Merebut Shanon

Aku merasakan hati ini begitu hancur, aku lalu menjatuhkan tubuhku ke atas lantai dan meneriakkan nama Shanon sekencang kencangnya.

"SHANONNNNNNN!"

Aku berteriak disertai air mata yang mengalir deras di wajahku. Aku tak peduli jika ada orang yang tahu dan menganggapku cengeng, aku tak peduli jika ada orang tahu lain yang menganggapku lemah menangis karena cinta, aku tidak peduli pada semua itu. Yang aku tahu, saat ini aku sedang patah hati, dan sialnya lagi-lagi aku mengalami patah hati pada satu wanita yang sama.

Dulu, aku begitu sakit karena aku kehilangan wanita yang kucintai sebelum aku mengucapkan kata cinta padanya. Dan saat ini, mungkin aku bisa mengatakan cinta padanya, tapi di saat itu ternyata wanita itu sudah menjadi milik yang lain.

Mungkin inilah takdirku, cinta yang ada di dalam hatiku ini mungkin hanya cukup untuk dipendam atau bahkan dikenang di dalam hidupku. Lalu, apakah aku sanggup menahan semua rasa sakit dan hancur yang ada di dalam hatiku? Kadang aku bertanya mengapa aku tidak pernah beruntung dalam percintaan dan harus merasakan keterpurukan lagi padahal rasanya sangat sulit membangun kepercayaan diri ini. Lagi-lagi aku harus merasakan patah, dan hati ini kembali dihempaskan oleh sebuah kenyataan pahit yang kini harus kuhadapi.

Setelah hari itu, setelah aku tahu wanita yang menikah dengan kakakku adalah cinta pertamaku, aku memang merasa begitu terpuruk. Tapi untuk saat ini aku jauh lebih dewasa dalam menghadapi kenyataan pahit ini. Aku bisa jauh lebih tenang dibandingkan saat dulu kehilangan Shanon untuk yang pertama kalinya, setidaknya aku tahu kalau saat ini Shanon masih hidup dan aku tidak lagi dibayangi oleh sebuah tanda tanya besar dalam hidupku.

Mungkin inilah takdirku, aku harus bisa tersenyum meskipun aku bukan pemeran utama dalam sebuah kisah yang berjudul bahagia.

Aku pun mencoba mengikhlaskan dan harus menyadari jika cinta memang tidak harus memiliki. Setiap hari, aku meyakinkan diriku sendiri jika aku mungkin tidak berjodoh dengan Shanon. Aku selalu menyadarkan pada diri ini jika cinta itu tidak harus memiliki, karena yang terpenting bagian dari mencintai itu adalah ketulusan.

Akhirnya tibalah hari itu, hari pernikahan kakakku dan Shanon. Aku memang sengaja tidak datang ke pesta pernikahan itu, aku sudah minta izin pada Kak Ethan untuk tidak datang ke pernikahannya dengan alasan sibuk menyelesaikan tugas akhir. Dan Kak Ethan pun menerima alasanku, dia menyadari kesibukanku saat ini. Ya memang aku sibuk, tapi bukan sibuk dengan urusan kuliahku, tapi aku sedang sibuk menata hatiku. Aku sibuk membangun mentalku agar suatu saat nanti aku siap jika harus bertemu dengan Shanon. Mau tidak mau, suatu saat nanti aku pasti bertemu dengan Shanon karena bagaimanapun juga Shanon menikah dengan kakakku, meskipun entah kapan aku bisa siap bertemu dengannya.

Meskipun dia menikah dengan wanita yang kucintai, aku tetap menyayangi Kak Ethan, untuk saat ini memang hanya dia satu-satunya keluargaku setelah kepergian orang tua kami. Kak Ethan, pribadi yang baik dan dewasa, bahkan sejak dulu aku selalu kagum pada kedewasaannya, jadi tidak ada alasan bagiku untuk tidak menyukainya.

Dan dialah yang saat ini dipercaya oleh Papa untuk memegang perusahaan keluarga kami, meskipun sebenarnya aku masih memiliki bagian di perusahaan itu, tapi untuk saat ini aku tidak terlalu tertarik dengan dunia bisnis karena aku lebih tertarik dengan duniaku.

Sebenarnya semua ini sungguh terasa ironi, saat aku sedang sibuk menata kepingin hati ini yang begitu hancur, jauh di sana wanita yang kucintai, pasti sedang tersenyum bahagia dan senyum bahagia itu untuk laki-laki lain bukan untuk diriku. Tapi aku selalu mencoba ikhlas karena untuk saat ini aku yakin jika laki-laki yang dicintai oleh Shanon itu adalah kakakku dan aku akan melakukan apapun untuk kebahagiaan Shannon termasuk mengikhlaskannya dengan laki-laki yang dicintai saat ini dan dia adalah kakakku, Kak Ethan.

Waktu pun bergulir begitu cepat, sedikit demi sedikit aku bisa melupakan sakit hatiku. Hingga pada suatu hari, salah seorang manajer di kantor papa menelponku dan memintaku untuk meminta persetujuan pada kebijakan baru yang ada di perusahaan kami.

Aku kemudian membuka akses perusahaan milik keluarga kami, kuakui memang selama ini aku tidak pernah mengurusi perusahaan itu. Selama ini semua kuserahkan pada Kak Ethan, dan aku percaya dia pasti bisa melakukan yang terbaik bagi perusahaan kami. Tapi saat aku sedang membaca kebijakan baru perusahaan, aku merasa ada sedikit keanehan karena ada beberapa akses perusahaan yang tidak bisa kubuka.

Aku pun merasa aneh pada hal tersebut, aku yang merasa penasaran kemudian membobol akses itu dengan kemampuanku. Akhirnya aku pun bisa membuka akses rahasia itu dan di saat itulah aku baru tahu ternyata perusahaan kami tidak sedang baik-baik saja.

Tiba-tiba pikiran buruk pun menari dalam benakku. "Apakah Kak Ethan yang melakukan semua ini?" gumamku.

Sebenarnya aku tidak yakin jika Kak Ethan sampai melakukan hal buruk pada perusahaan kami, dan satu-satunya cara untuk membuktikannya adalah aku harus pulang ke rumah, meskipun aku juga tahu resiko keputusan yang akan ku ambil itu tidaklah mudah. Karena itu artinya aku harus menahan rasa sakit saat melihat wanita yang kucintai bermesraan dengan laki-laki lain tepat di hadapanku.

Tapi aku tidak mau menjadi laki-laki pecundang, aku harus menyelesaikan semua ini, dan menyelidiki apa yang sebenarnya telah terjadi. Dan jika Kak Ethan benar-benar memiliki niat buruk pada perusahaan kami, maka bukan hanya perusahaan itu saja yang kurebut tapi juga istri dari Kak Ethan, Shanon juga akan kurebut darinya. Karena Shanon tidak pantas menikah dengan laki-laki munafik seperti dirinya.

"Shanon, tunggu aku kembali."

Terpopuler

Comments

Puji Rahayu

Puji Rahayu

br x ni ngedukung pebinor...✌

2023-04-30

1

Tiahsutiah

Tiahsutiah

semangat arsen, aku mendukung mu tuk merebut perusahaan mu termasuk shanon, jangan biar kan ethan berbuat seenak nya,

2022-12-14

0

Linda Purwanti

Linda Purwanti

lanjuuuuut kan ka weny

2022-12-14

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!