Datang ke Jakarta

Di kursi yang sudah termakan usia, Paman Didit duduk, begitu juga Salma.

“Salma, ini tadi pagi utusan suami kamu mengantarkan buku tabungan dan ATM, untuk biaya hidup kamu tiap bulannya,” imbuh Paman Didit sembari memberikan amplop putih panjang.

Salah satu tangan Salma menerima amplop tersebut.

“Alangkah baiknya Salma ingin bercerai dengan pria yang menikahi Salma, Paman......bisakah?” pinta Salma.

Pria oaruh baya itu menghembuskan napas beratnya. “Itu sangat memalukan nak, jika kamu bercerai dan menyandang status janda.”

Salma menghela napas dengan rasa kekecewaan, betul kata paman Didit, menyandang status janda di desanya bagaikan aib. Kecuali janda ditinggal mati oleh suaminya. Kalau suaminya masih hidup, maka akan jadi omongan buruk di kampungnya.

“Paman sebentar lagi sudah pengumuman kelulusan sekolah, Salma sudah memutuskan akan melanjutkan pendidikan di ibu kota. Jika Paman tidak mengizinkan, Salma tetap akan ke ibu kota, karena Salma sudah mendaftar untuk ikut ujian masuk salah satu universitas negeri di Jakarta,” imbuh Salma.

Semalam Retno anak Paman Didit sudah mengutarakan keinginannya untuk melanjutkan pendidikannya ke ibu kota dengan Salma, berbekal uang yang di berikan oleh Salma.

Paman Didit sangat yakin jika Salma pasti akan lulus ujian masuk universitas negeri, karena sudah melihat sendiri hasil ujian serta raportnya, Salma termasuk anak yang pintar dan gigih dalam belajar, berkat Salma pun Retno ketularan menjadi lebih baik dalam belajarnya.

“Jika kamu lulus masuk universitas yang kamu pilih, Paman mengizinkanmu.....tidak akan melarang. Sebagai ganti kesalahan Paman di masa lalu,” keputusan Paman Didit yang sudah  di pikir dari semalam.

“Terima kasih banyak Paman, berarti Retno juga di izinkan juga?” tanya Salma.

“Paman berikan izin,” jawab Paman Didit, sambil menganggukkan kepalanya.

“Yess....,” kepalan tangan Salma bergerak ke udara, dan ditariknya.....dengan mengulas senyum bahagia.

Walau lahir di desa yang terpencil, tidak menyurutkan niat gadis itu untuk mengejar cita-citanya, apalagi ada uang simpanan dari pria yang menikahinya.

Terkadang kita suka lupa di setiap kejadian kurang baik, terselip hal yang baik walau sudah tertutupi terlebih dahulu dengan sebuah kesedihan.

Jika gadis itu tidak memiliki uang  tersebut, mungkin niat untuk mengejar cita-citanya akan di tunda, karena terbentur dengan biaya. Paling tidak gadis itu harus bekerja keras terlebih dahulu, apalagi meninggalnya bapaknya tidak meninggalkan uang  pensiun dari tempat kerjanya, hanya uang duka yang diterima saat masa berdukanya, dan itu pun juga tidak dalam jumlah besar.

🌻🌻

Hari kelulusan sekolah menengah atas sudah di lalui oleh Salma, sekarang waktu yang di nantikan oleh Salma dengan Retno, berbekal laptop yang dibeli menggunakan uang dari Kavin. Kedua gadis itu langsung membuka website universitas yang dipilihnya, kemudian klik ke bagian kelulusan penerimaan mahasiswa baru.

Dag dig dug, bunyi gendang bertarung di kedua jantung gadis tersebut, kedua netra gadis itu mengamati dan membaca satu persatu nama yang muncul di layar laptop.

Deg.....deg.....deg.

Salma meremat tangan Retno dengan kencangnya.

