Wanita itu meraih desain warung beserta furniture lainnya yang menjadi alat pelengkap. ‘’Aku sudah memperhitungkan berapa banyak batang yang dibutuhkan untuk membuat 10 pasang meja dan kursi. Tapi, meja dan kursinya hanya minimalis, seharusnya ini tidak lama untuk mereka.’’
Beberapa jam kemudian, akhirnya banteng dan rusa itu datang sambil membawa batang kayu yang sudah dipotong-potong.
‘’Yang Mulia kami telah kembali,’’ kata Yagyu.
Ratu Rushi menatap kedua binatang itu dengan alis berkerut. Tanpa bertanya pun, Yagyu dan Shika sudah tahu reaksi wajah itu. Keduanya hanya menunduk saat Ratu Rushi berjalan menghampiri mereka.
Yang Mulia benar-benar marah kepada kami. Seharusnya kami tidak beristirahat agar Yang Mulia tidak perlu menyelesaikan semuanya. Aku akan dipukuli sama seperti di kandang itu, kata Shika dalam hati.
Apakah Yang Mulia akan memukul kami seperti mereka yang memukulku saat di rumah bertarung? Mengingatnya saja membuatku meringis. Ini salah kami karena membuat Yang Mulia menunggu lama, kata Yagyu dalam hati.
Keduanya memejamkan mata saat Ratu Rushi mengayunkan tangan ke atas, menunggu wanita itu memukuli mereka berdua.
‘’Kalian berdua tidak apa-apa?’’ tanya Ratu Rushi.
Deg!
Yagyu dan Shika tersentak karena tangan Ratu Rushi malah berakhir mengelus kepala mereka. ‘’Eh?’’
Ratu Rushi menatap mereka berdua dengan wajah cemas. ‘’Kenapa begitu lama di hutan? Aku jadi tidak bisa tenang. Kupikir kalian ada masalah sehingga terlambat pulang.’’
‘’Yang Mulia tidak marah?’’ tanya Yagyu.
‘’Kami tidak dipukuli?’’ tanya Shika.
Ratu Rushi mengerutkan dahi tanda bingung. ‘’Kenapa aku harus marah atau memukuli kalian?’’
‘’Tapi, kami membuat Yang Mulia menunggu lama dan mengerjakan semua ini,’’ kata Yagyu.
‘’Aku ini mencemaskan kalian. Tapi syukurlah kalian baik-baik saja. Aku sudah membeli makanan. Sejak tadi pagi kalian berdua masih belum makan,’’ kata Ratu Rushi yang masih mengelus kepala kedua binatang itu.
Push!
Yagyu dan Shika berubah wujud menjadi manusia dengan wajah merona.
‘’Te-Terima kasih Yang Mu—‘’
‘’Uwa! Terima kasih Yang Mulia!’’ senang Shika memeluk Ratu Rushi dan memotong ucapan Yagyu tadi.
Yagyu melotot. ‘’He-Hei! Kenapa kau memeluk Yang Mulia?! Lepaskan!’’
‘’Ehe, bilang saja kau iri. Lagi pula Yang Mulia tidak marah, kan?’’ tanya Shika.
Ratu Rushi tersenyum. ‘’I-Itu tidak apa-apa. Yagyu, kalau kau ingin dipeluk juga kemarilah.’’
Wajah Yagyu memerah sehingga membuang wajah. ‘’Ti-Tidak perlu Yang Mulia. Itu tidak sopan.’’
Yagyu melirik ke arah Shika yang terlihat meledek. ‘’Shika! Aku bilang lepaskan pelukanmu terhadap Yang Mulia!’’
‘’Tidak!’’ seru Shika semakin memeluk Ratu Rushi erat.
Butuh waktu yang lama hingga akhirnya Ratu Rushi membereskan banteng dan rusa itu. Kedua pria tadi menyantap makanan enak yang selama ini tidak pernah mereka makan.
Makanan seperti itu hanya bisa dimakan oleh ras manusia. Tapi, semenjak mereka berdua menjadi pengikut Ratu Rushi, wanita itu memberikan mereka makanan yang layak.
Selama ini, Yagyu dan Shika belum pernah melihat orang sebaik Ratu Rushi yang mau memperlakukan semua ras tanpa beda. Memang sepantasnya wanita itu menjadi ratu mereka, tapi Yagyu dan Shika bingung dengan berita Ratu Rushi yang berusaha mencelakai adik tirinya sehingga diasingkan.
Beberapa menit kemudian setelah Yagyu dan Shika makan, keduanya kembali keluar untuk mengerjakan batang pohon yang sudah mereka bawa.
‘’Kalian baru saja selesai makan, setidaknya bersantai sebentar,’’ kata Ratu Rushi.
Yagyu dan Shika saling memandang satu sama lain hingga akhirnya menurut. ‘’Baiklah Yang Mulia.’’
Keduanya duduk bersila di bawah sambil menatap Ratu Rushi yang duduk di atas. Mereka berdua memandangi Ratu Rushi yang terlihat menyempurnakan desain meja dan kursi untuk warung makan mereka.
‘’Tidak peduli semua orang menganggap Yang Mulia adalah penjahat karena berusaha mencelakai adik tiri sendiri, tapi kami berdua tidak percaya dengan hal itu.’’
Deg!
Ratu Rushi terhenti dari aktivitasnya tadi setelah mendengar kalimat Yagyu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 187 Episodes
Comments
Bzaa
pada akhirnya semua kebenaran akan terungkap
2024-12-21
1
Oi Min
ki rojo ne ra berbuat sesuatu ngono??
2024-10-07
1
Defrin
Semuanya hanya jebakan YG di buat oleh paman tirinya.....
2023-04-18
1