Episode 2

Shofi bersama dengan Tari berjalan masuk ke kelas.

Sofi dan Tari berbincang-bincang sebentar. Tak lama kemudian dosen datang.

"Assalamu'alaikum." Ucap Pak Boy berjalan masuk dan duduk di kursinya.

"Wa'alaikumussalam warahmatullah" jawab semua mahasiswa dengan kompak dan semangat untuk mengikuti matakuliah pak Boy.

Pak Boy mulai membuka slide dan melanjutkan pelajarannya hingga selesai.

"Mahasiswa saya semuanya. Mohon dengarkan sedikit pengumuman dari bapak," ucap Pak Boy serius.

Semua mahasiswa menatap ke wajah Pak Boy.

"Hari ini bapak terakhir disini, karena bapak harus menyelesaikan pendidikan bapak di Germany selama 1 tahun, jadi untuk mata kuliah bapak, bapak sudah suruh dosen baru untuk menggantikan bapak. Dan selama bapak di sana bapak harap, kalian bisa belajar yang rajin dan tahun depan Insyaa Allah semuanya lulus dengan hasil yang memuaskan."

"Amiinnn." ucap mahasiswa serentak.

"Ada yang ingin ditanyakan sebelum bapak mengakhiri kelas bapak?" tanya Pak Boy menatap semua mahasiswa.

"Ada Pak." Tari menunjuk tangannya.

"Silakan!" Pak Boy menatap Tari.

"Kira-kira dosen pengganti bapak ganteng gak?" tanya Tari tersenyum polos.

"Huuuu...." Sorak semua mahasiswa.

"Tar! ngapain lo tanya begituan, bikin malu tau'" bisik Shofi melirik Tari.

"Ah, biarin'" ucap Tari cuek.

"Sudah-sudah, jangan ribut lagi. Untuk pertanyaan Tari coba dilihat sendiri minggu depan ya."

"Halah Pak.. kasih taulah biar enak tidur entar malam karena gak kepo sama dosen baru kita." Tari memdesak ingin tahu karena penasaran.

"Huuu..." kembali terdengar sorakan dari mahasiswa.

Shofi yang duduk di sebelahnya menepuk jidatnya.."Tari gila."

"Diam dulu kalian." Ucap Pak Boy mengangkat tangannya.

Semua mahasiswa kembali diam.

"Dosen baru kita ini sangat tampan dan smart juga masih muda. Bapak rasa kalian betah belajar dengan dosen muda ini," ucap Pak Boy tersenyum.

"Siapa namanya, Pak?" tanya Tari penasaran.

"Tar! cukup, Tar," bisik Shofi menarik tangan Tari.

"Ah, diam deh lo. Gue kepo tau," bisik Shofi menepis tangan Shofi.

"Untuk namanya, kalian sebaiknya kenalan langsung saja sama beliau minggu depan. Nanti kalau bapak kasih tau semuanya gak surprise lagi dong untuk kalian semua," tutur Pak Boy tersenyum.

"Iya juga ya. Ok deh. Kami tunggu minggu depan, ya gak teman-teman?"

"Huuu.."

"Kalian apaan sih sorak-sorak? kayak pasar ikan aja" ketus Tari.

"Huuu..." sorak mahasiswa.

"Sudah tenang-tenang." Pak Boy menepuk mejanya.

Semua mahasiswa terdiam dan menatap pak Boy.

"Cukup sekian. Terima kasih atas partisipasinya, Bapak akhiri. Assalamualaikum," Ucap Pak Boy beranjak pergi.

"Wa'alaikumussalam warahmatullah," Ucap mahasiswa serentak.

Semua mahasiswa keluar satu persatu karena kuliah akan dimulai kembali sejam lagi.

"Fi! kita makan yok?"

"Yok. Udah laper juga ni gue" ucap Shofi beranjak pergi.

*Di kantin

Shofi duduk dengan Tari berdua sedang menikmati makanannya.

