‘’Bersulang!’’
Siruverash menoleh saat melihat elang emasnya langsung muncul dari balkon. Elang emas itu mendarat dan berubah menjadi manusia dalam posisi berlutut.
‘’Saya membawa berita yang sangat penting untuk Tuan Siruverash,’’ kata Washi.
‘’Apakah mengenai Pangeran Rodigero yang keluar berburu? Kau tidak perlu menyampaikannya. Aku sudah tahu,’’ kata Siruverash.
‘’Pangeran Rodigero keluar?’’ tanya Putri Rukaia.
Siruverash membenarkan, karena ia tidak sengaja berjumpa dengan pria itu sebelum menuju kemari.
‘’Mohon maaf telah menyela pembicaraan. Berita yang saya ingin sampaikan menyangkut Ratu Rushi,’’ kata Washi.
‘’Katakan padaku, seburuk apa kondisi kakak saat ini?’’ tanya Putri Rukaia.
Washi mendongakkan kepala. ‘’Masalahnya adalah … Ratu Rushi telah membuka warung makannya hari ini juga.’’
‘’Apa?!’’ pekik kedua orang itu.
......................
Desa
Ratu Rushi menatap warung makan yang kembali berdiri kokoh seperti semula. Ia terinspirasi dari mainan puzzle, sehingga jika sewaktu-waktu mereka dalam masalah, mereka tinggal memasang potongannya kembali dan mengganti bagian yang rusak. Tidak lupa, alat khusus digunakan untuk menyambung potongan itu agar berdiri kokoh layaknya rumah pada umumnya.
Aku sangat ingin melihat wajah merah padam paman dan adik tiriku saat ini, kata Ratu Rushi tersenyum puas dalam hati.
‘’Yang Mulia, kita membuat brosur sebanyak ini semalaman. Ini untuk apa?’’ tanya Yagyu.
‘’Untuk menarik pelanggan melalui promosi. Tapi, aku ingin kalian melakukannya dengan cara yang berbeda,’’ jawab Ratu Rushi.
Ketiga pria itu memasang wajah bingung. ‘’Cara yang berbeda?’’
Ratu Rushi tersenyum. ‘’Waktunya kelas dimulai.’’
......................
Jalan Utama Desa
‘’Fast Food khusus ini bisa kalian dapatkan hanya dengan membeli menu paket dengan harga yang berbeda!’’ teriak Yagyu.
‘’Buy 5 Get 5 Free, beli 2 paket nasi goreng gratis 1 cup es teh manis!’’ teriak Shika.
‘’Diskon hingga 10% khusus pelanggan pertama yang tercepat hari ini!’’ teriak Usagi.
‘’Nikmati sensasi makan berempat hanya dengan 10 koin emas!’’ teriak Shika.
‘’Minum susu, rasakan mudahnya turun berat badan 5kg dalam waktu seminggu. Garansi uang kembali!’’ teriak Yagyu.
‘’Bayar 12 koin emas sudah dapat 3 botol bubble tea dan nasi ayam! Dijamin langsung bikin ketagihan!’’ teriak Usagi.
‘’Makanan limited edition, segera pesan sebelum kehabisan!’’ teriak Yagyu.
‘’Garansi uang kembali, jika makanan kami abal-abal!’’ teriak Usagi.
‘’Anda Kuat pedas? Sungguh? Kalian bukan pecinta pedas kalau belum coba mie instan super pedas!’’ teriak Shika.
Ketiga pria itu berteriak sambil menyusuri desa. Semua yang melihat mendapatkan brosur.
Shika yang tidak sengaja membentur seseorang langsung meminta maaf. Ia kemudian memberikan pria itu selembar brosur. ‘’Kunjungi kami di Rumah Makan Ratu Rushi. Terima kasih.’’
Setelah membagikan brosur, ketiga pria itu berjalan pulang.
