apa pesona nya?
84 bayaran
85 masalah itu ada
86 senjata makan tuan
87 berlawanan
88 mimpi lagi
89 lukisan jelek
90 sedikit terkuak
91 cari masalah
92 salah sangka
93 menakuti
94 kebetulan
95 masih belum mengerti
96 terluka
97 Putra disembuhkan
98 sedikit lagi
99 ingatan kelam
100 terpuruk
101 Hilang
102 mencari Putra
103 memancing
104 marah
105 menyelamatkan
106 bawa
107 lebih dekat
108 perubahan Crystal
109 mengadu
110 dikerjai
111 kesal
112 biarkan saja
113 tidak mau bertemu
114 balas dendam part. 1
115 balas dendam part. 2
116 dadakan
117 ajakan
118 bertanya
119 hadiah?
120 sederhana
121 sebagai Ratu
122 dibantu
123 mengutus seseorang
124 serangan
125 tau
126 cepat
127 datang
128 mengundang
129 cepat
130 beri nama
131 marah-marah
132 bahagia
133 Pemberitahuan Novel Baru,
Episodes

Updated 133 Episodes

1
awal
2
telah lahir
3
ritual?
4
sepasang kekasih
5
mengabaikan
6
teka-teki
7
rencana yang harus disusun
8
anak nakal
9
mencari
10
mencurigai
11
hampir ketahuan
12
kembali
13
tanpa ampun
14
menemukan setitik terang
15
tidak memakai
16
diajak pergi
17
sudah dipersiapkan
18
balasan
19
hilang
20
pria asing terdampar
21
bertemu
22
kembali
23
berkumpul
24
kabur
25
hadiah
26
hewan berbulu
27
hantu pengacau
28
hantu cantik
29
gegara kalung
30
sinar itu
31
ingin menyerah
32
senjata untuk Tuannya
33
balas
34
manusia terbang
35
cerita
36
terperangah
37
malam ritual
38
pulang
39
di usir gegara Artikel
40
kamu siapa?
41
bus
42
naik benda berjalan
43
heran
44
taman bermain
45
gadis aneh itu
46
terlalu banyak celah
47
motor
48
mbah
49
senang bermain
50
kenapa tidak bisa tumbuh besar?
51
terawangan
52
dewimu
53
ketinggalan
54
ikan kecil
55
penghianat
56
tidak mengerti sikap baik
57
tanpa sadar
58
bukan hantu
59
anak tidak sopan
60
menyusahkan
61
drama si anak nakal
62
taman
63
ingatan aneh
64
datang
65
dia nakal
66
peringatan?
67
dilepas
68
belajar di dunia manusia
69
kenal
70
trik kecil
71
lemah
72
diam-diam
73
tidak dikenali
74
rayuan
75
melawan
76
besi?
77
ganggu
78
membawa
79
apa maksudnya
80
mengancam
81
Feny
82
tidak berhasil
83
apa pesona nya?
84
bayaran
85
masalah itu ada
86
senjata makan tuan
87
berlawanan
88
mimpi lagi
89
lukisan jelek
90
sedikit terkuak
91
cari masalah
92
salah sangka
93
menakuti
94
kebetulan
95
masih belum mengerti
96
terluka
97
Putra disembuhkan
98
sedikit lagi
99
ingatan kelam
100
terpuruk
101
Hilang
102
mencari Putra
103
memancing
104
marah
105
menyelamatkan
106
bawa
107
lebih dekat
108
perubahan Crystal
109
mengadu
110
dikerjai
111
kesal
112
biarkan saja
113
tidak mau bertemu
114
balas dendam part. 1
115
balas dendam part. 2
116
dadakan
117
ajakan
118
bertanya
119
hadiah?
120
sederhana
121
sebagai Ratu
122
dibantu
123
mengutus seseorang
124
serangan
125
tau
126
cepat
127
datang
128
mengundang
129
cepat
130
beri nama
131
marah-marah
132
bahagia
133
Pemberitahuan Novel Baru,

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!