2 : Dinikahkan Paksa

“Nikahkan mereka! Nikahkan mereka agar kita yang mengetahui, tidak sampai menanggung dosa dari apa yang mereka lakukan!”

Suara Azelia terdengar bergetar sekaligus emosional. Azelia tampak jelas menahan emosi, tentu saja.

Mendengar itu, Arnita yang langsung bergidik refleks terpejam pasrah. Sungguh hanya itu yang bisa Arnita lakukan. Sebab andai Arnita yang ada di posisi Azelia, bisa jadi Arnita akan jauh lebih emosional bahkan melakukan tindakan kejam. Bisa jadi, Arnita nekat meng-gorok leher wanita maupun suaminya yang malah melakukan hubungan suami istri di luar pernikahan, apa pun alasannya. Terbukti, kini semuanya kompak menilai, menganggap Restu si orang kaya yang sedang membuka usaha di kampung mereka, tidak lebih bo-doh dari katak dalam tempurung.

Bisa-bisanya Restu menyia-nyiakan seorang Azelia yang selain memiliki paras cantik, Azelia juga dari keluarga terpandang di kampung mereka. Azelia bahkan lebih paham agama dan tentunya penampilannya jauh lebih dijaga. Sebab ketika Azelia berhijab, Arnita tidak. Mereka termasuk wanita yang tidak berhijab layaknya Arnita berdalih, ibarat permen, Azelia ini tipikal permen yang dibungkus, sementara Arnita permen yang sudah sempat dimakan kemudian diludahkan dan walau akan dibungkus pun sudah telanjur ko-tor sekaligus susah dibersihkan.

Bagi mereka, Azelia juga masih menang jauh jika dilihat dari pekerjaannya. Karena ketika Arnita hanya seorang guru TK, Azelia malah sudah memiliki toko kue besar yang juga memiliki cukup banyak karyawan. Tentunya, semua kenyataan tersebut sudah langsung membuat semuanya memandang bu-ruk seorang Arnita. Bahkan meski adanya hubungan cinta satu malam itu dilakukan oleh dua belah pihak, yang disalahkan cenderung wanitanya dan itulah yang tengah Arnita rasakan.

Semudah itu mereka menilai tanpa memikirkan perasaan Arnita. Tak peduli walau Restu berdalih akan mengusut kasusnya. Bagi mereka, apa yang mereka lihat merupakan kenyataan yang memang terjadi dan tidak bisa diganggu gugat.

“Ya sudah, ... benar kata Lia, ... nikahkan saja daripada kita juga harus menanggung dosa dari perzinahan mereka!” sergah seorang pria dari belakang dan terdengar meledak-ledak.

Arnita mengenal suara barusan sebagai suara Juan, calon suaminya. Pria yang dua tahun terakhir menjadi tunangannya itu sama sekali tidak memberinya simpati. Jangankan percaya kepada Arnita kemudian berdiri membela Arnita, sekadar menatap Arnita penuh cinta layaknya biasa saja tak lagi Juan lakukan. Semua yang ada dalam hubungan mereka seolah langsung tak tersisa bersama kesalahan yang Arnita lakukan.

“Enggak perlu. Siapa pun enggak perlu menikahiku. Termasuk Mas Restu, ... Mas Restu enggak perlu menikahiku,” ucap Arnita pasrah. Baginya, menjalani pernikahan setelah apa yang ia alami yaitu dijebak sekamar dengan suami sahabat , sama saja bunuh diri.

“Romantis sekali?” ujar Azelia menatap miris Arnita yang baru saja berdiri.

“Duduk dan diamlah!” tegas Restu yang kemudian berkata, “Aku akan menikahimu!”

Tak hanya jantung Azelia yang seolah nyaris rontok akibat lanjutan dari ucapan seorang Restu barusan. Karena Arnita yang dimaksud dan akan dinikahi oleh suami Azelia, sahabatnya sendiri, jauh lebih parah.

