Menginap

Pasangan kekasih yang baru jadian itu sampai dirumah Lily, setelah memarkirkan mobil Porsche dalam garasi mereka berdua masuk kedalam rumah.

"Ly..., nanti aku pinjam mobilmu untuk pulang kerumahku ya?, karena dari tadi aku sudah tidak melihat ada taxi yang lewat"

"Kamu benar, taxi di Kota ini hanya beroperasi sampai jam 11 malam, selebihnya ada yang dinamakan Taxi malam dan mereka beroperasi hanya direstoran-restoran kelas menengah dan kebawah atau ditempat-tempat hiburan malam karena mereka beroperasi secara ilegal, tapi malam ini apakah kamu tega membiarkanku tinggal seorang sendiri?"

"Hmm..., baiklah aku akan menemanimu disini!, dan sebaiknya aku telepon ibu dulu untuk memberitahukan tidak akan pulang malam ini"

"Baiklah, tapi temani aku kekamarku dulu, nanti kamu melakukan telepon dari sana sementara itu aku akan membersihkan badanku dulu, ayo...!"

Keduanya naik kelantai 2 melewati tangga menuju kamar tidur Lily, dengan bergandengan tangan keduanya terlihat sudah seperti sebagai pasangan suami istri. Sesampainya didalam kamar Ray segera melakukan panggilan telepon untuk menghubungi orang tuanya, sementara itu Lily segera bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

"Haloo ibu...!, aku masih berada dirumah Lily!"

"Oh ya...?, apakah kamu sedang bersenang-senang sekarang?, jam berapa kamu kembal?, karena jam segini sudah tidak ada taxi lagi dijalan, biar nanti ayahmu yang akan menjemputmu nanti!"

"Tidak bu...!, Lily hanya sendiri sekarang, jadi aku akan menemaninya malam ini, nanti besok pagi aku pulang kerumah!"

"Apakah itu artinya kalian sudah jadian?, baguslah, sepasang kekasih harus saling menjaga, dan ingat anak muda!, jaga baik-baik anak orang, jangan sampai kau buat rusak!"

"Aku mengerti Ibu, kami akan baik-baik saja, oh iya bu...!, ini Lily mau bicara sebentar!" kata Ray dan melihat Lily yang sedang memberikan kode untuk meminjam handphonenya.

"Bibi Bella...!, maaf, aku meminta tolong kepada Ray untuk menemaniku malam ini, tolong ijinkan dia ya bibi?" kata Lily yang berdiri didepan Ray dengan masih memakai bathrobe.

"Tanpa kamu minta ijin, ibu yang akan menyuruhnya untuk menemanimu disana, tenang saja, kalian bersenang-senang saja, karena ibu tahu sekarang kalian sudah jadian bukan?, hehehe..., mulai sekarang kamu harus memanggilku ibu Ly, sama seperti Ray memanggilku ibu, oke?"

"Baiklah ibu...!, terimakasih sudah mau menerimaku, salam untuk ayah Tomy dan selamat beristirahat untuk kalian berdua!"

"Hei..., apa yang kau bicarakan dengan ibuku?, kamu juga sudah memanggilnya ibu?"

"Sayang...!, itu memang perintah dari calon ibu mertuaku, katanya aku harus memanggilnya seperti itu sama seperti kamu memanggilnya ibu, sudah...!, lepaskan pakaianmu dan mandi, aku sudah menyiapkan pakaian ganti untukmu didalam sana!"

Akhirnya Ray mengikuti apa yang diperintahkan Lily, setelah memakai piyama tidur Lily duduk didepan meja riasnya dan mulai melumuri seluruh tubuhnya dengan lotion. Sementara itu Ray masih berada didalam kamar mandi dalam keadaan bingung sebab yang kata Lily pakaian ganti adalah hanya sebuah bathrobe sama seperti yang dipakai Lily saat keluar dari dalam kamar mandi sebelumnya. Dengan terpaksa Ray mengenakan bathrobe tersebut dan keluar dari dalam kamar mandi,

"Sayang...!, apakah ada pakaian yang cocok untukku? karena tidak mungkin aku tidur dengan hanya mengenakan bathrobe ini!"

"Ya sementara kamu kenakan itu dulu, tadi waktu dimall tidak terpikirkan olehku untuk membelikan pakaian rumah untukmu, nanti besok kita beli bersama-sama oke?"

"Tapi aku tidak enak dengan keadaan seperti ini!"

"Mmm..., badanmu jauh lebih besar dari badanku sayang!, tidak ada pakaianku yang cocok denganmu!, bertahanlah sampai besok atau kalau sudah mau tidur tidak apa apa kamu lepas saja, bagaimana?"

