Bab 19 Dress Maid Lolita

Ratu Rushi menatap dua helai bulu yang diberikan Kitsune tadi kepadanya.

Burung elang dengan corak emas dan cokelat ini, tidak ada yang memilikinya selain pria itu. Jadi benar, ini memang ulah paman, kata Ratu Rushi dalam hati.

......................

Istana

Siruverash tersenyum setelah mendengar laporan Washi. ‘’Tetap awasi pergerakan Yang Mulia Ratu Rushi. Kau boleh pergi.’’

Washi mengangguk lalu berubah menjadi elang.

......................

Elang emas mendarat dan berubah menjadi manusia.

Flashback on

‘’Hancurkan semua tanpa tersisa!’’ perintah Washi.

Kelima bawahannya mengotak-atik isi rumah makan. Menghancurkan meja dan kursi, memecahkan vas bunga dan menjatuhkan bingkai hias, dll.

‘’Hei! Apa yang kalian lakukan?!”

Washi dan kelima bawahannya menoleh ke arah sumber suara. Dilihatnya sosok pria berambut panjang dengan pakaian putih mendapati mereka.

‘’Lanjutkan pekerjaan kalian! Aku yang akan membereskannya!’’ perintah Washi.

Kedua pria muda itu pun saling berhadapan, dan melontarkan tatapan dingin. Tanpa membuang waktu, keduanya bertarung. Namun, karena tidak ada yang ingin menyerah, membuat mereka berubah wujud.

Washi berubah menjadi burung elang, dan pria tadi berubah menjadi seekor rubah.

Serangan atas dan bawah dari kedua binatang tadi terlihat imbang. Menyadari kedatangan sosok yang mendekat, membuat Washi memberi perintah untuk mundur. Rubah tadi melompat untuk mencegah burung elang kabur.

Namun, elang emas itu berhasil kabur karena memaksa, meskipun tahu bulunya terlepas akibat ulah rubah itu.

Flashback off

‘’Dia menarikku sangat kuat sampai dua buluku terlepas. Ck! Dia pikir rasanya tidak sakit apa?’’ kesal Washi mengusap leher hingga bahunya berulang kali.

......................

Desa

Ratu Rushi dan yang lainnya menatap tumpukan kayu rumah makan mereka.

‘’Hm~ 3 sisi kanan lantai 1 … 4 sisi kiri lantai 2 … 7 sisi atap, sisi depan dan belakang setiap lantai, masing-masing adalah 5. Semua meja dan kursi juga hancur. Jadi kita membutuhkan 19 potongan baru, ditambah pengganti 10 pasang meja dan kursi, untuk membangun kembali rumah makannya,’’ kata Ratu Rushi.

‘’19 potongan baru? Tapi Yang Mulia, kita membuat begitu banyak potongan untuk membangun rumah makan ini,’’ kata Yagyu.

‘’Jangan khawatir. Kalian pikir kenapa aku membuat rumah makan ini dengan kerangka seperti itu. Mari beri kejutan kepada pamanku,’’ senyum remeh Ratu Rushi, membuat ketiga pria tadi hanya bingung.

......................

Setelah Yagyu, Shika dan Usagi mengambil kayu yang baru dari hutan, mereka melihat Ratu Rushi menggantung set pakaian.

Gaun mini dress di atas lutut, celemek, bandana kepala gaya Lolita, dasi pita di bagian leher jenis kalung choker, serta pita tangan gaya Lolita dengan warna keseluruhan yaitu hitam campur putih.

Yagyu dan Shika menganga melihat set pakaian tersebut.

‘’Pakaian jadi-jadian!’’ seru Shika.

Ratu Rushi memasang raut wajah bodohnya sambil tersenyum kaku.

Rusa bagal ini, memangnya apa di dalam otaknya? Pertama dia menyebut rumah punah untuk warung makan, dan sekarang seragam maid gaya lolita adalah pakaian jadi-jadian? Haa, padahal ini disebut cosplay di duniaku, kata Ratu Rushi dalam hati.

‘’Apakah benar namanya pakaian jadi-jadian?’’ tanya Yagyu memastikan.

‘’Itu tidak benar. Pakaian ini disebut Sarang Mati Gurita,’’ jawab Usagi.

Heh? Yang ini lebih tidak masuk akal, kata Ratu Rushi dalam hati tertekan.

‘’Bentuknya memang seperti gurita, memiliki banyak kaki,’’ kata Shika menatap pita-pita yang menjuntai ke bawah.

