.
.
.
"selamat datang di Keluarga Asiantama cucuku". Endang menangkupkan kedua tangannya ke Viola.
Viola tersenyum lebar, "terimakasih Nyonya".
"mulai sekarang rubah panggilanmu itu". pinta Endang dengan serius.
"hmm?". Viola melihat sekeliling.
"Mommy". kata Dewi Par.
"Daddy". sambung Indiro.
"Oma". sahut Endang juga.
"dan ini kamu panggil Alex saja sayang, tidak usah memanggil Tuan ya? ". pinta Dewi Par.
"kita adakan pesta besar! ". teriak Indiro dengan bangga telah menemukan menantu ramalannya.
Viola mengerjab-ngerjabkan matanya, Ia mengedarkan pandangannya dimana semua orang begitu bahagia setelah dirinya berhasil lolos dari kematian itu.
kabar Pengantin yang dicari-cari oleh Keluarga Mistis itu tersebar di dunia maya, tidak ada yang tau tentang sosok gadis seperti Viola karna memang gadis yang dicari-cari oleh mereka sebenarnya jauh dari pemukiman penduduk.
pesta besar-besaran pun dilakukan untuk mengikat Viola dengan pertunangan menunggu 1 tahun kemudian Alex akan menikahi Viola karna gadis itu adalah satu-satunya yang selamat dari ritual mematikan keluarga mistis itu.
gila.. keluarga Asiantama memang dikenal sebagai keluarga gila dan tidak waras sebab terobsesi pada gadis bermata ungu padahal mata berwarna Ungu itu jarang sekali ditemukan, jadi saat ada gadis bermata Ungu dikatakan sebagai pengantin Alex penguasa dunia bisnis dan dunia gelap.
"maafkan kami jika punya kesalahan ya?". ucap Dewi Par pada Ola yaitu ibu kandung Viola.
"yang berlalu biarlah berlalu mungkin ini lah kehendak dari Tuhan dengan memberi kami anak bermata Ungu untuk menyatukan keluarga kita yang bermusuhan". kata Ola dengan senyuman.
"iya". Dewi Par tertawa menyetujui perkataan Ola.
mereka memang keluarga bermusuhan tapi Dewi Par meminta maaf sampai rela menjatuhkan harga dirinya pada Ola supaya mengizinkan Viola menikah dengan Alex.
acara pertunangan Alex dan Viola berlangsung sangat meriah, saat bertukar cincin Viola yang terlihat sebagai perempuan paling beruntung karna ditakdirkan sebagai pengantin Alex pasti Alex dan keluarganya akan sangat mengasihi Viola.
.
Endang berjalan sambil tersenyum memasuki ruangan Ritual pemandian darah yang pernah dilakukan oleh Viola.
"terimakasih sudah menemukan gadis itu untukku Nyonya? ". Endang menangkupkan kedua tangannya dan meletakkannya di dahinya sebagai ucapan rasa syukurnya pada Dewi mistis yaitu keberuntungan keluarganya.
Oma Endang bangkit lalu tersenyum hendak keluar namun Ia tersadar akan sesuatu, Ia memutar kepalanya melihat jejak noda di tempat itu.
"apa ini? ". Endang kembali berjalan ke arah jejak itu lalu duduk anggun tangannya juga mencoba mengelap-ngelap noda itu.
Endang mengendus jejak itu dan ternyata bau amis, Ia menutupi hidungnya.
"ini darah..! tapi darah siapa? ". gumam Endang menatap dewi mistis keluarganya.
"Nyonya? apa kau melahap seseorang dimalam ritual itu? siapa?". Endang bertanya dengan heran pada dewi mistisnya.
Endang tertawa pelan, "tidak mungkin lah..! mungkin aku salah karna saat Dewi Par tiba, Ia melihat sendiri kalau Viola pingsan disini tanpa mengeluarkan darah, ini pasti darah wanita-wanita sebelumnya".
Endang tidak berpikiran negatif, Ia berjalan keluar Ruangannya dan meminta salah satu pelayan mengepel Ruangan ritual mereka itu.
"hah? kok bisa amis ya?". gumam salah satu pelayan kebingungan.
"sudah jangan banyak bicara, mungkin kita kurang bersih ngepel sebelumnya". sahut pelayan lainnya.
baru-baru ini melakukan ritual hanya Viola saja namun mereka juga tidak berani menuduh Viola yang tidak-tidak karna mereka sendiri melihat bahwa Viola selamat dari ritual mematikan itu.
.
.
di kamar Viola,
"terimakasih Alex". ucap Viola sambil tersenyum lebar saat Alex menggendongnya dan membawanya ke ranjang.
"istirahatlah". pinta Alex dengan wajah dinginnya.