"Aku masih ingin berlatih dan bermeditasi sebelum tidur!"

"Besok pagi saja!, aku juga ingin berlatih bersamamu dan minta petunjukmu, bolehkan?"

"Ya jika itu maumu, apakah kamu sudah ngantuk?"

"Belum, mungkin sedikit lagi, bagaimana kalau kita keruangan teater, sambil nonton sebuah film? tempatnya berada diujung bagian belakang lantai 2 ini!"

"Wah..., memang rumah orang kaya, bioskoppun ada didalam rumah!, ayo..., aku juga belum ngantuk"

Kemudian keduanya keluar kamar dan menuju ruangan teater untuk menonton film, Lily memilih film action yang didalamnya ada sedikit kisah romansa. Film belum berakhir tapi Ray melihat sang kekasih sudah tertidur dengan kepalanya yang bersandar didada Ray, dengan segera Ray menggendong tubuh Lily dan membawanya kekamar. Setelah membaringkan tubuh sang kekasih ditempat tidur dan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya, Ray kemudian berjalan dan menuju sofa dan berbaring disana.

"Tega sekali membiarkan aku tidur sendiri disini...!" kata Lily yang terbangun dan melihat sang kekasih sedang berbaring disofa.

"Ehh..., kamu terbangun?, iya aku akan tidur disofa saja, kalau aku tidur disana nanti takut kita terlena dan aku bisa memakanmu padahal belum waktunya! "

"Aku sudah menjadi milikmu demikian juga sebaliknya, dan dalam prinsipku ketika aku menerimamu maka selamanya aku milikmu dan kamu milikku...!, apakah kamu memakanku sekarang dan nanti tidak ada bedanya, karena akhirnya juga kita akan tetap bersama selama kita masih bernafas!"

"Aku mencintaimu Ly...!, dan maksudku bahwa aku akan melakukannya saat kita sudah resmi menikah nanti, dan saat ini kita masih harus saling memahami dan menyatukan persepsi kita!"

"Baiklah aku terima maksudmu, tapi apakah kita tidak boleh bersenang-senang dalam batas yang wajar?"

"Itu bisa saja, hanya saja mungkin aku yang tidak akan tahan dan bisa memakanmu saat itu!, dan hal itu yang aku khawatirkan sayang...!"

"Ohh Ray...!, kamu memang yang terbaik dan tidak salah aku memilih dan mencintaimu, kesinilah dan peluk aku, nanti kita akan saling mengingatkan jika saat sedang bersenang-senang dan sampai pada titik itu, bagaimana?"

"Baiklah...!"

Setelah adu argumen kecil akhirnya keduanya tidur bersama dalam satu balutan selimut, saling rangkul dan saling menempel yang disertai kecupan-kecupan mesra mewarnai tidur malam keduanya. Mereka masih sadar dan hanya melakukan dalam batas-batas kewajaran, walaupun tangan Ray tak berhenti untuk meremas benda-benda kenyal dan lembut milik sang kekasih dan sebaliknya Lily telah menjelajahi leher, dada dan sampai keperut pujaan hatinya dan memberikan banyak tanda kepemilikan disana.

"Sayang...!, tolong berhenti..., aku sudah tidak mampu menahannya!" kata Ray dengan nafas yang memburu karena gairahnya yang sudah naik sampai keubun-ubun.

"Ahh..., aku juga sayang...!, bagaimana sebaiknya?" jawab Lily dengan nafas yang sama sambil mengigit bibir bawahnya menahan gejolak bersamaan dengan goa surgawinya yang mengalami banjir tiada henti.

"Aku akan membantumu menuju puncak dan setelah itu kita akan bergantian, jangan ditahan, lepaskan saja, oke?"

"Cepatlah mulai sayang...!"

Dengan cepat Ray mengantar Lily menuju puncak, dia mengeksplorasi goa surgawi Lily sambil tangan satunya memainkan gunung kembar milik Lily yang berukuran Cup D sampai terlihat badan Lily mengejang sambil melepas sesuatu yang baru pertama kalinya dia rasakan, disisi lain Ray merasakan adanya aliran lahar panas dari dalam goa sorgawi tersebut. Setelah menunggu beberapa saat kini Lily yang berinisiatif dan turun kebawah, tongkat sakti Ray dielusnya dengan pelan dan secara perlahan mulai masuk kedalam mulutnya walaupun hanya sampai setengahnya, dengan tempo yang semakin cepat dia akhirnya bisa menuntun Ray sampai kepuncak gunung yang meletus dengan semburan laharnya yang panas dan semuanya masuk kedalam mulut Lily.

