11 : Bangkit dan Memulai Lembaran Baru

Mengenai anak, juga masa depannya, Amel terus memikirkan kedua kenyataan tersebut. Sudah menjadi hal lumrah seorang ibu ingin yang terbaik untuk anak-anaknya, tapi jika situasinya sangat luar biasa seperti yang ia alami, akankah keutuhan rumah tangga dan juga adanya orang tua dalam formasi lengkap, bisa menjamin kebahagiaan anak, terlebih di balik semua keutuhan itu, semuanya tidak baik-baik saja?

Jauh di lubuk hatinya sana, dua pilihan yang Amel berikan kepada dirinya sendiri. Pertama, menutup mata dan juga hatinya yang dengan kata lain, ia harus berkorban menerima semuanya demi keutuhan rumah tangga dan juga masa depan anaknya. Kedua selaku keputusan yang juga tengah Amel jalani, membebaskan diri dari jerat Jemmy, memulai lembaran baru dan kelak menceritakan semuanya kepada sang anak di waktu yang tepat?

Tidak ada pilihan yang lebih baik karena hadiah saja belum tentu membuat penerimanya bahagia. Amel paham itu. Semuanya selalu memiliki risiko termasuk setiap keputusan yang ia ambil. Namun setelah merenung serius, berpisah dari Jemmy dirasanya menjadi pilihan terbaik karena dengan begitu juga, ia dan calon bayinya juga terbebas dari kekejian ibu Marta.

Badai memang belum sepenuhnya usai dari kehidupan Amel, tapi perpisahannya dengan Jemmy seolah menjadi angin segar untuk wanita itu. Amel mulai bisa bernapas dengan lega walau baru sedikit. Wanita itu langsung berusaha bangkit, mengarungi puing-puing kehancuran kehidupannya dan perlahan menyusunnya dalam lembar kehidupan baru. Ada malaikat tak berdosa yang kini bersarang di rahimnya dan memang sangat bergantung kepadanya. Amel meyakinkan dirinya, dirinya bisa dan wajib lebih kuat dari sebelumnya walau kini, mereka hanya berdua.

“Kamu yakin tidak tinggal di rumahku saja?” Arden menatap khawatir Amel yang wajahnya masih sangat pucat. Selain itu, sekitar wajah dan leher Amel juga basah karena keringat. Arden yakin itu keringat dingin karena sepupunya itu memang belum sepenuhnya sehat terlebih baik-baik saja.

“Iya, paling tidak selama dua minggu ini kamu tinggal di rumah kami. Lagian, kamu juga wajib bed rest selama dua minggu, kan?” timpal Keyra yang berdiri persis di sebelah Arden. Ia tak kalah khawatir, terlebih ia pernah ada di posisi yang sama dengan sepupu suaminya itu.

Amel tersenyum sembari menggeleng pelan, menatap pasurti baik hati di hadapannya. “Aku harus bangkit, Mas, Mbak. Aku ingin menata hidupku, menjadi Amel yang lebih baik lagi. Aku yang sudah susah payah sampai di titik ini saja masih diinjak. Apa kabar kalau aku tetap lemah?” Kedua tangannya masih aktif mengelus perut, sekalipun tatapannya menyisir suasana butik kebersamaan mereka.

Butik tersebut merupakan butik Amel. Memang tidak begitu besar, tapi bagi orang sepertinya yang memulai semuanya dari awal bermodal nekat tanpa bantuan keluarga maupun Jemmy, Amel merasa bangga. Butiknya tengah dikunjungi beberapa pelanggan. Ia mengamati semua itu dari ruang kerjanya.

Setelah menyimak balasan Amel, Keyra menoleh dan menatap Arden. Perlahan tapi pasti langkahnya yang mundur membuatnya sampai di sisi Amel. Ia merengkuh tubuh Amel seiring kepeduliannya yang membuncah. Ia pernah ada di posisi Amel—harus berjuang sendiri ketika hamil sebelum akhirnya ia menikah dengan Arden (baca novel : Terpaksa Menikah (Cinta Duda Dan Wanita Hamil Di Luar Nikah).

“Aku di sini, yah, Mas,” pinta Keyra. “Untuk beberapa waktu,” lanjutnya masih memohon dengan tutur kata yang masih sangat lembut.

Arden mengernyit serius, tampak merenung, mempertimbangkan permintaan sang istri.