“Ya! Nikahi dia karena aku pun akan menikahi wanita lain! Sita, ... aku akan menikah denganmu. Sekarang kamu siap-siap! Kita menikah! Aku percaya kepada wanita baik sepertimu!” tegas Juan tak mau kalah dengan Restu.

Semuanya termasuk Arnita beranggapan, bahwa Juan sengaja tak mau kalah. Pria itu terlalu marah sekaligus kecewa kepada Arnita. Hanya saja, kenyataan tersebut malah membuat Arnita lega.

“Terima kasih banyak ya Tuhan. Terima kasih banyak karena telah menunjukkan siapa yang benar-benar tulus kepadaku ketika aku sedang dalam keadaan paling buruk sekalipun,” batin Arnita. Diam-diam, ia mengamati sekitar. Tak ada yang peduli kepadanya bahkan sekadar bapaknya. Maman sang bapak malah sibuk menunduk di sebelahnya.

Arnita mendapati sang bapak perlahan terisak. Hanya sebatas itu hingga benar-benar tak ada yang membelanya. Sebab alasan Restu mau menikahinya pun Arnita yakini agar pria itu tak makin disalahkan lagi.

Singkat cerita, Restu sungguh menikahi Arnita dengan mas kawin berupa uang tiga ratus ribu, dan itu pun Restu bayar dengan hutang karena pria itu meminjamnya dari Azelia.

Pernikahan Arnita dan Restu sungguh jauh dari kata layak karena keduanya saja masih dalam keadaan berantakan. Semacam kain penutup kepala pengantin pun tidak ada. Selanjutnya, setelah pernikahan Arnita dan Restu dinyatakan SAH oleh semuanya dan itu pun mereka lakukan tidak ikhlas sekaligus malas, pak Maman dan ibu Misya selaku orang tua Arnita, memasrahkan Arnita kepada Restu.

“Mulai sekarang semua yang berkaitan dengan Arnita, sudah otomatis langsung menjadi tanggung jawab kamu. Setelah apa yang kalian lakukan, kami sungguh tidak bisa menerimanya lagi,” ucap pak Maman.

Suasana di sana masih dipenuhi cibiran, mendadak menjadikan seorang Arnita sebagai terdakwa tunggal. Di mata mereka, Arnita langsung tak ada baik apalagi bagusnya. Kendati demikian, Arnita hanya berusaha mencoba setegar karang sambil terus berdiri tak jauh dari Restu dan Azelia. Arnita terus menunduk dalam. Namun ketika akhirnya sang bapak menyuruhnya untuk mengemasi semua barang-barangnya, Arnita langsung pergi membereskan semua barangnya, sesuai titah.

Semuanya sudah langsung berubah termasuk rencana pernikahan Arnita dan Juan. Namun, kenyataan Juan yang langsung dengan sangat mudah berubah dan kini pun pria itu ia pergoki masuk ke kamar Sita dan kebetulan ada di sebelah kamar Arnita, malah membuat Arnita merasa beruntung. Jauh di lubuk hatinya, Arnita menjadi sibuk bersyukur lantaran Tuhan Tak sampai menjodohkannya dengan Juan. Bahkan meski takdir yang ia jalani kini tidak lebih baik, Arnita tetap merasa sangat bersyukur dirinya tak berjodoh dengan Juan.

“Ini benar-benat jauh lebih baik ya Tuhan. Karena andai Juan sampai mati-matian membelaku dan dia tetap mau menikah denganku, aku pasti enggak bisa setegar sekarang,” batin Arnita. Kini, ia yang masih berantakan dan memang tak sengaja merapikan penampilannya terlebih dulu, sudah duduk di bangku penumpang.

Arnita mirip orang hilang, duduk dengan pandangan kosong sambil memangku ransel jinjing, persis di belakang Azelia yang duduk di sebelah Restu. Tak jauh berbeda dengan Azelia, Restu juga tampak sangat lesu dan jauh dari baik-baik saja.

Arnita belum tahu nantinya dirinya akan tinggal di mana. Namun setelah mereka sampai, Arnita berniat langsung meminta cerai. Arnita berniat menjalani lembaran baru di tempat yang benar-benar jauh dan tak ada seorang pun yang mengenalinya.

