mengantar kamu

Pagi itu Emma,Dea ,mamy Rosa dan juga bibiknya sedang sarapan bersama. Setelah mereka selesai sarapan, Dea dan mamynya pamit dengan Emma dan bibiknya untuk pulang kerumah mereka.

"Nanti Aku jemput kamu." Ucap Dea.

"Iya.kalian hati hati." ucap Emma memeluk sahabatnya,lalu Emma beralih memeluk mamy Rosa.

Dea dan mamy masuk kedalam mobil, mereka pun pergi dari sana.

"Bibik jadi mau ikut aku kepasar?" tanya Emma.

"jadi nak..Ayolah." Ucap bibiknya, mereka berdua bersiap siap menuju kepasar ingin membeli bahan makanan, sayur sayuran,daging dan lainnya untuk stok dapur Restorannya.

Emma mengendarai motornya bersama bibiknya menuju pasar,di belakang ada mobil khusus untuk membawa belanjaan mereka nanti mengikuti mereka menuju pasar.

sampainya di pasar Emma dan bibiknya serta pelayannya yang ikut,mereka mulai berpencar memilih milih sayuran dan lainnya.Emma sendiri sedang memilih sayuran hijau.

"Emma.." panggil seorang pria membuat Emma menoleh kearahnya.

"Bara..," Ucap Emma menebak nama pria itu.

"Yap..saya kira kamu lupa. kamu belanja sayuran disini?" tanya Bara yang tidak memangil Emma dengan sebutan Ibu lagi.

"Iya,disini enak pilih pilih sayuran, daging sama lainnya,tempatnya juga sangat bersih.kamu sendiri ngapain disini?" tanya Emma dengan tangannya masih memilih brokoli dan sawi.

"Iya pasar ini memang sangat bersih. Aku lagi ngantarin mamyku belanja." jawab Bara sambil menunjuk mamynya masih sibuk memilih sayuran di ujung mereka Emma.

"Oh...,Maaf ya Bara,Aku duluan ya masih banyak mau di beli.."Ucap Emma,dia mau memilih milih lagi sayuran lainnya.

"Oke." jawab Bara tersenyum.

Emma pergi dari sana,menemui bibiknya masih memilih buah buahan.

"Bar kamu ngapain kesana,mamy lihat kamu ngobrol." ucap mamynya

"Mamy lihat kesana,wanita pakai baju Ungu." mamynya mengikuti apa yang Bara katakan.

"Cantik..,Dia siapa kamu Bar,teman dekat kamu?" tanya mamynya.Bara tersenyum mendengar ucapan mamynya.

"Dia Dosen Bara mam." jawab Bara terus menatap kearah Emma.

"Dosen kamu,Masih muda sekali..?" ucap mamynya.

"Mamy benar,Dia lulusan terbaik universitas Bara kuliah mam.." jawab Bara.

"O...begitu, pantasan saja,dia belanja banyak sekali Bar,seperti belanja untuk stok satu bulan saja.." ucap mamy masih melihat kearah Emma.

"Dia belanja untuk keperluan Restorannya mam,mamy pernah makan di resto EGM kan',Dialah pemiliknya mam." Ucap Bara membuat mamynya terkejut.

"Oh ya..?,perempuan yang manarik. di usianya masih muda,dia sudah punya usahanya sendiri."puji mamy Bara.

"Dia yatim piatu mam,sekarang dia hanya berdua dengan bibik saudara papanya. Keluarga bibiknya juga sudah meninggal sama seperti orangtuanya." Ucap Bara membuat mamynya terkejut lagi dan sedih.

"Kasian sekali dia,dia pasti sangat tidak mudah menjalani semuanya Bar..,"Ucap mamy Bara.

"Iya mam,dia wanita yang sangat berbeda mam,Bara menyukai dia mam,

mamy tidak keberatan kan' aku mendekati dia..?" ucap Bara lalu menanyakan mamynya tentang keinginannya.

"Apa mamy pernah melarang kamu.?" Ucap mamynya memegang pundak Bara.

"Terimakasih mam.." ucap Bara tersenyum.

"Tapi ingat,jika dia tidak menyukai kamu, jangan pernah memaksa hati seseorang."

Ucap mamynya mengingatkan Bara.

"Aku mengerti mam." jawab Bara.

"Hmm.Ayo kita pulang mamy udah selesai belanja." Ucap mamynya.

Mereka pun pergi dari sana menuju parkiran lalu Bara melajukan mobilnya menuju rumah mereka.

Disisi lain,Emma juga Baru selesai belanja semua keperluan restorannya, Dia dan lainnya juga pulang menuju restorannya.

"Bagus banget pasarnya ya nak,bersih, sayurannya juga bersih dan segar segar, nggak kayak pasar di tempat kita kotor." ucap bibiknya .

"Iya bik sini sangat terkenal kebersihannya bik."

"Iya nak,lain kali bibik mau ikut terus kepasar." ucap bibiknya.

