13

Happy Reading !

Author POV

Setelah peristiwa pemanggilan di ruang kepala sekolah tersebut , Zion masih berpikir , ini seperti bukan dirinya yang dengan gamblang mengakui kesalahan yang diperbuat. Biasanya ia akan mengelak dan justru melemparkan kesalahannya pada orang lain.

Namun kali ini entah mengapa ia harus mengalah dan mengakui kesalahannya dengan sukarela tanpa perlu didesak.

Seakan - akan sisi lain dari dirinya menyuruhnya mengalah demi gadis itu.

“ Huft ... Tak apalah , memang aku yang salah kali ini " gumamnya sambil tersenyum pahit. Ia akan menikmati hari - harinya di sekolah sebelum surat edaran peringatan nya telah siap.

“ Sayang " panggil Sheila pada Zion.

“ Hmmm... " Zion hanya menjawab dengan dehaman.

“ Sayang , kamu ada masalah sama Ilene si anak baru itu ?" Tanya Sheila.

“ Iya " jawabnya singkat.

“ Terus gimana hasilnya?"

“ Gua dapat poin negatif 50 sama skorsing " jelasnya malas.

“ Apa ? Kok bisa kamu yang kena hukuman , ini nggak adil , pasti Ilene cari muka kan ke kepala sekolah , kamu nggak salah kan sebenarnya? Awas aja tuh anak baru , aku bakal kasih dia pelajaran , karena buat kamu di skorsing" tekad Sheila.

“ Terimakasih banyak " jawab Zion.

“ Tapi gua nggak perlu bantuan lu " lanjutnya.

“ Apa ? Sayang tapi aku kan mau bantuin kamu , biar kamu dapat keadilan dari sekolah " Sheila beralasan.

“ Dan gua nggak butuh bantuan lu. Lu paham nggak sih ? Huh ?" Kesal Zion.

Sheila terdiam.

“ Dengar ya Sheil , berhentilah berpura - pura jadi pahlawan kesiangan buat gua. Nggak usah sok baik di depan gua. Paham lu ?" Peringat Zion. Lalu meninggalkan Sheila yang membisu.

Tak menyadari ternyata ada sepasang telinga lain yang tak sengaja mendengar pertengkaran kecil tersebut.

“ Guys... Gua dapat info baru " ucap orang tersebut melalui video call di ponselnya.

“ .............. "

“ Zion kena skorsing sama dapat poin negatif 50 coba "

“............... "

“ Serius , gua nggak sengaja dengar tadi"

“............. "

“ Gua nggak tahu skorsingnya berapa. Cuma itu info yang gua dapat "

“............. "

“ Oh jelas , Tasya gitu loh , jangan panggil gua Tasya kalau gua nggak dapat info paling update "

“............ ”

“ Oke kita tunggu aja , bakal berapa bulan masa skorsingnya "

“...... "

“ Oke bye "

Sementara itu Freya tengah melamun , sebenarnya apa yang ada dipikiran Zion , mengingat Zion yang sekarang dan yang ia tahu sangat egois dan mementingkan dirinya sendiri.

Tapi , untuk kali ini.....

Ia mau mengakui kesalahannya dan nampak sekali gurat penyesalan di wajahnya tadi.

“ Sayang " panggil mommy nya.

“ Iya mom "

“ Kamu melamun ?"

Freya hanya menghela nafas.

“ Apa kamu masih kepikiran Zion ?"

Freya hanya diam.

“ Mommy tahu , kamu masih memikirkan Zion " ucap Mommy nya.

“ Semua akan baik - baik aja sayang " lanjutnya.

“ Tapi mom , aku merasa kenapa dia dengan mudahnya mengakui kesalahan dia , padahal dia sebelumnya dikenal egois dan main curang , makanya nggak pernah kena hukuman atau dikeluarkan" jelas Freya.

“ Kamu tahu darimana sayang ?" Tanya mommy nya.

“ Kak Tasya sama kak Leora " jawab Freya.

“ Mungkin dia ingin berubah lebih baik , dimulai dari kejadian ini " ucap mommy nya lagi.

“ Semua orang bisa berubah nak " lanjutnya.

...❤️❤️❤️❤️❤️...

Zion kembali ke asrama dengan pikiran kosong , ia mengingat nama Freya tadi.

“ Ilenna Freya ? Kaya pernah dengar sebelumnya , bahkan sebelum ini , tapi dimana ya ?" Gumam Zion.

Karena terlalu serius memikirkan , kepala Zion mendadak sakit dan ia juga merasa pusing.

“ ARGH.... " erangnya. Tiba - tiba semuanya terasa gelap. Ia jatuh pingsan.

Arnold , Reygan dan beberapa anak lainnya baru saja kembali dari sekolah mereka sampai juga di asrama dan mereka semua merasa lelah , karena mendampingi ekstrakulikuler basket.

