Pertemuan Tak Terduga

"Sebenarnya aku tidak butuh banyak ayah, karena selain biaya kuliah sudah ditanggung oleh yayasan beasiswa juga saya disana tinggal dalam asrama dan dengan kiriman bulanan itu sudah lebih dari cukup untuk biaya makan saya selama disana nanti"

"Tidak Ray...!, itu sudah kami siapkan memang untukmu, dan harus kamu ingat kebutuhanmu saat ini dan masa depan tidak sama seperti kebutuhanmu saat sekolah, kalau kamu belum siap menggunakan tabungan itu? tetap simpan saja dulu dan gunakan saat ada keperluan mendesak, ayah dan ibumu ada juga mempunyai simpanan jadi kamu jangan kuatir tentang masalah keuangan!, bagaimana?" kata Bella yang mendukung penjelasan suaminya.

"Dan juga ayahmu ini masih tetap bekerja!, walaupun kita hidup sederhana, tapi untuk urusan pendidikan dan kebutuhan primer harus kita penuhi!" kata Tomy menambahkan.

"Baiklah ayah..., ibu...!, aku akan menuruti perkataan kalian berdua dan akan menggunakan pemberian ini dengan sebaik-baiknya, aku sangat mencintai kalian!" kata Tomy sambil merangkul bahu ayah dan ibunya sebagai ungkapan bentuk rasa terimakasih.

Malam harinya sebelum tidur Tomy dan Ray berlatih dan bermeditasi bersama, dalam kesibukannya Tomy tak pernah meninggalkan latihannya dan saat ini Tomy telah berada diranah awal kekuatan spiritual sedangkan Ray sudah berada di ranah kekuatan Hawa Murni. Pagi harinya ayah dan anak itu sudah bangun dan kembali berlatih, sementara itu Bella juga sudah ikut bangun untuk menyiapkan sarapan buat mereka sekeluarga.

Hari itu Tomy telah berangkat bekerja kemudian disusul Bella yang akan berbelanja kebutuhan bulanan keluarga serta beberapa barang keperluan Ray, sementara Ray yang tidak ada kegiatan hanya tinggal dirumah dan menyempatkan diri untuk melihat keberadaan kebun bunga milik ibunya yang berada dibagian belakang kediaman mereka.

Ning Nong...,

Ning Nong...,

Bergegas Ray kembali masuk kedalam rumah dan menuju ruangan depan saat mendengar bel berbunyi,

Ceklek...

"Ray...?" sebuah suara yang tidak asing ditelinganya serta penampakan sosok gadis yang dikenalnya.

"Lily...!, mari silahkan masuk dan duduklah" Ray kaget dengan kedatangan Lilyana yang tidak dia duga sebelumnya.

"Bagaimana kabarmu dan kapan kamu datang?"

"Baru kemarin saya tiba, dan kabarku baik, bagaiman denganmu?"

"Ahh..., seperti yang kau lihat saat ini, aku kemari mencari ibumu, tapi tidak menyangka bisa bertemu denganmu hari ini, apakah ibumu ada dirumah?"

"Maaf Lily..., ibu sedang kepasar jadi hanya hanya aku sendiri dirumah, tapi ada keperluan ada mencari ibuku?, mmm..., sebelumnya saya mau mengucapkan terimakasih karena telah memberiku buku-buku pelajaran tentang ekonomi, itu sangat aku perlukan nantinya!"

"Ahh..., tidak apa-apa Ray dan juga itu sudah tidak aku perlukan, ditempatku masih ada juga beberapa yang belum sempat aku bawa kesini, nanti kalau aku kembali kesini akan kubawa serta atau kamu bisa ikut denganku untuk mengambilnya!"

"Apakah kamu sering menemui ibuku?"

"Ya..., apakah ibumu belum menceritakannya?, hmm..., begini Ray, sebenarnya aku ada usaha kecil-kecilan, ya..., hitung-hitung sekalian untuk mempraktekkan ilmu yang kupelajari dibangku kuliah, aku membuka sebuah toko bunga dan bekerjasama dengan ibumu yang mempunyai kebun bunga, setiap minggu aku 2 kali kesini untuk mengambil hasil kebun bunga milik ibumu untuk dijual ditokoku, itulah sebabnya mengapa aku sering kesini!"

"Ohh..., begitu, wah kamu sudah menjadi pengusaha ternyata!, kalau kamu mau melihatnya mari aku antar kekebun bunga!, dari pada lama menunggu ibuku kembali dari pasar!"

"Ayo kita kebelakang, aku sudah tahu tempatnya Ray, karena sudah hampir setahun kami bekerjasama, hehehe..." kata Lily sambil menarik tangan Ray dan bersama menuju bagian belakang rumah dimana kebun bunga berada.

