Sebenarnya siapa aku ini, kenapa aku merasa jika aku bukanlah diriku. Kenapa aku merasa asing dengan diriku sendiri???
Namun ia segera menepis ucapannya itu karena ia harus fokus untuk mengurus pemakaman Danu
Malam harinya Surya sengaja mengumpulkan semua anggota Atmaja untuk membacakan wasiat dari Danu Atmaja.
Seorang pengacara segera membuka surat wasiat Danu dan membacakannya di depan cucu-cucu Danu Atmaja.
Semua tampak antusias mendengarkan wasiat dari sang kakek.
Namun siapa sangka semua orang tercengang saat mengetahui jika Kakek Danu mewariskan semua kekayaannya kepada Owen Sullivan.
Tentu saja hal ini langsung diprotes oleh anak-anak Surya Atmaja yang menganggap kekek mereka pilih kasih.
Karena banyak protes dari anak-anak Surya Atmaja membuat sang pengacara tidak melanjutkan pembacaan surat wasiat tersebut.
"Sebaiknya kalian persiapkan diri kalian dulu sebelum aku melanjutkan membaca surat wasiat almarhum Danu Atmaja."
"Lanjutkan saja!" seru Sura
"Aku akan melanjutkan membaca surat wasiat itu dengan catatan kalian tidak ada yang protes karena saya hanya membacanya saja."
Pria itu kemudian membacakan surat wasiat dari Danu Atmaja.
Semua Cailen benar-benar tidak mengira jika kekeknya tidak memberinya sepeserpun harta kepadanya.
"Apa aku ini bukan anak kandung ayahku, sehingga kakek tak memberikan apapun kepadaku. Lalu kenapa ia memberi begitu banyak Kepada Owen, sebenarnya apa yang dipikirkan kakek saat membuat surat warisan ini," ujar Cailen
Bukan hanya Cailen yang kecewa dengan keputusan Danu Atmaja, namun juga Surya Atmaja yang begitu kecewa karena sang ayah hanya memberikan sebuah klinik kecil kepadanya.
Ia bahkan tak memberikan warisan kepada cucu kandungnya sendiri.
Rasa kesal dan dendam Surya membuat pria itu berusaha membuat rencana besar dengan insiden kematian Danu.
Saat rapat dimulai Surya kemudian memberitahukan tentang penyebab kematian Danu Atmaja.
"Aku yakin ayahku meninggal di bunuh bukan meninggal karena kecelakaan," ujar Surya
Ia kemudian memberikan bukti-bukti visum dan foto-foto Danu sebelum meninggal.
"Dari foto-foto tersebut ditambah hasil visum sudah dapat di pastikan jika beliau meninggal karena di bunuh,"
"Lalu siapa pelakunya?"
Surya kemudian menatap nanar kearah Owen.
Sebagai seorang menantu bukankah janggal jika ia mendapatkan semua harta warisan kakek mertuanya.
"Apa kau menuduh Owen sebagai pelakunya?" tanya peserta rapat
"Bukan aku menuduh, tapi semua bukti-bukti merujuk kepadanya," jawab Surya
Tidak lama polisi datang ke tempat itu dan menangkap Indra dengan tuduhan melakukan pembunuhan berencana terhadap Danu Atmaja.
Indra yang meras dirinya di jebak tidak dapat berbuat banyak selain mengikuti prosedur polisi yang membawanya ke penjara.
Ia bahkan begitu kooperatif saat para polisi mengajukan banyak pertanyaan kepadanya.
Karena ia tak di dampingi pengacara membuat Indra harus berjuang sendiri untuk membuktikan kepada polisi bahwa dirinya memang tidak bersalah.
Mengetahui suaminya di tangkap polisi karena difitnah membunuh kakeknya hanya demi untuk mendapatkan harta warisannya membuat ia harus membantunya.
Ia kemudian mengirimkan seorang pengacara handal untuk membantunya.
"Aku yakin kau tidak bersalah. Jangan takut karena aku akan berusaha untuk mencari bukti-bukti yang menunjukkan jika dirimu bukan pelaku pembunuhan kakekku. Aku yakin si pembunuh sengaja menggunakan isu pembagian harta warisan ini untuk menjebak mu," ujar Anggi
"Terimakasih sudah percaya padaku. Aku percaya jika di balik sikap kasar mu sebenarnya kau adalah orang yang baik dan peduli kepadaku,"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
pasti danu ada pertimbangan makanya memberikan warisan ke owen.. karena anak dan cucunya serakah
2023-01-26
1
Sigit
Indra yang meras dirinya dijebak ------> Indra yang merasa dirinya dijebak
2023-01-15
0
Sigit
astagfirullah Surya.....Surya....
ternyata dendam bisa membutakan akal pikiran seseorang sehingga bisa memutar balikkan kenyataan dengan begitu mudahnya
2023-01-15
0