Datang seorang lelaki yang sangat menyukai Shofi.

"Halo sayang," Ucap Roji sambil duduk di samping Shofi.

"Apa sih lo panggil gue sayang, geli gue dengernya" ketus Shofi.

"Lo ngapain kesini, Ji" tanya Tari cuek.

"Gue gak ada urusan sama lo ya, Tar. Gue kesini mau ketemu sama bebeb gue" ucap Roji melihat Tari sinis dan kembali tersenyum menatap Shofi.

"Rojiun lo lama-lama ngeselin ya" Ucap Tari kesel.

"Udah jangan pada berantem, bikin mood makan gue hilang aja. Yok Tar kita cabut!" ucap Shofi mengentikan makannya dan pergi meninggalkan Roji.

Tari dengan senang hati pergi mengikuti Shofi.

"Bebeb Shofi! jangan pergi dong" ucap Roji berdiri.

"Berani lo ikuti gue, gue blok lo di instagram gue" Ketus Shofi menghentikan Roji.

"Ok..ok.. gue gak ikutin lo, tapi jangan diblok ya. Gak tau sudah berapa akun yang udah lo blok" ucap Roji lesu.

"Nah, kalau lo gak mau gua blok, turuti perintah gua" Ucap Shofi tegas.

Roji mengangguk kepala dan hanya menyaksikan kepergian Shofi dan Tari.

"Mampus lo, emang enak" Tari memalingkan wajahnya melihat Roji sambil menjulur lidahnya.

.

"Tari!" Panggil Shofi menggertak giginya.

Tari langsung memalingkan wajahnya dan berjalan mengikuti Shofi.

*Di rumah.

Mama Yanti dan Bi Ijah sibuk memasak. Sinta berjalan menghampiri Mama Yanti yang sedang menggoreng ikan.

"Ma! biar sini biar aku bantu" Pinta Sinta.

"Nih, kamu tolong potong sayurnya ya" ucap Mama Yanti menunjukkan sayuran.

Sinta mengambil pisau dan memotongnya.

"Begini bisa, Ma?" Sinta menunjuk hasil potongannya.

"Iya bagus, nanti dipisahin ya" ucap Mama yanti.

Sinta kembali memotong sayurannya dan meletakkannya secara terpisah-pisah.

"Ma! untuk apa kita masak sebanyak ini ?" tanya Sinta bingung.

"Nanti malam kita kedatangan tamu nak" ucap Mama Yanti tersenyum.

"Tamu? Apa hubungannya dengan Shofi yang disuruh pulang cepat?" tanya Sinta polos.

"Sayang..! tamu kita ini sangat penting, mereka ini sahabat Papa dan kita harus berkumpul malam ini" jelas Mama Yanti penuh kelembutan.

Sinta mengangguk kepala dan melanjutkan memotong sayuran.

*Di Bandara.

Seorang lelaki tampan, berkulit putih, tinggi dan badannya kekar turun dari pesawat dengan sebuah tas di tangannya.

Kring..

Lelaki itu meroboh saku dan mengambil handphonenya.

"Assalamualaikum, Ma"

"Wa'alaikumussalam warahmatullah. Udah sampai kemana, nak ?" tanya Mama Salma.

"Baru aja sampai bandara, Ma. Dimana sopir yang menjemput aku, Ma?" Lelaki tampan itu melihat seluruh sudut bandara.

"Tunggu sebentar nak ya, biar Mama hubungi" ucap Mama Salma.

"Den" panggil Pak Tejo dari kejauhan menghampiri lelaki tampan.

"Eh Ma..Ma.. Gak usah di telpon lagi, ni Pak Tejo udah sampai"

"Baik nak, hati-hati ya. Assalamualaikum" ucap Mama Salma mengakhiri.

"Iya Ma, Wa'alaikumussalam warahmatullah".

Tut..tut..tut..

