"Kalau begitu ceritakan sama mamy apa pun yang ada disini kamu.." ucap mamy menunjuk dada putranya. Dego mengangkat wajahnya lalu menatap mamy dan adiknya.
"Mamy wanita yang Dego sukai dia menghilang,Aku mau mencari tau informasi mengenai dia tapi aku tidak tau caranya bagaimana..?" mamy Rosa dan Dea tercengang mendengar Ucapan Dego.
Mamy tadi mengira psikis anaknya kembali kambuh,Mengingat Dego waktu kematian Papinya, dia sampai di bawa kepsikiater beberapa kali karena sering mengamuk,menyalahkan dirinya dan juga melukai dirinya,dia menganggap dirinya lah yang sudah membunuh papinya,padahal pada itu bukanlah kesalahannya papinya meninggal.
"Son..mamy tidak melarang atau pun mengatakan mamy tidak setuju dengan apa yang kamu rasakan saat ini,tapi mamy minta kamu harus tau dulu bagaimana wanita yang kamu suka itu,
mamy tidak mau kamu salah memilih pasangan,Ini bukan untuk kamu saja mamy bicara seperti ini tapi adikmu juga mamy katakan sama." Ucap mamy Rosa mengingatkan putra putrinya.
"Dego sangat paham apa yang mamy katakan,Dego sangat yakin sekali wanita itu wanita baik mam.." Ucap Dego yakin.
"Kak Boleh Dea tau,seperti apa wanita yang kakak sukai itu,biar Dea bisa bantu kakak carikan." Ucap Dea ikut bicara.
"Wajahnya sangat cantik,tubuhnya setinggi kamu,kulitnya putih,matanya kecekolatan,sepertinya dia memiliki rambut yang panjang. Dia memiliki lesung pipitnya di sebelah kanan." jelas Dego.
Mendengar itu Dea lansung teringat dengan Emma,karena ciri ciri yang kakaknya sebutkan ada semua pada Emma sehabatnya.
"Kakak tau siapa wanita itu?" tanya Dea lagi.
"Tidak,semalam aku bertemu dengannya tapi tiba tiba dia menghilang, aku sudah mencarinya kemana mana tapi tidak menemukan dia." jawab Dego.
"Begini saja kak,gimana kalau Nanti malam kakak kesana lagi siapa tau dia kesana lagi kan, kalau iya kakak lansung ajakin dia mengobrol saja,
tanyain namanya atau apa gitu." Ucap Dea memberikan idenya.
"Kamu Benar Dek,Nanti kakak kesana lagi." Ucap Dego.
"Son..son..kamu bikin mamy jantungan saja,mamy kira kamu kambuh lagi.kamu lihat ruangan kamu hancur begini,lain kali berusahalah untuk mengendalikan emosimu son.." ucap mamy Rosa mengusap belakang putranya.
"Maafkan Dego mamy,Dego akan berusaha mengendalikan Amarah Dego my." Ucap Dego.
"Ya Son.." Ucap mamynya.
Di mata Orang orang Dego di kenal sebagai pria yang sangat kejam,dingin dan sangat di takuti oleh rekan rekan bisnisnya,Tapi tidak di mata mamynya,
dia tetap adalah putranya yang sangat lemah lembut,sangat mencintai dan menyayangi keluarganya.
"Mamy pulang dulu kalau begitu..,jangan lupa ganti bajumu son" ucap mamy Rosa.
"Sama kak,Dea juga mau pulang." ucap Dea.
"Iya Mamy." ucap Dego.
Mamy dan Dea barengan keluar dari ruangan Dego,sedangkan Dego dia lansung menghubungi asisstennya untuk menyuruh bagian pertugas kebersihan membersihkan ruangannya sudah sangat kacau oleh dirinya sendiri yang tadi sempat mengamuk. Setelah itu Dego masuk kedalam kamarnya untuk mengganti bajunya yang sudah robek.
"Mamy..Mamy tau nggak Ciri ciri yang kakak katakan tadi itu mirip sekali dengan Emma my." Ucap Dea.
Mamy Rosa dan Dea saat ini sudah berada dalam mobil.
"Oh yaa??,kamu yakin sayang.." ucap mamy Rosa bertanya.
"Belum yakin sih mam,Atau nggak gini aja kita pertemukan Emma sama kakak."
"Caranya Gimana?,kamu kan tau kakak kamu menolak terus kalau kita ajak makan bareng sama sahabat kamu itu. Kakak kamu mengira kalau Emma sama seperti wanita yang lain yang nanti ujung ujungnya ingin mencari perhatian kakak kamu,padahal yang kita ketahui Emma sama sekali tidak seperti itu." Ucap mamy Rosa.
"Begini saja mam,nanti malam kita ajak Emma makan malam di restorannya saja,Aku yakin kalau wanita itu adalah Emma berarti kakak pasti akan datang kesana menemuinya lagi,bisa jadi di restoran Emma kakak bertemu samalam mam" Ucap Dea memberikan idenya kepada Mamynya.
"Boleh juga sayang..,kamu hubungi Emma bilang kita kesana nanti malam." Ucap mamynya,Dea lansung menghubungi Emma sahabatnya.
"Iya cie.." jawab Emma dari sana.
"Kamu nggak ada kemana mana kan malam ini?" tanya Dea.
