Dosen Baru

"Cie Gimana mengenai kemarin lalu kamu ajukan itu,udah tau hasilnya...?" tanya Dea.

Emma tersenyum lalu menganggukan kepalanya.

"Em..puji Tuhan aku di terima jadi Dosen di kampus kita." jawab Emma mengejutkan Dea dan mamy Rosa,

sedangkan bibiknya sudah mengetahui kalau Emma mendaptarkan dirinya jadi Dosen berapa hari lalu.

"Emma jadi Dosen..?" Tanya mamy rosa.

"Seriuslah..?" tanya Dea masih tidak percaya.

"Serius cie, Iya mamy..,minggu depan ini aku udah mulai ngajar.." jawab Emma.

"Aaa selamat lah kalau begitu cie.." ucap Dea memeluk Emma,mamy rosa dan bibiknya Emma tersenyum melihat mereka berdua berpelukan.

"Urusan Resto gimana Cie?" tanya Dea.

"Aku serahkan sama Bibik yang ngurusnya selama aku ngampus cie. Aku nggak tiap hari ngajar kok,seminggu cuma 4 kali cie itu pun cuma pagi aja." Ucap Emma.

"Em baiklah..,Sekali lagi selamat ya, bisa barengan lah kita berangkat nanti." Ucap Dea.

"Tentu bisalah.." Ucap Emma.

Mereka kembali makan malam bersama dengan penuh canda ria malam itu. Setelah hampir satu jam sudah selesai makan dan mengobrol,Emma dan bibiknya berpamitan dengan mamy rosa dan Dea mau pulang. Mereka pun pulang di antar lagi sama supir pribadi Dea.

"Nak kalau Mall itu Buka sampai jam berapa?" tanya bibik.

"Kalau Mall yang tidak jauh dari Resto 24 jam bik,bibik mau jalan jalan ke Mall?" Tanya Emma.

"Mau nak,bibik kepengen lihat lihat disana seperti apa.. ??" Ucap Bibiknya, Emma lansung memeluk tubuh bibiknya.

"Maafin Emma ya bik,belum bisa ajakin bibik jalan jalan selama kita disini,

Emma terus aja sibuk." ucap Emma merasa bersalah. Bibiknya mengusap belakang Emma.

"Nggak apa apa,bibik tau kamu sibuk. Bibik sangat ngerti nak."

"Iya bik,Baiklah malam ini Emma bawa bibik sepuasnya keliling ya kita belanja juga.." Ucap Emma.

"Jangan belanja yang nggak penting nak, kalau makan bibik sih mau bangetlah.." hahaha Tawa bibik pecah.

"Baiklah."

Emma memberitahu supir Dea untuk mengantar mereka sampai di mall saja karena mereka akan pergi ke mall malam itu.

saat mereka sudah sampai, Emma lansung membawa bibiknya masuk.

"Ini gimana Naiknya nak,bibik takut nak, tu lihat tangganya berjalan begitu. " Bisik Bibiknya membuat Emma tersenyum.

"Bibik ikutin kaki Emma ya,letakan kaki bibik yang kiri duluan di pijakan itu lalu di ikutin kaki kanan. Ayo.., bibik pasti bisa." Ucap Emma yang di angguki bibiknya.

Emma menuntun bibiknya sampai mereka menginjak tangga escalator itu.

"Wah canggih banget ya nak bisa berjalan sendiri begini." Ucap Bibiknya. Mereka pun sampai kelantai kedua.

Emma kembali Membawa bibiknya menaiki tangga Escalator sampai kelantai Tujuh,setelah berapa kali menaik escalator tadi bibiknya lansung paham cara menaikinya. Emma membawa bibiknya berbelanja memilih pakaian,tas dan juga sendal dan sepatu mereka. Setelah mereka selesai berbelanja,Emma membawa bibiknya turun mencari makanan.

Bukk...

Emma bertabrakan dengan seorang pria yang saat itu dengan sigap menahan tubuhnya hampir saja terjatuh. Emma dan pria itu saling pandang.

"Ma..maafkan saya Tuan,terimakasih menolong saya." Ucap Emma.pria itu melepaskan rangkulannya. Lalu pergi dari hadapan Emma dengan senyum tipis terukir di sudut bibirnya.

"Cantik." Ucap pria itu tampa sadar.

"Kamu nggak apa apa nak..?" tanya bibiknya yang melihat kejadian Emma dan pria itu bertabrakan tadi.

"Aku nggak apa apa bik." jawab Emma.

"Kamu mengenal pria itu..?" Tanya Bibiknya.

