.
.
.
Selama beberapa hari Keluarga Viola merencanakan rencana penjebakan untuk Alex.
sementara Viola bertindak seperti biasa mendatangi Mansion keluarga Alex, Ia disambut baik oleh Dewi Par dan Indiro yang kebetulan baru balik dari luar kota sebentar.
"waah... terimakasih Daddy..! ini indah sekali". Viola tersenyum lebar menerima hadiah istimewa pemberian Indiro.
"iya Viola..! kamu harus disayang". Indiro mengelus kepala Viola.
Viola mengenakan kalung yang diberikan untuknya lalu Dewi Par membantu memasangnya di leher Viola.
"bagaimana Viola? kamu suka? ". tanya Dewi Par dengan lembut merapikan rambut Viola.
"sangat Mom...! tapi dimana Alex Mom? kenapa aku tidak melihatnya? ". tanya Viola mengedarkan pandangannya.
"oh.. dia sedang keluar bersama Oma nya". jawab Indiro.
"Oma? ". beo Viola berubah serius.
"iya Oma Endang Putri, memangnya siapa lagi Oma nya?". tanya Dewi Par dengan heran.
"aah.. iya ya? maaf Mom, a.. aku hanya merindukan dia hampir 3 hari kami tidak bertemu tapi dia malah keluar". keluh Viola dengan lemas.
Dewi Par dan Indiro tertawa lebar,
"kita bisa menunggu mereka ya? katanya sebentar saja, cuma beli sepatu baru buat Oma". kata Dewi Par.
"iya.. bentar juga, kalian ini belum menikah cintanya sudah berlebihan". Indiro menggeleng kepalanya sambil berdecak pelan beberapa saat kemudian tertawa bersama Dewi Par.
"Alex baik Mom.. Daddy, bagaimana Aku tidak mencintainya? aku pengantinnya". jawab Viola dengan bangga.
di Supermarket,
"bagaimana Oma? apa sudah ditemukan? ". tanya Alex serius tapi tangannya sibuk memasang sepatu Endang.
"Oma sengaja membawamu kesini cucuku, Oma merasa ada mata-mata di mansion Kita". kata Oma Endang berbisik.
"kira-kira siapa Oma? biar kita jadikan santapan dewi mistis atau perlu aku bunuh dan jadikan santapan Anjing buasku". tanya Alex.
"bukan begitu cucuku..! Oma sudah hampir beberapa hari mencari tau kejadian malam itu tapi ternyata tidak ada bukti seolah semua pelayan kita itu yang menyembunyikan semuanya". jawab Oma Endang.
"lalu siapa yang Oma curigai? ". tanya Alex
"Oma belum dapat bukti karna banyak pelayan yang tau Oma mencari tau kebenaran itu, tidak mungkin kita menghabisi mereka kan? sialnya kita tidak ada CCTV yang menangkap kejadian malam itu". gerutu Oma Endang.
"untuk kedepannya kita harus buat CCTV Oma". ujar Alex.
mereka berbicara perihal kejadian malam itu yang tidak tau kebenarannya, hanya itu satu-satunya cara untuk membuktikan bahwa Viola berbohong atau tidak.
drett... drrrttt...
Alex melihat ponselnya dan membaca pesan dari Mommynya yang ingin Alex pulang bersama Endang karna Viola sudah datang ke Mansion.
"kenapa?". tanya Oma Endang.
"Mommy suruh pulang Oma, Viola ada di Mansion". jawab Alex.
"untuk sekarang bertindak biasa saja ya? jangan terlihat jelas kalau kamu sedang mencari tau tentangnya Lex, kamu harus bertindak seperti biasa kalau kamu sangat mencintainya". peringatan Oma Endang.
"iya Oma". jawab Alex menganggukkan kepalanya mengerti.
Alex dan Endang langsung pulang ke Mansion, setibanya di Mansion Alex memeluk Viola yang secara perlahan matanya melirik Endang yang berjalan ke arah Dewi Par.
Ismi menganggukkan kepalanya ke Viola yang memberi isyarat tidak ada masalah dengan Endang dan Alex saat keluar Mansion.
"ada apa Viola? ". tanya Alex melepaskan pelukannya dan Viola berubah manis.
"tidak apa..! aku hanya merindukanmu". jawab Viola mengelus air matanya.
Alex tersenyum lalu mereka kembali berpelukan sampai Indiro memisahkan mereka berdua.
"tapi maaf Viola..! hari ini Alex harus pergi ke Amerika untuk urusan bisnis". kata Indiro tiba-tiba.
"minggu ini? hari ini juga? ". beo Viola kaget saat tau Alex akan pergi sebab rencana kedua orangtuanya untuk menghabisi Alex yaitu dalam minggu ini.
