Diterima kerja

Mobil Mercedes Benz itu pergi meninggalkan Nafa yang masih terpaku, sungguh sial nasibnya hari ini, bagaimana bisa Ia bertemu dengan CEO nya sendiri dan justru dirinya harus membayar ganti rugi atas kecerobohannya menyerempet mobil Dion.

Nafa tidak punya pilihan lain selain menuruti permintaan Dion, menjadi pengasuh bagi putra semata wayangnya, Alaska Mahesa.

Keesokan harinya, Nafa memberanikan diri untuk datang ke alamat yang Jamil berikan padanya, yang tak lain adalah kediaman keluarga besar Mahesa, dimana Dion tinggal bersama sang Mama dan seorang putranya yang masih berusia 5 tahun. Alaska Mahesa, bocah yang mewarisi ketampanan sang Ayah, adalah seorang anak yang cukup hiperaktif, Alaska tidak pernah bisa diam, bocah itu cukup membuat repot para pelayan, tingkah Alaska yang terlalu aktif membuat Nyonya Rima, Ibu Dion menyerah dengan sifat sang cucu.

Nyonya Rima terpaksa merawat cucu satu-satunya itu karena Dion bercerai dengan istrinya, dan Ia memutuskan untuk merawat putranya sendirian, karena sang mantan istri tega meninggalkan mereka berdua dengan pria lain yang merupakan teman Dion sendiri.

Hari itu Nafa turun dari taksi dan membaca alamat yang diberikan Jamil kepadanya.

"Iya benar ini alamat rumahnya, astaga! Ini rumah apa istana sih! Apa nggak tersesat ya tinggal di dalam sana!" batin Nafa sembari garuk-garuk kepalanya, tampak seorang security penjaga menghampiri Nafa yang masih kebingungan.

"Permisi, Mbak! Ada yang dapat dibantu?" tanya sang satpam.

"Oh begini Pak! Ini benar kan rumah Bapak Dion Mahesa, Dirut PT Agro Kencana itu?" seru Nafa sembari menunjukkan alamat yang Ia dapatkan dari Jamil.

"Oh ya benar, ini rumah Pak Dion Mahesa, ada perlu apa Mbak datang ke rumah ini, biar nanti saya sampai kepada Pak Dion." ucap sang satpam.

"Begini Pak! Saya disuruh datang ke sini untuk menjadi pengasuh anak Pak Dion." jawab Nafa sembari tersenyum.

"Oh Mbak nya mau ngelamar jadi pengasuh Tuan muda Alaska toh, Saya cuma mau bilang sama Mbak, sudah ada puluhan wanita yang melamar menjadi pengasuh Tuan muda Alaska, tapi tak satupun ada yang keterima, bahkan ada yang melarikan diri setelah melihat Tuan muda Alaska, kebanyakan mereka tidak sanggup untuk menjadi pengasuh Tuan muda."

Mendengar penuturan dari sang satpam, sejenak Nafa berpikir, seperti apakah anak dari Dion itu, senakal itu kah?

"Memangnya kenapa, Pak?" Nafa tampak semakin penasaran.

"Tuan muda Alaska itu anaknya aktif sekali, Mbak! Nggak bisa diem anaknya, Tuan muda juga suka jail, jadi nanti Mbak tidak perlu kaget jika Tuan muda Alaska mengerjai Mbak, seperti calon pengasuh yang dulu-dulu yang tiba-tiba mengundurkan diri setelah ketemu dengan Tuan muda Alaska." terang sang satpam yang membuat Nafa semakin tertantang untuk menemui Alaska, anak Dion yang terkenal dengan kenakalan nya.

Setelah sang satpam memberikan penjelasan kepada Nafa, akhirnya Nafa pun mulai mengerti kenapa Dion sangat mencari pengasuh untuk putranya.

Nafa dipersilahkan duduk dan menunggu kedatangan Rima untuk meng-interview dirinya. Sejenak Nafa berusaha mengatur nafasnya agar dirinya bisa tenang menghadapi Rima.

Namun, disaat dirinya tengah menunggu kedatangan Rima, tiba-tiba datang seorang anak kecil yang wajahnya mirip sekali dengan Dion, anak itu tampak duduk di atas meja sembari menunjuk ke arah Nafa.

"Kamu siapa?" seru Alaska sembari salah satu tangannya berkacak pinggang.

"Oh ini mungkin anaknya Pak Dion! Ganteng juga mirip bapaknya, eh kok malah muji Bapaknya sih, ganteng anaknya lah." batin Nafa sembari tersenyum kepada Alaska.

"Hai! Namaku Nafa, kamu pasti Alaska, benar bukan?" tanya Nafa sembari memegang tangan Alaska. Seketika Alaska menarik tangannya dan berkata, "Kamu bisa nyanyi?"

"Nyanyi? Nyanyi apa dulu dong?" jawab Nafa lembut.

"Nyanyi lagu Bunda, punya Melly Goeslaw." jawaban Alaska seketika membuat Nafa terkejut, anak seusianya sudah mengerti lagu-lagu seperti itu.