"Lihat Ray...!, bunga mawar dikebun ibumu ini sangat digemari dan selalu habis dijual, setelah ini kamu harus ikut denganku untuk melihat tokoku itu, bagaimana?"

"Ya..., bolehlah, tapi harus menunggu ibuku kembali baru kita kesana!"

"Oke..., sambil menunggu ibumu, kita lihat-lihat dulu bunga mawar mana yang sudah bisa dipanen, ayo..., temani aku!" kata Lily sambil menarik kembali tangan Ray agar dia mendekat dan berjalan bersama melihat-lihat kebun bunga itu.

Kebersamaan mereka terlihat sangat canggung terlebih dipihak Ray yang tidak biasa berdekatan dengan seorang gadis apalagi saat ini sedang bergandengan tangan, kecangungan itu tidak lepas dari tatapan dan senyum dari Bella yang baru saja memasuki rumah, dan tanpa mereka berdua sadari Bella telah berdiri dipintu bagian belakang rumah sambil melihat sepasang muda-mudi itu berjalan mengitari kebun bunga miliknya.

"Ehemm...!, apakah kalian berdua sudah cukup bersenang-senang?" kata Bella menyapa Ray dan Lilyana.

"Ibu...!"

"Bibi Bella...!"

"Hehehe..., apakah aku mengejutkan kalian berdua?, ternyata ada yang berbohong kepada ibu, dengan mata kepala sendiri ibu sudah melihatmu Ray, diantara kalian berdua pasti ada sesuatu buan begitu?"

"Ehh..., ibu jangan salah paham!, iyakan Lily...!" kata Ray sambil memperlihatkan wajah permohonan kepada Lily untuk membantu menjelaskan situasinya kepada sang ibu.

"Mmm..., be...benar bibi Bella, tadi saya menarik tangan Ray karena sedikit takut jika ada ulat bulu dipohon bunga mawar itu!" kata Lily menjelaskan.

"Hmm..., ibu malah senang jika kalian berdua bisa dekat, dan paling tidak usaha kalian untuk dekat sudah mulai ada kemajuan, hehehe..., bagaimana Ly, kamu butuh berapa tangkai saat ini!"

"Itu..., bibi Bella, kalau bisa semua yang sudah bisa dipanen akan aku ambil semuanya, karena ada banyak pesanan saat ini!" kata Lyli yang terlihat gugup setelah mendengar perkataan Bella mengenai kedekatannya dengan Ray, sekaligus hatinya berbunga-bunga karena setidaknya sudah ada sinyal persetujuan dari sang ibu apabila dia bisa dekat dengan Ray, walaupun hal ini adalah yang pertama baginya, karena selama ini belum ada satupun laki-laki yang dekat dengannya, hanya kenekatannya saja yang mendorong untuk dia berani menarik tangan Ray sebelumnya.

Lyliana terkenal dikampusnya sebagai putri es, karena dia tidak pernah tersenyum ataupun membalas sapaan teman-teman sekampusnya, baik itu laki-laki ataupun perempuan. Dikampus dia hanya memiliki seorang teman perempuan, itupun karena Helda adalah temannya yang datang sama sepertinya dari Kota Bronxvile. Lilyana sudah tertarik dengan Ray sat pertemuan mereka di Villa mereka didekat danau Fenesvile, dia bahkan mengikuti Ray sampai dermaga kecil ditepi danau pada malam hari itu secara sembunyi-sembunyi. Dia juga memperhatikan dengan baik semua gerakan ilmu beladiri Ray saat berlatih dan bermeditasi, dan kemudian menggerakkan hatinya untuk ikut berlatih dengan dalih untuk melindungi diri padahal dia berpikir hanya hal itu yang dapat dia lakukan untuk dapat mendekati Ray yang sudah mencuri perhatian dan isi hatinya.

"Bibi Bella..., aku akan mengajak Ray melihat-lihat tokoku dan juga mungkin akan mengajaknya jalan-jalan di kota ini, karena saya tahu dia baru pertama kali datang ke kota ini, apakah bibi mengijinkannya?"

"Silahkan saja Ly..., asalkan saja kamu kembalikan anak laki-lakiku ini dengan utuh, sekalian saja ajak dia makan malam direstoran yang pernah kita datangi itu, eennmm...?"

"Ohh..., iya pasti bibi, dan jangan kuatir aku akan menjaganya nanti"

"Ehh..., ibu bicara apa sih...!, aku akan baik-baik saja, tadi Lily hanya mengundangku untuk melihat tokonya dimana bunga mawar ibu dijual disana!"

"Hahaha..., nak kamu itu laki-laki, tunjukkan sifat ksatriamu, ayo sana pergi, temani Lily dan bersenang-senanglah, dan pegang kartu ini gunakan itu dan tunjukkan bahwa kamu adalah seorang gentlemen!" kata Bella sambil mengedipkan sebelah matanya kearah Ray, sementara itu Lily telah lebih dahulu menuju mobilnya yang terparkir didepan halaman rumah.