“JANGAN PERNAH MEMINTA CERAI. JANGAN PERNAH BERCERAI DARI SUAMIKU JIKA KAMU BENAR-BENAR MANUSIA! INI HUKUMAN UNTUK WANITA JA-LANG SEPERTIMU! BISA-BISANYA KAMU MENUSUKKU, NIT!” tegas Azelia ketika Arnita mengajaknya mengobrol empat mata. Mereka belum lama sampai di rumahnya dan Restu.

“Kami beneran dijebak, Li. Bahkan suamimu akan mengusutnya ke pihak kepolisian.” Arnita langsung bungkam. Gam-paran keras dari tangan kanan Azelia lah penyebabnya. Tubuhnya sampai limbung dan ia nyaris terjatuh ke lantai di tengah kedua tangannya yang langsung sibuk menahan pipi kirinya selaku bekas gam-paran Azelia.

Terpopuler

Comments

Sri Sumarsih

Sri Sumarsih

Doa terbaik utk Ernitta, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menolongnya dan membantu nya dari keterpurukan.

2025-02-24

0

Eka suci

Eka suci

Juan, sita, Azealia mereka komplotan

2024-03-02

4

evvylamora

evvylamora

lah, emang dasarnya Lo sengaja mau kawin sm adek tiri nya 🙄🙄🙄

2023-07-28

2

lihat semua
Episodes
1 1 : Dijebak Di Hari Pernikahan
2 2 : Dinikahkan Paksa
3 3 : Pe-lacur Kelas Kakap
4 4 : Pergi
5 5 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
6 6 : Jerat Seorang Juan
7 7 : Arnita yang Sudah Mengorbankan Semuanya
8 8 : Restu yang Jadi Perhatian
9 9 : Mengenai Hamil dan Anak
10 10 : Kebohongan Sita dan Ibu Misya yang Terkuak
11 11 : Empat Hati Di Antara Cinta Dan Obsesi
12 12 : Kamu Cukup Bilang Apa yang Kamu Mau
13 13 : Sidang Dan Keadilan ( Bagian 1)
14 14 : Sidang Dan Keadilan (Bagian 2)
15 15 : Azelia yang Tidak Mau Dicerai
16 16 : Memiliki Dua Istri
17 17 : Pertama Kali Tampil Ke Umum Berdua
18 18 : Jangan Canggung
19 19 : Azelia yang Menjadi Aneh
20 20 : Terbalas
21 21 : Badai Setelah Pelangi
22 22 : Menjemput Istri
23 23 : Merasa Sangat Lelah
24 24 : Sepuluh Hari Ke Depan
25 25 : Hamil?
26 26 : Babak Baru Kehidupan Arnita
27 27 : Kemarahan Restu dan Kehidupan Baru
28 28 : Arnita yang Sekarang
29 29: Mario Dan Devano
30 30 : Restu, Si CEO Baru
31 31 : Vano, Anakku, Kan?
32 32 : Kenapa Kamu Begitu Mirip Denganku?
33 33 : Rindu
34 34 : Wanita Ini Istriku!
35 35 : Papah
36 36 : Menjadi Orang Tua Siaga
37 37 : Restu, Si Papah Sekaligus Suami Idaman
38 38 : Mamah Mertua
39 39 : Maksud yang Masih Sama
40 40 : Cemburu dan Pria yang Sama
41 41 : Papahnya Vano
42 42 : Istrinya CEO
43 43 : Peringatan Keras Dari Anak
44 44 : Makan Malam Romantis
45 45 : Satu Tahap Yang Membahagiakan
46 46 : Korban Keegoisan Orang Tua
47 47 : Kecolongan
48 48 : Pemecatan dan Ganti Rugi