Masih berpelukan keduanya saling menatap dengan senyum dan wajah penuh kepuasan, walaupun tidak ada penyatuan tubuh tapi keduanya menikmati malam itu dengan penuh kebahagiaan.

Lily membuka matanya dan melihat sang kekasih masih terlelap disampingnya, kedua tangan kekar itu masih setia melingkar dipinggang rampingnya dan dengan penuh kasih dia mengecup pipi Ray sambil mengucapkan...

"Selamat pagi sayang...!"

"Mmm..., selamat pagi juga cintaku...!, jam berapa ini?" kata Ray yang akhirnya terbangun setelah mendengar kata sayang dan kecupan selamat pagi dari sang kekasih.

Terpopuler

Comments

DeManda

DeManda

kurang seru mantap2nya, gasss thor 😉👍

2023-03-06

2

lihat semua
Episodes
1 Diusir
2 Tekad
3 Memanjakan Keluarga
4 Pindah
5 Mendapatkan Kenyamanan
6 Hidup Mandiri
7 Pesta Kebun
8 Pesta Kebun 2
9 Ujian Akhir
10 Melihat Asrama Kampus
11 Kelulusan
12 Berkumpul
13 Pertemuan Tak Terduga
14 R & L Flower Shop
15 Makan Malam
16 Menginap
17 Menginap 2
18 Menginap 3
19 Gelisah
20 Ketakutan Lily
21 Saling Percaya
22 Berat Hati
23 Masa Orientasi
24 Orientasi Khusus
25 Orientasi Khusus 2
26 Suasana Perkuliahan
27 Bidadari Kampus
28 Sandiwara
29 Membuat Jarak
30 Kejutan
31 Melepas Rindu
32 Melengkapi Diri
33 Raymound Young
34 Menjadi Pusat Perhatian
35 Pertama Untukku dan Untukmu
36 Menerima Hukuman
37 Pindah
38 Perilaku Aneh Mellisa
39 Menghadapi Kenyataan Lain
40 Tidak Harus Memilih
41 Rencana Pernikahan
42 Meluluskan Keinginan Melisa
43 Kebersamaan Bertiga
44 Kembali Kuliah dan Magang
45 Sambutan Para Assisten
46 Simpati Kepada Kenny
47 Memberikan Penjelasan
48 Kegelisahan Keluarga Debeur
49 Kegelisahan Keluarga Debeur 2
50 Bertemu Orang Tua Aneh
51 Kunci dan Kebenaran Yang Sebenarnya
52 Penjelasan Tomy
53 Fakta dari Kuasa Hukum
54 Rahasia Isi Kotak Warisan
55 Menerima Kenyataan
56 Rencana Besar
57 Janji Setia Ketiga Sahabat
58 Sosok Misterius
59 Keluar Negeri
60 Black Card Baru
61 Keindahan Kota Model Dunia
62 Kejutan Untuk Ketiga Sahabat
63 Penjelasan Ray
64 Kebersamaan dengan para Sahabat
65 Undangan Resmi
66 Membuat Keputusan Penting
67 Pengalaman Pertama
68 Perhatian Seorang Shadow Zero
69 Tekanan Sebelum Ujian
70 Rencana Ray
71 Tak Percaya
72 Ternyata Seorang CEO
73 Aku Bangga Memiliki Kalian
74 Persiapan Pernikahan
75 Kejutan Lainnya
76 Pesta Lajang
77 Pesta Lajang 2
78 Pesta Lajang 3
79 Pernikahan Seorang CEO
80 Pertama untuk Mellisa
81 Bulan Madu
82 Keputusan Yang Tepat
83 Kenyamanan Yang Terusik
84 Kenyamanan Yang Terusik 2
85 Penguasa Pulau
86 Penguasa Pulau 2
87 Membuka Rahasia Jason dan Clara
88 Pembuktian Diri Secara Hukum
89 Keputusan Pengadilan
90 Mansion Baru
91 Waktu Bersama di Mansion
92 Memenuhi Janji
93 Shadow 368
94 Berlatih sebagai Agen
95 Memperdalam Latihan
96 Berusaha Keras
97 Melanjutkan Bulan Madu
98 Melanjutkan Bulan Madu 2
99 Tugas Pertama Sebagai Agen
100 Tugas Pertama Sebagai Agen 2
101 Penyelidikan di Kota Los Princes
102 Penyelidikan di Kota Los Princes 2
103 Master Bao Ming
104 Rahasia Kalung Naga Hitam
105 Penyelidikan Lanjutan
106 Jeratan Wanita Malam
107 Mengasah Kemampuan Lebih Dalam
108 Kebingungan di Pagi Hari
