Bab. 12. Dililit Hutang

Semua orang tampak ikut tegang menunggu reaksi obat tersebut. Mereka bahkan tak sabar menunggu satu jam reaksi obatnya.

Waktu satu jam telah berlalu akan tetapi pasien masih belum sadarkan diri.

"Seperti kesepakatan kita, karena pasien belum sadar juga Meskipun sudah satu jam pasca ia meminum obat itu, maka sekarang saatnya untuk mengeksekusi Owen Sullivan. Aku sudah menduga jika dia adalah seorang pembual. Mana mungkin orang bodoh seperti dia bisa menemukan obat yang bisa menyembuhkan penyakit langka.

Asal kalian tahu dia mendapatkan gelar dokternya bukan karena dia pinter tapi karena kakek saya!" seru Ranu

"Berhenti berbicara omong kosong Ranu!" seru Surya Atmaja membuat pemuda itu langsung terdiam

Ia kemudian memerintahkan kepada para intelejen polisi untuk menangkap Indra dan membawanya ke kantor polisi.

Sesuai kesepakatan, para intel langsung mengamankan Indra dan memborgolnya.

Orang-orang yang menyaksikan penangkapan Owen begitu marah karena merasa dibohongi olehnya.

Mereka kemudian melempari pria itu dengan telur dan ada yang melemparinya dengan menggunakan batu kerikil hingga membuat pria itu berdarah-darah,

Namun saat para petugas itu hendak membawanya pergi menggunakan mobil yang sudah dipersiapkan, tiba-tiba pasien sadar dan membuka matanya.

"Tunggu!!" seru Tasya menghentikan para Intel tersebut

"Sebaiknya anda minggir jika tidak ada kepentingan dengan kami," ucap salah seorang dari mereka

"Sepertinya anda harus melepaskan dokter Owen karena pasien sudah sadar," ucap Tasya menunjuk kearah pasien yang sudah sadar dan duduk di brankarnya.

"Yeay!!" seru Indra langsung melompat membuat semua orang tercengang karena ia melompat begitu tinggi

Tasya bahkan berusaha melambaikan tangannya untuk meraih lengan pria itu.

"Sial!!" seru Cailen berusaha membalikkan meja di depannya yang berisikan obat-obatan temuannya.

Dengan kejadian hari itu Owen mendapatkan penghargaan dari presiden karena berhasil menemukan obat penawar penyakit langka yang berbahaya.

Namanya semakin dikenal setelah ia mempublikasikan hasil penelitian vaksin yang dikembangkannya.

Negara bahkan memberikan fasilitas kepadanya dan memberikan fasilitas untuk melakukan penelitian tersebut.

Mengetahui nama Owen semakin dikenal dan menjadi trending topik di semua sosial media membuat Cailen semakin geram.

Bukan hanya itu yang membuat Cailen kesal adalah karena perusahaan farmasi menuntut ganti rugi kepadanya.

Ia bahkan harus menanggung kerugian pihak pabrik yang sudang mengeluarkan uang produksi yang cukup besar untuk memproduksi obat tersebut secara besar-besaran.

"Darimana aku mendapatkan uang sebanyak itu?" ucap Cailen dengan wajah gusar

Ia kemudian menghampiri istrinya dan meminta bantuannya.

"Sayang sekarang aku tengah di landa kesusahan jadi kau harus membantuku. Kau tidak mau kan suamimu yang ganteng ini dipenjara karena tidak bisa bayar hutang, jadi tolong bantu aku membayar uang ganti rugi kepada perusahaan Farmasi.

"Kau tahu kan kalau aku tidak punya banyak uang, jadi aku tak bisa membantumu," jawab Karina

"Jangan bohong, kamu kan anak seorang konglomerat mustahil jika kamu tak punya uang. Lagipula aku hanya pinjem kok nanti aku pasti balikin kok," bujuk Cailen

"Kapan, setahuku kamu tuh kalau pinjem uang sama aku gak pernah dibalikin," sahut Karina

"Kok sekarang kamu hitung-hitungan sih sayang, kan sebagai suami istri kita harus saling membantu saat kesusahan seperti janji kita saat menikah dulu,"

"Emang harusnya sih gitu, tapi kan kalau udah nikah itu ada peraturan yang gak boleh di ganggu gugat," ucap Karina

"Apa tuh?" tanya Cailen

"Uang suami adalah uang istri, tapi uang istri adalah uang istri. Jadi aku tuh dilarang buat pinjemin kamu uang sayang," jawab Karina

"Bilang aja kamu pelit, gitu aja kok susah banget!" seru Cailen Kemudian meninggalkan Karina

Sementara itu semakin cemerlang karier Indra membuat pria itu jarang pulang ke rumah ia lebih banyak menghabiskan waktunya dengan melakukan penelitian di rumah sakit.

