Pesta Kebun 2

Lily makan sambil berjalan mendatangi teman-teman Mellisa sambil memperkenalkan diri, karena merasa lebih tua dari mereka maka bukan sebuah hal yang menyulitkan untuk Lily bisa berbaur dengan anak-anak muda sebaya adiknya itu.

Dengan pengalaman pergaulannya di kota besar Lily bisa membawa dirinya sehingga dapat diterima dengan baik oleh ketiga bidadari juga oleh empat sekawan, bahkan empat sekawan memandang Lily sebagai seorang yang ramah dan dapat menyesuaikan diri dengan siapapun tanpa memandang status dan latar belakang mereka. Kekaguman empat sekawan terhadap Lilyana Conway menambah dan membuka mata wawasan pergaulan mereka naik setingkat lebih tinggi, dan dalam hati mereka masing-masing pelajaran ini akan menjadi panutan mereka saat sudah memasuki universitas nanti.

Pesta kebun masih terus berlangsung, ayah Mellisa menawarkan anggur merah yang kadar alkoholnya sangat rendah kepada empat sekawan dan hanya Ray yang tidak meminumnya dengan alasan sedang dalam masa latihan beladiri yang ditekuninya mengikuti jejak ayahnya Tomy. Untuk para gadis dengan kebiasaan hidup mereka yang mewah untuk minum anggur sudah menjadi hal biasa setiap makan malam sejak usia mereka 16 tahun, dan bahkan mereka sudah beberapa kali mendatangi sebuah club malam untuk bersenang-senang.

Akhirnya pesta kebun berakhir pada jam 12 tengah malam ditandai dengan membaranya bekas api unggun, para anak gadis mulai naik kelantai 2 demikian juga dengan Jim, Ronald dan Kenny yang kepala mereka mulai berputar akibat pengaruh anggur merah pemberian ayah Mellisa. Hal itu terjadi karena mereka tidak biasa mengkonsumsi minuman tersebut, walaupun kadar alkoholnya yang sangat rendah tapi sudah membuat ketiganya setengah mabuk dan akhirnya mereka masuk dan berbaring didalam kamar. Lain halnya dengan Ray yang terlihat ikut membantu para pelayan Vila untuk membersihkan bekas pesta, hal ini tak luput dari perhatian sepasang mata dari arah lantai 2 Villa.

Setelah ikut memberesi bekas pesta, Ray segera masuk kedalam kamarnya dan mendapati teman sekamarnya Kenny sudah tertidur dengan nyenyak, Ray bergegas mengganti pakaiannya dengan mengenakan kaos dan celana olahraga. Dia keluar kamar dan menuju halaman belakang Villa dan terus mengarah kearah pinggiran danau dimana terdapat sebuah dermaga kecil, dia mencari tempat yang nyaman untuk mulai bermeditasi mengumpulkan Hawa Murni. Hal seperti ini sudah rutin dia lakukan pada setiap malam selesai beraktifitas atau saat pagi hari setelah bangun tidur, pengetahuan latihan beladiri dan bermeditasi sudah diajarkan ayahnya sejak dia berusia 6 tahun dan saat ini Ray sudah memasuki ranah kekuatan menengah dan berada ditingkat Hawa Murni Bintang-1.

Hal yang sama juga diikuti oleh ketiga teman dekatnya walaupun saat ini Jim, Ronald dan Kenny masih berada di ranah kekuatan awal dan berada ditingkat sabuk Coklat, setelah 1 jam bermeditasi Ray melanjutkan dengan melatih beberapa jurus yang dikuasainya dengan sempurna. Setelah 2 jam berlalu dia kembali ke Villa dan beristirahat untuk menyongsong hari esok. Dengan hanya tidur selama kurang lebih 4 jam, Ray kembali bangun diikuti ketiga temannya. Mereka melakukan pemanasan dengan berlari mengitari jalan disekitar Villa dan berakhir didermaga kecil pinggiran danau, mereka berempat melakukan latihan seperti yang dilakukan Ray semalam selama 2 jam. Rutinitas seperti ini sudah dilakukan keempat sekawan sejak mereka sekolah bersama, awalnya mereka diajak Ray hanya untuk menemaninya berlatih tapi tidak diduga oleh Ray bahwa ketiga temanya itu akhirnya serius untuk mengikuti dan menekuni semua latihan.

Ray juga memberikan tambahan wawasan kepada ketiga temannya itu bahwa di alam bebas seperti kawasan danau dimana mereka berada saat ini adalah tempat yang sangat baik untuk bermeditasi mengumpulkan hawa murni, dan hal seperti itu harus dilakukan saat kekuatan mereka akan memasuki ranah kekuatan ditingkat Hawa Murni. Ray juga mengatakan bahwa untuk mengumpulkan Hawa Murni sampai naik ketingkat lebih tinggi membutuhkan waktu yang lama bahkan bisa 1 sampai 2 tahun untuk naik 1 tingkatan bintang, hal itu diketahuinya dari sang ayah yang melewati 5 tingkatan bintang selama 8 tahun.