“Masya Allah.......alhamdulillah......,” teriak Salma, gadis itu langsung jingkrang kegirangan, nama gadis itu di terima sebagai calon mahasiswa baru.

“Selamat Salma,” ucap Retno ikut bersuka cita, walau dia masih mencari namanya sendiri.

“Makasih Retno, sebentar aku bantu cari nama kamu,” gadis itu berhenti berjingkrak kembali duduk dan menatap laptopnya.

Cukup lama membaca lagi, kemudian....”Retno Savitri......lulus,” ujar Salma membaca yang tertera di laptop.

“Alhamdulillah......kita berdua lulus, Salma,” sekarang giliran Retno jingkrak jingkrak, di ikuti oleh Salma, sambil berpelukan.

Mereka berdua di terima di universitas negeri yang sama tapi beda jurusan. Salma di terima di falkultas ekonomi, sedangkan Retno di terima di falkultas bahasa. Sekarang sudah saatnya kedua gadis desa ini meraih cita-citanya di ibukota.

Tapi apa yang akan terjadi dengan Salma ketika sudah berada di ibu kota. Akankah bertemu dengan pria yang telah menikahinya. Tidak! Yang pasti Salma tidak menginginkan bertemu dengan pria tersebut, andaikan bertemu hanya satu yang ingin dia lakukan, yaitu membalaskan rasa sakit kehilangan orang yang sangat di sayanginya.

🌻🌻

Jakarta

Paman Didit dan tentunya dengan Bibi Tia mengantarkan Salma dan Retno ke ibu kota, untuk mendaftar ulang ke universitas serta mencari rumah kontrakan untuk tempat tinggal Salma dan Tia selama di Jakarta.

Hubungan Bibi Tia dan Salma sempat merenggang karena masalah uang tiga ratus juta, tapi melihat ketulusan Salma yang mau membantu membayar biaya kuliah Retno, sedikit luluh hatinya dengan keponakan suaminya. Walau kadang bibi Tia agak judes dengan Salma, sedangkan Salma balik judes juga dengan Bibi Tia, walau di hati kecil gadis itu tidak ada rasa benci dengan Bibi Tia. Karena walau bagaimana pun, Bibi Tia banyak mengurus Salma, semenjak ibunya meninggal.

“Ternyata kontrakan di Jakarta, mahal juga ya......hanya rumah petakan begini sebulan satu juta, Bu,” keluh Paman Didit setelah mereka dapat kontrakan dekat kampus.

“Iya..ya Pak, mau bagaimana lagi.....anak kita mau kuliah. Mau jadi orang sukses katanya,” balas Bibi Tia, sambil menatap Retno dan Salma yang sibuk menyantap mie rebusnya.

“Tenang aja Paman, Bibi, insya Allah uang simpanan Salma, cukup untuk bayar kontrakan sama listriknya. Lagi pula Salma juga ada rencana kuliah sambil kerja, buat tambahannya,” balas Salma, membaca kekhawatiran Paman Didit atas uang yang akan dikeluarkan gadis itu tiap bulannya.

“Cari kerja yang halal, jangan macam-macam, jangan nakal, jangan merasa hidup bebas, selama bibi sama paman tidak ada di sini, dan ingat Salma.....kamu sudah menikah, jaga diri.........ya walau KTP kamu masih berstatus belum kawin, tapi kamu sudah menikah secara agama," tukas Bibi Tia judesnya.

Andaikan dirinya diceraikan pasti tidak akan menjadi beban buat hati gadis,” iya Bik, akan selalu Salma ingat,” imbuh Salma.

“Retno, juga akan selalu ingat Bu,” sambung Retno.

“Yo wiss, cepatan habiskan makanannya. Setelah ini kita ke pasar sebentar, beli kasur, kompor, panci, piring, gelas. Semua kebutuhan yang  di perlukan di sini,” ujar Paman Didit.

“Iya Paman, Salma sudah mencatat semua yang mau di beli,” balas Salma.