"Iya bik."

Mereka sudah sampai di restoran,Emma dan bibiknya membantu pelayan membawakan belanjaan mereka Masuk keruang dapur,setelah selesai Emma dan bibik masuk kedalam rumah mereka untuk segera membersihkan tubuh mereka.

Emma sudah membersihkan tubuhnya,dia juga bersiap siap untuk pergi kekampus,

Hari ini dia mengajar satu mata kuliah.

"Kamu udah mau berangkat nak?" tanya bibiknya.

"Iya bik,ini lagi nungguin Dea jemput bik tapi dia belum juga kelihatan,masuknya satu jam lagi sih bik cuma takutnya kena macet di jalan." Ucap Emma.

"Tungguin di depan aja nak,biar dia sampai kalian lansung berangkat." usul bibiknya.

"Iya bik" Emma dan bibiknya menuju keluar,Emma melihat jam tangannya.

"Ini anak kemana?,nggak biasanya dia telat,telepon aku juga nggak di angkat." Guman Emma.

Tidak lama datang mobil sport hitam HD0001 di depan restoran,Emma mengeryitkan keningnya merasa tidak asing melihat mobil tersebut.tidak lama seorang pria keluar dari sana yang ternyata adalah Dego,Dia menghampiri Emma yang tengah duduk di depan.

"Aku antar kamu kekampus." Ucapnya.

"Tapi Dea..?"

"Mobilnya masuk kebengkel,dia sudah di antar Reza asisstenku." jawab Dego. Mendengar itu Emma merasa bingung.

"Jika kamu terus diam,kamu akan telat." Ucap Dego lagi.

Emma bangun dari tempat duduknya.

"Bik..Emma pergi." ucap Emma pamit kepada bibiknya yang di angguki bibiknya.Emma berjalan mengikuti Dego dari belakang menuju mobil Dego.

"Saya bukan supirmu,duduklah kedepan." Ucap Dego membuat Emma keluar dan masuk kedepan duduk bersama Dego. Dego lansung melajukan mobilnya menuju kampus mengantar Emma.

Tidak ada pembicaraan yang terjadi di antara mereka,Emma bahkan tidak berani menggerakan tubuhnya.

"kamu sampai jam berapa?" tanya Dego.

"Aku hanya 2 jam mengajar." jawab Emma gugup,entah kenapa dia tiba tiba gugup.

"Tunggulah disana,nanti saya jemput kamu."

"Tapi..." Dego melihat kearah Emma, mata mereka saling bertemu,tidak lama Dego kembali pokus kejalanan,sedangkan Emma dia menjadi semakin gugup.

"Nanti Tu..Tuan maksudku kakak tidak usah menjemputku lagi nanti aku pesan taxi saja." Ucap Emma.

"Tidak.Aku akan menjemputmu nanti." Ucap Dego membuat Emma terdiam.

"Apa aku seperti orang jahat.?" tanya Dego.

"Tidak.." jawab Emma.

"Jika tidak kenapa tanganmu bergetar?" Emma lansung menyembunyikan tangannya kedalam baju,tindakan Emma membuat Dego tersenyum tipis.

"Kamu sudah cukup lama menjadi sahabat adikku,tapi kita baru bertemu sekarang." Ucap Dego.

Emma tidak menjawab,dia bingung gimana menanggapi ucapan kakak sahabatnya itu. Dego mengetahui kebingungan Emma karena ucapannya, Dego kembali tersenyum tipis melihat kegugupan Emma.

Tidak lama mereka sampai di parkiran kampus,semua mahasiswa disana heboh melihat kedatangan pemilik mobil sport itu kekampus mereka.mereka membicarakan tentang kakaknya Dea yang misterius itu karena tidak pernah mau menampakan wajahnya ke media.

"Terimakasih kak." Ucap Emma.

"Hmmm..ingat apa yang aku katakan tadi."

"Apaa..?" Tanya Emma menatap Dego, mata mereka berdua kembali bertemu pandang.

"Aku akan menjemput kamu." ucap Dego masih menatap wajah cantik Emma.

"Emm," Emma menganggukan kepalanya.

"Aku permisi." Ucap Emma lalu dia keluar dari mobil Dego,keluarnya Emma dari mobil Dego menghebohkan semua mahasiswa yang saat itu melihatnya begitu juga Bara dan galang.

"Bar saingan kau berat Bar,Tuan muda Dego Handaranata Bro." Ucap Galang memanas manasi Bara.

"Aku tidak perduli,selama wanita itu belum mejadi istrinya." jawab Bara tenang.

"Gila Kau Bara."Ucap Galang melihat kegigihan sahabatnya ingin mendapatkan hati Emma. Mereka melanjutkan langkah mereka menuju ruangan mereka.

Terpopuler

Comments

Elah Hayati

Elah Hayati

lanjut thor

2023-01-15

2

Ahmad Syarif

Ahmad Syarif

lnjut

2023-01-14

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!