10 : Kebohongan Sita dan Ibu Misya yang Terkuak

“Gimana rasanya jadi menantunya pak Kades?”

Juan refleks melangkah lebih pelan, ketika suara tersebut terdengar. Suara dari ibu Misya, mamah mertuanya. Suara tersebut terdengar dari dapur. Tentu ia bisa mendengar dengan jelas, sebab rumahnya selalu sepi.

Rumah gedong yan memiliki dua lantai milik orang tua Juan hanya dihuni oleh Juan, orang tua Juan, dan juga Sita. Selain Juan yang akan sibuk di bengkel depan rumah, sang bapak yang notabene kades juga selalu dinas. Sementara sang mamah, mamah Juan juga tak kalah sibuk di toko pakaian mereka yang ada di pasar. Jadi, di rumah benar-benar hanya ada Sita dan dirinya. Namun tampaknya, pagi ini ibu Misya berkunjung. Namun, ucapan ibu Misya barusan cukup membuat Juan tidak nyaman.

“Semenjak menikah dengan Juan, kamu jadi orang terpandang loh. Ibu lebih-lebih, jadi ikut kecipratan! Ke mana-mana disapa, bu besan kades! Beli sayur sama sembako juga jadi banyak diskon!” lanjut ibu Misya.

Mendengar itu, Juan menghela napas pelan. Ia memutuskan putar balik dan tak jadi masuk ke dapur meski ia memang haus. Alasannya pulang ke rumah pun karena stok minumnya habis sementara Sita tak kunjung mengiriminya minum apalagi makanan. Padahal, kini sudah siang dan ia pun sampai belum sempat sarapan. Namun karena Juan kurang cocok dengan ibu Misya, Juan malas masuk ke dapurnya. Juan nyaris berseru, meminta Sita mengambilkannya minum, tapi obrolan lanjutan dari dapur yang baru ia tinggalkan telanjur mengusiknya.

“Andai kita enggak menjebak Nita sama Restu, ... pasti kamu enggak hidup seenak sekarang! Jadi istri Juan, sana sini segan dan pastinya kamu enggak usah capek-capek kerja di sawah apalagi sampai jadi pembantu di kota!” lanjut ibu Misya masih nyerocos di dalam dapur.

Walau ibu Misya terdengar berbisik-bisik sambil menahan tawa khas orang yang sedang bahagia sekaligus merayakan kemenangan, Juan tetap bisa mendengar sebab suasana di sana benar-benar sepi.

Kedua tangan Juan yang penuh oli, mengepal kencang di sisi tubuh. Napasnya pun menjadi sesak, terlepas dari tenggorokannya yang seolah dice-kik dengan keji oleh tangan raksasa tak kasat mata. “Tadi si Misya bilang apa?!” Darah dalam tubuh Juan memanas bahkan seperti mendidih akibat amarah yang seketika membuncah.

“Tapi Juan masih belum bisa melupakan si Nita, Bu. Enggak enak banget pokoknya, aku berasa istri pajangan!” Kali ini suara Sita yang terdengar berkeluh kesah.

“Ya yang sabar, yang penting kan sekarang kamu sudah jadi istrinya Juan, seperti cita-cita kamu. Begini kan, yang kamu harapkan? Bertahun-tahun memendam rasa ke Juan, akhirnya kesampaian. Bayangkan kalau kita enggak jebak Nita tidur sama laki-laki lain, pasti yang yang nikah sama Juan, tetap si Nita! Syukurin tuh si Nita, enggak dapat Juan, jadi istri kedua sahabatnya sendiri, sana sini benci, dan tentunya, warisan jatah Nita juga buat kita!” ibu Misya mengakhiri ucapannya dengan tawa yang masih ditahan.

Braaaaaaaaaak!