"Maaf Den! bapak telat" ucap Pak Tejo.

"Ya, gak apa-apa Pak, tolong bawakan tas saya" tutur lelaki itu.

"Baik Den. Mari ke arah sini" tutur Pak Tejo berjalan dengan membawa tas lelaki tampan itu.

Lelaki tampan itu bernama Aditya Sultan Yusuf. CEO Sultan holding. Berusia 28 tahun.

Adit terus berjalan mengikuti Pak Tejo.

Sampai di parkiran, Pak Tejo memasukan tas Adit di bagasi mobil dan membukakan pintu untuk Adit.

Pak Tejo langsung mengemudi mobilnya sampai ke rumah.

Adit sibuk dengan handphone sepanjang perjalanan.

"Den! kita sudah sampai" ucap Pak Tejo menoleh ke Adit.

"Oh, makasih Pak, ya" ucap Adit memasukan handphone ke sakunya.

Pak Tejo membuka pintu dan Adit keluar dari mobil.

Adit berjalan masuk dan menghirup udara segar.

"Akhirnya setelah beberapa tahun aku kembali lagi" bathin Adit.

Tok..tok..tok..

Mama Salman langsung membuka pintu dengan kedua tangannya dan tersenyum bahagia melihat anaknya.

"Assalamualaikum, Ma" Adit memeluk Mama Salma.

"Wa'alaikumussalam warahmatullah" Mama Salma membalas pelukannya.

"Ayo masuk, pasti kamu capek sekali" tutur Mama Salma melepas pelukannya.

"Iya Ma, capek banget. Tapi Adit rindu Mama" ucap Adit manja.

"Mama sangat rindu anak Mama, ayo masuk dulu" ajak Mama Salma.

Keduanya berjalan masuk dan duduk di ruang tamu.

"Bi..bibi" panggil Mama Salma.

"Iya Nya" ucap bi Imah.

"Tolong buatkan minum untuk pria tampan ini" pinta Mama Salma tersenyum.

"Eh, Den! sudah pulang?" ucap bi Imah menatap Adit yang sedang merebahkan tubuhnya di sofa.

"Iya Bi, baru aja sampai" ucap Adit menatap bi Imah.

"Den! mau minum apa biar bibi buatkan" tawar Bi Imah lembut.

"Apa aja deh, Bi. Pokoknya semuanya yang bibi buatkan Adit minum" ucap Adit lembut.

"Tunggu sebentar Den ya" ucap bibi beranjak pergi.

Adit mengangguk kepalanya.

"Dit! nanti malam kita ada acara makan malam di rumah teman Papa, ikut ya!" ucap Mama Salma penuh harapan.

"Adit mau istirahat, Ma. Baru juga sampai" ucap Adit menolak.

"Memangnya kamu gak rindu sama Eri dan Shofi?" tanya Mama Salman tersenyum.

"Adit ikut, Ma. Lama Adit gak gangguin si Shofi gendut itu" tutur Adit penuh semangat.

"Den! silakan diminum" ucap Bi Imah meletakkan minuman di atas meja.

"Terima kasih, Bi ya" ucap Adit tersenyum.

"Sama-sama, Den" ucap Bi Imah kembali ke dapur.

"Bismillah" Adit langsung minum minuman yang disugukan bi Ima.

"Setelah minum kamu istirahat dulu di kamar. Ingat, jam 7 kita langsung berangkat" ucap Mama Salma lembut.

"Ok, Ma" ucap Adit mengangguk kepala sambil meletakkan minumannya.

"Mama tinggal ya, kalau sudah minum, kamu langsung masuk kamar ya" ucap Mama meninggalkannya.

"Den! mau dibawa ke atas tasnya?" Tanya Pak Tejo menghampiri Adit.

"Gak usah Pak, biar Adit bawa sendiri saja" ucap Adit sambil menghabisi minumannya.

"Baik Den. Bapak letak disini ya" ucap Pak Tejo meletakkan tasnya.