Hari kedua liburan di Villa keluarga Conway, mereka menikmati keindahan danau Fenesvile dengan mengitari danau dengan menggunakan perahu besar dan ada juga yang berenang dilokasi yang sudah diperuntukkan untuk tempat pemandian. Kesempatan ini digunakan oleh empat sekawan untuk memanfaatkan saat itu selain untuk bersenang-senang juga melatih daya tahan tubuh mereka dengan menyelam selama mungkin dikedalaman danau juga melatih otot-otot mereka dengan berenang, karena dihari biasa mereka hanya berlatih seperti ini didalam bak mandi asrama sekolah mereka atau mendatangi kolam renang dengan membayar sewa.

Keceriaan dari 4 kecantikan dan empat sekawan ditambah seorang bidadari membuat suasana menjadi ramai dan terlihat akrab, walaupun tidak ada ketertarikan yang lebih diantara mereka. Hal ini sangat disadari oleh empat sekawan yang merasa berada di bawah level kehidupan 5 bidadari didepan mereka, tapi dengan lapang dada mereka berusaha untuk bersikap wajar dan tetap menunjukkan jati diri mereka sebagai seorang laki-laki.

Disela-sela istirahat Ray yang kebetulan berada ditempat tersendiri, hanya menggunakan celana renang dan dengan tubuh bagian atas tanpa pakaian dia duduk sambil berjemur.

"Hai..., namamu Ray bukan?, ini aku bawakan minuman untukmu!" kata sebuah suara syahdu dari arah samping.

"Ehh..., kamu!, kenapa harus repot-repot membawakanku minuman ini, sebenarnya aku bisa mengambilnya sendiri, tapi terimakasih atas perhatiannya!" kata Ray dengan sopan kepada Lilyana yang tiba-tiba datang dan duduk dikursi jemur yang berada disampingnya.

"Kamu akan melanjutkan kemana setelah lulus nanti Ray?, kalau adikku Mellisa akan mengikutiku ke ibu kota dan masuk ke universitas ditempatku kuliah!"

"Ohh..., masalah itu ya!, saya dan ketiga teman saya itu sudah sepakat untuk melanjutkan di Universitas Fenesvile!, saya dan Kenny akan masuk fakultas ekonomi, kalau Jim berencana masuk fakultas hukum dan Ronald sendiri sudah memutuskan akan masuk fakultas teknik mesin!" kata Ray menjelaskan.

"Wah..., semuanya pilihan yang bagus, aku dengar dari Mellisa dan teman-temannya kalian berempat itu adalah murid-murid yang berprestasi!, apa tidak sebaiknya mencari beasiswa yang bisa mengantar kalian kuliah di universitas terkenal seperti tempatku kuliah?"

"Hmm..., kamu benar, kami sudah mendapatkannya dan yayasan yang memberikan beasiswa sudah menentukan Universitas Fenesvile adalah tempat bagi kami untuk melanjutkan, dan sebagai penerima beasiswa tidak baik untuk kami menolak dan memilih universitas sesuai kemauan kami sendiri!"

"Ya kamu benar, hmm..., padahal kalau kamu ikut kami ke ibukota aku berharap bisa ikut belajar latihan beladiri bersamamu!, sudah lama aku tertarik untuk belajar ilmu beladiri tapi belum menemukan dojo yang tepat"

"Hah..., kamu tertarik untuk belajar ilmu beladiri?, apa penyebabnya? apakah hanya sekedar untuk mengenal ilmu itu atau ada yang lainnya?"

"Ya..., aku ingin belajar khususnya untuk melindungi diriku sendiri dari orang-orang jahat, karena kamu tahu sendiri kehidupan saat ini terlebih yang berada di kota-kota besar!"

"Sebenarnya ayahku adalah seorang guru beladiri dan yang melatihku selama ini, dan saat ini ayah dan ibuku sedang berada di ibukota dan bekerja disana, tapi dia tidak membuka dojo seperti yang dilakukannya di kota Fenesvile ini karena tingkat kesibukannya yang lebih padat"

"Ohh..., disana ayahmu bekerja dimana?"

"Hmm..., dia bekerja sebagai karyawan Happylive Mart dibagian gudang persediaan"

"Ya itu adalah sebuah perusahaan pasar swalayan yang besar dan di ibukota ada 3 buah Happylive Mart, tepatnya dimana ayahmu bekerja?"