"Nggak bik,lagian dia menggunakan topi, masker sama kaca matanya,aku nggak tau siapa pria itu bik." jawab Emma, saat itu Emma dan Bibiknya kembali melanjutkan jalan mereka mencari makanan.

"Iya Nak,bibik juga nggak bisa ngenalin siapa pria itu." Ucap bibiknya.

Sampailah mereka di bagian lantai yang semuanya menjual aneka makanan.

Emma memesan makanan,pizza dan KFC juga minuman.

"Banyak sekali nak,nanti termakan nggak ini..?" ucap bibiknya.

"Makan aja bik,kalau nggak habis kita bungkusin bawa pulang.." jawab Emma lalu mulai memakan pizza begitu juga bibiknya.

Mmm.."Enak sekali ini nak.." bibiknya menghabis satu potong pizza lalu dia kembali mengambilnya lagi.

"Makanlah kalau bibik suka,nanti Emma pesankan lagi." Ucap Emma yang di angguki bibiknya,bibiknya kembali memakan pizza itu,setelah itu Bibiknya mencoba memakan ayam KFC lagi.

Mmm.."ini juga enak nak.." Ucap bibiknya memakan ayan KFC.

"Iya Bik.."

Lima menit kemudian,Emma dan bibiknya menghentikan makan mereka karena sudah merasa sangat kekenyangan.

"Ayo kita pulang nak,bibik sudah mengantuk." ucap bibiknya.

saat itu jam sudah menunjukan pukul setengah 12 malam.

"Ayolah Bik." jawab Emma,mereka berdua turun kebawah menemui taxi yang Emma pesan untuk mengantar mereka pulang.

****

Pagi pun kembali menyapa.

Dengan masih lesu tubuhnya Emma mengapai jam di samping tempat tidurnya.

"Sudah Jam 7." Gumannya Bangun lalu duduk,Emma mengapai air putih di gelas lalu meminumnya sampai habis.

"Lebih Baik aku mandi dulu." Emma bangun lalu berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

setelah selesai mandi dan berganti baju, Emma keluar dari kamarnya ingin menghampiri bibiknya yang saat itu baru selesai membuat sarapan.

"selamat pagi bik.."Sapa Emma lalu duduk.

"Pagi juga sayang,Sarapan dulu nak.." ucap bibiknya.

"Iya bik."

Mereka berdua duduk berhadapan lalu memulai makan sarapan mereka.

"Bik pagi ini Emma kekampus dulu ya,

tadi pagi pihak kampus menghubungi Emma menyuruh pagi ini kesana." jelas Emma.

"Iya nak,hati hati aja bawa motornya." Ucap Bibiknya.

"Iya Bik." Ucap Emma menyelesaikan sarapannya lalu berpamitan dengan bibiknya akan berangkat menuju kampus.

Hmms..."Enaknya udara pagi ini." Ucap Emma melajukan motornya dengan kecepatan sedang.

Lima belas menit kemudian,Emma sampai di kampus,dia lansung masuk menuju ruangan Rektor.

"Selamat pagi Ibu.." sapa Emma membuat Wanita paruh bawah itu melihat kearahnya.

"Emmanuela Gresilea. Silahkan duduk. Bagaimana kabarmu?" tanya Ibu winda.

"Baik Bu. Ibu gimana kabarnya..?" Ucap Emma bertanya juga.

"Ibu sehat..,Lansung saja ya Nak Emma, Ibu memanggil kamu kesini,begini kelas pakultas Manajemen Dosennya lagi cuti melahirkan,jadi kamu bisakan lansung mengajar mereka hari ini.." ucap Ibu winda.

Emma terkejut dan senang mendengar ucapan ibu Winda.

"Tentu saja saya mau bu,saya juga udah nggak sabar membagikan ilmu saya kepada mereka." jawab Emma.

"Baiklah.kalau begitu kamu ikut ibu." mereka berdua bangun lalu berjalan menuju kelas manajemen.

"Mana ini Dosen panganti kita,Bosan gue kalau begini trus" ucap salah satu mahasiswa.

"Bener bro,gimana kalau kita bolos.." ucap satunya.

Tidak lama mereka di kejutkan kedatangan Rektor kampus itu membuat mereka lansung terkejut dan terdiam.

"Selamat pagi." sapanya.

"pagi ibu.." jawab mereka semua.

"Hari Ini Dosen penganti ibu yasmin sudah ada,Dia akan mengantikan Ibu yasmin mengajar kalian." Ucap Ibu winda melihat semua mahasiswa yang ada di ruangan itu. Mendengar itu mereka semua melihat kearah pintu karena penasaran siapa yang menggantikan ibu yasmin mengajar mereka.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!