Pertama kali menginjak ibu kota yang terkenal kejam ketimbang ibu tiri, akan tetapi buat gadis itu sebuah tantangan, datang ke ibu kota untuk menimba ilmu dan semoga saja ada rezeki juga mencari uang untuk memenuhi kebutuhannya sendiri, karena ibu dan bapak sudah tidak ada di dunia sedangkan adik atau kakak tidak di milikinya. Tinggallah Paman Didit beserta keluarganya yang di miliki Salma.

Selama dua minggu Paman Didit dan Bibi Tia tinggal di Jakarta untuk membantu Salma dan Retno merapikan rumah kontrakan yang di tempati Salma dan Retno. Setelahnya Paman Didit dan Bibi Tia kembali ke kampung, karena kedua adik Retno masih mengenyam pendidikan di kampung.

*Bersambung.....

"Lupakan tentang pernikahan, waktunya merubah diri, menjadi wanita mandiri dan sukses," gumam Salma*

"Aku begini gara-gara setelah menikah dengan gadis kampung itu, sampai kapanpun aku tidak akan menganggapnya istri dan sangat membencinya!" geram Kavin, setelah sang Dokter menvonis sesuatu.

Terpopuler

Comments

Nuryati Yati

Nuryati Yati

di vonis apa ya Kavin 🤔

2024-12-18

0

Emy 107

Emy 107

mampus km.kevin sombong dn ankuh banget jdi orang

2025-01-17

0

Fitri Yenti

Fitri Yenti

ye eele bnyak ikan kale

2025-01-29

0

lihat semua
Episodes
1 Kehilangan
2 Ide Bibi Tia
3 Kesepakatan Paman Didit dan Kavin
4 Nikah Paksa
5 Di tinggal oleh pengantin pria
6 Masalah Uang 300 juta
7 Bertemu untuk pertama kali
8 Bertemu untuk berpisah
9 Datang ke Jakarta
10 Melamar pekerjaan
11 Acara seminar - 1
12 Acara seminar - 2
13 Terpilih
14 Yasmin Sofika
15 Posisi kerja
16 Berargumen
17 Peraturan yang konyol
18 Terlalu cantik
19 Penasaran
20 Pertemuan Bisnis
21 Tuduhan Kavin
22 Kavin Meradang
23 Ancaman Kavin
24 Licik dibalas dengan kelicikan.
25 Bertemu dengan Mama Rossa
26 Tawaran Mama Rossa
27 Perdana ke mansion Adiputra
28 Salma emosi
29 Kedatangan Andri
30 Berteman dengan Andri
31 Makan siang bersama
32 Dasar Iblis
33 Hati yang memanas
34 Salma vs Merry
35 Kavin bertanya-tanya
36 Di kamar hanya berdua
37 Masih di kamar
38 Tak bereaksi
39 Ketika menantu kedua masak
40 Teguran Mama Rossa
41 Pikiran negatif
42 Mencarinya ke kantin
43 Ada apa di dalam lift?
44 Permintaan Salma
45 Kedatangan orang tua Yasmin
46 Pewaris kekayaan Kavin
47 Hati Kavin yang meragu
48 Selembar cek
49 Rencana ke Bali
50 Kavin galau
51 Kebersamaan Salma dengan Mama Rossa
52 Panggil Mama
53 Ketika Kavin di omelin Salma
54 Rahasia Kavin
55 Tawaran Keanu
56 Opa Braymanto
57 Mereka datang
58 Baku hantam
59 Tuan Kavin IMPOTEN
60 Amarah Mama Rossa
61 Salma bukan pelakor tapi istri yang dibenci Kavin
62 Terbongkarnya satu rahasia
63 Salma pingsan
64 Kebencian Salma
65 Di rumah sakit