“ Gila , gua capek banget asli " keluh Arnold.

“ Mana si Zion absen jadi pendamping lagi kali ini " lanjutnya.

“ Sabar Bro. Biasakan aja , besok selama 2 bulan lu latih sendiri tuh junior. Kan Zion di skorsing " ucap Reygan.

“ Hah... Tuh anak nambah - nambahin kerjaaan gua aja perasaan" keluh Arnold lagi.

” Semangat asisten pelatih " ucap teman - teman satu asramanya dengan nada ejekan.

“ Udah ah. Gua mau hibernasi bentar " ucap Arnold sambil melangkah ke kamarnya.

Namun alangkah terkejutnya dia melihat Zion yang sudah terkapar di lantai.

“ ZIOOOONN..... GUYS TOLONG DONG ZION PINGSAN " Teriak Arnold pada teman - temannya. Teman - temannya yang mendengar teriakkan minta tolong itu segera bergegas ke kamar Arnold. Mereka juga terkejut dan segera menggotong Zion untuk diletakkan di tempat tidur.

“ Heh Zion kenapa ? Kok dia bisa pingsan begini ?" Tanya Rico salah satu teman asrama.

“ Mana gua tahu , gua masuk tadi dia udah di lantai begitu. Lu ada aromaterapi nggak?" Tanya Arnold balik.

“ Gua ada nih. Pakai aja coba. Kalau dia nggak sadar juga berarti dia Innalilahi " Jawab Roy.

“ Mulut lu kayanya mau gua cincang ya Roy , di filter dikit kalau ngomong , biar begini - begini Zion itu manusia langka , jadi sayang kalau innalilahi duluan " jawab Arnold nyeleneh.

Reygan yang mendengar perdebatan unfaedah itu hanya memutar bola mata malas. Kenapa temannya ini walau sudah dewasa secara fisik , tapi masih punya pemikiran macam anak paud saja.

“ Buruan tolongin Zion daripada kalian debat nggak jelas macam anak paud " ucapnya sarkas.

“ Siap , laksanakan komandan ! " Ucap Arnold dan Roy.

Mereka pun memberikan pertolongan pada Zion agar segera siuman dengan aromaterapi.

“ Please , Yon lu jangan innalilahi dulu lah kasihan ibu kantin hutangnya belum lunas " ucap Marcell.

“ Pakai disinggung masalah hutang kantin lagi nih bocah , nanti kalau dia meninggal betulan gimana ? Buat menghindar dari hutang " ucap Roy.

“ Auto masuk neraka jalur PMDK anaknya " timpal Reygan.

“ Karena bagaimanapun juga , yang namanya hutang sampai matipun tetap hutang kan namanya " lanjutnya lagi.

“ BISA DIAM NGGAK ! GUA PANIK SIALAN DIA NGGAK BANGUN DARI TADI. YON SUMPAH KALAU LU NGGAK BANGUN JUGA , GUA BAKAL JUAL LU VIA ONLINE " teriak Arnold frustasi.

“ Ugh seraaaam ... " Jawab teman - temannya serempak.

“ Sadis amat pak jual teman sendiri " kata Ardian.

“ Kan , dia antik. Kalau di jual pasti laku keras lah " jawab Arnold tanpa dosa.

“ Nanti Sheila nangis bombai. Kalau Zion lu jual via online " timpal Saga.

Tak lama kemudian Zion siuman , dia mengerjapkan matanya. Hal itu sontak membuat temannya heboh.

“ Wah , bangun juga dia. Berarti dia takut dijual via online. Selamat bro , ancaman lu berhasil ternyata" kekeh Reygan.

“ Gua kenapa ? " Tanya Zion.

“ Malah tanya , ya elu kenapa ? Soalnya kita sampai kamar asrama lu udah terkapar mengenaskan " jawab Arnold ketus.

“ Untung lu bangun. Kalau nggak lu udah dijual sama Arnold juga via online " ucap Roy.

“ Gua kira lu udah innalilahi Yon. Baru aja kita mau Adain misa arwah buat lu " sahut Marcell.

“ Lu agaknya pada senang kalau gua nggak ada di dunia ini ya ?" Jawab Zion sengit.

“ Nggak kok. Gua nggak senang kalau lu nggak ada. Jangan senang dulu tapi , karena kalau lu nggak ada , otomatis tanggung jawab lu sebagai asisten pelatih basket , bakal jatuh ke gua. Dan itu menambah beban hidup gua tahu nggak " jujur Arnold.

” Unek - unek dari hati yang terdalam kayanya " timpal anak - anak lain.

“ Oke , balik lagi ke masalah awal kita. Lu kenapa sampai pingsan begitu ? Kelaparan ?" Tanya Arnold.

