14

Happy Reading !

Zion POV

“ Kata orang berpikir lah dahulu sebelum bertindak daripada kamu menyesal nantinya. Karena penyesalan itu akan datang belakangan. Awalnya aku nggak percaya dan menganggap itu cuma lelucon , tapi kini aku sadar omongan itu benar adanya. Kini aku juga sedang merasakan sebuah penyesalan "

Zion POV end

...❤️❤️❤️❤️❤️...

Author POV

Zion pergi dari asrama menuju rumah singgah keluarganya. Ia membuka pintu rumahnya dan masuk kedalamnya. Ia melihat kenapa rumahnya ini sepi sekali , kemana papa dan mamanya ?

“ PA..... MA ZION PULANG ! " Teriaknya. Tak ada jawaban yang menyahut salam Zion.

Tiba - tiba ada seorang gadis berumur 20 - an muncul dari arah dapur.

“ Tumben lu balik ? Baru ingat rumah lu ?" Tanya gadis itu.

Zion memandang gadis itu dengan datar.

“ Siapa ya ? Saya nggak kenal anda , jadi nggak usah sok akrab dan nggak usah sok peduli sama saya. Jadi saya mau balik ke rumah atau nggak itu bukan urusan anda " balas Zion sarkas.

“ ZION , YANG SOPAN LU , GUA INI KAKA LU " teriak gadis itu.

“ Huh ? Apa ? Telinga gua nggak tuli kan ? Lu , sebut diri lu Kaka ? Hahaha... Maaf aja ya Kaka gua itu cuma satu dan dia udah BERUMAH TANGGA DAN TINGGAL DENGAN SUAMI DAN ANAKNYA , So lu nggak usah ngaku jadi Kaka gua. Karena gua nggak akan pernah sudi anggap lu sebagai saudara gua. PAHAM KAN LU ? " Ujar Zion penuh intimidasi.

Membuat gadis tersebut menggigil ketakutan karena aura menyeramkan yang dikeluarkan Zion. Zion melangkah ke kamar tanpa menghiraukan gadis itu.

BRAAAK......

Zion membanting pintu kamarnya , ia merasa lelah fisik , lelah pikiran dan hatinya pun juga lelah.

Ia membaringkan tubuhnya di ranjang sedikit melirik sebuah kotak kado yang disimpannya tepat di meja belajar.

Ia pun beranjak dari ranjang menuju meja belajar dan mengambil kotak tersebut lalu membukanya. Tampaklah disana fotonya dan Freya tengah tersenyum bahagia. Lalu juga ada gelang mawar putih , yang sepertinya couple dengan gelang yang dikenakan Freya. Juga terdapat sebuah handycam. Ia mengambil handycam tersebut dan memutarnya.

Sejujurnya ia lupa apa isi dari handycam tersebut.

“ Happy Birthday kak Zee sayangnya Reya. Semoga panjang umur , sehat selalu , bisa menjadi kebanggaan orang tua dan keluarga Kaka "

“ Thank you pretty. Kamu nggak kasih kaka hadiah gitu ? Padahal hari ini Kaka ulang tahun loh ?"

“ Hehehe... Aku memang nggak bawa kado buat Kaka , karena aku nggak tahu kalau Kaka hari ini ulang tahun. Reya cuma dikasih tahu sama kak Nico sama kak Arnold kalau Kaka ulang tahun hari ini"

“ Ah ... Kamu nggak seru. Ya udah aku ngambek nih "

“ Ihh... Kok Kaka ngambek sama Reya ? Kan Reya nggak tahu kalau Kaka ulang tahun hari ini. Ya udah , biar Kaka nggak marah lagi sama Reya , Kaka boleh minta apa aja deh , nanti Reya kabulkan "

“ Benar ?"

“ Eung... "

” Janji ? "

“ Iya janji "

“ Apa aja dan kamu nggak boleh tolak permintaan aku ?"

“ Iya kak iya , ihh yaampun cepat deh. Jangan lama dong. Reya tarik nih penawaran Reya "

“ Eh , jangan dong. Ya udah kalau gitu aku minta......... ? — "

“ Minta apa ? "

“ Kamu jadi pacar kakak. Aku nggak mau kita jadi Kaka - adik. Aku sayang dan cinta sama kamu Reya "

“  Huh ? Kak jangan bercanda ah "

“ Kaka nggak bercanda Reya. Kaka serius , sejak awal Kaka ketemu kamu Kaka udah suka sama kamu. Bahkan waktu kita ciuman di warnet , Kaka udah suka sama kamu. Tapi kamu malah terima perasaannya Xavier. Jujur Kaka patah hati Rey , Kaka kalah start "

“ Tapi ? "

“ Kenapa ? Kamu masih suka atau masih cinta sama Xavier? Rey , apa bukti yang aku sama Arnold dan Nico kasih itu belum cukup buat kamu ?"