Juan menen-dang pintu dapur yang awalnya tidak tertutup rapat. Pintu dapur langsung terbanting menghan-tam tembok di belakangnya. Juan dapati, kedua wanita di sana yang tak hanya terkejut tapi juga ketakutan. Ibu Misya dan juga Sita yang awalnya duduk di kursi menghadap meja makan yang masing-masing menyanding secangkir kopi hitam, refleks berdiri. Keduanya ketakutan dan sampai gemetaran menatap Juan.

“Ngomong apa tadi kalian?” tanya Juan terdengar gemetaran akibat amarah yang ditahan. Ia masih ada di sebelah pintu yang bergetar akibat ia ten-dang.

Lantaran baik Sita maupun sang mamah tidak ada yang menjawab, Juan kembali menen-dang pintunya meluapkan emosinya. “Masih juga enggak mau jujur?!”

Kemarahan Juan kali ini tak beda dengan ketika pria itu memergoki Arnita malah tidur tanpa busana bersama Restu. Juan lebih mirip monster dan benar-benar menakutkan. Pria berusia dua puluh empat tahun itu menga-muk, menyiramkan setiap cangkir kopi ke wajah Sita maupun ibu Misya. Kopi hitam yang begitu wangi dan masih sangat panas itu sukses membuat wajah kedua wanita yang menerimanya merah padam. Sita dan ibu Misya kepanasan sekaligus gemetaran.

Layaknya Restu yang tak diberi kesempatan untuk menjelaskan, Juan juga menggunakan cangkir kopi, lambar, dan semua barang di sana untuk menga-muk kedua wanita di sana. ART yang memergoki tak berani melerai apalagi menolong. Wanita paruh baya yang juga baru masuk itu buru-buru keluar lagi, mencari bantuan warga.

Geger, apalagi baik Sita maupun ibu Misya, sama-sama Juan se-ret melalui jam-bakan keji. Semua warga yang datang kompak melerai, berusaha menyudahi, tapi Juan tak peduli. Juan menen-dang keluar kedua wanita tadi yang penampilannya menjadi sangat memprihatinkan.

“M-mas ... Mas, tolong, Mas!” Sita sibuk memohon. Apalagi dia-muk layaknya sekarang, membuatnya menjadi bahan tontonan oleh warga sekitar mengingat rumah di sana yang memang padat penduduk dan setiap rumahnya berdekatan.

Baik Sita apalagi ibu Misya benar-benar tidak menyangka mereka akan mengalami apa yang Restu dapatkan dari Juan.

“Mas, aku mohon, Mas hanya salah paham!” yakin Sita.

“Salah paham, katamu?” sergah Juan di tengah kedua matanya yang memelotot tajam.

“Nak Juan, sebenarnya Nak Juan kenapa? Kenapa Nak Juan mendadak menga-muk begini?” ucap ibu Misya yang berlagak tak berdosa.

Juan menghela napas tak habis pikir memandangi wajah Sita maupun sang ibu, silih berganti. “Kalian sengaja menjebak Nita agar tidur dengan Restu, agar aku tidak jadi menikah dengan Nita, agar aku malah menikah dengan Sita, agar semuanya membenci Nita. BEGITU KAN?” Juan menen-dang wajah Sita dan ibu Misya, hingga keduanya terkapar, nyaris sekarat.

Juan diamankan warga, ditahan kedua tangannya secara bersamaan.

“Lepas!” berontak Juan. “Mereka sudah menghan-curkan hubunganku dan Nita!”

Namun Juan mendadak ingat ucapan Restu maupun Arnita. Mengenai ketulusan Juan yang harusnya tetap maju dan mau menerima Arnita, bagaimanapun keadaan Arnita. Sebab jangankan maju, sekadar memberi kesempatan saja, tidak. Juan malah dengan sengaja menikahkan paksa Arnita dengan Restu, kemudian melanjutkan pernikahan dengan Sita, sebagai wujud dari balas dendamnya kepada Nita. Dengan kata lain, malah Juan sendiri yang telah menghan-curkan hubungannya dan Arnita.