49 49 : Perjuangan yang Melelahkan
50 50 : Bakti Suami Sekaligus Bos
51 51 : Makan Malam yang Membongkar A-IB
52 52 : Papah Pelit
53 53 : Pulang Kampung
54 NOVEL BARU YANG UP TIAP HARII!!
55 54 : Balas Dendam Pun Dimulai
56 55 : Misi Terselubung
57 56 : Tolong Berguna Untuk Arnita Sekali Saja!
58 57 : Hujan Petir
59 58 : Jadi Anak Papah
60 59 : Luka Dari Penyesalan
61 60 : Akhir Dari Perselingkuhan
62 61 : Devano yang Belum Mau Punya Adik
63 62 : Hamil Lagi Dan Makin Sayang
64 63 : Bertemu Azelia
65 64 : Secuil Penderitaan Azelia
66 65 : Bendera Perang
67 66 : Papah Terbaik
68 67 : Surat Balasan
69 68 : Trauma Devano
70 69 : Tak Mau Kehilangan
71 70 : Langsung Minder
72 71 : Reuni Mantan
73 72 : Sidang Dan Talak Tiga
74 73 : Azelia yang Terus Menunggu
75 74 : Menutup Kisah
76 75 : Luka Mental dan Batin
77 76 : Kami yang Dulu Dibuang
78 77 : Bertemu Pak Ramlan
79 78 : Terlalu Capek
80 79 : Kembar Beda Generasi
81 80 : Hari Pertama Devano Sekolah
82 81 : Ingin Anak Perempuan
83 82 : Menyiapkan Butik Dan Pakaian Pernikahan
84 83 : Akhirnya Devano Belajar Jadi Kakak
85 84 : Berproses Menjadi Berguna
86 85 : Hari-Hari yang Membahagiakan
87 86 : Harus Pakai Otak
88 87 : Pulang Kampung Rame-Rame
89 88 : Sudah Sampai Kampung
90 89 : Tidak Diizinkan Menjadi Bagian
91 90 : Kabar Duka Dan Sunat
92 91 : Syukuran Sunat Devano dan Rayyan
93 92 : Rencana Jahat Azelia
94 93 : Anak Papah
95 94 : Isi Pikiran Azelia
96 95 : Menjadi Ipar
97 96 : Keadaan Azelia
98 97 : Papahku Super Hero!
99 98 : Ketiga Anak Arnita
100 99 : Membahagiakan Anak-Anak
101 100 : Anak Ke Tiga
102 101 : Hamil Dan Menikah
103 102 : Gaun Pengantin
104 103 : Devano Dan Segala Pesonanya
105 104 : Taubat yang Terlambat
106 105 : Ibarat Pelangi
107 TAMAT
108 Novel Devano : Dibuang Calon Suami Dan Menjadi Kekasih Bos!
109 Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
110 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
111 Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
112 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
113 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
114 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
115 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
116 Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
117 Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
118 Novel Baru : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
119 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 119 Episodes

