"Bro gue sih betah kalau gini Dosennya.., Daun muda uy.." Ucap Galang.
"Hmm.."Jawab Bara
"Ini Dosen yang akan mengajari kalian selama ibu yasmin Cuti." ucap Ibu winda.
"Perkenalkan diri kamu,ibu keluar dulu." ucap ibu winda yang di anguki Emma.
"Baik Bu.." jawabnya,Ibu winda lansung keluar Dari ruangan itu.
"Selamat pagi semuanya.." sapa Emma.
"pagi juga ibu." jawab mereka bersemangat.
"Bagus..,semangat begini ibu suka.
Baiklah, saya akan perkenalan diri dulu. Nama Saya Emmanuela Gresilea. Kalian bisa memanggil saya Ibu Emma. Saya juga alumni universitas ini." ucap Emma. Memberitahu mereka.
"Umurnya berapa Bu?" tanya salah satu dari mereka.
"Umur saya baru 24 tahun." Jawab Emma.
"Bu boleh saya bertanya..?" tanya Galang mahasiswa yang sangat tekenal seangkatan mereka dengan playboynya.
huuuuu..sorak mereka semua sudah tau apa yang mau galang tanyakan.
"Silahkan kalau ada mau bertanya.." ucap Emma.
"Status bu?" Tanya Galang.
"Status? status apa ini?" Ucap Emma.
"Ibu masih jomblo apa sudah memiliki kekasih atau sudah menikah.?" tanya Galang.
Emma tersenyum tipis kearah mereka membuat semua mahasiswa laki laki di dalam ruangan itu terpesona melihat senyumannya.
"Status saya yang pastinya di ktp masih belum menikah." jawab Emma.
"sudah ya perkenalannya,kita lansung saja mulai.kalian buka buku halaman 308." Ucap Emma mengubah ekpresinya menjadi serius,mereka pun mengikuti apa yang Emma suruh.
"Sudah ketemu?,kalian semua baca dulu,
nanti setelah itu baru ibu jelaskan kepada kalian,setelah itu ibu akan memberikan tugas untuk kalian." Ucap Emma.
"Baik ibu."jawab mereka semua patuh.
Mereka mulai membacanya,lima menit kemudian barulah selesai.
"Sudah selesai semuanya?,baik ibu akan jelaskan." Emma mulai menjelaskan materi yang dia berikan dengan sangat di mengerti semua mahasiswanya. Mereka pun bersemangat bertanya yang lansung Emma jawab dan dia jelaskan saat itu juga. Sampai dua jam kemudian ahkirnya selesai Emma mengajar mereka di ruangan itu.
Emma keluar dari kelas itu berjalan menuju ruangannya.
"Cie..." panggil Dea yang saat itu juga baru selesai memberikan pergajaran kepada mahasiswanya.
"Gimana hari pertama ngajar oke??" tanya Dea.
"Okelah cie,mereka sangat antusias dengan mengajaranku cie,kamu udah selesai juga.?" ucap Emma bertanya.
"hemm..baguslah cie. Aku satu mata kuliah aja hari ini,kalau kamu?" tanya Dea balik.
"Sama Aku juga." jawab Emma.
"Ya udah barengan aku yuk,kita ngemall dulu." ucap Dea mengajak Emma shoping.
"Oke..ayolah." mereka berdua berjalan menuju ruangan mereka dulu setelah itu barulah mereka berdua pulang.
Dari kejauhan,Galang dan bara melihat Emma dan Dea tadi mengobrol.
"Gila bro,Ibu Emma ternyata temannya Ibu Deanes,putri pengusaha terkaya itu Bro,Cewek mahal Bro." ucap Galang.
"Kau benar Gal,gue masih penasaran dengan Ibu Emma itu udah punya pacar atau belum?,gue tertarik banget sama dia,Udah cantik,pintar dan dia punya semuanya Gal.." ucap Bara mengangumi Emma.
Bara cowok populer di kampus tersebut, sama seperti galang tapi dia tidak playboy,dia mahasiswa yang sangat terkenal cerdas dan pintar di pakultas Manajemen.Dia putra pertama dari pengusaha nomor tiga terkaya di Negara itu.
"Lo tertarik sama Ibu Emma?,Gila lo Bar. Jangan mimpi,menghayal boleh jangan berlebihan." ucap Galang mengingatkan sahabatnya.
"Gue serius. Selama dia belum bersuami Gue akan kejar dia Bro.." Ucap Bara lalu berjalan meninggalkan Galang di belakangnya.Galang, dia putra juga pertama pengusaha nomor 4 terkaya di Negara itu.
*
*
*
Emma dan Dea sampai di mall.
"Cie kamu nggak mau belanja?" tanya Dea.