************

Sementara itu para Dewa di langit mulai resah karena Indra belum juga mengirimkan kabar setelah kepergiannya.

Kepergian Indra yang sudah lama meninggalkan negeri kayangan tanpa kabar membuat para Dewa mengkhawatirkan keadaannya. Meskipun ia seorang Dewa perang yang tangguh dan kuat tetap saja mereka merasa jika Indra tidak akan bisa melawan manusia yang lebih licik dari para Dewa dan Iblis.

"Bumi adalah tempat paling berbahaya selain neraka, aku khawatir Dimas Indra mendapatkan masalah di sana hingga ia tak mengirimkan kabar kepada kita. Bahkan elang yang selalu ku kirim untuk mencari keberadaannya pun tidak pernah kembali sampai sekarang. Bagaimana jika kita mengutus seorang peri untuk mencari tahu keberadaan Indra di bumi," ujar Siwa

"Aku setuju denganmu, aku juga merasakan ada sesuatu yang tidak beres terjadi dengannya. Aku takut Indra terperdaya oleh tipu daya manusia yang membuatnya lupa pulang," sahut Wisnu

Mendengar ke khawatiran dua Dewa terkuat di kayangan membuat Brahma mengabulkan permintaan keduanya.

Ia kemudian mengirimkan seorang peri bulan untuk mencari keberadaan Sang Dewa Perang.

**********

Dililit hutang yang besar membuat Cailen terus dikejar-kejar oleh debt kolektor.

"Ayah tolong bantu aku, apa kau tidak kasian padaku yang setiap hari harus berpindah-pindah tempat untuk menghindari debt kolektor?" ujar Cailen menemui ayahnya

"Kenapa kau tidak menyerahkan diri ke polisi saja, bukankah dengan begitu hutangmu akan dianggap lunas,"

"Yang benar saja, apa kau tidak tahu jika penjara adalah tempat paling menyeramkan yang ada di dunia. Aku tidak membayangkan diriku selalu di bully dan di rundung oleh napi lain yang lebih kuat," jawab Cailen

"Untuk sementara waktu ayah belum bisa mengeluarkan uang sebanyak itu. Kau tahu kondisi keuangan kita sedang morat-marit pasca kejadian memalukan di rumah sakit itu, jadi bersabarlah dulu, ayah akan berusaha mencari cara untuk melunasi semua hutang-hutang mu," jawab Surya

"Kenapa kau tidak minta bantuan Owen saja, bukankah ia sedang banyak uang. Jadi mintalah bantuannya, aku yakin orang sebaik dia pasti tidak akan tega melihat saudaranya hidup kesusahan,"

"Meskipun aku sebenarnya sangat benci dengan orang itu dan bertekad untuk tidak menemuinya lagi. Namun demi untuk menyelamatkan hidupku aku akan berusaha menemuinya dan meminta bantuannya," ucap Cailen kemudian bergegas pergi meninggalkan tempat kerja ayahnya

Lelaki itu sengaja mendatangi Indra di ruang kerjanya.

Baru saja ia tiba di rumah sakit seorang debt kolektor langsung mengejarnya begitu melihatnya.

Cailen berlari sekencang-kencangnya agar tidak tertangkap oleh mereka. Hingga ia menabrak seseorang yang membuat tubuhnya terpental hingga ke jalanan.

*Buuggh!!!

"Arrghh!!" Cailen memekik kesakitan

"Itu dia!" seru para debt kolektor langsung menghampirinya.

"Ah sial," gerutu Cailen yang tak berdaya

"Cepat bayar uangnya atau kami akan menyeret mu ke kantor polisi!" hardik debt kolektor itu

"Bunuh saja aku, lagipula aku tidak punya uang jadi percuma saja kalian menagih ku karena aku tidak memiliki uang sekarang," jawab Cailen pasrah

"Baiklah kalau begitu bersiaplah ke Neraka!" seru salah seorang dari mereka kemudian melesatkan tinjunya hingga membuat Cailen mengerang kesakitan

Saat mereka hendak menghajarnya lagi, seorang pria menghentikan mereka.

"Biar aku yang akan membayar hutang-hutangnya," ucap Indra

Terpopuler

Comments

⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈

⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈

cailen jahatnya gak ilang2 padahal udah jatuh

2023-01-25

1

❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʀͩᴏᷞsͧᴍᷠiͣa✰͜͡v᭄HIAT

❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʀͩᴏᷞsͧᴍᷠiͣa✰͜͡v᭄HIAT

eeh biarin aja di hajar..kenapa di bantu bayar hutang nya yg banyak itu

2023-01-15

0

Harry

Harry

jika Cailen beneran minta bantuan pada Indra maka fiiiixxx tuuuh Cailen gak punya muka alias muka tembok deeh tuuh Cailen

2023-01-15

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!