1
1 : Dijebak Di Hari Pernikahan
2
2 : Dinikahkan Paksa
3
3 : Pe-lacur Kelas Kakap
4
4 : Pergi
5
5 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
6
6 : Jerat Seorang Juan
7
7 : Arnita yang Sudah Mengorbankan Semuanya
8
8 : Restu yang Jadi Perhatian
9
9 : Mengenai Hamil dan Anak
10
10 : Kebohongan Sita dan Ibu Misya yang Terkuak
11
11 : Empat Hati Di Antara Cinta Dan Obsesi
12
12 : Kamu Cukup Bilang Apa yang Kamu Mau
13
13 : Sidang Dan Keadilan ( Bagian 1)
14
14 : Sidang Dan Keadilan (Bagian 2)
15
15 : Azelia yang Tidak Mau Dicerai
16
16 : Memiliki Dua Istri
17
17 : Pertama Kali Tampil Ke Umum Berdua
18
18 : Jangan Canggung
19
19 : Azelia yang Menjadi Aneh
20
20 : Terbalas
21
21 : Badai Setelah Pelangi
22
22 : Menjemput Istri
23
23 : Merasa Sangat Lelah
24
24 : Sepuluh Hari Ke Depan
25
25 : Hamil?
26
26 : Babak Baru Kehidupan Arnita
27
27 : Kemarahan Restu dan Kehidupan Baru
28
28 : Arnita yang Sekarang
29
29: Mario Dan Devano
30
30 : Restu, Si CEO Baru
31
31 : Vano, Anakku, Kan?
32
32 : Kenapa Kamu Begitu Mirip Denganku?
33
33 : Rindu
34
34 : Wanita Ini Istriku!
35
35 : Papah
36
36 : Menjadi Orang Tua Siaga
37
37 : Restu, Si Papah Sekaligus Suami Idaman
38
38 : Mamah Mertua
39
39 : Maksud yang Masih Sama
40
40 : Cemburu dan Pria yang Sama
41
41 : Papahnya Vano
42
42 : Istrinya CEO
43
43 : Peringatan Keras Dari Anak
44
44 : Makan Malam Romantis
45
45 : Satu Tahap Yang Membahagiakan
46
46 : Korban Keegoisan Orang Tua
47
47 : Kecolongan
48
48 : Pemecatan dan Ganti Rugi
49
49 : Perjuangan yang Melelahkan
50
50 : Bakti Suami Sekaligus Bos
51
51 : Makan Malam yang Membongkar A-IB
52
52 : Papah Pelit
53
53 : Pulang Kampung
54
NOVEL BARU YANG UP TIAP HARII!!
55
54 : Balas Dendam Pun Dimulai
56
55 : Misi Terselubung
57
56 : Tolong Berguna Untuk Arnita Sekali Saja!
58
57 : Hujan Petir
59
58 : Jadi Anak Papah
60
59 : Luka Dari Penyesalan
61
60 : Akhir Dari Perselingkuhan
62
61 : Devano yang Belum Mau Punya Adik
63
62 : Hamil Lagi Dan Makin Sayang
64
63 : Bertemu Azelia
65
64 : Secuil Penderitaan Azelia
66
65 : Bendera Perang
67
66 : Papah Terbaik
68
67 : Surat Balasan
69
68 : Trauma Devano
70
69 : Tak Mau Kehilangan
71
70 : Langsung Minder
72
71 : Reuni Mantan
73
72 : Sidang Dan Talak Tiga
74
73 : Azelia yang Terus Menunggu
75
74 : Menutup Kisah
76
75 : Luka Mental dan Batin
77
76 : Kami yang Dulu Dibuang
78
77 : Bertemu Pak Ramlan
79
78 : Terlalu Capek
80
79 : Kembar Beda Generasi
81
80 : Hari Pertama Devano Sekolah
82
81 : Ingin Anak Perempuan
83
82 : Menyiapkan Butik Dan Pakaian Pernikahan
84
83 : Akhirnya Devano Belajar Jadi Kakak
85
84 : Berproses Menjadi Berguna
86
85 : Hari-Hari yang Membahagiakan
87
86 : Harus Pakai Otak
88
87 : Pulang Kampung Rame-Rame
89
88 : Sudah Sampai Kampung
90
89 : Tidak Diizinkan Menjadi Bagian
91
90 : Kabar Duka Dan Sunat
92
91 : Syukuran Sunat Devano dan Rayyan
93
92 : Rencana Jahat Azelia
94
93 : Anak Papah
95
94 : Isi Pikiran Azelia
96
95 : Menjadi Ipar
97
96 : Keadaan Azelia
98
97 : Papahku Super Hero!
99
98 : Ketiga Anak Arnita
100
99 : Membahagiakan Anak-Anak
101
100 : Anak Ke Tiga
102
101 : Hamil Dan Menikah
103
102 : Gaun Pengantin
104
103 : Devano Dan Segala Pesonanya
105
104 : Taubat yang Terlambat
106
105 : Ibarat Pelangi
107
TAMAT
108
Novel Devano : Dibuang Calon Suami Dan Menjadi Kekasih Bos!
109
Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
110
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
111
Novel : Serangan Balik Dokter Terhebat
112
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
113
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
114
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat (Season 1-2)
115
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
116
Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
117
Novel : Giliran Kamu yang Kejar Aku (Tuan Mafia Dan Wanitanya)
118
Novel Baru : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
119
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!