“Ya ampun, Mbak Key. Mbak Key enggak usah repot-repot. Aku bisa sendiri, kok!” Amel meyakinkan.

“Kamu masih kurang sehat, Mel. Kalau kamu kenapa-kenapa, gimana?” sergah Keyra makin khawatir hanya karena membayangkan Amel harus berjuang sendiri tanpa ada yang membantu bahkan sekadar mengawasi.

“Mbak Keyra, di rumah, Mbak punya empat anak, bahkan lima sama bapaknya! Mau jadi apa mereka tanpa Mbak, apalagi Mas Arden juga harus fokus kerja? Yang ada berita perceraian aku dan Jemmy menyebar sampai planet tetangga gara-gara kalian ikut repot dan anak-anak heboh mencari,” ujar Amel.

“Di planet ini saja sebenarnya kamu enggak diakui, Mel!” umpat Arden. “Enggak ada yang kenal sama kamu, enggak mungkin juga beritanya menyebar secepat yang kamu bayangkan.” Arden sengaja meledek.

Amel langsung menahan tawanya gara-gara ulah Arden. Pria itu mungkin berniat melucu, tapi kenyataan Arden yang serba kaku bahkan tersenyum saja tampak sangat sulit, menjadi ketertarikan tersendiri.

“Ya sudah, Mas Papah. Tolong minta bantuan orang buat angkat tempat tidur Amel di lantai atas karena Amel belum boleh naik-turun tangga. Malah, harusnya Amel beneran hanya tiduran miring ke kiri seperti aku dulu, Mas,” ucap Keyra menatap Arden penuh keseriusan.

“Yuk kita ubah ruang kerja ini jadi kamar sekalian. Biar Amel enggak naik-turun tangga dan ruang kerjanya pun tetap elegan,” lanjut Keyra yang langsung menyisihkan tas di pundak kanannya ke meja kerja Amel.

“Aku panggil pekerja lain dulu buat bantu kita. Kamu duduk, Mel. Kamu duduk, kalau kamu ingin rahasia hubunganmu dan Jemmy aman dari keluarga kita!” Arden sengaja mengancam Amel agar sepupunya itu fokus istirahat.

Perlakuan istimewa Arden dan Keyra membuat hati Amel terenyuh. Hati Amel seperti diiris oleh sembilu tak kasat mata. Hanya saja, berbarengan dengan rasa sakit itu, Amel juga merasa sangat bahagia. Dalam hatinya ia menjadi tak hentinya bersyukur.

“Ketika Tuhan memberiku pasangan tak setia dan justru membuatku merasakan banyak luka, Tuhan menggantinya dengan kebahagiaan yang aku dapatkan dari saudara-saudaraku. Mereka senantiasa ada, memberiku banyak cinta,” batin Amel benar-benar bersyukur. Ia ingin menangis, matanya sudah terasa panas sekaligus berembun, selain ia yang sengaja menggigit kuat-kuat bibirnya. Namun, ia sengaja menahannya, berusaha menjadi wanita kuat terlebih sebentar lagi ia akan menjadi seorang mama. “Sayang, lihat. Om dan Tante kamu. Mereka sayang banget ke kita. Yuk kita semangat, kita bisa jadi orang hebat! Karena jika kita ingin dilihat dan tidak diinjak, kita wajib jadi orang hebat!” batin Amel.

---

Ruang kerja Amel sudah diubah menjadi kamar pribadi. Tirai warna pink menjadi pemisah meja kerja dan juga tempat tidur di belakangnya atas usul Keyra. Iya, Keyra Miranti, wanita yang pernah sangat Amel benci hanya karena cinta buta Amel kepada Joe, di masa lalu. Padahal sebenarnya, baik Keyra maupun Amel sama-sama korban Joe—si pria brengsek dan hobinya menanam benih di rahim wanita yang dikencani. Pria brengsek yang akan menggunakan kekuasaannya untuk menghancurkan musuh-musuhnya. Parahnya, semua itu terjadi tanpa terkecuali. Karena wanita yang telah Joe nodai bahkan tengah mengandung anaknya pun, merasakan dampaknya. Meski nasib Amel tak seburuk Keyra Miranti, kini Amel benar-benar menyesal pernah sangat mencintai Joe sangat dalam, dan malah membenci Keyra hanya karena kebucinannya kepada Joe.