“ Gua , kepala gua sakit , pusing juga karena gua kepikiran sesuatu" jelas Zion.

“ Apa ?"

“ Reya "

Arnold dan Reygan menegang mendengar Zion menyebutkan kata Reya.

“ Re..... Ya ?" Tanya Arnold hati - hati.

“ Kenapa sama Reya ?" Tanya Reygan.

“ Gua udah ingat semuanya. Gua ingat siapa Reya dan gua ingat gelang mawar putih itu " jelas Zion.

“ Terus apa yang mau lu lakuin , waktu lu udah ingat semuanya ?" Tanya Reygan.

“ Ya gua mau ketemu Reya lah " jawab Zion.

“ Nggak ada gunanya" Kata Reygan.

“ Kenapa nggak ada gunanya ? Gua mau ketemu Reya , Gua mau ketemu pacar gua. Kenapa lu malah halangi gua buat ketemu dia dan bilang nggak ada gunanya?" Ucap Zion marah.

“ Karena lu punya pacar selain Reya Yon. Lu duakan Reya " Arnold angkat bicara.

“ A - A - Apa ? Gua selingkuhi Reya ? Jangan bercanda ! Gua nggak mungkin selingkuh dari Reya "

“ Tapi memang itu fakta yang ada Yon. Coba lu tanya ke mereka siapa pacar lu sekarang?" Tanya Arnold lagi.

“ Reya ? Siapa itu Reya? Setahu gua pacar lu itu Sheila Yon " ucap Roy.

“ Lu , punya pacar selain Sheila ?" Tanya Marcell.

” Sheila... ? Pacar ? Maksud kalian Sheila Marella anak pak Dika itu pacar gua gitu?" Tanya Zion balik.

“ Lah ? Emang Sheila pacar lu kan ?" Jawab Rico bingung.

“ Memang selama ini gua pacaran sama Sheila? " Tanyanya dan teman - temannya pun mengangguk.

“ Sekarang , gimana kabar Reya ? Dimana dia sekolah sekarang ? Dia pasti udah SMA juga kan ? Harusnya dia udah masuk SMA tahun ini " ujarnya.

“ Dia memang udah masuk SMA dan dia masuk sekolah kita Yon "

“ A - PA ? " jawab Zion shock. Reygan dan Arnold mengangguk mengiyakan.

“ Berarti dia tahu kalau gua pacaran sama Sheila saat ini ?" Tanya Zion lagi.

“ Oh tentu dia tahu hal itu " jawab Reygan santai.

Zion mengusap wajah kasar , kenapa masalahnya jadi serumit ini selama dia amnesia? Ya Zion mengalami amnesia akibat insiden kecelakaan motor tahun lalu.

“ Oh satu lagi. Lu nggak akan bisa ketemu Reya untuk sementara waktu karena lu dapat hukuman poin negatif 50 dan skorsing 2 bulan " jelas Reygan lagi.

“ Dan itu ada sangkut pautnya sama Reya " tambah Arnold.

“ Gua skorsing? Ada masalah sama Reya ? Masalah apa ? " Tanya Zion.

“ Lu benar - benar nggak ingat ?" Tanya Arnold balik.

Zion menggelengkan kepalanya tak mengerti. Sungguh ia merasa kacau , kenapa semuanya berantakan?

” Untuk lebih jelasnya lu tanya kepala sekolah deh " usul Reygan.

” Nggak bisa dari kalian aja ?" Tanya Zion.

“ Oke nanti gua suruh Nico buat kirim rekamannya ke elu deh. Dengerin aja pakai headset , semoga lu nggak jantungan ya nanti " ucap Reygan.

“ Gua udah chat what's app Nico nih. Wait a minute katanya " timpal Arnold.

Ting !

Satu notifikasi pesan diterima Zion dan Zion mengunduh file rekaman tersebut kemudian mulai mendengarkan melalui headset.

Ia mendengarkan dengan seksama dan tak lama kemudian airmatanya menetes.

“ Jadi selama ini , gua udah berlaku jahat ke Reya , pacar gua sendiri " monolog Zion.

Ia tak menyangka jika ia sudah melakukan perbuatan bejat terhadap kekasihnya sendiri.

“ Kenapa kalian jahat sama gua ? Kenapa kalian nggak berusaha bantu gua buat ingat semuanya ? Buat ingat tentang Reya ?" Tanya Zion meminta penjelasan.

Arnold dan Reygan diam seribu bahasa.

“ Huh ? Kenapa kalian malah diam aja , dan bertingkah seolah - olah gua yang jahat disini ? Dan semua salah ditimpakan ke gua ? Lu nggak lupa kan kalau gua amnesia ? Tapi kenapa lu pada diam aja. Seolah - olah kalian tutup mata akan kondisi gua?" Marah Zion.