‘’Hem! Aku baru pertama kali melakukan hal ini. Jantungku menjadi kencang karena harus berteriak seperti itu sambil membagikan brosur. Padahal tinggal dibagikan saja,’’ kata Shika.
‘’Yang tadi itu menyenangkan juga. Menghampiri orang-orang yang tidak dikenal sambil menawarkan sesuatu,’’ kata Usagi.
‘’Tapi ada satu hal yang ingin kutanyakan?’’ tanya Yagyu.
Shika dan Usagi berhenti membuat Yagyu juga ikut berhenti.
‘’Apakah kalian paham dengan semua kalimat yang kita teriakkan tadi?’’ tanya Yagyu.
‘’Oh soal itu, ya? Tentu saja aku tidak paham dengan semua itu! Aku hanya mengikuti hal yang disuruhkan Yang Mulia,’’ kekeh Shika.
‘’Aku juga. Ada begitu banyak kalimat yang tidak aku pahami seperti fast food, buy get free,’’ kata Usagi.
‘’Dan kalian meneriakkannya dengan begitu percaya diri? Sama! Aku juga,’’ kata Yagyu.
......................
Warung Makan
Ratu Rushi yang duduk menunggu hanya menatap ke luar. Masih belum ada satu pun orang yang berjalan memasuki warung makannya.
‘’Haa ... Kepalaku hampir pecah saat mengajari ketiga pria itu. Semoga saja mereka melakukannya dengan baik,’’ kata Ratu Rushi.
Flashback on
‘’Bu-ah, bu-ah, buah 5 met 5 peri,’’ kata Shika.
‘’Yang benar adalah Buy 5 Get 5 Free. Selain itu, kau bicara seperti robot saja. Cukup santai saja,’’ kata Ratu Rushi.
‘’Fast Food! Khusus ini kalian bisa dapatkan!’’ kata Yagyu.
‘’Apakah kau berniat memarahi pelanggan?’’ tanya Ratu Rushi.
‘’Bayar~ 12 koin emas! Sudah dapat 3 botol bubble te—‘’
‘’Usagi, kau hanya akan membagikan brosur, bukan konser besar-besaran. Tidak perlu menyanyi seperti itu,’’ kata Ratu Rushi memotong ucapan.
Flashback off
Ratu Rushi memasang raut wajah tertekan mengingat semua hal itu. Ia tanpa sadar seorang pria sudah berdiri di depannya sejak tadi.
Begitu mendongakkan kepala, Ratu Rushi terkejut dan jatuh ke belakang. Namun, pria tadi menangkapnya dengan cepat.
Astaga! Dia tampan sekali, kata Ratu Rushi dalam hati.
Keduanya masih hanyut dalam pandangan masing-masing, sampai akhirnya ketiga pengikut Ratu Rushi datang merusak suasana.
‘’Yang Mulia!’’
Ratu Rushi dan pria itu langsung memisahkan diri sambil membuang wajah.
‘’Beraninya kau menyentuh Yang Mulia!’’ seru Yagyu hendak memukul pria tadi.
‘’Tunggu! Dia hanya menyelamatkanku. Tadi aku hampir jatuh,’’ kata Ratu Rushi.
‘’Apakah Yang Mulia terluka?’’ tanya Yagyu yang langsung berubah.
Ratu Rushi tersenyum dan mengangguk. Ia menatap pria tadi yang sudah duduk di meja sambil menatap menu. Akhirnya satu pelanggan di dapatkan, membuat Ratu Rushi dan yang lainnya langsung bekerja.
Pria yang duduk di meja tadi menatap kepergian Ratu Rushi. Tidak lama kemudian, senyuman terukir di bibirnya. ‘’Kita akhirnya bertemu lagi Yang Mulia.’’
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 187 Episodes
Comments
Ricka Monika
waw siapakah gerangan satu ini🤔
2024-12-07
2
Oi Min
sopo ki??
2024-10-07
0
Defrin
astaga siapakah pria tampan itu.....
2023-04-21
1