“Sudah ... sudah, Mel. Ayo bangkit! Semangat!” Amel menyemangati dirinya sendiri, menikmati keindahan ruang kerjanya yang kini menjadi sangat cantik. Suasana yang masih dikuasai nuansa pink di sana membuat keadaan seperti kamar seorang tuan putri dari negeri dongeng. Benar-benar kamar idamannya. Paling tidak, itu akan membuatnya sedikit melupakan masalahnya dengan Jemmy sekeluarga.

Hal yang langsung Amel lakukan setelah ia kembali duduk di kursi kerjanya adalah menghubungi Dion—sahabat baiknya yang juga merupakan koki dari restoran favorit Amel. Satu lagi, Dion itu sahabat baik Keyra dan juga merupakan sepupu Joe. Kendati demikian, Dion pria baik-baik, bukan seperti Joe yang sangat kurang pantas untuk diceritakan.

“Kalau alasan kamu menghubungiku hanya untuk memesan makanan, kenapa kamu enggak menikah denganku saja, biar pesannya cukup lewat ikatan hati?”

Balasan semacam itu sudah terlalu biasa Amel dapatkan dari Dion.

“Kalau menikah semudah itu, ... KUA penuh, Ion!” Amel mendengkus sebal, tapi dari seberang, ia mendengar Dion yang malah tertawa lepas.

“Aku mau pesan makanan empat sehat lima sempurna tanpa ikan,” lanjut Amel.

“Tanpa ikan? Kenapa sampai tanpa ikan? Lagi ngidam?” balas Dion terdengar penasaran sekaligus langsung serius.

Amel refleks mengangguk, sekalipun ia sadar, tanpa harus melakukannya pun, Dion tetap tidak melihatnya. “Iya, aku memang lagi ngidam. Sudah dua belas minggu. Oh, iya. Kirimnya ke butik ya, jangan ke rumah Jemmy.”

Tak seperti sebelumnya, kali ini Dion tak langsung merespons.

“Ion, jangan bikin aku tambah kelaparan. Awas kamu ya, kalau anakku sampai kekurangan gizi berarti itu gara-gara kamu!” ujar Amel antara mengomel sekaligus mengancam.

“Kamu tinggal di butik?”

Pertanyaan serius barusan langsung membuat Amel tidak bisa berkata-kata. Begitulah Dion, sangat peka sekaligus peduli kepadanya.

Terpopuler

Comments

Andri

Andri

novel arden di mana

2024-06-14

1

Aira Zaskia

Aira Zaskia

thor aku cari novel ini kok gak ada yah

2024-05-03

1

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

biarlah Dion menjadi pengganti Jemmy..

2023-11-18

3

lihat semua
Episodes
1 1 : Menantu yang Tak Diharapkan
2 2 : Istri yang Dibuang
3 3 : Godaan yang Sayang Untuk Ditolak
4 4 : Kabar Amel yang Keguguran
5 5 : Terlalu Menyakitkan
6 6 : Mati Rasa
7 7 : Sakit Tak Berdarah
8 8 : Balas Dendam Pun Telah Dimulai
9 9 : Gundik Perebut Calon Suami Orang
10 10 : Emosi yang Akhirnya Meledak
11 11 : Bangkit dan Memulai Lembaran Baru
12 12 : Dion, Pria yang Hangat
13 13 : Penyesalan Jemmy
14 14 : Usaha Jemmy Dalam Meyakinkan Amel
15 15 : Syarat Dan Kesempatan
16 16 : Tidak Mudah
17 17 : Serangan dan Tawaran Dari Sang Pelakor
18 18 : Menyerah Dan Ikhlas
19 19 : Tes DNA Dan Gugatan Perceraian
20 20 : Kepergian Amel
21 21 : Delapan Bulan Berlalu
22 22 : Rindu yang Ditolak
23 23 : Pembukaan dan Gelombang Cinta
24 24 : Dipaksa Menikah Lagi
25 25 : Benar-Benar Sulit
26 26 : Demi Anak-Anak
27 27 : Dukungan Dari Dion
28 28 : Diaminin Saja
29 29 : Ketika Suamiku Menikahi Cinta Pertamanya
30 30 : Terbiasa dan Bisa
31 31 : Kebohongan yang Mulai Tercium
32 32 : Kebahagiaan Dari Dion
33 33 : Kejutan Manis Dari Dion
34 34 : Pesona Mantan Istri
35 35 : Ingin Kembali Memiliki
36 36 : Jemmy yang Menjadi Posesif
37 37 : Teguran Untuk Jemmy
38 38 : Selingkuh dan CCTV
39 39 : Negatif dan Langsung Kacau
40 40 : Kejutan Dari Menantu Idaman
41 41 : Pembalasan Dan Jebakan
42 42 : Terasa Mustahil
43 43 : Peringatan Terakhir
44 44 : Mendadak Ijab Kabul, SAH!
45 45 : Campur Aduk
46 46 : Sesakit Ini, Semalu Ini!
47 47 : Karma yang Sangat Menyakitkan
48 48 : Pillow Talk
49 49 : Merasa Beruntung
50 50 : Rencana Balas Dendam Dari Tianka
51 51 : Kenekatan Pak Tohir
52 52 : Takut
53 53 : Serangan dan Bantuan
54 54 : Pembalasan Kejam
55 55 : Membereskan Masalah
56 56 : Hari Bahagia
57 TAMAT
58 Novel Baru : Pembalasan Seorang Istri yang Dianggap Sebagai Parasit Rumah Tangga
59 Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
60 Novel : Cinta Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
61 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
62 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
63 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
64 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
Episodes