"Maaf, aku belum mengetahuinya dengan pasti, tapi suatu saat akan memberi kabar kepadamu, bagaimana?"

"Baiklah, ini ponselku salinlah nomorku, kamu bisa menghubungiku kapan saja!" kata Lily sambil menyerahkan telepon pintarnya kepada Ray untuk saling bertukar nomor.

"Ok, terimakasih, aku akan segera menghubungimu setelah menanyakan dengan pasti situasinya kepada ayahku!"

"Aku sangat menghargai untuk usahamu itu, terimakasih Ray!, semoga kita bisa lebih akrab lagi dimasa depan"

"Hmm..., sama-sama terimakasih juga sudah memberikan nomor ponselmu!"

Terpopuler

Comments

ASong@

ASong@

👍👉🆙️👈

2023-05-04

2

DeManda

DeManda

lanjutkan 👍

2023-03-04

2

lihat semua
Episodes
1 Diusir
2 Tekad
3 Memanjakan Keluarga
4 Pindah
5 Mendapatkan Kenyamanan
6 Hidup Mandiri
7 Pesta Kebun
8 Pesta Kebun 2
9 Ujian Akhir
10 Melihat Asrama Kampus
11 Kelulusan
12 Berkumpul
13 Pertemuan Tak Terduga
14 R & L Flower Shop
15 Makan Malam
16 Menginap
17 Menginap 2
18 Menginap 3
19 Gelisah
20 Ketakutan Lily
21 Saling Percaya
22 Berat Hati
23 Masa Orientasi
24 Orientasi Khusus
25 Orientasi Khusus 2
26 Suasana Perkuliahan
27 Bidadari Kampus
28 Sandiwara
29 Membuat Jarak
30 Kejutan
31 Melepas Rindu
32 Melengkapi Diri
33 Raymound Young
34 Menjadi Pusat Perhatian
35 Pertama Untukku dan Untukmu
36 Menerima Hukuman
37 Pindah
38 Perilaku Aneh Mellisa
39 Menghadapi Kenyataan Lain
40 Tidak Harus Memilih
41 Rencana Pernikahan
42 Meluluskan Keinginan Melisa
43 Kebersamaan Bertiga
44 Kembali Kuliah dan Magang
45 Sambutan Para Assisten
46 Simpati Kepada Kenny
47 Memberikan Penjelasan
48 Kegelisahan Keluarga Debeur
49 Kegelisahan Keluarga Debeur 2
50 Bertemu Orang Tua Aneh
51 Kunci dan Kebenaran Yang Sebenarnya
52 Penjelasan Tomy
53 Fakta dari Kuasa Hukum
54 Rahasia Isi Kotak Warisan
55 Menerima Kenyataan
56 Rencana Besar
57 Janji Setia Ketiga Sahabat
58 Sosok Misterius
59 Keluar Negeri
60 Black Card Baru
61 Keindahan Kota Model Dunia
62 Kejutan Untuk Ketiga Sahabat
63 Penjelasan Ray
64 Kebersamaan dengan para Sahabat
65 Undangan Resmi
66 Membuat Keputusan Penting
67 Pengalaman Pertama
68 Perhatian Seorang Shadow Zero
69 Tekanan Sebelum Ujian
70 Rencana Ray
71 Tak Percaya
72 Ternyata Seorang CEO
73 Aku Bangga Memiliki Kalian
74 Persiapan Pernikahan
75 Kejutan Lainnya
76 Pesta Lajang
77 Pesta Lajang 2
78 Pesta Lajang 3
79 Pernikahan Seorang CEO
80 Pertama untuk Mellisa
81 Bulan Madu
82 Keputusan Yang Tepat
83 Kenyamanan Yang Terusik
84 Kenyamanan Yang Terusik 2
85 Penguasa Pulau
86 Penguasa Pulau 2
87 Membuka Rahasia Jason dan Clara
88 Pembuktian Diri Secara Hukum
89 Keputusan Pengadilan
90 Mansion Baru
91 Waktu Bersama di Mansion
92 Memenuhi Janji
93 Shadow 368
94 Berlatih sebagai Agen
95 Memperdalam Latihan
96 Berusaha Keras
97 Melanjutkan Bulan Madu
98 Melanjutkan Bulan Madu 2
99 Tugas Pertama Sebagai Agen
100 Tugas Pertama Sebagai Agen 2
101 Penyelidikan di Kota Los Princes
102 Penyelidikan di Kota Los Princes 2
103 Master Bao Ming
104 Rahasia Kalung Naga Hitam
105 Penyelidikan Lanjutan
106 Jeratan Wanita Malam
107 Mengasah Kemampuan Lebih Dalam
108 Kebingungan di Pagi Hari