"Huhh..., ibu ini ada-ada saja, baiklah aku pergi dan secepatnya kembali"

"Kami pergi dulu bibi Bella...!, sampai jumpa" kata Bella dan melajukan mobil porschenya bersama Ray yang duduk dikursi penumpang.

Perjalanan menuju Toko Bunga milik Lily membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit dan itupun jika tidak terjadi kemacetan dipusat perkantoran Brashington karena mereka akan melewati jalan itu, Lilyana sengaja membawa Ray sambil berkeliling kota untuk menunjukkan Kota Brashington yang juga adalah Ibukota Negara State. Beberapa tempat strategis dia lewati sambil menjelaskan tempat-tempat itu kepada Ray, kemudian beberapa menit mereka tiba disebuah bangunan rumah yang didepannya sudah dibuatkan seperti Toko.

Terpopuler

Comments

DeManda

DeManda

mantap lanjut thor, 🆙️👍

2023-03-06

3

lihat semua
Episodes
1 Diusir
2 Tekad
3 Memanjakan Keluarga
4 Pindah
5 Mendapatkan Kenyamanan
6 Hidup Mandiri
7 Pesta Kebun
8 Pesta Kebun 2
9 Ujian Akhir
10 Melihat Asrama Kampus
11 Kelulusan
12 Berkumpul
13 Pertemuan Tak Terduga
14 R & L Flower Shop
15 Makan Malam
16 Menginap
17 Menginap 2
18 Menginap 3
19 Gelisah
20 Ketakutan Lily
21 Saling Percaya
22 Berat Hati
23 Masa Orientasi
24 Orientasi Khusus
25 Orientasi Khusus 2
26 Suasana Perkuliahan
27 Bidadari Kampus
28 Sandiwara
29 Membuat Jarak
30 Kejutan
31 Melepas Rindu
32 Melengkapi Diri
33 Raymound Young
34 Menjadi Pusat Perhatian
35 Pertama Untukku dan Untukmu
36 Menerima Hukuman
37 Pindah
38 Perilaku Aneh Mellisa
39 Menghadapi Kenyataan Lain
40 Tidak Harus Memilih
41 Rencana Pernikahan
42 Meluluskan Keinginan Melisa
43 Kebersamaan Bertiga
44 Kembali Kuliah dan Magang
45 Sambutan Para Assisten
46 Simpati Kepada Kenny
47 Memberikan Penjelasan
48 Kegelisahan Keluarga Debeur
49 Kegelisahan Keluarga Debeur 2
50 Bertemu Orang Tua Aneh
51 Kunci dan Kebenaran Yang Sebenarnya
52 Penjelasan Tomy
53 Fakta dari Kuasa Hukum
54 Rahasia Isi Kotak Warisan
55 Menerima Kenyataan
56 Rencana Besar
57 Janji Setia Ketiga Sahabat
58 Sosok Misterius
59 Keluar Negeri
60 Black Card Baru
61 Keindahan Kota Model Dunia
62 Kejutan Untuk Ketiga Sahabat
63 Penjelasan Ray
64 Kebersamaan dengan para Sahabat
65 Undangan Resmi
66 Membuat Keputusan Penting
67 Pengalaman Pertama
68 Perhatian Seorang Shadow Zero
69 Tekanan Sebelum Ujian
70 Rencana Ray
71 Tak Percaya
72 Ternyata Seorang CEO
73 Aku Bangga Memiliki Kalian
74 Persiapan Pernikahan
75 Kejutan Lainnya
76 Pesta Lajang
77 Pesta Lajang 2
78 Pesta Lajang 3
79 Pernikahan Seorang CEO
80 Pertama untuk Mellisa
81 Bulan Madu
82 Keputusan Yang Tepat
83 Kenyamanan Yang Terusik
84 Kenyamanan Yang Terusik 2
85 Penguasa Pulau
86 Penguasa Pulau 2
87 Membuka Rahasia Jason dan Clara
88 Pembuktian Diri Secara Hukum
89 Keputusan Pengadilan
90 Mansion Baru
91 Waktu Bersama di Mansion
92 Memenuhi Janji
93 Shadow 368
94 Berlatih sebagai Agen
95 Memperdalam Latihan
96 Berusaha Keras
97 Melanjutkan Bulan Madu
98 Melanjutkan Bulan Madu 2
99 Tugas Pertama Sebagai Agen
100 Tugas Pertama Sebagai Agen 2
101 Penyelidikan di Kota Los Princes
102 Penyelidikan di Kota Los Princes 2
103 Master Bao Ming
104 Rahasia Kalung Naga Hitam
105 Penyelidikan Lanjutan