109 Kebahagiaan para Orang Tua
110 Kehebohan di Mansion
111 Mengalami Kenaikan Tingkat
112 Kesempatan yang Terbatas
113 Keinginan Aneh Lily dan Mellisa
114 Bertemu Saudara Ibu
115 Tugas untuk Jonathan
116 Menjemput Orang Tua Megan
117 Berkunjung ke Daratan Tiongkok
118 Klan Yang Hilang
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Diusir
2
Tekad
3
Memanjakan Keluarga
4
Pindah
5
Mendapatkan Kenyamanan
6
Hidup Mandiri
7
Pesta Kebun
8
Pesta Kebun 2
9
Ujian Akhir
10
Melihat Asrama Kampus
11
Kelulusan
12
Berkumpul
13
Pertemuan Tak Terduga
14
R & L Flower Shop
15
Makan Malam
16
Menginap
17
Menginap 2
18
Menginap 3
19
Gelisah
20
Ketakutan Lily
21
Saling Percaya
22
Berat Hati
23
Masa Orientasi
24
Orientasi Khusus
25
Orientasi Khusus 2
26
Suasana Perkuliahan
27
Bidadari Kampus
28
Sandiwara
29
Membuat Jarak
30
Kejutan
31
Melepas Rindu
32
Melengkapi Diri
33
Raymound Young
34
Menjadi Pusat Perhatian
35
Pertama Untukku dan Untukmu
36
Menerima Hukuman
37
Pindah
38
Perilaku Aneh Mellisa
39
Menghadapi Kenyataan Lain
40
Tidak Harus Memilih
41
Rencana Pernikahan
42
Meluluskan Keinginan Melisa
43
Kebersamaan Bertiga
44
Kembali Kuliah dan Magang
45
Sambutan Para Assisten
46
Simpati Kepada Kenny
47
Memberikan Penjelasan
48
Kegelisahan Keluarga Debeur
49
Kegelisahan Keluarga Debeur 2
50
Bertemu Orang Tua Aneh
51
Kunci dan Kebenaran Yang Sebenarnya
52
Penjelasan Tomy
53
Fakta dari Kuasa Hukum
54
Rahasia Isi Kotak Warisan
55
Menerima Kenyataan
56
Rencana Besar
57
Janji Setia Ketiga Sahabat
58
Sosok Misterius
59
Keluar Negeri
60
Black Card Baru
61
Keindahan Kota Model Dunia
62
Kejutan Untuk Ketiga Sahabat
63
Penjelasan Ray
64
Kebersamaan dengan para Sahabat
65
Undangan Resmi
66
Membuat Keputusan Penting
67
Pengalaman Pertama
68
Perhatian Seorang Shadow Zero
69
Tekanan Sebelum Ujian
70
Rencana Ray
71
Tak Percaya
72
Ternyata Seorang CEO
73
Aku Bangga Memiliki Kalian
74
Persiapan Pernikahan
75
Kejutan Lainnya
76
Pesta Lajang
77
Pesta Lajang 2
78
Pesta Lajang 3
79
Pernikahan Seorang CEO
80
Pertama untuk Mellisa
81
Bulan Madu
82
Keputusan Yang Tepat
83
Kenyamanan Yang Terusik
84
Kenyamanan Yang Terusik 2
85
Penguasa Pulau
86
Penguasa Pulau 2
87
Membuka Rahasia Jason dan Clara
88
Pembuktian Diri Secara Hukum
89
Keputusan Pengadilan
90
Mansion Baru
91
Waktu Bersama di Mansion
92
Memenuhi Janji
93
Shadow 368
94
Berlatih sebagai Agen
95
Memperdalam Latihan
96
Berusaha Keras
97
Melanjutkan Bulan Madu
98
Melanjutkan Bulan Madu 2
99
Tugas Pertama Sebagai Agen
100
Tugas Pertama Sebagai Agen 2
101
Penyelidikan di Kota Los Princes
102
Penyelidikan di Kota Los Princes 2
103
Master Bao Ming
104
Rahasia Kalung Naga Hitam
105
Penyelidikan Lanjutan
106
Jeratan Wanita Malam
107
Mengasah Kemampuan Lebih Dalam
108
Kebingungan di Pagi Hari
109
Kebahagiaan para Orang Tua
110
Kehebohan di Mansion
111
Mengalami Kenaikan Tingkat
112
Kesempatan yang Terbatas
113
Keinginan Aneh Lily dan Mellisa
114
Bertemu Saudara Ibu
115
Tugas untuk Jonathan
116
Menjemput Orang Tua Megan
117
Berkunjung ke Daratan Tiongkok
118
Klan Yang Hilang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!