"Semalam aku ngajakin bibik kesini belanja cie,kasian bibikku belum pernah main ke mall makanya aku lansung ngajakin bibik kesini." jawab Emma.
"Emm gitu iyalah,Ya udah kita makan aja yuk, aku malas belanja kalau kamu nggak ikut belanja." ucap Dea lalu menarik Emma menuju bagian makanan.
mereka berdua memesan makanan,tidak lama pesanan mereka datang.
"Besok kamu mengampus lagi?" tanya Dea sambil memakan suhsi.
"Nggak cie,lusa baru aku ngajar lagi. Besok aku di restoran aja." jawab Emma.
"Samalah kalau gitu,aku juga lusa baru ngajar lagi." ucap Dea.
"Emm kau mau dengar tidak..?" ucap Dea.
"Apa??." tanya Emma
"Semalam kakakku pulang setelah kalian pulang..," ucap Dea mengantung.
"Emm lalu..?" tanya Emma lagi.
"Kamu tau Dia nanyain kamu,ya aku sama mamy kagetlah.tapi kakakku bilang katanya hanya bertanya karena mamy tadi bilang sama dia kita makan malam bersama.." jawab Dea.
"Emm,kiraan apaan.." ucap Emma.
"Aku belum selesailah,semalam dia juga aneh cie,tiba tiba dia bilang sama mamy gini..mamy aku sudah menemukan calon menantu untuk mamy..,kami berdua kaget kan',Ya mamy nanyain kakakku kan siapa wanita itu,eh dia malah nggak tau wanita itu siapa,dia sedang mencari siapa wanita itu." ujar Dea menceritakan mengenai apa yang kakaknya bicarakan dengan mereka semalam.
"Hmm,mungkin saja kakakmu itu jatuh cinta pada pandang pertama kali, soalnya dia aja belum tau wanita itu siapa dan dimana kan?." Ucap Emma menanggapi cerita sahabatnya.
"Iya kali cie mungkin saja sih,tapi aku takut cie.Jangan sampai kakakku jatuh cinta sama wanita yang ngak baik,hanya mau morotin kakak aku..ih nggak bakalin aku biarkan cie.." Ucap Dea.
"Cie gimana kalau kita ikutan nyari siapa wanita itu..?" ucap Dea mengatakan idenya.
"Caranya Gimana?,kita aja nggak tau rupa wanita itu seperti apa..?" ucap Emma.
"Ya juga ya..,Tau ah.aku takut kakakku salah pilih cie.." ucap Dea.
"Percaya saja sama kakakmu cie,dia pasti tidak akan mengambil keputusan salah, apalagi dalam memilih pasangannya,dia pasti memikirkan kalian juga cie." jawab Emma.
"Iya cie apa yang kamu katakan benar cie. Hmmms huuhs..Balik Yuk.." ucap Dea kemudian mengajak Emma pulang,Dea pulang menuju apartemennya,sedangkan Emma lansung menuju restorannya. Mereka berdua berpisah di persimpangan jalan, tiba tiba ban motornya bocor semua.
Haduh..."mana masih jauh lagi pakai bocor semua pulak,bengkel nggak ada yang dekat sini lagi.." ucap Emma kesal karena ban motornya pecah. Emma terpaksa mengendarai motornya dengan perlahan.
Dari Kejauhan seorang pria tengah mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi Namun semakin dekat matanya semakin menajamkan pengelihatannya kearah Emma,setelah dia memastikan apa yang dia lihat dia lansung menghentikan mobilnya di depan Emma.
Melihat itu Emma menghentikan motornya.
"Ada apa Tuan?" Tanya Emma sedikit ketakutan.
"Apa kau membutuhkan bantuan?" tanya pria itu.
"Maaf Tuan sepertinya tidak perlu soalnya di depan sudah ada bengkel. Saya permisi Tuan" jawab Emma lalu kembali mengendarai motornya menuju bengkel di depannya.
Pria itu masuk kedalam mobilnya lagi, dia menatap Emma dengan bibirnya terukir senyumannya.
"Ahkirnya aku menemukanmu lagi." Ucap pria itu memarkirkan mobilnya tidak jauh dari bengkel tempat Emma mengantikan ban motornya. Dia ingin membuntuti Emma nanti namun sepertinya usahanya akan gagal.
"Ada apa Reza?" tanyanya,pria itu adalah Dego kakaknya Dea sahabatnya Emma. semalam yang menabrak Emma di mall adalah Dego.
"Tuan muda Dimana?,Tuan Arol sudah menunggu anda.." ucap Reza.
Sial.." Baiklah aku segera kesana." Ucap Dego lalu melajukan mobilnya menuju kantornya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
niktut ugis
heem dego jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Emma
2023-08-02
0
Marnisa Nisa
Semangat dego
2023-01-25
1