"Nggak ada sih,kenapa..?" Tanya Emma.
"Nanti malam aku sama mamy mau makan malam kesana."
"Oke...di tunggu ya nanti aku yang traktir kalian." Ucap Emma.
"Okey..by.." Dea mematikan sambungan teleponya bersama Emma.
"Bisa sayang..?"
"Beres mam.."
"Okey..sayang kalau benaran wanita itu adalah Emma sahabat kamu, mamy akan sangat setuju sekali sayang kakak kamu sama Emma.." Ucap mamy sambil tersenyum.
"Samalah Mam,apalagi aku.bayangin kalau Emma benaran jadi kakak iparku."Hahahahahaha Dea lansung tertawa membuat mamy mengeryitkan keningnya.
"Kenapa memangnya kalau dia jadi kakak ipar kamu?" tanya mamy penasaran.
"Aku akan mengajak Emma menguras semua kartu milik kakak setiap hari mam.." ucap Dea.
"Kamu ini." ucap mamynya.
Tidak lama mereka sampai kerumah utama Handaranata.
*
*
*
Malam hari itu di Apartemen Dego,dia sudah rapi dengan pakaian santainya. Setelah merasa rapi dan wangi,Dego keluar dari Apartemennya dengan wajahnya yang sangat bahagia sekali.
Sampainya di bawah Dia lansung melajukan kendaraannya menuju Restoran Emma. Tidak lama dia sampai disana. Dego Memilih tempat terbuka seperti malam semalam.
"Silahkan Tuan.." ucap pelayan itu memberikan daptar menu makanan yang ada di restoran itu. Dego memilihnya setelah itu memberitahu pelayan itu.
Sambil menunggu pesanannya,Mata Dego melihat kesemua tempat yang ada di restoran itu.
"Apa mungkin dia tidak kesini?" Guman Dego sambil melihat Jam tangannya sudah menunjukan pukul setengah delapan malam.
Tidak lama makananya datang, pelayan itu meletakan makannya di depannya. Dego belum menyentuh makanannya, dia kembali melihat kiri kanan restoran.
"Jika malam ini kau muncul lagi, Aku anggap kau adalah wanitaku." Ucap Dego,Dia mulai memakan makanannya sambil mengerjakan pekerjaannya.
****
Di dalam Emma,Baru saja menyelesaikan tugasnya untuk bahan pengajarannya besok.tidak lama ponselnya berbunyi.
"Iya Cie.."
"Kami udah di jalan cie.kami juga sekalian menginap disana.kamu nggak keberatan kan..?" ucap Dea.
"Eh benaran mau nginap,??,Aa tentu saja aku senanglah kamu sama mamy menginap." ucap Emma senang sekali.
"Iya Cie..oya nanti makannya di luar ya, mamy maunya di luar cie."ucap Dea sedikit berbohong membawa nama mamynya,sedangkan mamy yang duduk di sampingnya hanya tersenyum mendengar itu.
"Oke..ya sudah aku mau menyiapkan makanan kita." ucap Emma.
"Oke.."
Emma berjalan menuju ruangan Dapur memberitahu Zara mengenai makan malam mereka.Zara dan pelayan lain lansung mengatur meja di luar untuk atasannya makan malam. Setelah mengaturnya Emma membantu pelayannya membawakan beberapa makanan keluar.Emma menata makanan tersebut dengan sangat rapi.
"Apa dia pelayan restoran ini?" Guman Dego bertanya tanya karena melihat Emma menata makanan sepertinya tempat itu akan di gunakan orang untuk makan malam bersama.namun dia berpikir lagi,jika dia pelayan di restoran itu,kenapa bajunya tidak seperti pelayan lainnya?. Dego bangun dari tempatnya ingin menghampiri Emma.
"Cie...." Dea memanggil Emma lalu memeluk sahabatnya,kemudian giliran mamy mencium kedua pipi Emma.
"cantik sekali kamu sayang.." puji mamy Rosa.
"Ah..mamy selalu bilang begitu,biasa aja mam.." jawab Emma.
"Silahkan Duduk." mereka bertiga duduk tidak lama bibiknya Emma Datang menghampiri mereka.
"Dea..? Mamy? Kalian..."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
4U2C
𝘄𝗮𝗵𝗵𝗵 𝗯𝗮𝗴𝘂𝘀 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗹𝗶 𝗰𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗻𝘆𝗮..𝘁𝘂𝗹𝗶𝘀𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮..𝗯𝗮𝗵𝗮𝘀𝗮𝗻𝘆𝗮..𝗺𝗲𝗺𝘂𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻..𝗮𝗹𝘂𝗿 𝗰𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗯𝗮𝗴𝘂𝘀 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗹𝗶..𝗷𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗮𝗱𝗮 𝗸𝗼𝗳𝗹𝗶𝗸 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗲𝗿𝗮𝘁 𝘁𝗵𝗼𝗿..𝗹𝗮𝗻𝗷𝘂𝘁 𝗹𝗮𝗴𝗶 𝘁𝗵𝗼𝗿 𝗽𝗮𝗻𝗷𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗰𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮...𝗰𝗮𝘆𝘆𝗼𝗼𝗼💪💪💪
2023-01-13
2
Elah Hayati
lanjut Thor bikin ceritanya yg banyak biar gak tanggung bacanya🥰
2023-01-12
1