"iya". jawab Viola segera berbaring dan Alex segera pergi dari kamar Viola.
di kamar Alex,
Ia membersihkan diri terlebih dahulu lalu langsung istirahat namun saat diranjang kingsize nya, Alex tidak langsung tidur melainkan sedang berpikir.
"apa dia memang gadis yang dimaksud?". gumam Alex menatap cincin pertunangannya.
Alex tidak bisa mempercayai Viola karna gadis itu berasal dari keluarga musuhnya dan merupakan gadis yang dicintai Andra yaitu musuh lama nya juga.
"aku harus mencari cara untuk mencari tau kebenarannya". gumam Alex menganggukkan kepalanya.
"masih ada waktu selama 1 tahun mencari tau kebenarannya, jika dia bukan gadis yang dimaksud maka aku sendiri yang akan membunuhnya". seringai Alex.
selama beberapa bulan Alex diam-diam mencari tau tentang Viola tapi tidak ada tanda bahwa Viola berbohong, satu-satunya orang yang bisa dicari adalah pengasuh kecil Viola tapi ternyata wanita itu sudah meninggal dunia.
tidak ada bukti bahwa Viola adalah penipu sampai akhirnya Alex jatuh Cinta pada Viola yang terlihat lugu serta begitu polos dan mereka akhirnya saling mencintai satu sama lain layaknya sepasang kekasih tapi Alex tidak menyentuh Viola sampai diluar batas.
taman belakang Mansion,
"tidak ada wanita lain yang memiliki mata sepertimu Viola..! aku minta maaf sempat meragukanmu". ucap Alex merasa bersalah menatap Viola.
Viola tertawa kecil, "hmm? aku tidak dendam padamu Alex, wajar saja sih kamu mencurigaiku karna kita berasal dari 2 keluarga yang bermusuhan".
"lalu kenapa kamu mau menerima perjodohan kita?". tanya Alex mengelus kepala Viola.
"Mommy terlihat begitu tulus meminta maaf pada Mamaku, awalnya aku takut menerimamu karna kamu adalah musuh mamaku bagaimana jika kamu melakukan kekerasan padaku karna aku Putri dari musuhmu, tidak aku sangka kalian begitu baik padaku". Viola.
"mama bilang aku harus membuatmu mencintaiku lalu meninggalkanmu". lirih Viola dengan raut wajah sedihnya.
inilah yang membuat Alex mencintai Viola, Ia seperti gadis tidak berdaya yang diatur oleh Mama nya yang membenci keluarga Alex.
"kita bisa lari dan hidup bahagia di luar negri, bagaimana? ". tanya Alex dan Viola tersenyum cerah.
"iya..! kita lari lalu mencari kehidupan bahagia berdua". jawab Viola tersenyum bahagia.
Alex mencium kening Viola lalu mereka bertatapan mesra dan berpelukan dengan erat.
"ekhemm !". Oma Endang datang membuat pelukan sepasang kekasih itu terlepas.
"Oma? ". cengir Viola malu-malu sedangkan Alex tidak malu hanya tersenyum tipis saja.
"kalian menikah 5 bulan lagi jadi jangan macam-macam ya? kita keluarga terhormat dan Oma tidak mau Cicitku lahir sebelum kalian sah dimata hukum". peringatan Endang dengan menunjuk-nunjuk wajah Alex.
"maafkan Viola Oma". ucap Viola dengan kepala tertunduk malu.
"kenapa kamu yang harus minta maaf cucuku? kamu tidak bersalah tapi Alex yang patut dicurigai, dia mencintaimu takutnya dia yang bablas menyentuhmu". Endang tanpa segan memukul lengan Alex yang tertawa pelan.
"aku tidak akan menyentuhnya sebelum waktunya tiba oma". jawab Alex dengan santai dan tanpa beban.
"hmm". Endang mengangguk lalu menarik tangan Viola.
"Oma? kenapa Viola dibawa? ". protes Alex.
"jangan terlalu dekat dengannya Cucuku, dia hewan buas yang berbahaya nanti perutmu bisa buncit sebelum waktunya". omel Oma Endang dengan serius.
Viola tersenyum malu dan mengangguk patuh membiarkan Endang membawanya menjauh dari Alex yang mengekori mereka seperti anak ayam mengikuti induknya.
.
.
.
hal mitos jadi berbaur mistis juga fantasi, hehe.. Nae pengen banget buat Novel seperti ini karna lagi gemar baca Novel genre dunia lain. wkwk.. harap maklum Readers..
selamat beraktifitas..!?
.
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 133 Episodes
Comments
💖 sweet love 🌺
gregetan tau gk.. bisa2 nya mereka tertipu
2024-11-30
0
Oi Min
ah..... ternyata otak mu g terlalu pintar Lex
2024-09-01
0
Oi Min
bagus Alex..... gunakan otak pintar mu, jgn sampe kmu tertipu terlalu dalam
2024-09-01
0