20 : Terbalas

Bukannya mengakhiri, menarik bibirnya dari kening Arnita, Restu malah sengaja menciptakan ciu-man lebih dalam di sana. Kedua tangannya tetap bertahan di pinggir meja mesin jahit.

Lain dengan Restu yang menikmati kebersamaan kini, Arnita malah makin kacau. Masalahnya, selain sampai tidak bisa berkata-kata, Arnita juga membatu. Tubuh Arnita sama sekali tidak bisa bergerak apalagi menghindar. Barulah ketika perlahan bibir Restu turun, mengabsen di sekitar sana dengan ciu-man dan akhirnya sampai di bibir Arnita, Arnita seolah mendapatkan keajaiban untuk menghindar.

Setelah agak memundurkan wajah karena hanya itu yang bisa dilakukan, Arnita refleks menelan ludahnya. “Kita masih harus cari Lia, kan?” tanyanya benar-benar gugup tanpa berani menatap Restu yang masih ada di hadapannya. Melalui lirikan yang benar-benar kilat, ia bisa melihatnya.

Tanpa menjawab, Restu telanjur larut, terus memandangi setiap lekuk wajah Arnita khususnya bibir dan kedua mata wanita itu. Arnita memang tidak begitu cantik seperti Azelia, tapi Restu berpikir itu terjadi karena Arnita belum melakukan semacam perawatan. Iya, ... Restu membenarkan anggapannya. Sebab meski wajah Arnita masih dihiasi bekas lebam, wajah itu tetap terlihat cantik.

Yang ada, perlahan Restu mendapatkan ketenangan tersendiri hanya karena memandangi wajah Arnita. Ia menjadi betah, tak mau mengakhiri pandangannya. Sebab memandangi wajah Arnita membuatnya melupakan semua beban sekaligus masalahnya, termasuk itu mengenai Azelia yang menjadi alasan mereka sedekat sekarang. Restu sadar ketika tangan kanannya yang telah lebih dulu meletakan asal ponselnya di meja jahit, juga sengaja mengambil ponsel Arnita dan turut meletakkannya asal di meja jahit sebelah ponselnya.

Padahal di layar ponsel Arnita yang belum sempat mereka lihat, beranda fb di sana dihiasi beberapa foto Azelia dan banyak orang sebayanya. Keterangan Reuni dadakan sahabat SMA, menjadi judul dari album tersebut. Iya, album karena jumlah foto suasana kebersamaan dan dilakukan di sebuah rumah makan lesehan, dalam jumlah banyak. Dari semua foto yang ada, Azelia yang sampai ganti pakaian dari pakaian pagi tadi ketika dirinya di toko kue, terlihat sangat bahagia di sisi seorang pria berkulit sawo matang. Yang mana dari semua wanita yang ada, Azelia terlihat paling cantik, necis, sekaligus terawat.

Foto-foto acara reuni yang Azelia jalani tak hanya diambil di malam hari. Sebab beberapa di antaranya juga dilakukan di sore hari. Suasana angin kencang lengkap dengan hujan, menjadi beberapa latar foto. Dan semua itu tidak langsung diunggah oleh akun Azelia. Akun Azelia hanya ditandai.

Kemudian, Restu benar-benar melu-mat lembut bibir Arnita, membimbingnya untuk membalas seiring kedua tangannya yang juga dengan cekatan melepas setiap kaitan kancing piama lengan panjang Arnita.

“Ini yang aku takutkan kalau bareng Mas Restu apalagi kalau sampai malam-malam begini. Aku enggak mungkin bisa menolak karena aku memang enggak punya alasan untuk melakukannya. Mas Restu berhak melakukannya, *memilik*iku semaunya,” batin Arnita yang sudah langsung panas dingin. Arnita tak hanya kacau, tapi mirip orang demam.

Beberapa kali tubuh Arnita menggeliat mirip tersetrum, menahan geli yang juga bercampur dengan rasa nikmat. Rasa nikmat yang juga menjadi candu, membuat Arnita merasa ingin mendapatkannya lebih atas kesibukan Restu memilikinya. Seperti yang Arnita mau walau ia tak mengatakannya karena yang ada mulutnya bungkam seribu bahasa, Restu mengabsen setiap lekuk tubuhnya melalui ciu-man, his-sapan, bela-ian, dan kadang rema-san. Tak ada yang tidak terjamah apalagi setelah pria itu membopongnya, membawanya ke tempat tidur.