109 Kebahagiaan para Orang Tua
110 Kehebohan di Mansion
111 Mengalami Kenaikan Tingkat
112 Kesempatan yang Terbatas
113 Keinginan Aneh Lily dan Mellisa
114 Bertemu Saudara Ibu
115 Tugas untuk Jonathan
116 Menjemput Orang Tua Megan
117 Berkunjung ke Daratan Tiongkok
118 Klan Yang Hilang
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Diusir
2
Tekad
3
Memanjakan Keluarga
4
Pindah
5
Mendapatkan Kenyamanan
6
Hidup Mandiri
7
Pesta Kebun
8
Pesta Kebun 2
9
Ujian Akhir
10
Melihat Asrama Kampus
11
Kelulusan
12
Berkumpul
13
Pertemuan Tak Terduga
14
R & L Flower Shop
15
Makan Malam
16
Menginap
17
Menginap 2
18
Menginap 3
19
Gelisah
20
Ketakutan Lily
21
Saling Percaya
22
Berat Hati
23
Masa Orientasi
24
Orientasi Khusus
25
Orientasi Khusus 2
26
Suasana Perkuliahan
27
Bidadari Kampus
28
Sandiwara
29
Membuat Jarak
30
Kejutan
31
Melepas Rindu
32
Melengkapi Diri
33
Raymound Young
34
Menjadi Pusat Perhatian
35
Pertama Untukku dan Untukmu
36
Menerima Hukuman
37
Pindah
38
Perilaku Aneh Mellisa
39
Menghadapi Kenyataan Lain
40
Tidak Harus Memilih
41
Rencana Pernikahan
42
Meluluskan Keinginan Melisa
43
Kebersamaan Bertiga
44
Kembali Kuliah dan Magang
45
Sambutan Para Assisten
46
Simpati Kepada Kenny
47
Memberikan Penjelasan
48
Kegelisahan Keluarga Debeur
49
Kegelisahan Keluarga Debeur 2
50
Bertemu Orang Tua Aneh
51
Kunci dan Kebenaran Yang Sebenarnya
52
Penjelasan Tomy
53
Fakta dari Kuasa Hukum
54
Rahasia Isi Kotak Warisan
55
Menerima Kenyataan
56
Rencana Besar
57
Janji Setia Ketiga Sahabat
58
Sosok Misterius
59
Keluar Negeri
60
Black Card Baru
61
Keindahan Kota Model Dunia
62
Kejutan Untuk Ketiga Sahabat
63
Penjelasan Ray
64
Kebersamaan dengan para Sahabat
65
Undangan Resmi
66
Membuat Keputusan Penting
67
Pengalaman Pertama
68
Perhatian Seorang Shadow Zero
69
Tekanan Sebelum Ujian
70
Rencana Ray
71
Tak Percaya
72
Ternyata Seorang CEO
73
Aku Bangga Memiliki Kalian
74
Persiapan Pernikahan
75
Kejutan Lainnya
76
Pesta Lajang
77
Pesta Lajang 2
78
Pesta Lajang 3
79
Pernikahan Seorang CEO
80
Pertama untuk Mellisa
81
Bulan Madu
82
Keputusan Yang Tepat
83
Kenyamanan Yang Terusik
84
Kenyamanan Yang Terusik 2
85
Penguasa Pulau
86
Penguasa Pulau 2
87
Membuka Rahasia Jason dan Clara
88
Pembuktian Diri Secara Hukum
89
Keputusan Pengadilan
90
Mansion Baru
91
Waktu Bersama di Mansion
92
Memenuhi Janji
93
Shadow 368
94
Berlatih sebagai Agen
95
Memperdalam Latihan
96
Berusaha Keras
97
Melanjutkan Bulan Madu
98
Melanjutkan Bulan Madu 2
99
Tugas Pertama Sebagai Agen
100
Tugas Pertama Sebagai Agen 2
101
Penyelidikan di Kota Los Princes
102
Penyelidikan di Kota Los Princes 2
103
Master Bao Ming
104
Rahasia Kalung Naga Hitam
105
Penyelidikan Lanjutan
106
Jeratan Wanita Malam
107
Mengasah Kemampuan Lebih Dalam
108
Kebingungan di Pagi Hari
109
Kebahagiaan para Orang Tua
110
Kehebohan di Mansion
111
Mengalami Kenaikan Tingkat
112
Kesempatan yang Terbatas
113
Keinginan Aneh Lily dan Mellisa
114
Bertemu Saudara Ibu
115
Tugas untuk Jonathan
116
Menjemput Orang Tua Megan
117
Berkunjung ke Daratan Tiongkok
118
Klan Yang Hilang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!