“ Kak ? "

“ Rey dengar , Xavier itu nggak cinta sama kamu Rey , dia punya kekasih lain , bahkan dia jadian sama Zefanya teman sekelasnya "

“ Kak , jangan sela omongan Reya , ih "

“ Ya terus kenapa ? "

“ Aku cuma nggak menyangka aja Kaka bakal minta itu dari aku "

“ Memang kenapa? Kamu cinta sama Xavier ? Rey , kamu nggak perlu bohong sama diri kamu sendiri. Aku tahu kok , kalau kamu sebenarnya nggak cinta sama Xavier "

“ Darimana Kaka tahu ?"

“ Sorot mata. Mata itu nggak bisa bohong Reya. Aku juga sadar kalau dari awal kita ketemu , kamu juga sudah naksir sama aku kan ? Aku tahu semuanya Reya "

“ Ihhh.. jangan buka kartu AS ku "

“ Kenapa ? Kamu malu ? Ciyee yang pipinya blushing "

“ Kak Zee diam ah "

“ Hahahaha..... Ciyee yang malu. Hahaha... "

“ Ih ya udah , padahal Reya niatnya mau terima nih. Tapi kak Zee nyebelin jadi batal aja deh "

“ Eh jangan dong , serius kamu terima perasaanku? Jadi kita deal jadian nih ?"

“ Eung "

“ Ahhh ... Thank you sayangku , cintaku , imutku , Reya ku , sayangnya kak Zee "

“ Sama - sama sayangnya Reya "

Zion tersenyum , setelah melihat video tersebut. Ia ingat , tepat di ulang tahunnya ia jadian dengan Freya.

“ Nggak terasa sudah 2 tahun ya sayang , maafin aku Reya " gumamnya perih.

Tak lama kemudian ia teringat sesuatu , ya , ia harus menghubungi seseorang. Zion kemudian menghubungi temannya yang juga akrab dengan Freya.

“ Halo "

” ....... "

“ Gua butuh bantuan lu , lu tahu nomor ponsel Freya nggak ?"

“ ......... "

“ Nggak usah banyak tanya , Lu punya nggak ? Kalau punya buruan kasih "

“............ "

“ Ok. Thank's bro "

Ting !

Ia mendapat pesan masuk dari temannya yang berisi kontak Freya.

“ I got you honey " batinnya.

Ia segera mendial nomor Freya , berharap sambungan teleponnya diangkat.

“ .......... "

Seketika air matanya dengan lancang keluar , ketika mendengar suara yang ia rindukan.

“ Halo sayang. Aku kangen , aku minta maaf .... Hiks..... "

...❤️❤️❤️❤️❤️...

Sementara disisi lain Freya mendapat telepon dari ponselnya. Ia kemudian mengangkatnya.

“ Halo "

“ .......... "

Freya terdiam mendengar suara isakan dan permintaan maaf tersebut. Dan apa katanya tadi ? Sayang ? Apa Zion baru saja memanggilnya sayang ?

“ Kak Zee " jawab Freya lirih.

“ Reya hiks.... Bi - bisa kita ketemu ? Aku mau jelasin se - semuanya "

“ Kaka , mau jelasin apalagi ? "

“ Ini penting Rey , dan kamu harus tahu sayang. Ini tentang kondisi aku yang nggak pernah kasih kabar ke kamu selama ini "

Freya diam. Ia merasa bimbang harus mempercayai omongan Zion atau tidak ?

“ Kak , tapi — "

“ Kaka mohon sama kamu Reya "

“ Tapi gimana mau ketemu ?"

“ Kaka bakal ke rumah kamu Reya , tunggu ya "

“ Ha - halo ?"

Zion mematikan sambungan nya. Freya menjadi kalut.

...❤️❤️❤️❤️❤️...

Zion mengendarai motornya dengan kecepatan sedang. Sedang untuk dirinya namun tidak untuk orang lain.

Hanya dalam beberapa menit Zion sudah sampai di rumah Freya , ia lantas menghentikan motornya dan turun , kemudian ia menekan bel rumah Freya.

Ting... Tong......

Ting.... Tong....

Freya yang sudah keluar dari kamar dan duduk di ruang tamu seketika merasa terkejut karena mendengar suara bel. Ia buru - buru membukanya.

Klek......

Freya merasa terkejut. Ia pikir Zion hanya bercanda , waktu mengatakan akan kemari untuk menemuinya.

“ Kak Zee " ucap Freya.

Grep.....

Freya menegang karena Zion tiba - tiba merengkuhnya dalam pelukan.

“ Aku kembali sayang. Aku kembali buat kamu " bisik Zion di telinga Freya.

“ Kaka , ayo masuk dulu " ajak Freya.

Merekapun masuk ke dalam rumah.

“ Duduk dulu kak , Kaka mau minum apa?"

“ Apa aja yang ada Rey , aku cuma mau bahas hal yang penting "  jawab Zion.

