Pasangan kekasih itu bangun saat hari masih pagi sekali, Ray mengajak Lily untuk berolah raga dan mereka berlari 1 putaran mengelilingi jalan seputaran rumah kediaman Tomy dan Bella. Setelah itu mereka berdua bermeditasi dikebun bunga milik Bella, matahari mulai bersinar saat keduanya selesai melakukan latihan dan bermeditasi.
Setelah membersihkan diri mereka berdua ikut sarapan bersama sang ayah yang akan segera berangkat kerja, kemudian Ray membawa Lily kembali kerumahnya untuk bersiap membuka Toko bunga milik Lily. Seharian Ray menemani Lily di Toko bunganya dan memperhatikan sang kekasih melayani beberapa pelanggan yang datang langsung ketokonya, sedangkan karyawatinya melayani pemesanan bunga segar lewat panggilan telepon dan akan diantarkan oleh jasa pengiriman lokal.
Dari mini pantry yang berada dibagian belakang toko bunga Ray melihat semua kegiatan yang dilakukan Lily dalam melayani setiap pelanggan, dan kebetulan pada hari itu semua pelanggan yang datang adalah perempuan. Semua pelanggan itu dilayani dengan ramah oleh Lily dan sesekali memberikan penjelasan baik nama atau asal dari bunga yang mereka beli, dengan cekatan terlihat Lily membungkus setiap bunga-bunga yang dibeli para pelanggannya.
Ada raut kekhawatiran diwajah Ray dan beberapa kilasan cerita yang dia baca dari sebuah novel mulai terlintas dalam pikirannya, bagaimana jika yang datang adalah para pelanggan pria?, Hal ini sangat beralasan baginya karena Lily mempunyai wajah yang cantik serta performa tubuh yang proporsional dan bahkan melebihi seorang aktris terkenal dinegara State. Dia membayangkan bagaimana saat Lily kembali kekampus? dan bagaimana jika sang kekasihnya itu pergi berbelanja seorang diri ke Mall?, berbagai kekhawatiran mulai menjajal pikirannya saat ini, dan tanpa disadarinya Lily telah beberapa menit berdiri didekatnya sambil memperhatikan Ray yang sedang terbang pikirannya.
"Sayang..., hei...!, ada apa denganmu?"
"Ehh..., sayang...!, ahh..., tidak ada apa-apa!, aku hanya memikirkan sebuah rencana untuk kita hari ini!" kata Ray yang kaget karena tiba-tiba saja sang kekasih hati sudah berada didepannya.
"Hmm..., apa yang ada dalam pikiranmu Ray!"
"Aku ingin membawamu berjalan-jalan, tapi aku tidak mengetahui dimana tempat yang indah dan romantis di Kota ini!"
"Kamu bisa membawaku kekebun raya, tempat itu adalah salah satu tempat romantis di Kota ini, dan juga tempatnya merupakan lokasi favoritku selama aku kuliah disini!"
"Benarkah...!, baik aku akan membawamu kesana, tai dengan apa kita kesana?, apakah cukup berjalan kaki saja?"
"Akan membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai kesana dan juga akan melewati Gedung Negara dan Taman Nasional, masuklah kedalam dan bersiap, kita akan berangkat setelah makan siang nanti!"
"Biarlah aku tunggu disini saja sambil menemanimu melayani para pelangganmu!"
"Ya, apapun maumu, asalkan kamu nyaman dan senang itu sudah membuatku bahagia bersamamu disini!"
"Hmm..."
Lily melanjutkan kegiatannya melayani para pelanggan yang datang ke R & L Flower Shop, sementara itu Ray menyibukkan dirinya dengan sesekali melihat aktivitas sang pujaan hati. Ray juga mengambil kesempatan itu untuk menghubungi ibunya dan memberitahukan bahwa hari ini dia kembali akan menginap dirumah Lily, dengan memberikan alasan bahwa sore sampai malam hari nanti Lily mengajaknya untuk pergi kekebun raya dan beberapa tempat wisata di Kota Brashington.
Setelah menutup toko bunganya dan makan siang, Ray dan Lily segera pergi dengan mengendari mobil Porsche. Lily membawa kendaraannya dan Ray duduk dikursi samping, mereka melewati Gedung Negara dan terus sampai didepan Taman Nasional seperti yang dikatakan Lily sebelumnya. Mereka berbelok kearah kanan dan sampailah sepasang kekasih itu didepan Kebun Raya, Lily memarkirkan mobil Porschenya ditempat parkir dan kemudian menggandeng lengan sang kekasih untuk bersama memasuki kawasan Kebun Raya itu.
