Dara kini sudah berada dan duduk di sofa tamu di ruangan manager. baik Carmila maupun Dion menyambutnya dengan baik tanpa melihat pakaian yang di kenakan Dara adalah pakaian murah.
Ya, Pakaian yang Dara kenakan, adalah pakaian yang ia beli beberapa bulan lalu setelah ia memiliki uang lebih dari hasil penjualan sayur. Dengan harga 100 ribu ia mendapat tiga lembar baju, satu untuk dirinya dan dua di antaranya ia beli untuk adiknya.
"Silahkan di minum dulu nona" ucap Dion dengan sopan.
"Terimakasih" ucap Dara, ia langsung meminum teh hangat itu, karena ia memang sudah sejak tadi merasakan haus, namun tidak memiliki uang untuk membeli air minum.
"Nona, maaf boleh saya tanya anda mendapat koin emas itu dari mana?" tanya Carmila dengan hati-hati, takut menyinggung Dara.
"Saya mendapatkan itu dari almarhum ibu saya, beliau mengatakan jika itu peninggalan dari kakek moyang. Awalnya saya tidak ingin menjualnya, namun kebutuhan keluarga mendesak dan tidak ada jalan keluar lain, akhirnya saya memutuskan untuk menjual beberapa dari peninggalan keluarga" ucap Dara
"Beberapa? Apa anda punya banyak koin emas seperti ini?" tanya Dion dengan berbinar.
"Ya, setidaknya saya punya lusinan, dan beberapa batu permata lain" ucap Dara
Karena ia pikir kedua orang di depannya tertarik. Jadi ia memutuskan untuk menjual beberapa termasuk permata, juga karena sikap mereka padanya sama sekali tidak merendahkan yang membuat Dara cukup puas.
"Lu-lusianan? Batu permata? Apa anda membawanya juga? Bo-boleh saya melihatnya?" tanya Carmila berharap dengan itu.
"Aku hanya membawa beberapa saja, sebentar" ucap Dara
Ia merogoh kedua kantung celananya yang cukup besar itu dan mengeluarkan tiga keping koin emas, satu emas seukuran dengan telor puyuh dan satu buah batu permata berwarna biru. Hal itu membuat Dion dan Carmila syok, bagaimana mungkin barang berharga seperti itu di simpan di dalam kantong celana?
"Ini koin yang sama dengan dengan yang anda pegang, ini yang berbentuk telur dan yang ini batu permata yang saya bawa hari ini, silahkan di lihat" ucap Dara
"Pak Dion, tolong bawa alat untuk memeriksa dan menguji kadar emas dan berlian" ucap Carmila dengan bergetar saat ia memegang permata berwarna biru itu.
Ia memiliki dugaan sementara tentang jenis permata yang saat ini ia pegang. Namun ia perlu membuktikannya.
Dion kembali membawa berapa alat, keduanya kemudian melakukan pemeriksaan di depan Dara. Bagaimana pun, Dara hanya tenang saja melihat itu. Karena ia yakin jika 100% semuanya asli.
"Ya Tuhan, aku tidak mempercayai mataku. Ini Asli!!!" pekik Carmila
"Ha-ha-ha, seumur hidup baru kali ini aku bisa melihat dan memegang secara langsung Blue Diamond" ucap Carmila lagi dengan tawa dan meneteskan air mata saking bahagianya.
"Nona, jujur saja saya sangat tertarik dengan Blue Diamond milik anda. Namun dana yang saya miliki saat ini tidak mencukupi untuk membelinya" ucap Carmila dengan menghela nafas berat. Karena ia sudah menyia-nyiakan kesempatan dirinya memiliki batu permata paling langka dan tak ternilai di dunia.
"Boleh saya tahu harganya?" tanya Dara.
"Untuk koin emas dan telur Emas milik anda, memiliki total 120 gram. Yang mana satu Gramnya adalah 1.008.000, jadi totalnya 120.960.000. Namun bisa saya katakan jika koin emas ini merupakan benda antik dari ribuan tahun lalu. Jika masuk ke pelelangan akan naik hingga 30 persen dari harga normal, karena para kolektor mungkin akan saling berebut untuk memilikinya" ucap Carmila dengan terbuka.
"Lalu bagaimana dengan batu pertama yang saya miliki?" tanya Dara
"Jujur saya sangat terkejut dan tidak percaya apa yang saya lihat. Batu permata yang anda miliki adalah jenis Blue Diamond, saya pernah melihat batu permata yang sama saat pelelangan di negara E. Saat itu Blue Diamond di jual dengan harga fantastis satu karatnya bisa mencapai 60 Milyar. Dan milik anda saya taksir 17 karat. Yang mana harga terendahnya adalah satu triliun dua puluh milyar" ucap Carmila sambil menahan nafasnya sangat mengatakan itu.