Tak bisa menerima kenyataan apalagi kini Arnita sudah menjadi istri Restu, Juan meluapkan kekecewaannya dengan melepas paksa tahanan terhadapnya kemudian menga-muk. Ia menghampiri Sita, menelan-janginya di depan semuanya seperti yang sudah Sita lakukan kepada Arnita akibat jebakannya.

Termasuk kepada ibu Misya yang sudah tua, malah tak tahu diri hanya karena ingin menguasai warisan Arnita, Juan juga menelan-jangi wanita itu. Warga yang mencoba menghentikan ulah Juan tak hanya kewalahan. Sebab mereka juga menjadi meragukan kewarasan Juan yang sangat tempramental.

Terpopuler

Comments

Al Fatih

Al Fatih

awalnya aq kira Juan memang ad main sama sita,, ternyata ga ..,, tapi model temperamen kayak gitu,, ngeri juga sih,, jadi memang lebih baik ga jadi sama arnita

2025-02-22

0

Prihati Hidayah

Prihati Hidayah

ya Allah Juan....sampe segitunya ke perempuan

2024-11-01

0

Faridah

Faridah

syukurin

2025-02-24

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Dijebak Di Hari Pernikahan
2 2 : Dinikahkan Paksa
3 3 : Pe-lacur Kelas Kakap
4 4 : Pergi
5 5 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
6 6 : Jerat Seorang Juan
7 7 : Arnita yang Sudah Mengorbankan Semuanya
8 8 : Restu yang Jadi Perhatian
9 9 : Mengenai Hamil dan Anak
10 10 : Kebohongan Sita dan Ibu Misya yang Terkuak
11 11 : Empat Hati Di Antara Cinta Dan Obsesi
12 12 : Kamu Cukup Bilang Apa yang Kamu Mau
13 13 : Sidang Dan Keadilan ( Bagian 1)
14 14 : Sidang Dan Keadilan (Bagian 2)
15 15 : Azelia yang Tidak Mau Dicerai
16 16 : Memiliki Dua Istri
17 17 : Pertama Kali Tampil Ke Umum Berdua
18 18 : Jangan Canggung
19 19 : Azelia yang Menjadi Aneh
20 20 : Terbalas
21 21 : Badai Setelah Pelangi
22 22 : Menjemput Istri
23 23 : Merasa Sangat Lelah
24 24 : Sepuluh Hari Ke Depan
25 25 : Hamil?
26 26 : Babak Baru Kehidupan Arnita
27 27 : Kemarahan Restu dan Kehidupan Baru
28 28 : Arnita yang Sekarang
29 29: Mario Dan Devano
30 30 : Restu, Si CEO Baru
31 31 : Vano, Anakku, Kan?
32 32 : Kenapa Kamu Begitu Mirip Denganku?
33 33 : Rindu
34 34 : Wanita Ini Istriku!
35 35 : Papah
36 36 : Menjadi Orang Tua Siaga
37 37 : Restu, Si Papah Sekaligus Suami Idaman
38 38 : Mamah Mertua
39 39 : Maksud yang Masih Sama
40 40 : Cemburu dan Pria yang Sama
41 41 : Papahnya Vano
42 42 : Istrinya CEO
43 43 : Peringatan Keras Dari Anak
44 44 : Makan Malam Romantis
45 45 : Satu Tahap Yang Membahagiakan
46 46 : Korban Keegoisan Orang Tua
47 47 : Kecolongan
48 48 : Pemecatan dan Ganti Rugi