66 Kesedihan Salma
67 Menerima menikah kembali
68 Nabilla Inggrid Pratama & Shaka Abhirath Thalib
69 Di balik sikap istri yang baik
70 Menjauhlah dari Salma
71 Langkah selanjutnya
72 Jangan sampai Kavin tahu
73 Kebahagian Kavin sesaat
74 Hasutan Yasmin
75 Permainan di mulai
76 Permainan gagal
77 Petaka minuman dan obat laknat
78 Dia telah tiada
79 Salma Hadeeqa Istri yang dibenci
80 Mencintainya
81 Hukuman Yasmin
82 Ini kah takdir ku!
83 Sepuluh bulan kemudian...
84 Datang ke Belanda
85 Rayyan Abizar Adiputra
86 Kecurigaan Mama Rossa dan Kavin
87 Teka Teki Baby Rayyan
88 Rencana test DNA
89 Salma, kamu masih hidup!
90 Hasil test DNA
91 Rayyan,...ini daddy
92 Takkan menceraikan Salma
93 Ungkapan hati Salma dan Kavin
94 Baby Rayyan sakit
95 Hanya berdua di kamar baby Rayyan
96 Mengukir kenangan indah
97 Rahasia Allah
98 Kembali ke Indonesia
99 Akhirnya...
100 S2 : Ada yang patah hati
101 S2 : ada yang sakit
102 S2 : Dikira mimpi
103 S2 : Perhatian Kavin
104 S2 : Ari ajak nikah
105 S2 : Emy sang baby sitter
106 S2 : Emy mulai berulah
107 S2 : Sarapan pagi bersama
108 S2 : Teguran Salma
109 S2 : Tidak jadi baby sitter
110 S2 : Keributan di dapur
111 S2 : Namamu selalu ku sebut dalam tiap doaku
112 S2 : Jawaban
113 S2 : Retno malu
114 S2 : Dijual Ayahku Dibeli Bosku
115 S2 : Persiapan acara makan malam
116 S2 : Jamuan makan malam
117 S2 : Kebahagian Paman Didit dan Bibi Tia
118 S2 : Minta izin
119 S2 : Terima nasibmu Emy
120 S2 : Persiapan acara nikah
121 S2 : Wedding Party
122 S2 : Honeymoon-1
123 S2 : Honeymoon - 2
124 S2 : Retno dan Ari
125 Akhir kisah Salma & Kavin
126 Kelanjutan kisah keluarga Kavin dan Salma
127 Rayyan, anak Kavin dan Salma
128 Om Bram, Nikah Yuk!
129 Pengasuh Majikan Impoten
130 HIJRAH ITU CINTA
131 My Sexy Husband
132 UnExpexted Marriage
133 Penghangat Ranjang Suami Orang
134 Baby Berondongku
135 Simpanan Bapak Kost
136 Gara-gara Turun Ranjang
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Kehilangan
2
Ide Bibi Tia
3
Kesepakatan Paman Didit dan Kavin
4
Nikah Paksa
5
Di tinggal oleh pengantin pria
6
Masalah Uang 300 juta
7
Bertemu untuk pertama kali
8
Bertemu untuk berpisah
9
Datang ke Jakarta
10
Melamar pekerjaan
11
Acara seminar - 1
12
Acara seminar - 2
13
Terpilih
14
Yasmin Sofika
15
Posisi kerja
16
Berargumen
17
Peraturan yang konyol
18
Terlalu cantik
19
Penasaran
20
Pertemuan Bisnis
21
Tuduhan Kavin
22
Kavin Meradang
23
Ancaman Kavin
24
Licik dibalas dengan kelicikan.
25
Bertemu dengan Mama Rossa
26
Tawaran Mama Rossa
27
Perdana ke mansion Adiputra
28
Salma emosi
29
Kedatangan Andri
30
Berteman dengan Andri
31
Makan siang bersama
32
Dasar Iblis
33
Hati yang memanas
34
Salma vs Merry