Sesuai ekspektasinya Ray melihat keindahan tempat wisata itu yang banyak dipenuhi bunga serta berbagi jenis tanaman yang menjadi ciri khas Negara State, dibeberapa tempat terdapat tempat duduk yang didisain khusus untuk tempat para pasangan kekasih atau suami istri melewati waktu dengan suasana yang tenang dan romantis. Ray dan Lily memilih sebuah tempat duduk yang dibagian kiri dan kanannya banyak ditumbuhi bunga berwarna warni,
"Bagaimana tempatnya? apakah sesuai dengan keinginanmu?" tanya Lily
"Hmm..., sempurna!, karena disini memang sesuai dengan seleramu yang hobi akan tanaman bunga dan kenyataan disini banyak sekali bunga dengan berbagai jenis!, dan suasananya juga sejuk dan nyaman!"
"Ya, untuk lokasi sekitar sini memang diperuntukkan bagi para pasangan, sedangkan dibagian terluar dekat jalan raya disediakan bagi siapa saja dan aku sering kesini sebelumnya! dan tempatku selalu disebelah sana!, disana hanya ada para kaum perempuan mulai dari remaja sampai nenek-nenek!" kata Lily sambil menunjuk arah bagian selatan kebun raya tersebut.
"Apakah memang sudah diatur seperti itu?"
"Iya, itu dibuat untuk membuat nyaman setiap pengunjung yang datang kesini dan barang siapa yang membuat kenyamanan itu terganggu akan didenda bahkan bisa dipenjara!"
"Mmm..., bersantailah dan nikmati waktu kebersamaan kita saat ini!, eennmm...? chuupphh..." kata Ray dengan mesra sambil meraih pinggang Lily yang ramping dan membawanya mendekat dan memberikan sebuah kecupan dikeningnya.
"Terimakasih sayang...!, ditempat ini kita bisa bermesraan, itu..., lihat..., seperti mereka, hanya sebatas itu dan untuk bercinta tidak diperbolehkan"
"Wah..., kalau sudah tidak bisa menahannya bagaimana?"
"Lakukan secara sembunyi-sembunyi dan pastikan tidak ketahuan oleh petugas penjaga dan kamera cctv, hihihi...!" kata ily menjelaskan sambil mencandai sang kekasih.
Setelah melepas lelah beberapa saat, mereka berdua kembai berjalan mengelilingi kebun raya tersebut dan menikmati semua keindahan didalamnya. Ray dan Lily keluar dari dalam kebun raya saat hari mulai gelap, dan mereka berdua telah memutuskan untuk segera kembali kerumah Lily dan akan memesan makan malam lewat jasa pengantar makanan. Ray juga telah memberitahu sang kekasih bahwa dia sudah menghubungi ibunya, dan mengatakan bahwa dirinya akan menginap dirumah Lily malam ini. Pernyataan Ray tersebut langsung membuat Lily senang dan gembira karena tanpa diminta sang kekasih sudah berinisiatif melakukan apa yang diingininya, perjalanan pulang mereka lalui selama hampir 1 jam itupun karena Lily mengambil beberapa jalan alternatif sehingga memperpendek jarak tempuh.
Sesampainya dirumah mereka berdua langsung mandi bersama dan sebelumnya Lily telah memesan makan malam mereka lewat jasa pengantar makanan, sehabis mandi bersama Ray mengenakan pakaian rumahan yang telah disiapkan Lily dan masih ada beberapa pasang dalam lemarinya termasuk pakaian casual dan pakaian resmi sampai pakaian tidur dan dalaman Ray sudah dia simpan dan bercampur dengan pakaiannya sendiri.
Mereka berdua duduk santai diruangan keluarga yang berada dilantai 1 sambil menunggu datangnya makan malam yang sudah dipesan Lily, sambil menunggu Lily bergelayut manja diatas pangkuan Ray. Demikian juga dengan Ray yang senantiasa memberikan kehangatan dan kemesraannya kepada sang kekasih hati dengan sesekali menyapu bibir tipis Lily dengan kecupannya, aktivitas nakal keduanya terhenti setelah mendengar bel rumah berbunyi pertanda makan malam telah sampai. Segera Ray membukakan pintu dan menyambut bungkusan makan malam mereka dari tangan sang pengantar makanan, berdua mereka menuju meja makan dan mulai menikmati makan malam mereka dan sesekali saling menyuap makanan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 118 Episodes
Comments
DeManda
mantap lanjut thor 👍👍
2023-03-06
2