Dara memikirkannya masak-masak, jika ia masukan ke pelelangan itu membutuhkan beberapa hari. Sedang ia membutuhkan uang yang cepat. Jadi ia memutuskan untuk menjualnya sekarang, harga tidak jadi masalah. Karena Ia masih memiliki banyak di ruang dimensi nya
"Kalau begitu bisakah anda membeli semua milik saya?" tanya Dara dengan wajah tenang.
Sebenarnya saat ini Dara sangat terkejut mendengar nominal itu. Jangankan jumlah triliun atau bermilyaran, uang satu juta saja ia belum pernah memilikinya. Namun ia bersikap tenang di permukaan.
"Untuk emas murni milik anda, kami bisa membelinya dengan harga 125 juta, itu sudah harga tertinggi yang bisa kami tawarkan. Namun jika untuk Blue Diamond, Dana milik saya tidak mencukupi untuk membelinya. Saya hanya memiliki 500 milyar saat ini, tapi itu jauh dari cukup dari harga sebenarnya. Jadi saya tidak berani membelinya" ucap Carmila dengan menyesal.
Ia memilih jujur, meskipun ia harus menyesal melepas berlian yang langka dan bernilai fantastis itu. Tapi meskipun begitu ia sangat beruntung, karena di saat ia sedang kunjungan kerja ke toko miliknya di kota Y, ia bisa melihat permata yang langka itu, bahkan memegangnya.
Sejujurnya, kekayaan miliknya lebih dari 10 triliun dengan berbagai cabang di seluruh negeri ini. Apa lagi kekayaan keluarganya lebih banyak dari yang ia miliki.
Namun ia tidak bisa mengambil dana sesuka hatinya, dan ia hanya bisa mengeluarkan dana maksimal 500 milyar untuk dana pengeluaran mendesak.
"Kalau begitu, saya tidak masalah menjualnya pada anda dengan harga 500 milyar, nyonya Carmila. Anggap saja ini sebagai salam kenal dan harga pertemanan" ucap Dara yang mengejutkan Carmila dan Dion
"A-apa yang bilang barusan nona?" tanya Carmila takut pendengarannya bermasalah.
"Anda bisa membeli batu permataku dengan harga 500 milyar saja" ucap Dara lagi.
"Apa anda serius??" tanya Carmila dan Dion bersamaan.
"Tentu, anggap ini adalah harga persahabatan. Tapi untuk lain kali, mungkin aku harus menjualnya sesuai harga yang ada di pasaran" ucap Dara dengan tenang.
"Ha-ha-ha, baik-baik sekali. Terimakasih sebelumnya nona Addara atas keputusan besar anda untuk Red Jewelry, tentu di masa depan aku akan berusaha membelinya sesuai dengan pasar" ucap Carmila bahagia mendengarnya.
"Untuk pembayaran nya boleh meminta nomer rekening anda nona?" tanya Dion yang sama senangnya dengan si bos, ia akan memiliki keuntungan 2 kali lipat dari dana yang ia keluarkan saat ini. Bagaimana ia tidak bahagia?
"Maaf, saya belum membuka rekening di bank manapun. Dan tolong panggil saya Dara saja biar akrab" ucap Dara tidak tahu harus berbuat apa.
"Ah baiklah Dara, tidak masalah" ucap Carmila yang melirik ke Dion, Dion pun paham dan beranjak ke meja kerjanya. Ia membawa sebuah laptop dan sebuah kartu.
Dion mentransfer sejumlah 125 juta ke kartu berwarna gold metalic di tangannya. Lalu menyerahkan Cek kosong ke pada Carmila.
Carmila segera menulis nominal dengan angka 500 Milyar. Kemudian ia bubuhkan tanda tangannya di sana.
"Dara ini kartu Debet di dalamnya ada yang 125 juta, pin nya 8 enam kali. Dan ini cek dengan nominal 500 Milyar, kamu bisa mencairkannya di bank. Tapi sebelumnya kamu harus memiliki akun rekening sendiri untuk proses pencairan dana itu. Juga, jika kamu sudah membuka rekening baru, segera pindahkan saldo di kartu yang kami berikan, untuk menghindari hal-hal yang tidak perlu" ucap Carmila menyerahkan keduanya.
"Dan ini ada kartu hitam VIP Red Jewelry. kamu bisa mendapatkan diskon 25% setiap berbelanja di Red Jewelry di cabang manapun. Dan ini kartu Namaku, kamu bisa menghubungiku jika perlu bantuan. Senang bekerja sama denganmu Dara Aku harap pertemanan kita terus berjalan" ucap Carmila
"Tentu dan terimakasih, senang berkerja sama denganmu juga Nyonya. Jika aku memiliki emas atau lainnya yang ingin di jual di masa depan. Aku akan datang ke Red Jewelry terlebih dulu" Ucap Dara.
"Tentu, kami dengan senang hati menyambutmu" ucap Carmila tersenyum manis.
...••••...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 539 Episodes
Comments
Rafinsa
itu duit semua ya thor??????🤣🤣
2024-10-19
0
mika dion
/Good//Good//Good//Good//Good/
2024-02-10
1
Sri Utami
keren ..... jujur yg punya toko perhiasan
2024-01-10
1