49 49 : Perjuangan yang Melelahkan
50 50 : Bakti Suami Sekaligus Bos
51 51 : Makan Malam yang Membongkar A-IB
52 52 : Papah Pelit
53 53 : Pulang Kampung
54 NOVEL BARU YANG UP TIAP HARII!!
55 54 : Balas Dendam Pun Dimulai
56 55 : Misi Terselubung
57 56 : Tolong Berguna Untuk Arnita Sekali Saja!
58 57 : Hujan Petir
59 58 : Jadi Anak Papah
60 59 : Luka Dari Penyesalan
61 60 : Akhir Dari Perselingkuhan
62 61 : Devano yang Belum Mau Punya Adik
63 62 : Hamil Lagi Dan Makin Sayang
64 63 : Bertemu Azelia
65 64 : Secuil Penderitaan Azelia
66 65 : Bendera Perang
67 66 : Papah Terbaik
68 67 : Surat Balasan
69 68 : Trauma Devano
70 69 : Tak Mau Kehilangan
71 70 : Langsung Minder
72 71 : Reuni Mantan
73 72 : Sidang Dan Talak Tiga
74 73 : Azelia yang Terus Menunggu
75 74 : Menutup Kisah
76 75 : Luka Mental dan Batin
77 76 : Kami yang Dulu Dibuang
78 77 : Bertemu Pak Ramlan
79 78 : Terlalu Capek
80 79 : Kembar Beda Generasi
81 80 : Hari Pertama Devano Sekolah
82 81 : Ingin Anak Perempuan
83 82 : Menyiapkan Butik Dan Pakaian Pernikahan
84 83 : Akhirnya Devano Belajar Jadi Kakak
85 84 : Berproses Menjadi Berguna
86 85 : Hari-Hari yang Membahagiakan
87 86 : Harus Pakai Otak
88 87 : Pulang Kampung Rame-Rame
89 88 : Sudah Sampai Kampung
90 89 : Tidak Diizinkan Menjadi Bagian
91 90 : Kabar Duka Dan Sunat
92 91 : Syukuran Sunat Devano dan Rayyan
93 92 : Rencana Jahat Azelia
94 93 : Anak Papah
95 94 : Isi Pikiran Azelia
96 95 : Menjadi Ipar
97 96 : Keadaan Azelia
98 97 : Papahku Super Hero!
99 98 : Ketiga Anak Arnita
100 99 : Membahagiakan Anak-Anak
101 100 : Anak Ke Tiga
102 101 : Hamil Dan Menikah
103 102 : Gaun Pengantin
104 103 : Devano Dan Segala Pesonanya
105 104 : Taubat yang Terlambat
106 105 : Ibarat Pelangi
107 TAMAT
108 Novel Devano : Dibuang Calon Suami Dan Menjadi Kekasih Bos!
109 Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
110 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
111 Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
112 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
113 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
114 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
115 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
116 Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
117 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
118 Novel Baru : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
119 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 119 Episodes