35
Kavin bertanya-tanya
36
Di kamar hanya berdua
37
Masih di kamar
38
Tak bereaksi
39
Ketika menantu kedua masak
40
Teguran Mama Rossa
41
Pikiran negatif
42
Mencarinya ke kantin
43
Ada apa di dalam lift?
44
Permintaan Salma
45
Kedatangan orang tua Yasmin
46
Pewaris kekayaan Kavin
47
Hati Kavin yang meragu
48
Selembar cek
49
Rencana ke Bali
50
Kavin galau
51
Kebersamaan Salma dengan Mama Rossa
52
Panggil Mama
53
Ketika Kavin di omelin Salma
54
Rahasia Kavin
55
Tawaran Keanu
56
Opa Braymanto
57
Mereka datang
58
Baku hantam
59
Tuan Kavin IMPOTEN
60
Amarah Mama Rossa
61
Salma bukan pelakor tapi istri yang dibenci Kavin
62
Terbongkarnya satu rahasia
63
Salma pingsan
64
Kebencian Salma
65
Di rumah sakit
66
Kesedihan Salma
67
Menerima menikah kembali
68
Nabilla Inggrid Pratama & Shaka Abhirath Thalib
69
Di balik sikap istri yang baik
70
Menjauhlah dari Salma
71
Langkah selanjutnya
72
Jangan sampai Kavin tahu
73
Kebahagian Kavin sesaat
74
Hasutan Yasmin
75
Permainan di mulai
76
Permainan gagal
77
Petaka minuman dan obat laknat
78
Dia telah tiada
79
Salma Hadeeqa Istri yang dibenci
80
Mencintainya
81
Hukuman Yasmin
82
Ini kah takdir ku!
83
Sepuluh bulan kemudian...
84
Datang ke Belanda
85
Rayyan Abizar Adiputra
86
Kecurigaan Mama Rossa dan Kavin
87
Teka Teki Baby Rayyan
88
Rencana test DNA
89
Salma, kamu masih hidup!
90
Hasil test DNA
91
Rayyan,...ini daddy
92
Takkan menceraikan Salma
93
Ungkapan hati Salma dan Kavin
94
Baby Rayyan sakit
95
Hanya berdua di kamar baby Rayyan
96
Mengukir kenangan indah
97
Rahasia Allah
98
Kembali ke Indonesia
99
Akhirnya...
100
S2 : Ada yang patah hati
101
S2 : ada yang sakit
102
S2 : Dikira mimpi
103
S2 : Perhatian Kavin
104
S2 : Ari ajak nikah
105
S2 : Emy sang baby sitter
106
S2 : Emy mulai berulah
107
S2 : Sarapan pagi bersama
108
S2 : Teguran Salma
109
S2 : Tidak jadi baby sitter
110
S2 : Keributan di dapur
111
S2 : Namamu selalu ku sebut dalam tiap doaku
112
S2 : Jawaban
113
S2 : Retno malu
114
S2 : Dijual Ayahku Dibeli Bosku
115
S2 : Persiapan acara makan malam
116
S2 : Jamuan makan malam
117
S2 : Kebahagian Paman Didit dan Bibi Tia
118
S2 : Minta izin
119
S2 : Terima nasibmu Emy
120
S2 : Persiapan acara nikah
121
S2 : Wedding Party
122
S2 : Honeymoon-1
123
S2 : Honeymoon - 2
124
S2 : Retno dan Ari
125
Akhir kisah Salma & Kavin
126
Kelanjutan kisah keluarga Kavin dan Salma
127
Rayyan, anak Kavin dan Salma
128
Om Bram, Nikah Yuk!
129
Pengasuh Majikan Impoten
130
HIJRAH ITU CINTA
131
My Sexy Husband
132
UnExpexted Marriage
133
Penghangat Ranjang Suami Orang
134
Baby Berondongku
135
Simpanan Bapak Kost
136
Gara-gara Turun Ranjang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!