106 Jeratan Wanita Malam
107 Mengasah Kemampuan Lebih Dalam
108 Kebingungan di Pagi Hari
109 Kebahagiaan para Orang Tua
110 Kehebohan di Mansion
111 Mengalami Kenaikan Tingkat
112 Kesempatan yang Terbatas
113 Keinginan Aneh Lily dan Mellisa
114 Bertemu Saudara Ibu
115 Tugas untuk Jonathan
116 Menjemput Orang Tua Megan
117 Berkunjung ke Daratan Tiongkok
118 Klan Yang Hilang
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Diusir
2
Tekad
3
Memanjakan Keluarga
4
Pindah
5
Mendapatkan Kenyamanan
6
Hidup Mandiri
7
Pesta Kebun
8
Pesta Kebun 2
9
Ujian Akhir
10
Melihat Asrama Kampus
11
Kelulusan
12
Berkumpul
13
Pertemuan Tak Terduga
14
R & L Flower Shop
15
Makan Malam
16
Menginap
17
Menginap 2
18
Menginap 3
19
Gelisah
20
Ketakutan Lily
21
Saling Percaya
22
Berat Hati
23
Masa Orientasi
24
Orientasi Khusus
25
Orientasi Khusus 2
26
Suasana Perkuliahan
27
Bidadari Kampus
28
Sandiwara
29
Membuat Jarak
30
Kejutan
31
Melepas Rindu
32
Melengkapi Diri
33
Raymound Young
34
Menjadi Pusat Perhatian
35
Pertama Untukku dan Untukmu
36
Menerima Hukuman
37
Pindah
38
Perilaku Aneh Mellisa
39
Menghadapi Kenyataan Lain
40
Tidak Harus Memilih
41
Rencana Pernikahan
42
Meluluskan Keinginan Melisa
43
Kebersamaan Bertiga
44
Kembali Kuliah dan Magang
45
Sambutan Para Assisten
46
Simpati Kepada Kenny
47
Memberikan Penjelasan
48
Kegelisahan Keluarga Debeur
49
Kegelisahan Keluarga Debeur 2
50
Bertemu Orang Tua Aneh
51
Kunci dan Kebenaran Yang Sebenarnya
52
Penjelasan Tomy
53
Fakta dari Kuasa Hukum
54
Rahasia Isi Kotak Warisan
55
Menerima Kenyataan
56
Rencana Besar
57
Janji Setia Ketiga Sahabat
58
Sosok Misterius
59
Keluar Negeri
60
Black Card Baru
61
Keindahan Kota Model Dunia
62
Kejutan Untuk Ketiga Sahabat
63
Penjelasan Ray
64
Kebersamaan dengan para Sahabat
65
Undangan Resmi
66
Membuat Keputusan Penting
67
Pengalaman Pertama
68
Perhatian Seorang Shadow Zero
69
Tekanan Sebelum Ujian
70
Rencana Ray
71
Tak Percaya
72
Ternyata Seorang CEO
73
Aku Bangga Memiliki Kalian
74
Persiapan Pernikahan
75
Kejutan Lainnya
76
Pesta Lajang
77
Pesta Lajang 2
78
Pesta Lajang 3
79
Pernikahan Seorang CEO
80
Pertama untuk Mellisa
81
Bulan Madu
82
Keputusan Yang Tepat
83
Kenyamanan Yang Terusik
84
Kenyamanan Yang Terusik 2
85
Penguasa Pulau
86
Penguasa Pulau 2
87
Membuka Rahasia Jason dan Clara
88
Pembuktian Diri Secara Hukum
89
Keputusan Pengadilan
90
Mansion Baru
91
Waktu Bersama di Mansion
92
Memenuhi Janji
93
Shadow 368
94
Berlatih sebagai Agen
95
Memperdalam Latihan
96
Berusaha Keras
97
Melanjutkan Bulan Madu
98
Melanjutkan Bulan Madu 2
99
Tugas Pertama Sebagai Agen
100
Tugas Pertama Sebagai Agen 2
101
Penyelidikan di Kota Los Princes
102
Penyelidikan di Kota Los Princes 2
103
Master Bao Ming
104
Rahasia Kalung Naga Hitam
105
Penyelidikan Lanjutan
106
Jeratan Wanita Malam
107
Mengasah Kemampuan Lebih Dalam
108
Kebingungan di Pagi Hari
109
Kebahagiaan para Orang Tua
110
Kehebohan di Mansion
111
Mengalami Kenaikan Tingkat
112
Kesempatan yang Terbatas
113
Keinginan Aneh Lily dan Mellisa
114
Bertemu Saudara Ibu
115
Tugas untuk Jonathan
116
Menjemput Orang Tua Megan
117
Berkunjung ke Daratan Tiongkok
118
Klan Yang Hilang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!