Bab. 4. Ulang tahun Sang Kakek

Setelah mengetahui alasan ayah mertuanya memilih di tahan Indra mulai menyadari jika masalah yang dihadapinya begitu rumit.

"Ternyata mereka tidak hanya berusaha membunuh ku tapi ada banyak misteri dibalik semua ini. Meskipun mengulik kasus ini sama seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami tapi aku akan mengungkapnya sedikit demi sedikit,"

Indra kemudian kembali ke rumahnya setelah mendengar Jawa dari sang ayah mertua.

Setibanya di rumah sang ibu mertua langsung melemparkan selang air kepadanya.

"Darimana aja lo jam segini baru pulang, lihat tanaman pada layu karena belum kamu siram. Jangan kira karena kamu amnesia terus kamu bebas tidak mengerjakan pekerjaan rumah, jangan mimpi!" seru Laila

"Sekarang siram semua bunga di halaman ini dan setelah itu cuci mobil momi, karena gue mau kongkow sama temen-temen sosialita gue," imbuh Laila kemudian berlalu meninggalkannya

Indra menatap hamparan bunga-bunga di halaman rumah itu.

"Apa ini yang aku lakukan setiap hari, tidak mungkin... aku merasa diriku adalah seorang yang kuat, terhormat dan sangat ditakuti jadi mustahil aku pernah melakukan pekerjaan ini," ucap Indra kemudian meninggalkan teman itu namun tiba-tiba ia melihat ingatan Owen yang selalu menyirami bunga-bunga dihalaman rumahnya setiap hari.

"Astaga ternyata aku memang sering melakukannya, oh kenapa aku jadi merasa begitu kesal," gerutu Indra

Pria itu kemudian mengambil selang itu dan melemparkan itu ke udara hingga air mengucur deras dan menyirami semua tanaman di halaman itu.

"Wah keren sekali, bagaimana Owen melakukannya, apa dia bisa sulap sekarang," ujar Anggi begitu takjub melihat kehebatan suaminya

Wanita itu kemudian berlari menghampirinya.

"Hari ini aku mau ketemu sama Edward, kamu bisa kan nganter aku ke kafe biasa?" ujar wanita itu dengan suara manjanya

Kenapa aku tidak suka melihat wanita ini, tapi meskipun aku tidak menyukainya kenapa hatiku selalu berdebar-debar saat menatapnya, apa dulu aku sangat mencintainya hingga jantungku masih berdenyut kencang saat berhadapan dengannya. Tapi entah kenapa aku bisa merasakan jika wanita itu tidak pernah menyukaiku meskipun aku suaminya.

Baru saja Indra akan menolak permintaan Anggini namun tiba-tiba saja ia langsung mengangguk meskipun mulutnya hendak mengatakan tidak.

"Ok sayang, kalau gitu aku siap-siap dulu ya," jawab Anggini kemudian bergegas masuk kedalam rumahnya

"Ah sial, sepertinya aku benar-benar mencintai wanita itu, hingga tak bisa menolak permintaannya,"

Indra kemudian menoleh kearah mobil mewah milik ibu mertuanya.

Ia kemudian menggerakkan jarinya membuat selang itu segera melesat menghampirinya, ia dengan cepat menangkap selang itu.

Setelah membasahi mobil itu Indra kemudian membersihkannya dengan dengan kain lap yang sudah di siapkan.

Hanya dengan waktu yang sangat singkat Indra berhasil membersihkan mobil Laila.

Wanita itu seketika terperanjat saat melihat mobilnya benar-benar mengkilap setelah dibersihkan oleh Owen.

"Wah luar biasa, aku tak mengira kau bisa membersihkan mobilku dengan sangat bersih," tukas wanita itu memujinya

Selesai mencuci mobil Laila, Anggi datang menghampirinya dan memberikan kunci mobilnya kepadanya.

"Ayo kita jalan!" seru Anggi segera masuk kedalam mobilnya

Bukannya duduk di sampingnya, Anggi malah memilih duduk di belakang dan memperlakukan suaminya bak seorang sopir pribadinya.

Indra terus menggerutu dalam hati selama perjalanan. Meskipun ia tahu jika wanita itu tak mencintainya, ia benar-benar tak mengerti bagaimana ia bisa memperlakukan suaminya seperti seorang sopir.

Setibanya di kafe Indra semakin tercengang saat melihat seorang lelaki langsung memeluk istrinya dan mengajaknya berbincang di kafe tersebut tanpa memperdulikan kehadirannya.

"Apa hidup ku benar-benar sehina ini, bagaimana mungkin aku diam saja saat semua orang berusaha menginjak-injak harga diriku," Indra benar-benar sedih saat membaca ingatan Owen yang begitu menyedihkan

Ia tak mengira jika semua orang di rumah itu tak ada yang memperlakukannya seperti seorang menantu, mereka menganggap dirinya tak lebih dari seorang jongos, tukang kebun, atau sopir.

Namun kali ini Indra bersumpah akan merubah kehidupannya dan membalikkan keadaan di rumah itu.