Viola tidak bisa berkata-kata mendengar penjelasan Indiro kalau Viola melarang hanya akan membuat keluarga itu curiga saja.
"apa aku tidak boleh ikut Daddy? ". tanya Viola memelas.
.
setibanya di Rumahnya,
Viola menceritakan bahwa Alex sudah berangkat ke luar negeri sehingga rencana mereka akan tertunda.
"kenapa bisa tiba-tiba hah?". tanya Ola dengan nada tak senang.
"aku juga baru tau tadi, makanya aku berlari mencari kalian, yang jelas Oma juga sudah mulai berhati-hati, mereka sepertinya sudah tau perihal mata-mata di mansionnya". jelas Viola dengan serius.
.
sementara Alex yang tidak tau apa-apa karna pemikirannya sedang kacau karna masalah mimpi gadis misterius itu, Jujur Alex tidak menyangka akan punya kelemahan yaitu gadis dalam mimpi itu bisa mengguncangnya padahal Alex tidak tau sosok gadis itu.
.
di Pulau Nethal,
Seorang Gadis berambut Perak panjang dan mata Violetnya berlari ditengah hutan, Ia seperti melayang jika ada orang lain yang melihatnya pasti mereka mengira gadis itu adalah hantu.
sett....!
mata tajamnya melihat seekor rusa besar hingga Ia bisa menangkapnya dengan sebilah pisau kecil.
"aku mendapatkannya? ". pekik Crystal ceria saat hewan perburuannya itu berhasil Ia jatuhkan.
"Ibundaaaa...? Aku berhasilllll". teriak Cystal menggema membuat hewan-hewan yang hinggap di pepohonan segera berhamburan di udara.
"heii...?? itu milikku..! buruanku". Crystal mengibaskan tangannya sehingga bab* hutan yang hendak memakan buruan Crystal terlempar jauh dan mengenai pohon lalu memekik kesakitan berlari meninggalkan lokasi Crystal.
Crystal tiba didekat hewan buruannya lalu memeluknya, Ia sangat kuat lalu menghilang sekejab mata ditengah hutan kembali ke Rumahnya di pinggir pantai.
"Ibundaaa...? ". Crystal berlari dengan riang didepan pintu Rumah sudah ada Jessica Lara yang menunggu kedatangan Putrinya.
saat Crystal berteriak tadi tentu diketahui oleh Jessica Lara, Putrinya ingin berburu sendiri tanpa ditemani oleh Jessica untuk melatih kemampuannya.
"kalau begitu panggil Ayahanda mu nak.. ! Ibunda akan memasak enak untuk malam ini". senyum lebar Jessica merasa puas Putrinya sudah bisa berburu sendiri.
"siap Ibunda". jawab Crystal ceria langsung menghilang dari hadapan Jessica.
di pulau itu hanya mereka bertiga saja jadi menggunakan kekuatan super tidak akan membuat orang lain jantungan, atau membuat drama perebutan tahta dan kekuatan itu tidak akan diketahui oleh banyak orang.
"aaahhh? ". Rey melompat kaget saat berusaha menarik jaringan ikan yang tiba-tiba muncul dihadapannya adalah Putrinya membuatnya kaget.
"Putriku.. kenapa kamu suka sekali membuat Ayah jantungan nak? kamu sengaja membuat umur Ayah pendek hmm? ". omel Rey.
Crystal tertawa cekikikan, "maafkan aku Ayah".
"ada apa nak?". tanya Rey sambil menarik jaring ikannya.
Crystal menjentikkan tangannya sehingga ikan yang berhasil di tangkap oleh Ayahandanya melompat keluar dan berenang bebas.
"aah...?anakku yang nakal kenapa kamu melepaskan buruan Ayah nak?". omel Rey.
Rey hanya punya anak 1 tapi kelakuan Putrinya itu begitu nakal dan bisa membuat Rey pusing 7 keliling seperti punya anak 12 saja.
"Ayah, Ibunda suruh kita pulang karna Aku berhasil mendapatkan buruan yang sangat besar, jadi ikan-ikan itu untuk menu makanan besok-besok Ayah, Ayolah Ayah..! aku bosan makan ikan terus! ". rengek Crystal.
"dasar anak nakal..! kamu anak nelayan tentu saja makananmu ikan". gerutu Rey terpaksa menuruti permintaan Crystal.
.
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 133 Episodes
Comments
Oi Min
bnar2 keluarga bahagia
2024-09-01
0
Mahayabank
Lanjuut truus baca,x...
2023-05-09
1
Mahayabank
Masih belum seru...
2023-05-09
1