Ratu Rushi menepuk keningnya sambil menghela nafas. ‘’Tidak. Ini bukan pakaian jadi-jadian atau sarang mati gurita. Tapi, ini seragam maid Lolita.’’

‘’Sarang maid Lolita?’’ tanya Shika.

‘’Seragam bukan sarang!’’ tegas Ratu Rushi.

‘’Apakah ini pakaian milik Yang Mulia?’’ tanya Yagyu.

‘’Benar. Mustahil memakai gaun ratu untuk menjalankan rumah makan ini. Jadi aku menyimpannya, lalu membeli kain saat aku keluar kemarin. Selain itu, aku juga sudah menyiapkan pakaian seragam kerja untuk kalian. Usagi akan mengurusnya,’’ jawab Ratu Rushi.

......................

Istana

Putri Rukaia menoleh, dan melihat kedatangan Siruverash. Ia pun langsung berdiri menyambut. ‘’Paman terlihat senang, apakah ada sesuatu yang menarik?’’

‘’Itulah kenapa aku datang, karena ingin membagi kebahagiaan denganmu,’’ kata Siruverash.

‘’Hee~ kalau begitu apa kabar baiknya?’’ tanya Putri Rukaia.

Siruverash menjentikkan jari, membuat para pelayan memasuki ruangan itu, sambil membawa jamuan.

Putri Rukaia benar-benar bingung melihat tingkah pamannya itu.

‘’Duduklah dan nikmati ini dulu,’’ kata Siruverash.

Putri Rukaia ikut bergabung. ‘’Paman, jangan membuatku penasaran. Sebenarnya apa yang terjadi?’’

‘’Kau tahu kalau Yang Mulia sedang membangun rumah unik di desa, kan? Kemarin, aku mendapat kabar kalau rumah uniknya diserang dan dihancurkan,’’ jawab Siruverash.

‘’Mendapatkan kabar, atau merencanakan serangan itu?’’ tanya Putri Rukaia tersenyum miring.

Siruverash yang mendengarnya tertawa puas. ‘’Aku seperti melihat diriku di dalam dirimu. Inilah kenapa, aku dan kakak tirimu itu tidak pernah cocok.’’

‘’Kakak hanyalah orang bodoh layaknya boneka. Dan jika boneka tidak bisa dimainkan, maka sudah seharusnya boneka itu dibuang. Aku sangat ingin melihat wajah kakak yang putus asa, setelah rumah uniknya hancur,’’ kata Putri Rukaia.

‘’Tidak perlu memikirkan orang yang sudah dibuang. Lebih baik kita berpesta,’’ kata Siruverash.

Terpopuler

Comments

Bzaa

Bzaa

berpesta untuk kekalahan mu paman🤣

2024-12-21

1

Defrin

Defrin

Hanya dalam mimpi u paman bodoh...