"Terima kasih, Pak ya" ucap Adit mengambil tasnya.

"Sama-sama Den. Bapak permisi ya" ucap Pak Tejo meninggalkannya.

Adit terus berjalan menaiki tangga satu persatu hingga sampai di kamarnya.

Krek..

Adik membuka pintu kamarnya dan melihat semua barangnya masih tersusun rapi sama persis seperti beberapa tahun lalu.

Adit menutup pintu dan langsung berjalan ke kasur untuk merebahkan tubuhnya.

Terpopuler

Comments

Fitri Fitri

Fitri Fitri

pak dosen penggati pak roy kali ya?????

2021-07-23

0

🐾COCO🐾

🐾COCO🐾

👍

2021-06-15

0

Qhadijah Tahir Mukaddam

Qhadijah Tahir Mukaddam

masih nyimak

2021-06-03

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116
117 Episode 117
118 Episode 118
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132
133 Episode 133
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 Episode 137
138 Episode 138
139 Episode 139
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142
143 Episode 143
144 Episode 144
145 Episode 145
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150
151 Episode 151
152 Episode 152
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159
160 Episode 160
161 Episode 161
162 Episode 162
163 Episode 163
164 Episode 164
165 Episode 165
166 Episode 166
167 Episode 167
168 Episode 168
169 Episode 169
170 Episode 170
171 Episode 171
172 Episode 172
173 Episode 173
174 Episode 174
175 Episode 175
176 Episode 176
177 Episode 177
178 Episode 178
179 Episode 179
180 Episode 180
181 Episode 181
182 Episode 182
183 Episode 183
184 Episode 184
185 Episode 185
186 Episode 186
187 Episode 187
188 Episode 188
189 Episode 189
190 Episode 190
191 Episode 191
192 Episode 192
193 Episode 193
194 Episode 194
195 Episode 195
196 Episode 196
197 Episode 197
198 Episode 198
199 Episode 199
200 Episode 200
201 Episode 201
202 Episode 202
203 Episode 203
204 Episode 204
205 Episode 205
206 Episode 206
207 Episode 207
208 Episode 208
209 Episode 209
210 Episode 210
211 TAMAT
212 Pengumuman
213 Pengumuman CDT2
214 Pengumuman Novel Baru Terbit Di NT/MT
215 Rico & Mera
216 Novel Kiano
Episodes

Updated 216 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116
117
Episode 117
118
Episode 118
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132
133
Episode 133
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
Episode 137
138
Episode 138
139
Episode 139
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142
143
Episode 143
144
Episode 144
145
Episode 145
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150
151
Episode 151
152
Episode 152
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159
160
Episode 160
161
Episode 161
162
Episode 162
163
Episode 163
164
Episode 164
165
Episode 165
166
Episode 166
167
Episode 167
168
Episode 168
169
Episode 169
170
Episode 170
171
Episode 171
172
Episode 172
173
Episode 173
174
Episode 174
175
Episode 175
176
Episode 176
177
Episode 177
178
Episode 178
179
Episode 179
180
Episode 180
181
Episode 181
182
Episode 182
183
Episode 183
184
Episode 184
185
Episode 185
186
Episode 186
187
Episode 187
188
Episode 188
189
Episode 189
190
Episode 190
191
Episode 191
192
Episode 192
193
Episode 193
194
Episode 194
195
Episode 195
196
Episode 196
197
Episode 197
198
Episode 198
199
Episode 199
200
Episode 200
201
Episode 201
202
Episode 202
203
Episode 203
204
Episode 204
205
Episode 205
206
Episode 206
207
Episode 207
208
Episode 208
209
Episode 209
210
Episode 210
211
TAMAT
212
Pengumuman
213
Pengumuman CDT2
214
Pengumuman Novel Baru Terbit Di NT/MT
215
Rico & Mera
216
Novel Kiano

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!