Di tempat berbeda, di tengah gerimis yang masih mengguyur malam dan membuat suasana makin dingin hingga menusuk sendi bahkan tulang, motor matic warna hitam yang membonceng Azeli menepi di depan sebuah rumah gedong tapi tidak sebagus rumah Azelia. Bahkan jika dibandingkan dengan kontrakan Arnita dan Restu tengah memadu cinta, rumah tersebut juga tidak lebih mewah.

Azelia memang sampai memakai payung, tapi nasibnya tidak jauh berbeda dari si pria yang membonceng. Termasuk meski Azelia sampai memakai jaket kulit warna hitam milik si pria yang sangat kedodoran di tubuhnya.

Pria yang bersama Azelia langsung merangkul Azelua kemudian meletakan payungnya di teras rumah yang tak luput basah. Malahan berdalih licin, si pria yang tidak lain mantan terindah Azelia, merangkulnya erat. Azelia memanfaatkan kesempatan itu untuk melam-piaskan hasratnya. Azelia sungguh tengah haus kasih sayang dari laki-laki lain, setelah Restu yang biasanya memberinya malah telah tidur bahkan membagi kehidupannya dengan Arnita. Tanpa peduli alasan keduanya akhirnya sampai di titik itu, pada kenyataannya Azelia telanjur dendam. Azelia ingin membalas Restu dengan memiliki hubungan dengan laki-laki lain. Pemikiran yang tak seharusnya ada karena selain ia paham agama, Azelia juga masih resmi menjadi istri Restu.

Si pria bertubuh tinggi tapi tak setegap Restu karena perutnya saja terbilang buncit, buru-buru membuka pintu. Sudah pukul setengah sepuluh malam lebih ketika Azelia mendapati waktu di jam dinding yang menghiasi ruangan pertama di rumah tersebut. Ruangan yang juga menjadi ruang tamu sekaligus ruang keluarga di rumah yang ia kunjungi itu.

“Rumah kok sepi banget? Memangnya enggak ada yang jagain mamah kamu? Apa mereka sudah pada tidur?” tanya Azelia lirih. Niatnya mampir ke sana karena ia akan menemui mamah sang mantan yang sedang sakit. Bahkan karena di masa lalu pernah dekat, ia berniat menginap untuk ikut menjaga, ada tidaknya izin dari Restu.

“Aku lupa kalau sebenarnya mamah aku ada di rumah mbak aku yang di dekat pasar. Awalnya aku mau ajak kamu ke sana, tapi kan dari tadi hujan terus. Aku enggak mau kamu sakit, paling bentar tunggu hujannya reda, ya?” ucap si pria lembut sembari menyeka setiap air hujan di wajah Azelia menggunakan kedua tangannya. “Di rumah lagi enggak ada orang, makanya sepi.”

“Kamu perhatian banget sih ke aku?” keluh Azelia tiba-tiba yang mendadak rapuh. Azelia sampai menangis dan itu membuat si mantan makin perhatian. Perhatian yang tentu saja bukan tempatnya karena pria tersebut tahu, Azelia sudah menikah dan statusnya masih resmi sebagai istri orang.

“Sebenarnya kamu ada masalah apa? Ayo jujur, kenapa kamu sesedih ini, tapi tetap enggak cerita ke aku?” ucap si pria yang menjadi membingkai erat wajah Azelia menggunakan kedua tangannya. Ia merapatkan wajah mereka hingga nyaris tak berjarak. Kedua mata Azelia yang basah jelas mengemis kasih sayang sekaligus perlindungan bahkan, pengakuan. Ia paham.

“Memangnya kamu enggak tahu, soalnya tadi beberapa dari teman kita pas reuni juga ada yang menyinggung,” rengek Azelia, mengadu terisak-isak.

Si pria yang masih menatap lekat kedua mata Azelia, langsung menggeleng tegas. Ia menelan ludahnya dan membiarkan Azelia lanjut cerita, memasrahkan semuanya kepadanya.

“Suamiku ... suamiku ... dia sama wanita lain, ... sama Nita, ... mereka sampai diarak warga dan dinikahkan paksa, kan!”

“S-serius ...? Tega banget mereka? Baji-ngan banget sih suami kamu!”