2023-04-18

2

Emak

Emak

kasihan, cobalah datang lihat. rushi sedang baik2 saja

2023-03-06

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 The Book
2 Bab 2 Terlempar ke Masa Lalu
3 Bab 3 Mulai dari Awal
4 Bab 4 Tuduhan
5 Bab 5 Balasan
6 Bab 6 Pertunjukan Matador
7 Bab 7 Persiapan Membangun Rumah
8 Bab 8 Mencari Sosok Ahli Menilai
9 Bab 9 Rusa Bagal
10 Bab 10 Rumah Berhasil Dibangun
11 Bab 11 Ketiduran
12 Bab 12 Bukan Marah Tapi Cemas
13 Bab 13 Ungkapan
14 Bab 14 Sedikit Pelajaran
15 Bab 15 Selembar Kertas
16 Bab 16 Rumah Jahit Ketemu
17 Bab 17 Ajakan
18 Bab 18 Serangan
19 Bab 19 Dress Maid Lolita
20 Bab 20 Promosi
21 Bab 21 Adik Raja
22 Bab 22 Mengusir Secara Halus
23 Bab 23 Wanita yang dibicarakan
24 Bab 24 Masalah di Pagi Hari
25 Bab 25 Ratu Agung
26 Bab 26 Itadakimasu
27 Bab 27 Sandiwara
28 Bab 28 Rombongan
29 Bab 29 Makanan Surgawi?
30 Bab 30 Baru Muncul
31 Bab 31 Menemani
32 Bab 32 Mengetahui Kebenaran
33 Bab 33 Uang Jajan
34 Bab 34 Topik yang Konyol
35 Bab 35 Sekilas Pertanyaan
36 Bab 36 Ryoukai!
37 Bab 37 Perdebatan Rutinitas
38 Bab 38 Pemandangan Itu Lagi
39 Bab 39 Ungkapan
40 Bab 40 Rasa Bersalah
41 Bab 41 Renungan Hati
42 Bab 42 Menyela
43 Bab 43 3 Detik
44 Bab 44 Bukan Kekuatan Tapi Otak
45 Bab 45 Panik
46 Bab 46 Penjelasan
47 Bab 47 Musim Dingin
48 Bab 48 Melihat Hal yang Seharusnya Tidak Dilihat
49 Bab 49 Kebenaran
50 Bab 50 Menyusul
51 Bab 51 Mencegah Pertemuan
52 Bab 52 Amnesia?
53 Bab 53 Sang Singa
54 Bab 54 Pertemuan Konyol
55 Bab 55 Henge no Jutsu
56 Bab 56 Curiga
57 Bab 57 Déjà vu
58 Bab 58 The First Person
59 Bab 59 Memar
60 Bab 60 Rombongan
61 Bab 61 Kabar Pemilihan Ratu Baru
62 Bab 62 Kejutan
63 Bab 63 Dukungan
64 Bab 64 Ketan Merah
65 Bab 65 One of Maid's
66 Bab 66 Hamburger
67 Bab 67 Alasan Kembali
68 Bab 68 Balasan
69 Bab 69 Memprovokasi
70 Bab 70 Bak-So (Bahasa Hokkien)
71 Bab 71 Cabang
72 Bab 72 Waterfall
73 Bab 73 Kedatangan
74 Bab 74 Permintaan
75 Bab 75 Sikap
76 Bab 76 Kepala Pasukan Divisi 3
77 Bab 77 Scorpion
78 Bab 78 Tantangan
79 Bab 79 Pengguna Kecapi
80 Bab 80 Birthday
81 Bab 81 Present
82 Bab 82 Sulaman
83 Bab 83 Pertama di Dunia
84 Bab 84 Phoenix & Venus
85 Bab 85 Gitar
86 Bab 86 Sosok Pria
87 Bab 87 Emosi
88 Bab 88 Albino
89 Bab 89 Merak Putih
90 Bab 90 Pelajaran
91 Bab 91 Pizza
92 Bab 92 Salah Paham
