Menolak Jodoh

Desy mengepalkan tangan nya erat. Hatinya teramat sakit mengingat kata-kata jahat yang di keluarkan oleh suaminya sendiri.

Dia menghapus air matanya kasar, tak terima di hina seperti itu. Pengorbanannya selama ini tak pernah ternilai di mata sang suami.

"Bangs@t, enak saja dia menghinaku," umpat Desy kesal lalu berjalan keluar dari ruang ganti.

Dia melihat Abraham sudah memejamkan matanya tertidur di atas ranjang. Dia tahu kalau sang suami belum tidur sepenuhnya.

"Tarik kata-kata mu tadi, Abra?!" sentak Desy dengan suara nyaring membuat Abraham membuka matanya. Dia menatap tajam Desy yang sudah berdiri di depan pintu ruang ganti.

Gadis itu menatapnya seolah-olah ingin mencabik seluruh daging Abraham. Matanya berkilat bak predator ganas yang siap menerkam mangsa. Merah berair mata Desy menandakan gadis itu marah dan sedih.

Namun ini bukanlah saat yang tepat untuk Desy mendebat Abraham. Pria itu benar-benar sangat lelah bekerja keras selama dua Minggu.

"Jangan mengajak ku berdebat, Desy! Ini sudah malam dan aku ingin istirahat." Abraham berkata dengan nada dingin memperlihatkan ketegasan melalui sorot matanya.

Dia tidak ingin menambah masalah, sebab masalah perusahaan yang ada di dalam kepalanya sangatlah rumit.

"Justru kamu yang mengajak ku berdebat, Abra?! Kamu duluan yang mengatai Ju istri tak berguna! Seharusnya kamu bercermin dahulu sebelum mengataiku. Apa kamu kira kamu itu sempurna? Susah menjadi suami yang berguna dan baik?! Huh?! Bercermin, Abraham … bercermin!! Yang tidak berguna itu kamu bukan aku!"

Desy membalas perkataan Abraham tadi, dengan suara yang lantang dan menggelegar. Matanya menatap tajam sang suami, tak gentar sedikitpun ia perlihatkan. Karena memang saat ini dia tidak ingin mengalah.

Panas telinga dan hati Abraham mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Desy. Gadis itu memang tak pernah mau kalah, bahkan seri pun tak mau.

Sudah menjadi kebiasaan buruk Desy yang tidak pernah ingin kalah dalam hal apapun. Dia harus mendapatkan apa yang dia mau, tentunya dengan cara halal bukan haram.

Ambisius itulah sebuah kata yang dapat mendeskripsikan sosok Desy.

Kembali lagi pada Abraham, pria itu duduk lalu menatap tajam Desy. Dia mengepalkan tangannya erat, urat lehernya tampak menonjol dan wajahnya merah padam.

"Apa yang kamu katakan tadi? Aku suami tidak berguna?" tanya Abraham dengan suara tertahan penuh penekanan.

Desy berdecak pinggang, dia menatap sinis Abraham dengan bola mata coklat nya.

"Benar, kamu adalah suami yang tidak berguna?! Selama kita menikah tidak sekalipun kamu memperlakukan ku sebagai istrimu, Abra?!" jelas Desy penuh penekanan membuat Abraham segera bangkit dari ranjang lalu berjalan mendekati Desy.

Gadis itu merasa takut, namun langkahnya tak mundur sedikitpun. Dia tidak ingin menunjukkan sisi lemahnya di hadapan Abraham.

"Berapa kali sudah aku katakan kalau aku tidak pernah menginginkan pernikahan ini. Tidak pernah juga berharap akan menjadi suamimu?! Wajar kalau aku menjadi suami tidak berguna untukmu, karena aku sama sekali tidak pernah bermimpi atau bercita-cita menjadi suami dari seorang Desy Simanjuntak, gadis egois, ambisius dan keras kepala seperti mu?!"

Abraham berbicara pelan penuh penekanan, auranya begitu kuat memancarkan kemarahan dari sisi wajahnya. Dia menunjuk-nunjuk bahu Desy membuat gadis itu gemetar ketakutan.

Tampang Abraham saat ini sangatlah mengerikan, matanya memerah, antara mengantuk dan menahan amarah tampak dari wajahnya.

Lagi dan lagi kata-kata yang keluar dari mulut Abraham sangatlah menyakitkan. Mampu menusuk ulu hati Desy secara tak kasat mata.