Azelia yang sudah tidak sanggup dan air matanya makin sibuk berjatuhan, langsung memeluk erat si pria. Tentunya, si pria yang diam-diam tersenyum puas, langsung memeluk Azelia sangat erat. Ia menci-um ubun-ubun Azelia yang masih dilindungi

jilbab. Di sana benar-benar wangi. Lebih tepatnya, dari ujung kepala hingga ujung kaki Azelia memang berbeda dari wanita kebanyakan di desa mereka tinggal, mengingat Azelia rajin melakukan perawatan. Sebab setelah memiliki suami orang kota sekaligus kaya yaitu Restu yang tengah Azelia keluhkan telah mendua, hidup Azelia berubah drastis tak ubahnya kehidupan seorang cinderella.

Setelah puas bercerita dan si pria pun terus menanggapi penuh perhatian, Azelia menarik dirinya secara perlahan. Azelia meminta maaf, tapi kesempatan tersebut menjadi kesempatan emas untuk si pria. Mantan terindah Azelia tersebut sengaja menarik Azelia untuk jatuh lebih dalam kepadanya. Melihat kondisi Azelia yang tampak begitu kalut, ia tak segan langsung men-cium bibir wanita cantik itu. Bibir yang juga langsung membuatnya ma-buk kepayang apalagi Azelia tak segan membalas, membuatnya makin menikmati permainan mereka. Malahan, suasana yang mendukung karena di sana juga hanya ada mereka, si pria tak segan memboyong Azelia ke kamar sebelah, persis seperti yang Restu lakukan kepada Arnita. Bedanya, hubungannya dan Azelia tanpa ikatan sementara Azelia jelas masih istri orang.

Azelia sadar apa yang ia lakukan. Malahan ia menikmati, merasa puas karena dalam sekali dayung, ia juga merasa dendamnya kepada Restu telah terbalas.

Terpopuler

Comments

Delfianti

Delfianti

sudah sesat agama azelia. masak orang beragama balas dendam nya dg berzina.alimnya azelia menutupi kebusukannya. 1. pas malam pertama tidak perawan
2. mau bersina.

2025-02-26

0

Nadiyah1511

Nadiyah1511

keliru balas dendam mu li..lah mereka Krn d jebak..lah kamu dngn sadar berzina...atuh malu Sam kerudungmu...astagfirullah

2024-03-31

1

Eka suci

Eka suci

tetangga ku ada yg suaminya selingkuh bukannya si istri kenapa suaminya haus perhatian dia malah balas dendam hancur tu rumah tangga yg jadi korban anaknya, si Lia kan mantan gadis Badung yg cuma insaf di muka pencitraan

