Nafa berlari sejauh mungkin, Ia tidak perduli dalam derasnya hujan. Nafa terus berusaha untuk pergi menjauh dari Dion. Ia sadar, jika Ia melanjutkan semua ini, maka Ia akan menyakiti hati banyak orang, dan yang paling tersakiti pasti Rudi. Nafa tidak mau egois, janji adalah janji, Ia sudah lama menunggu saat-saat untuk menikah dengan Rudi, sang pacar.
Sementara itu Dion pun segera turun setelah Ia sadar jika Nafa telah pergi. Dion berusaha untuk mengejar Nafa. Namun, rupanya Nafa sudah berhasil menghentikan sebuah taksi dan dengan cepat Nafa segera masuk ke dalam taksi segera pergi secepat mungkin.
"Nafaaaaaaa ...!" Dion berteriak di tengah hujan, menyebut nama gadis yang dicintai putranya, apalah daya Nafa sudah pergi. Dion berharap besok pagi Nafa pasti datang ke rumah. Karena Ia tahu pasti Nafa sangat tidak tega dengan rengekan Alaska.
Kini, Nafa berada di dalam taksi yang sudah melaju meninggalkan di mana Dion berada. Nafa menangis, kenapa dirinya harus berhadapan dengan semua ini. Apakah Ia sanggup berpisah dengan Alaska, karena anak itu sudah berhasil mengambil sebagian hatinya. Alaska memang tidak terlahir dari rahimnya. Tapi, entah kenapa Nafa begitu menyayanginya, apalagi saat mendengar Alaska berdoa agar dirinya bisa menjadi Ibu sambung Alaska, rasanya Nafa ingin menjerit sekeras-kerasnya.
Dion pun kembali melajukan mobilnya, Ia pulang dengan membawa kekecewaan yang pastinya juga akan membuat kecewa sang anak. Harusnya Dion membawa Nafa pulang. Namun, ternyata Nafa telah pergi, apa yang akan Ia katakan kepada Alaska.
"Maafkan Daddy, Sayang! Daddy tidak bisa membawa Mama Nafa pulang." batin Dion dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
Akhirnya, mobil mewah Dion berhenti di halaman rumah mewah keluarga Mahesa, Dion turun dari mobilnya, tentu saja hal yang dikhawatirkan olehnya adalah pertanyaan Alaska. Bocah kecil itu sudah menunggu kedatangan Dion dan Nafa. Namun, saat melihat mobil Dion berhenti, Alaska tidak melihat Nafa turun dari mobil. Hanya Dion yang berjalan sendirian menghampiri Alaska yang sedang berdiri di teras rumah bersama Mommy Rima.
Alaska mengerutkan keningnya, di mana Nafa berada kenapa Dion hanya sendirian saja. Setelah Dion tiba di depan sang anak. Alaska langsung menanyakan kepada Dion di mana Mama Nafa nya berada.
"Daddy kok sendiri? Mama Nafa kemana?" tanya sang bocah sembari celingukan mencari keberadaan Nafa, mungkin saja Nafa sedang bersembunyi. Dion berjongkok di depan sang anak dan mencoba untuk menjelaskannya.
"Alaska! Daddy tidak bisa memaksa Mama Nafa untuk tinggal bersama kita, Sayang! Mama Nafa sudah pergi. Dan kamu, Daddy berharap bisa mengikhlaskan kepergian Mama Nafa, Oke! Alaska anak yang tegar dan kuat." Dion memeluk putranya penuh keharuan, Ia gagal membawa Nafa pulang.
"Maafkan Daddy!" bisik Dion saat Ia memeluk anaknya, sembari menitikkan air matanya. Kali ini Dion benar-benar sangat kehilangan sosok wanita telah berhasil membuka hatinya. Setelah sekian lama Dion mati rasa dengan wanita. Sejak kehadiran Nafa, hidupnya lebih berarti karena cinta itu mulai tumbuh dalam sanubarinya.
Mommy Rima benar-benar melihat kesedihan dan kekecewaan pada wajah sang anak, kali ini Nafa berhasil membuat Dion menangis, Mommy Rima tidak menyangka jika Dion dibuat rapuh oleh Nafa yang notabenenya hanyalah seorang pengasuh. Setelah memeluk putranya, Dion pun segera masuk ke dalam kamar. Pria itu benar-benar terpukul apalagi saat melihat Alaska.
Alaska memperhatikan sang Ayah yang masuk ke dalam rumah dengan wajah bersedih. Baru kali ini Alaska melihat kesedihan yang teramat dalam pada Dion, kesedihan Dion melebihi kesedihannya saat Mommy Alaska pergi meninggalkan mereka. Tapi, kali ini Alaska melihat Dion benar-benar sangat terpukul.
"Kasihan Daddy! Aku memang sedih kehilangan Mama Nafa. Tapi Daddy, Daddy lebih bersedih dari Aku. Ya Allah! Semoga Aku bisa membuat Mama Nafa kembali lagi. Iya ... Aku akan bertekad untuk membawa Mama Nafa pulang ke rumah ini, bagaimanapun caranya." tekad sang bocah untuk membawa Nafa kembali kepada keluarga mereka.
...BERSAMBUNG...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
😭😭😭😭
2023-03-06
1
violet
doamu akan segera menjadi kenyataan
2023-01-10
0
choi yongah
jadi mewek deh aku
😭😭😭😭😭😭😭
2022-12-25
2