“ Gua kecewa sama kalian , Kecewa sama Tasya , sama Nico , sama Leora juga. Kalian itu dekat sama kami , kalian dekat sama Reya dan kalian juga dekat sama gua ?  Tapi apa disaat gua lupa tentang Reya. Kalian malah salahin gua dan nggak ada niat buat bantuin gua ingat Reya. Bahkan gua yakin kalau sebenarnya Reya nggak tahu kalau gua amnesia , karena kalian nggak kasih tahu dia" Zion mengeluarkan kekesalan dan kekecewaan nya.

“ Yon , ki - kita minta maaf Yon " ucap Arnold.

“ Maaf ? Apa kalian pikir dengan minta maaf , hubungan gua sama Reya yang udah hancur , sehancur - hancurnya , bisa bakal balik kaya dulu lagi dengan kata maaf doang ?  Nggak se - simpel itu. Dan gua juga yakin sekarang Reya pasti benci banget sama gua , kecewa sama gua dan bahkan dendam sama gua "  jelas Zion dengan sorot mata kecewa.

Zion beranjak dari tempat tidur dan mengemasi barang - barangnya dalam diam , teman - teman yang melihat pertengkaran itupun hanya diam , karena mereka tak tahu awal permasalahannya.

“ Gua pergi " ucap Zion sambil berlalu.

“ Yon.... Tunggu lu mau kemana Yon " panggil Arnold yang melihat Zion sudah pergi menggunakan motor.

Arnold dan Reygan mengusap wajah kasar. Mereka menyesal , mereka juga salah dalam hal ini.

Marcell pergi ke rumah Leora untuk menceritakan semuanya sekaligus meminta penjelasan.

Dan disinilah mereka berdua , di ruang tamu rumah Leora.

“ Sekarang cerita ke aku siapa itu Reya yang katanya pacar Zion ?" Pinta Marcell.

“ Reya. Ilenna Freya anak kelas 1 - C , itu pacar Zion "

“ Ilene kelas 1 - C ?" Kaget Marcell.

Leora mengangguk membenarkan.

“ Mereka memang pacaran , saling cinta , saling sayang , saling melengkapi tapi semuanya berubah setelah Zion mengalami kecelakaan dan kemudian amnesia hingga dia lupa tentang semuanya"  Leora menjelaskan.

“ Kalau kalian tahu mereka punya hubungan kenapa kalian nggak kasih tahu Ilene kalau Zion amnesia? Ilene itu pacarnya , Leora jadi dia berhak tahu " ucap Marcell kesal.

“ Kami cuma nggak mau Ilene itu sedih karena kondisi Zion " jawab Leora.

“ Terlepas Ilene sedih atau nggak harusnya kalian kasih tahu dia. Daripada kaya gini , dan Ilene tahu kalau selama ini dibohongi sama kalian ? Pasti dia sakit hati. Sama keadaan , waktu dan terlebih sama kalian " nasehat Marcell.

“ Tapi Zion udah sama Sheila sekarang , jadi untuk apa kasih tahu Ilene?"

“ KALIAN JANGAN EGOIS ! KALAU KALIAN BANTU ZION DARI AWAL DAN KASIH TAHU ILENE TENTANG KONDISI ZION LEBIH AWAL. ZION NGGAK AKAN MUNGKIN PACARAN SAMA SHEILA SEKARANG ! MUNGKIN ILENE SAMA ZION MASIH BAHAGIA SEKARANG "

Leora terkejut Marcell membentak nya. Memang semua ini salahnya. Salah teman - temannya juga. Nasi sudah menjadi bubur.

“ Jangan jadikan Ilene sebagai alibi kalian agar tidak disalahkan " ucap Marcell.

“ Maaf.... Hiks.... " Isak Leora.

“ Berpikirlah sebelum bertindak Leora , kalau aku ada diposisi Zion , aku pasti juga sama , akan marah " ujar Marcell lagi.

“ Jangan seolah - olah berperan sebagai malaikat kalau nyatanya kalian itu adalah iblis " lanjut Marcell.

DEG ....

“ Aku pamit , pulang " ujar Marcell kemudian ia juga berpamitan kepada ibu  Leora.

Author POV end

Vote + comment ......

Terpopuler

Comments

Syhr Syhr

Syhr Syhr

Ha ha...jual teman Via online, aku beli dah! 😅

2023-03-08

0

🥀

🥀

nyebelin banget, iblis bermata satu emang🥺

2023-02-17

1

✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻𝘼𝙎𝙍𝙄k⃟K⃠

✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻𝘼𝙎𝙍𝙄k⃟K⃠

langka,harusnya dilindungi negara ya!

2023-01-24

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!