2024-03-02

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Dijebak Di Hari Pernikahan
2 2 : Dinikahkan Paksa
3 3 : Pe-lacur Kelas Kakap
4 4 : Pergi
5 5 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
6 6 : Jerat Seorang Juan
7 7 : Arnita yang Sudah Mengorbankan Semuanya
8 8 : Restu yang Jadi Perhatian
9 9 : Mengenai Hamil dan Anak
10 10 : Kebohongan Sita dan Ibu Misya yang Terkuak
11 11 : Empat Hati Di Antara Cinta Dan Obsesi
12 12 : Kamu Cukup Bilang Apa yang Kamu Mau
13 13 : Sidang Dan Keadilan ( Bagian 1)
14 14 : Sidang Dan Keadilan (Bagian 2)
15 15 : Azelia yang Tidak Mau Dicerai
16 16 : Memiliki Dua Istri
17 17 : Pertama Kali Tampil Ke Umum Berdua
18 18 : Jangan Canggung
19 19 : Azelia yang Menjadi Aneh
20 20 : Terbalas
21 21 : Badai Setelah Pelangi
22 22 : Menjemput Istri
23 23 : Merasa Sangat Lelah
24 24 : Sepuluh Hari Ke Depan
25 25 : Hamil?
26 26 : Babak Baru Kehidupan Arnita
27 27 : Kemarahan Restu dan Kehidupan Baru
28 28 : Arnita yang Sekarang
29 29: Mario Dan Devano
30 30 : Restu, Si CEO Baru
31 31 : Vano, Anakku, Kan?
32 32 : Kenapa Kamu Begitu Mirip Denganku?
33 33 : Rindu
34 34 : Wanita Ini Istriku!
35 35 : Papah
36 36 : Menjadi Orang Tua Siaga
37 37 : Restu, Si Papah Sekaligus Suami Idaman
38 38 : Mamah Mertua
39 39 : Maksud yang Masih Sama
40 40 : Cemburu dan Pria yang Sama
41 41 : Papahnya Vano
42 42 : Istrinya CEO
43 43 : Peringatan Keras Dari Anak
44 44 : Makan Malam Romantis
45 45 : Satu Tahap Yang Membahagiakan
46 46 : Korban Keegoisan Orang Tua
47 47 : Kecolongan
48 48 : Pemecatan dan Ganti Rugi
49 49 : Perjuangan yang Melelahkan
50 50 : Bakti Suami Sekaligus Bos
51 51 : Makan Malam yang Membongkar A-IB
52 52 : Papah Pelit
53 53 : Pulang Kampung
54 NOVEL BARU YANG UP TIAP HARII!!
55 54 : Balas Dendam Pun Dimulai
56 55 : Misi Terselubung
57 56 : Tolong Berguna Untuk Arnita Sekali Saja!
58 57 : Hujan Petir
59 58 : Jadi Anak Papah
60 59 : Luka Dari Penyesalan
61 60 : Akhir Dari Perselingkuhan
62 61 : Devano yang Belum Mau Punya Adik
63 62 : Hamil Lagi Dan Makin Sayang
64 63 : Bertemu Azelia
65 64 : Secuil Penderitaan Azelia
66 65 : Bendera Perang
67 66 : Papah Terbaik
68 67 : Surat Balasan
69 68 : Trauma Devano
70 69 : Tak Mau Kehilangan
71 70 : Langsung Minder
72 71 : Reuni Mantan
73 72 : Sidang Dan Talak Tiga
74 73 : Azelia yang Terus Menunggu
75 74 : Menutup Kisah
76 75 : Luka Mental dan Batin
77 76 : Kami yang Dulu Dibuang
78 77 : Bertemu Pak Ramlan
79 78 : Terlalu Capek
80 79 : Kembar Beda Generasi
81 80 : Hari Pertama Devano Sekolah
82 81 : Ingin Anak Perempuan
83 82 : Menyiapkan Butik Dan Pakaian Pernikahan
84 83 : Akhirnya Devano Belajar Jadi Kakak
85 84 : Berproses Menjadi Berguna
86 85 : Hari-Hari yang Membahagiakan
87 86 : Harus Pakai Otak
88 87 : Pulang Kampung Rame-Rame
89 88 : Sudah Sampai Kampung
90 89 : Tidak Diizinkan Menjadi Bagian
91 90 : Kabar Duka Dan Sunat
92 91 : Syukuran Sunat Devano dan Rayyan
93 92 : Rencana Jahat Azelia
94 93 : Anak Papah
95 94 : Isi Pikiran Azelia
96 95 : Menjadi Ipar
97 96 : Keadaan Azelia
98 97 : Papahku Super Hero!
99 98 : Ketiga Anak Arnita
100 99 : Membahagiakan Anak-Anak
101 100 : Anak Ke Tiga
102 101 : Hamil Dan Menikah
103 102 : Gaun Pengantin
104 103 : Devano Dan Segala Pesonanya
105 104 : Taubat yang Terlambat
106 105 : Ibarat Pelangi
107 TAMAT
108 Novel Devano : Dibuang Calon Suami Dan Menjadi Kekasih Bos!
109 Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
110 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
111 Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
112 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
113 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
114 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
115 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
116 Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
117 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
118 Novel Baru : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
119 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 119 Episodes