Freya pun mengangguk dan menuju dapur untuk menyiapkan minum dan camilan untuk tamu.

Selagi menunggu , Zion melihat sekeliling.

“ Rumah ini sama sekali nggak berubah , masih sama kaya dulu " batinnya.

Sedang asyik memperhatikan interior rumah Freya. Tiba - tiba mommy Freya muncul.

“ Kamu.... Zion kan ?"

“ Ah... Selamat malam Tante " Zion menyalami tangan mommy Freya. Dibalas senyuman kecil oleh sang nyonya rumah.

“ Ada perlu apa kemari ?"

“ Ah saya hanya ingin meluruskan masalah dengan Reya Tante. Mungkin Tante harus mendengarkan juga , supaya tidak salah paham " pinta Zion.

Saat sedang berbincang Freya sudah kembali bergabung dengan membawa jus jeruk dan beberapa toples cracker dan cookies cokelat.

“ Ini kak , silahkan dinikmati " ucap Freya.

Zion meminum sedikit jusnya. Mommy Freya menginterupsi.

“ Jadi apa yang mau kamu bahas nak ?"

“ Tentang hubungan saya sama Reya. Sekaligus kondisi saya "

“ Rey Kaka mau jujur sama kamu , alasan kenapa Kaka hilang tanpa kabar , itu karena Kaka sempat amnesia Rey dan Kaka nggak ingat sama kamu. Kaka mengalami semua itu karena kaka kecelakaan motor. Kaka bukan cuma lupa sama kamu , setelah sadar Kaka lupa sama orang tua , saudara bahkan teman sekolah " jelas Zion.

Freya dan mommy nya merasa terkejut. Sedangkan wajah Zion nampak frustasi.

“ Kaka benar - benar jadi orang baru yang nggak kenal siapapun , jadi Kaka mulai lagi perkenalan dari awal. Dan Kaka - Kaka mu juga tahu kalau aku kena amnesia. Tapi mereka nggak mau buka suara ataupun bantu Kaka buat mengingat memori kaka yang hilang. Termasuk memori tentang kamu Reya. Hingga akhirnya Sheila datang dan menyatakan perasaannya ke Kaka. Kaka langsung terima walaupun nggak cinta. Tapi Kaka jengah lihat dia yang kejar - kejar kaka terus. Begitu ceritanya " jelas Zion.

“ Kalau ingatan Kaka udah balik lagi kaya dulu , kenapa Kaka masih ingat gimana ceritanya Kaka bisa jadian sama Sheila?" Tanya Freya.

“ Marcell yang ceritakan ke Kaka semuanya. Selama kaka amnesia " jawab Zion.

“ Kak Marcell ? " Tanya Freya heran.

“ Ya. Marcell sudah tahu tentang hubungan kita Reya. Dan dia juga cerita kepribadian ku yang berbeda selama aku amnesia " jelas Zion.

“ Lalu ?"

“ jujur aja , Kaka kecewa sama Kaka - Kaka kamu Reya. Karena mereka nggak mau kasih tahu kaka tentang kamu. Dan pasti kamu juga nggak tahu kalau Kaka amnesia ?"

Freya menggeleng , memang selama ini ia tidak tahu jika Zion mengalami amnesia. Pantas saja Zion seperti orang lain di matanya.

“ Maafin Kaka yang selingkuh secara nggak sengaja Reya " ucap Zion menyesal.

Sebenarnya Freya merasa sakit hati. Tapi kembali lagi ini semua karena keadaan. Mungkin benar jika Zion tak mengalami amnesia , ia tak akan pernah selingkuh.

Terbukti setelah ingatannya kembali lagi Zion langsung menyusul Freya ke rumah gadis itu.

“ Lalu gimana hubungan Kaka sama Sheila ?" Tanya Freya.

Zion berpikir , benar juga jika ia memutuskan Sheila secara mendadak dan tiba - tiba , Sheila bisa curiga padanya. Terlebih lagi Sheila tidak menyukai Freya.

Sebenarnya ia ingin sekali memutuskan Sheila dan kembali pada Freya , namun jika ia ceroboh Freya bisa jadi bulan - bulanan gadis gila itu.

“ Kamu yang sabar ya ? Kaka bakal pikirkan caranya "

Kira - kira apa yang akan dilakukan oleh Zion ?

Author POV end

Visualisasi rumah Zion....

Ruang Tamu

Ruang Keluarga

Kamar Utama + Kamar Mandi

Kamar Zion + Kamar Mandi

Kamar tidur Stephanie + kamar mandi

Kamar Tamu + Kamar Mandi

Kitchen

Ruang makan

Swimming pool

Terpopuler

Comments

Syhr Syhr

Syhr Syhr

Idaman banget rumahnya

2023-06-26

0

tina yusuf

tina yusuf

aku sdh mampir lg

2023-05-09

0

վմղíα | HV💕

վմղíα | HV💕

rumah nya bagus.

2023-04-01

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!