93 Bab 93 Terkurung
94 Bab 94 Gertakan
95 Bab 95 Ragu
96 Bab 96 Kediaman Ratu Agung
97 Bab 97 Seven Food's
98 Bab 98 Spaghetti
99 Bab 99 Kompensasi
100 Bab 100 Janji
101 Bab 101 Tandu
102 Bab 102 Pantai
103 Bab 103 Provokasi
104 Bab 104 Memantau
105 Bab 105 Teman
106 Bab 106 Spaghetti Marinara
107 Bab 107 Keji
108 Bab 108 Genggaman
109 Bab 109 Meriam
110 Bab 110 Luka di Malam Hari
111 Bab 111 Sang Gulungan Kematian
112 Bab 112 Kabar Pulang
113 Bab 113 Makanan
114 Bab 114 Metode
115 Bab 115 Aloe Vera
116 Bab 116 Senja
117 Bab 117 Kebenaran
118 Bab 118 Butiran Bening
119 Bab 119 Duka
120 Bab 120 Pohon Yodium
121 Bab 121 Apex Predator Puncak Rantai Makanan
122 Bab 122 Sunflower
123 Bab 123 Kuaci
124 Bab 124 Gerutu
125 Bab 125 Sayap
126 Bab 126 Berubah Pikiran
127 Bab 127 Senyuman Tersembunyi
128 Bab 128 Rumah
129 Bab 129 Jiwa yang Datang
130 Bab 130 Bawahan
131 Bab 131 Penjara Pengasingan
132 Bab 132 Teman Sel
133 Bab 133 Ajaran
134 Bab 134 Serangan 3 Detik
135 Bab 135 Deduksi
136 Bab 136 Perubahan Sikap
137 Bab 137 Sindiran
138 Bab 138 Eksekusi
139 Bab 139 Utusan
140 Bab 140 Shobu
141 Bab 141 Heroes VS Villain's
142 Bab 142 100 VS 100
143 Bab 143 Keadilan
144 Bab 144 Sel Pembuangan
145 Bab 145 Pemilihan Ratu
146 Bab 146 Datang
147 Bab 147 Pulang
148 Bab 148 Perintah
149 Bab 149 Tali yang Terputus
150 Bab 150 Obat
151 Bab 151 Tipuan
152 Bab 152 Salah Paham Berdosa
153 Bab 153 Pengakuan
154 Bab 154 Jealous
155 Bab 155 Gagal 2X
156 Bab 156 Penyatuan
157 Bab 157 Bingkai
158 Bab 158 Tetap Menyukaimu
159 Bab 159 Bunga dari Surga
160 Bab 160 Mewujudkan Janji Part 1
161 Bab 161 Mewujudkan Janji Part 2
162 Bab 162 Bidikan
163 Bab 163 Pengasingan
164 Bab 164 Menikam dari Belakang
165 Bab 165 Deklarasi Perang
166 Bab 166 Rencana
167 Bab 167 Pembunuh Bayaran
168 Bab 168 Tiruan
169 Bab 169 Tanah Penghakiman
170 Bab 170 Perang
171 Bab 171 Pembawa Kabar
172 Bab 172 Diakali
173 Bab 173 Tapal Kuda
174 Bab 174 Victory
175 Bab 175 Bisa
176 Bab 176 Taruhan
177 Bab 177 Berjaga
178 Bab 178 Secret
179 Bab 179 Akhir-Awal Era yang Baru
180 Bab 180 Masa Lalu Siruverash
181 Bab 181 Sakura
182 Bab 182 Kembali
183 Bab 183 Sejarah Berubah
184 Bab 184 Halusinasi
185 Bab 185 Salju Pertama
186 Bab 186 Reuni
187 Ratu Kota Dan Raja Rimba & My Arrogant Princess
Episodes