Updated 64 Episodes

1
1 : Menantu yang Tak Diharapkan
2
2 : Istri yang Dibuang
3
3 : Godaan yang Sayang Untuk Ditolak
4
4 : Kabar Amel yang Keguguran
5
5 : Terlalu Menyakitkan
6
6 : Mati Rasa
7
7 : Sakit Tak Berdarah
8
8 : Balas Dendam Pun Telah Dimulai
9
9 : Gundik Perebut Calon Suami Orang
10
10 : Emosi yang Akhirnya Meledak
11
11 : Bangkit dan Memulai Lembaran Baru
12
12 : Dion, Pria yang Hangat
13
13 : Penyesalan Jemmy
14
14 : Usaha Jemmy Dalam Meyakinkan Amel
15
15 : Syarat Dan Kesempatan
16
16 : Tidak Mudah
17
17 : Serangan dan Tawaran Dari Sang Pelakor
18
18 : Menyerah Dan Ikhlas
19
19 : Tes DNA Dan Gugatan Perceraian
20
20 : Kepergian Amel
21
21 : Delapan Bulan Berlalu
22
22 : Rindu yang Ditolak
23
23 : Pembukaan dan Gelombang Cinta
24
24 : Dipaksa Menikah Lagi
25
25 : Benar-Benar Sulit
26
26 : Demi Anak-Anak
27
27 : Dukungan Dari Dion
28
28 : Diaminin Saja
29
29 : Ketika Suamiku Menikahi Cinta Pertamanya
30
30 : Terbiasa dan Bisa
31
31 : Kebohongan yang Mulai Tercium
32
32 : Kebahagiaan Dari Dion
33
33 : Kejutan Manis Dari Dion
34
34 : Pesona Mantan Istri
35
35 : Ingin Kembali Memiliki
36
36 : Jemmy yang Menjadi Posesif
37
37 : Teguran Untuk Jemmy
38
38 : Selingkuh dan CCTV
39
39 : Negatif dan Langsung Kacau
40
40 : Kejutan Dari Menantu Idaman
41
41 : Pembalasan Dan Jebakan
42
42 : Terasa Mustahil
43
43 : Peringatan Terakhir
44
44 : Mendadak Ijab Kabul, SAH!
45
45 : Campur Aduk
46
46 : Sesakit Ini, Semalu Ini!
47
47 : Karma yang Sangat Menyakitkan
48
48 : Pillow Talk
49
49 : Merasa Beruntung
50
50 : Rencana Balas Dendam Dari Tianka
51
51 : Kenekatan Pak Tohir
52
52 : Takut
53
53 : Serangan dan Bantuan
54
54 : Pembalasan Kejam
55
55 : Membereskan Masalah
56
56 : Hari Bahagia
57
TAMAT
58
Novel Baru : Pembalasan Seorang Istri yang Dianggap Sebagai Parasit Rumah Tangga
59
Novel : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
60
Novel : Cinta Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
61
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
62
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
63
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
64
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!