1
1 : Dijebak Di Hari Pernikahan
2
2 : Dinikahkan Paksa
3
3 : Pe-lacur Kelas Kakap
4
4 : Pergi
5
5 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
6
6 : Jerat Seorang Juan
7
7 : Arnita yang Sudah Mengorbankan Semuanya
8
8 : Restu yang Jadi Perhatian
9
9 : Mengenai Hamil dan Anak
10
10 : Kebohongan Sita dan Ibu Misya yang Terkuak
11
11 : Empat Hati Di Antara Cinta Dan Obsesi
12
12 : Kamu Cukup Bilang Apa yang Kamu Mau
13
13 : Sidang Dan Keadilan ( Bagian 1)
14
14 : Sidang Dan Keadilan (Bagian 2)
15
15 : Azelia yang Tidak Mau Dicerai
16
16 : Memiliki Dua Istri
17
17 : Pertama Kali Tampil Ke Umum Berdua
18
18 : Jangan Canggung
19
19 : Azelia yang Menjadi Aneh
20
20 : Terbalas
21
21 : Badai Setelah Pelangi
22
22 : Menjemput Istri
23
23 : Merasa Sangat Lelah
24
24 : Sepuluh Hari Ke Depan
25
25 : Hamil?
26
26 : Babak Baru Kehidupan Arnita
27
27 : Kemarahan Restu dan Kehidupan Baru
28
28 : Arnita yang Sekarang
29
29: Mario Dan Devano
30
30 : Restu, Si CEO Baru
31
31 : Vano, Anakku, Kan?
32
32 : Kenapa Kamu Begitu Mirip Denganku?
33
33 : Rindu
34
34 : Wanita Ini Istriku!
35
35 : Papah
36
36 : Menjadi Orang Tua Siaga
37
37 : Restu, Si Papah Sekaligus Suami Idaman
38
38 : Mamah Mertua
39
39 : Maksud yang Masih Sama
40
40 : Cemburu dan Pria yang Sama
41
41 : Papahnya Vano
42
42 : Istrinya CEO
43
43 : Peringatan Keras Dari Anak
44
44 : Makan Malam Romantis
45
45 : Satu Tahap Yang Membahagiakan
46
46 : Korban Keegoisan Orang Tua
47
47 : Kecolongan
48
48 : Pemecatan dan Ganti Rugi
49
49 : Perjuangan yang Melelahkan
50
50 : Bakti Suami Sekaligus Bos
51
51 : Makan Malam yang Membongkar A-IB
52
52 : Papah Pelit
53
53 : Pulang Kampung
54
NOVEL BARU YANG UP TIAP HARII!!
55
54 : Balas Dendam Pun Dimulai
56
55 : Misi Terselubung
57
56 : Tolong Berguna Untuk Arnita Sekali Saja!
58
57 : Hujan Petir
59
58 : Jadi Anak Papah
60
59 : Luka Dari Penyesalan
61
60 : Akhir Dari Perselingkuhan
62
61 : Devano yang Belum Mau Punya Adik
63
62 : Hamil Lagi Dan Makin Sayang
64
63 : Bertemu Azelia
65
64 : Secuil Penderitaan Azelia
66
65 : Bendera Perang
67
66 : Papah Terbaik
68
67 : Surat Balasan
69
68 : Trauma Devano
70
69 : Tak Mau Kehilangan
71
70 : Langsung Minder
72
71 : Reuni Mantan
73
72 : Sidang Dan Talak Tiga
74
73 : Azelia yang Terus Menunggu
75
74 : Menutup Kisah
76
75 : Luka Mental dan Batin
77
76 : Kami yang Dulu Dibuang
78
77 : Bertemu Pak Ramlan
79
78 : Terlalu Capek
80
79 : Kembar Beda Generasi
81
80 : Hari Pertama Devano Sekolah
82
81 : Ingin Anak Perempuan
83
82 : Menyiapkan Butik Dan Pakaian Pernikahan
84
83 : Akhirnya Devano Belajar Jadi Kakak
85
84 : Berproses Menjadi Berguna
86
85 : Hari-Hari yang Membahagiakan
87
86 : Harus Pakai Otak
88
87 : Pulang Kampung Rame-Rame
89
88 : Sudah Sampai Kampung
90
89 : Tidak Diizinkan Menjadi Bagian
91
90 : Kabar Duka Dan Sunat
92
91 : Syukuran Sunat Devano dan Rayyan
93
92 : Rencana Jahat Azelia
94
93 : Anak Papah
95
94 : Isi Pikiran Azelia
96
95 : Menjadi Ipar
97
96 : Keadaan Azelia
98
97 : Papahku Super Hero!
99
98 : Ketiga Anak Arnita
100
99 : Membahagiakan Anak-Anak
101
100 : Anak Ke Tiga
102
101 : Hamil Dan Menikah
103
102 : Gaun Pengantin
104
103 : Devano Dan Segala Pesonanya
105
104 : Taubat yang Terlambat
106
105 : Ibarat Pelangi
107
TAMAT
108
Novel Devano : Dibuang Calon Suami Dan Menjadi Kekasih Bos!
109
Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
110
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
111
Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
112
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
113
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
114
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
115
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
116
Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
117
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
118
Novel Baru : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
119
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!