Updated 187 Episodes

1
Bab 1 The Book
2
Bab 2 Terlempar ke Masa Lalu
3
Bab 3 Mulai dari Awal
4
Bab 4 Tuduhan
5
Bab 5 Balasan
6
Bab 6 Pertunjukan Matador
7
Bab 7 Persiapan Membangun Rumah
8
Bab 8 Mencari Sosok Ahli Menilai
9
Bab 9 Rusa Bagal
10
Bab 10 Rumah Berhasil Dibangun
11
Bab 11 Ketiduran
12
Bab 12 Bukan Marah Tapi Cemas
13
Bab 13 Ungkapan
14
Bab 14 Sedikit Pelajaran
15
Bab 15 Selembar Kertas
16
Bab 16 Rumah Jahit Ketemu
17
Bab 17 Ajakan
18
Bab 18 Serangan
19
Bab 19 Dress Maid Lolita
20
Bab 20 Promosi
21
Bab 21 Adik Raja
22
Bab 22 Mengusir Secara Halus
23
Bab 23 Wanita yang dibicarakan
24
Bab 24 Masalah di Pagi Hari
25
Bab 25 Ratu Agung
26
Bab 26 Itadakimasu
27
Bab 27 Sandiwara
28
Bab 28 Rombongan
29
Bab 29 Makanan Surgawi?
30
Bab 30 Baru Muncul
31
Bab 31 Menemani
32
Bab 32 Mengetahui Kebenaran
33
Bab 33 Uang Jajan
34
Bab 34 Topik yang Konyol
35
Bab 35 Sekilas Pertanyaan
36
Bab 36 Ryoukai!
37
Bab 37 Perdebatan Rutinitas
38
Bab 38 Pemandangan Itu Lagi
39
Bab 39 Ungkapan
40
Bab 40 Rasa Bersalah
41
Bab 41 Renungan Hati
42
Bab 42 Menyela
43
Bab 43 3 Detik
44
Bab 44 Bukan Kekuatan Tapi Otak
45
Bab 45 Panik
46
Bab 46 Penjelasan
47
Bab 47 Musim Dingin
48
Bab 48 Melihat Hal yang Seharusnya Tidak Dilihat
49
Bab 49 Kebenaran
50
Bab 50 Menyusul
51
Bab 51 Mencegah Pertemuan
52
Bab 52 Amnesia?
53
Bab 53 Sang Singa
54
Bab 54 Pertemuan Konyol
55
Bab 55 Henge no Jutsu
56
Bab 56 Curiga
57
Bab 57 Déjà vu
58
Bab 58 The First Person
59
Bab 59 Memar
60
Bab 60 Rombongan
61
Bab 61 Kabar Pemilihan Ratu Baru
62
Bab 62 Kejutan
63
Bab 63 Dukungan
64
Bab 64 Ketan Merah
65
Bab 65 One of Maid's
66
Bab 66 Hamburger
67
Bab 67 Alasan Kembali
68
Bab 68 Balasan
69
Bab 69 Memprovokasi
70
Bab 70 Bak-So (Bahasa Hokkien)
71
Bab 71 Cabang
72
Bab 72 Waterfall
73
Bab 73 Kedatangan
74
Bab 74 Permintaan
75
Bab 75 Sikap
76
Bab 76 Kepala Pasukan Divisi 3
77
Bab 77 Scorpion
78
Bab 78 Tantangan
79
Bab 79 Pengguna Kecapi
80
Bab 80 Birthday
81
Bab 81 Present
82
Bab 82 Sulaman
83
Bab 83 Pertama di Dunia
84
Bab 84 Phoenix & Venus
85
Bab 85 Gitar
86
Bab 86 Sosok Pria
87
Bab 87 Emosi
88
Bab 88 Albino
89
Bab 89 Merak Putih
90
Bab 90 Pelajaran
91
Bab 91 Pizza
92
Bab 92 Salah Paham
93
Bab 93 Terkurung
94
Bab 94 Gertakan
95
Bab 95 Ragu
96
Bab 96 Kediaman Ratu Agung
97
Bab 97 Seven Food's
98
Bab 98 Spaghetti
99
Bab 99 Kompensasi
100
Bab 100 Janji
101
Bab 101 Tandu
102
Bab 102 Pantai
103
Bab 103 Provokasi
104
Bab 104 Memantau
105
Bab 105 Teman
106
Bab 106 Spaghetti Marinara
107
Bab 107 Keji
108
Bab 108 Genggaman
109
Bab 109 Meriam
110
Bab 110 Luka di Malam Hari
111
Bab 111 Sang Gulungan Kematian
112
Bab 112 Kabar Pulang
113
Bab 113 Makanan
114
Bab 114 Metode
115
Bab 115 Aloe Vera
116
Bab 116 Senja
117
Bab 117 Kebenaran
118
Bab 118 Butiran Bening
119
Bab 119 Duka
120
Bab 120 Pohon Yodium
121
Bab 121 Apex Predator Puncak Rantai Makanan
122
Bab 122 Sunflower
123
Bab 123 Kuaci
124
Bab 124 Gerutu
125
Bab 125 Sayap
126
Bab 126 Berubah Pikiran
127
Bab 127 Senyuman Tersembunyi
128
Bab 128 Rumah
129
Bab 129 Jiwa yang Datang
130
Bab 130 Bawahan
131
Bab 131 Penjara Pengasingan
132
Bab 132 Teman Sel
133
Bab 133 Ajaran
134
Bab 134 Serangan 3 Detik
135
Bab 135 Deduksi
136
Bab 136 Perubahan Sikap
137
Bab 137 Sindiran
138
Bab 138 Eksekusi
139
Bab 139 Utusan
140
Bab 140 Shobu
141
Bab 141 Heroes VS Villain's
142
Bab 142 100 VS 100
143
Bab 143 Keadilan
144
Bab 144 Sel Pembuangan
145
Bab 145 Pemilihan Ratu
146
Bab 146 Datang
147
Bab 147 Pulang
148
Bab 148 Perintah
149
Bab 149 Tali yang Terputus
150
Bab 150 Obat
151
Bab 151 Tipuan
152
Bab 152 Salah Paham Berdosa
153
Bab 153 Pengakuan
154
Bab 154 Jealous
155
Bab 155 Gagal 2X
156
Bab 156 Penyatuan
157
Bab 157 Bingkai
158
Bab 158 Tetap Menyukaimu
159
Bab 159 Bunga dari Surga
160
Bab 160 Mewujudkan Janji Part 1
161
Bab 161 Mewujudkan Janji Part 2
162
Bab 162 Bidikan
163
Bab 163 Pengasingan
164
Bab 164 Menikam dari Belakang
165
Bab 165 Deklarasi Perang
166
Bab 166 Rencana
167
Bab 167 Pembunuh Bayaran
168
Bab 168 Tiruan
169
Bab 169 Tanah Penghakiman
170
Bab 170 Perang
171
Bab 171 Pembawa Kabar
172
Bab 172 Diakali
173
Bab 173 Tapal Kuda
174
Bab 174 Victory
175
Bab 175 Bisa
176
Bab 176 Taruhan
177
Bab 177 Berjaga
178
Bab 178 Secret
179
Bab 179 Akhir-Awal Era yang Baru
180
Bab 180 Masa Lalu Siruverash
181
Bab 181 Sakura
182
Bab 182 Kembali
183
Bab 183 Sejarah Berubah
184
Bab 184 Halusinasi
185
Bab 185 Salju Pertama
186
Bab 186 Reuni
187
Ratu Kota Dan Raja Rimba & My Arrogant Princess

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!