"Sekarang aku tidak mau hidup sebagai seorang Pecundang lagi, aku tidak akan membiarkan mereka menginjak-injak harga diriku lagi. Mulai sekarang aku akan terlahir kembali menjadi Owen yang kuat dan perkasa,"

""""""''''""""""'''

Malam harinya Indra terkejut saat melihat kedatangan sosok Surya Atmaja yang kembali ke rumah.

"Apa polisi sudah tahu siapa pelaku sebenarnya hingga ayah di bebaskan?" tanya Indra

"Tentu saja sulit mencari jarum di tumpukan jerami. Kebetulan hari ini aku diberikan izin untuk menghadiri acara ulang tahun ayahku," jawab Surya

"Oh begitu rupanya, aku kira kau sudah dibebaskan karena terbukti tak bersalah,"

"Bukankah sudah ku bilang kalau kasus ini akan menimbulkan masalah lain yang sangat besar. Jadi aku mohon padamu untuk melupakan kasus ini, dan berhentilah untuk mencari tahu siapa yang sudah membuat mu seperti ini," jawab Surya

Tidak lama semu anak-anak Surya berkumpul di ruang tamu.

"Kenapa kau tidak cepat berganti pakaian, apa kau tidak akan hadir dalam pesta ulang tahun kakek?" tanya Anggi

Indra menatap lekat kearah anak-anak Surya Atmaja.

Dasar brengsek, kenapa kalian hanya diam saja padahal klian tahu hari ini adalah hari ulang tahun kakek ku, kali ini aku tidak bisa diam saja.

Semuanya segera bergegas pergi setelah Surya Selesai berganti pakaian.

Setibanya di kediaman Danu semua mendekati lelaki itu dan memberikan kado ulang tahun yang sangat mahal dan mewah hanya untuk mendapatkan hati pria tua itu.

Hanya Indra yang datang ke pesta itu tanpa membawa apapun.

"Maafkan aku kakek, aku tidak tahu jika hari ini adalah hari ulang tahun mu, makanya aku tidak sempat membeli apapun sebagai hadiah di hari ulang tahun mu," ujar Indra

"Tidak mengapa Indra, kau datang ke pesta ku saja sudah menjadi kebanggaan bagiku jadi jangan berkecil hati," sahut Danu

"Meskipun semua orang tahu jika kamu sedang mengalami amnesia , tapi setidaknya kamu tahu diri jika datang ke acara ulang tahun seseorang!" sindir Cailen

Merasa di permalukan oleh Cailen membuat Indra begitu tertantang.

Ia kembali menghampiri kakeknya, "Karena haru ini adalah hari ulang tahun mu, maka aku akan mengabulkan apapun keinginan mu kakek. Anggap saja ini sebagai hadiah ulang tahunmu dari aku," ucap Indra

"Apa kau benar-benar akan mengabulkan semua permohonan ku?" tanya Danu

"Tentu saja," jawab Indra dengan penuh percaya diri.

Danu Atmaja kemudian memerintahkan kepada asisten pribadinya untuk mengambil sebuah pusaka yang ia simpan di kamarnya.

Tidak lama seorang pria datang membawakan sebuah pedang pusaka.

"Pedang itu adalah benda pusaka peninggalan leluhur keluarga Danu Atmaja, sudah tiga keturunan tidak ada seorangpun dari anggota keluarga Atmaja yang berhasil menghunus pedang tersebut. Kalau kau benar-benar ingin memberikan kado ulang tahun terbaik untukku maka hunuslah pedang itu dan mainkan untukku," ujar Danu Atmaja

Mendengar ucapan sang kakek membuat Cailen menyombongkan diri bisa menghunus pedang tersebut.

Danu mengizinkan Cailen saat ia meminta izin untuk mencoba menghunus pedang tersebut.

Sayangnya Cailen gagal menghunus pedang pusaka tersebut. Bukan hanya Cailen namun banyak tamu undangan yang penasaran berusaha mencoba untuk menghunus pedang tersebut.

Namun seperti ucapan Danu tak seorangpun yang bisa menghunus pedang itu apalagi memainkannya.

Kini giliran Indra yang akan mencoba menghunus pedang tersebut. Pria itu berjalan tegap menghampiri tempat benda pusaka itu di letakkan.

Dengan penuh percaya diri Indra berhasil menghunus pedang itu dan memainkannya seperti seorang ahli beladiri.

Semua orang yang melihat atraksi Indra memainkan pedang itu dibuat tak berkedip saat menatapnya.

Terpopuler

Comments

Δλcαητεrrα Sλοvνοvνα

Δλcαητεrrα Sλοvνοvνα

benerr... lanjutkan usahamu

2023-01-14

0

Δλcαητεrrα Sλοvνοvνα

Δλcαητεrrα Sλοvνοvνα

hmm... kasian suaminya...😑

2023-01-14

0

¢ᖱ'D⃤ ̐Nu⏤͟͟͞R❗☕𝐙⃝🦜

¢ᖱ'D⃤ ̐Nu⏤͟͟͞R❗☕𝐙⃝🦜

wow keren Indra alias Owen....begitu dong bangkit lah,jangan mau di tindas terus....berubahlah jd Owen yg di segani

2023-01-14

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!