"Gampang, Alaska mau dengar?" seru Nafa yang tentunya dirinya juga sangat menyukai lagu itu, karena lagu itu sangat berkesan baginya, dimana kasih sayang seorang Ibu kandung tak akan pernah sirna. Tapi sayang, Nafa harus kehilangan Ibu kandungnya di usia sepuluh tahun karena suatu penyakit yang menderita sang Ibu, hingga akhirnya Ayahnya menikah lagi dengan seorang janda beranak satu yang usianya tidak jauh beda dari Nafa. Tentu saja kehidupan Nafa berubah drastis saat Ibu tiri dan Saudari tirinya masuk ke dalam hidupnya.

Alaska mengangguk sembari terus berdiri di atas meja memandangi Nafa yang mulai bernyanyi.

Nafa pun mulai menyanyikan lagu itu, suaranya yang sangat lembut membuat Alaska yang tadi berdiri, kini anak itu turun dari atas meja, dan mendengar Nafa yang sedang menyanyikan lagu untuknya.

Alaska benar-benar mendengarkan suara lembut Nafa, entah kenapa tiba-tiba saja anak itu seperti kucing kecil yang minta dielus-elus kepalanya, Alaska mendekati Nafa dan duduk di samping gadis itu sembari mendongak menatap wajah Nafa yang tengah menghayati lagu yang Ia nyanyikan. Hingga akhirnya Nafa menyelesaikan lagu di bait terakhir.

"Oohh Bunda, ada dan tiada dirimu kan ada di dalam hatiku."

Seketika Alaska memeluk Nafa seolah-olah Nafa adalah Ibu kandungnya. Tentu saja apa yang dilakukan oleh Alaska membuat Nafa sangat terkejut, bukankah Alaska seorang anak yang hiperaktif dan jail, nyatanya Alaska anak yang lembut dan manja.

"Alaska? Alaska kenapa? Alaska kangen ya sama Mama?" tanya Nafa sembari mengusap lembut rambut anak itu. Alaska melepaskan pelukannya dan menatap wajah Nafa.

"Boleh nggak Aku panggil Mama?"

"Apa?"

Tentu saja apa yang dikatakan oleh Alaska menjadi Nafa terkejut dan tidak menyangka jika anak Dion itu meminta dirinya untuk dipanggil Mama.

"Emm Alaska nggak bercanda, kan? Kita kan baru ketemu, Kakak di sini akan menjadi pengasuh Alaska, bukan Mama nya Alaska." ucap Nafa yang menjelaskan tentang siapa dirinya.

Tapi, rupanya Alaska lebih senang jika memanggil Nafa dengan sebutan Mama.

"Nggak mau pokoknya kamu Aku panggil Mama, kalau nggak mau Aku panggil itu, lebih baik kamu pergi saja dari sini."

"Waduh! Nih anak bikin deg-degan aja, kalau Aku pergi dari sini, pasti Aku bakal pindah ke penjara dong! Nggak-nggak, ini nggak bisa. Ya udah deh, terima saja permintaan Alaska, daripada Aku dipenjara." batin Nafa.

Akhirnya, Nafa pun mengiyakan permintaan Alaska untuk memanggil nya dengan sebutan Mama.

"Ya udah kalau itu permintaan Alaska, kamu boleh kok panggil kakak dengan Mama."

Mendengar ucapan dari Nafa, Alaska pun terlihat begitu senang, Ia pun terlihat loncat-loncat kegirangan.

"Ye ye hore ... Alaska punya Mama ... ye ye!"

Sementara di tempat lain, tampak seorang wanita paruh baya yang tersenyum melihat sang cucu bersama Nafa. Dia lah Mama Rima, Ibu kandung Dion.

"Rupanya Alaska menyukai gadis itu, Syukurlah! Semoga gadis itu bisa momong Alaska dengan sabar." ucap Mana Rima lirih.

Mama Rima berjalan mendekati Nafa dan sang cucu.

"Selamat siang!" sapa Mama Rima kepada Nafa. Seketika Nafa menoleh ke arah belakang, dan Ia sangat terkejut saat melihat seorang wanita yang masih terlihat cantik di usia nya yang terbilang sudah tidak muda lagi.

"Selamat siang, Nyonya! Perkenalkan nama Saya Nafa Maheswari, Saya kesini karena disuruh datang untuk melamar sebagai pengasuh putra Pak Dion Mahesa." balas Nafa sembari menundukkan kepalanya.

"Kamu diterima, mulai hari ini kamu bisa bekerja di sini." tiba-tiba saja Rima tanpa pikir panjang langsung menerima Nafa sebagai pengasuh sang cucu. Rima melihat jika cucunya sangat menyukai Nafa, terlihat dari sifat Alaska yang lebih tenang dan nyaman saat Nafa berada di dekatnya.

...BERSAMBUNG ...

Terpopuler

Comments

violet

violet

mantap langsung di terima

2023-01-09

2

🌺awan's wife🌺

🌺awan's wife🌺

Alaska langsung cocok aja sama nafa

2022-12-31

0

k⃟K⃠ B⃟ƈ ɳυɾ 👏🥀⃞༄𝑓𝑠𝑝⍟𝓜§

k⃟K⃠ B⃟ƈ ɳυɾ 👏🥀⃞༄𝑓𝑠𝑝⍟𝓜§

alasa semoga Nafa beneran jadi mama mu yah 😁😁😁😁

2022-12-16

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!