1
1 : Dijebak Di Hari Pernikahan
2
2 : Dinikahkan Paksa
3
3 : Pe-lacur Kelas Kakap
4
4 : Pergi
5
5 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
6
6 : Jerat Seorang Juan
7
7 : Arnita yang Sudah Mengorbankan Semuanya
8
8 : Restu yang Jadi Perhatian
9
9 : Mengenai Hamil dan Anak
10
10 : Kebohongan Sita dan Ibu Misya yang Terkuak
11
11 : Empat Hati Di Antara Cinta Dan Obsesi
12
12 : Kamu Cukup Bilang Apa yang Kamu Mau
13
13 : Sidang Dan Keadilan ( Bagian 1)
14
14 : Sidang Dan Keadilan (Bagian 2)
15
15 : Azelia yang Tidak Mau Dicerai
16
16 : Memiliki Dua Istri
17
17 : Pertama Kali Tampil Ke Umum Berdua
18
18 : Jangan Canggung
19
19 : Azelia yang Menjadi Aneh
20
20 : Terbalas
21
21 : Badai Setelah Pelangi
22
22 : Menjemput Istri
23
23 : Merasa Sangat Lelah
24
24 : Sepuluh Hari Ke Depan
25
25 : Hamil?
26
26 : Babak Baru Kehidupan Arnita
27
27 : Kemarahan Restu dan Kehidupan Baru
28
28 : Arnita yang Sekarang
29
29: Mario Dan Devano
30
30 : Restu, Si CEO Baru
31
31 : Vano, Anakku, Kan?
32
32 : Kenapa Kamu Begitu Mirip Denganku?
33
33 : Rindu
34
34 : Wanita Ini Istriku!
35
35 : Papah
36
36 : Menjadi Orang Tua Siaga
37
37 : Restu, Si Papah Sekaligus Suami Idaman
38
38 : Mamah Mertua
39
39 : Maksud yang Masih Sama
40
40 : Cemburu dan Pria yang Sama
41
41 : Papahnya Vano
42
42 : Istrinya CEO
43
43 : Peringatan Keras Dari Anak
44
44 : Makan Malam Romantis
45
45 : Satu Tahap Yang Membahagiakan
46
46 : Korban Keegoisan Orang Tua
47
47 : Kecolongan
48
48 : Pemecatan dan Ganti Rugi
49
49 : Perjuangan yang Melelahkan
50
50 : Bakti Suami Sekaligus Bos
51
51 : Makan Malam yang Membongkar A-IB
52
52 : Papah Pelit
53
53 : Pulang Kampung
54
NOVEL BARU YANG UP TIAP HARII!!
55
54 : Balas Dendam Pun Dimulai
56
55 : Misi Terselubung
57
56 : Tolong Berguna Untuk Arnita Sekali Saja!
58
57 : Hujan Petir
59
58 : Jadi Anak Papah
60
59 : Luka Dari Penyesalan
61
60 : Akhir Dari Perselingkuhan
62
61 : Devano yang Belum Mau Punya Adik
63
62 : Hamil Lagi Dan Makin Sayang
64
63 : Bertemu Azelia
65
64 : Secuil Penderitaan Azelia
66
65 : Bendera Perang
67
66 : Papah Terbaik
68
67 : Surat Balasan
69
68 : Trauma Devano
70
69 : Tak Mau Kehilangan
71
70 : Langsung Minder
72
71 : Reuni Mantan
73
72 : Sidang Dan Talak Tiga
74
73 : Azelia yang Terus Menunggu
75
74 : Menutup Kisah
76
75 : Luka Mental dan Batin
77
76 : Kami yang Dulu Dibuang
78
77 : Bertemu Pak Ramlan
79
78 : Terlalu Capek
80
79 : Kembar Beda Generasi
81
80 : Hari Pertama Devano Sekolah
82
81 : Ingin Anak Perempuan
83
82 : Menyiapkan Butik Dan Pakaian Pernikahan
84
83 : Akhirnya Devano Belajar Jadi Kakak
85
84 : Berproses Menjadi Berguna
86
85 : Hari-Hari yang Membahagiakan
87
86 : Harus Pakai Otak
88
87 : Pulang Kampung Rame-Rame
89
88 : Sudah Sampai Kampung
90
89 : Tidak Diizinkan Menjadi Bagian
91
90 : Kabar Duka Dan Sunat
92
91 : Syukuran Sunat Devano dan Rayyan
93
92 : Rencana Jahat Azelia
94
93 : Anak Papah
95
94 : Isi Pikiran Azelia
96
95 : Menjadi Ipar
97
96 : Keadaan Azelia
98
97 : Papahku Super Hero!
99
98 : Ketiga Anak Arnita
100
99 : Membahagiakan Anak-Anak
101
100 : Anak Ke Tiga
102
101 : Hamil Dan Menikah
103
102 : Gaun Pengantin
104
103 : Devano Dan Segala Pesonanya
105
104 : Taubat yang Terlambat
106
105 : Ibarat Pelangi
107
TAMAT
108
Novel Devano : Dibuang Calon Suami Dan Menjadi Kekasih Bos!
109
Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
110
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
111
Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
112
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
113
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
114
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
115
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
116
Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
117
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
118
Novel Baru : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
119
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!