Seperti di cengkram kuat hatinya, berdampak pada matanya perlahan berair.

"Benarkah kamu tidak pernah bermimpi atau berharap secuil pun akan menjadi suami ku? Menikah denganku?" tanya Desy dengan suara bergetar menahan air matanya.

"Pagi, siang dan malam aku selalu berdoa pada Tuhan agar aku tidak pernah di jodohkan denganmu. Hampir juga aku menangis merengek pada mommy dan Daddy agar tidak menikahkan ku dengan mu. Kalau bukan karena tidak ingin membuat Mommy sedih, sudah dari dulu aku menolak pernikahan ini!"

Abraham berbicara tanpa berpikiran tentang masa lalu. Masa-masa manisnya bersama dengan Desy, masa-masa Tom and Jerry mereka berdua.

"Lalu kenapa kamu bersikap baik padaku dulu, huh?! Kenapa kamu membela ku saat anak-anak lain membully ku di sekolah dulu? Kenapa kamu marah saat ada laki-laki yang menghina fisikku? Kenapa kamu menghajar mereka?! Kenapa? Akkk?!" jerit Desy dengan suara melengking diiringi oleh cairan bening membasahi pipinya.

Plak.

*

*

Bersambung.

Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰

Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰

Mampir juga ke novel temen author 🥰

*

*

Terpopuler

Comments

Utinya AL Ghifari

Utinya AL Ghifari

masak seorang Desy ga punya harga diri ?

2023-10-08

0

Rifa Endro

Rifa Endro

what ??? suara apakah itu ???

2023-10-05

0

Rodipah

Rodipah

tinggalin aja pukang keruma orang tua mu satu minggu buar tau rasa tu abraham

2023-05-06

0

lihat semua
Episodes
1 Di Paksa Menikah
2 Lalat dan Bunga
3 Semuanya Karena Uang Daddy
4 Darah Tinggi
5 Ciuman Pertama Desy
6 Nasehat Seorang Sahabat
7 Rumah Kedua
8 Salam Sukses
9 Kesialan Abraham
10 Gadis Perawan Seperti Wanita Bayaran.
11 Jangan Menantang Ku?!
12 Red Carpet Pernikahan
13 Pernikahan Kucing dan Tikus
14 Pernikahan Yang Kacau
15 Istri Tidak Berguna
16 Menolak Jodoh
17 Ke mana Desy?
18 Masalah Di Restoran Jepang
19 Pura-pura Pingsan
20 Ketahuan
21 Membalikkan Kata-kata
22 pelampiasan amarah
23 Merubah Takdir Dari Gemuk Menjadi Kurus
24 Kebangkitan Semangat Yang Padam
25 Aib Rumah Tangga
26 Amarah Yang Meledak Bak Bom Waktu
27 Aku Menyerah, Tuhan!
28 Kekhawatiran Abraham
29 Kabar Buruk
30 Cincin Pernikahan
31 Tidak Rela
32 Kerapuhan Hati Manusia
33 Air Mata Kerinduan
34 Rumah Sakit
35 Aku Akan Menjadi Ratu
36 Apa Aku Harus Mati Juga?
37 Kepanikan Diego & Family
38 Permintaan Maaf
39 Pertemuan Pertama
40 Kamu Tetap Istriku
41 Cerai
42 Tangisan Pilu
43 Mengejar Cinta Istri Seksi
44 Menunda Perceraian
45 Goyangan Dua Jari
46 Balasan Desy
47 Perkelahian Pelakor dan Istri Sah
48 Kejadian Tak Terduga
49 Ketakutan Desy
50 Abraham VS Polisi
51 Moment Manis DI Waktu Yang Salah
52 Can I Kiss You?
53 Kejutan Untuk Sang Komandan
54 Sanggup Membahagiakan?
55 Lebih Besar
56 Pengen Anak
57 Kedatangan Tamu Tak Terduga
58 Bocah Ingusan
59 Solo Lagi
60 Keguguran?
61 Melahirkan
62 Anne dan Ben [Tamat]
Episodes

Updated 62 Episodes

1
Di Paksa Menikah
2
Lalat dan Bunga
3
Semuanya Karena Uang Daddy
4
Darah Tinggi
5
Ciuman Pertama Desy
6
Nasehat Seorang Sahabat
7
Rumah Kedua
8
Salam Sukses
9
Kesialan Abraham
10
Gadis Perawan Seperti Wanita Bayaran.
11
Jangan Menantang Ku?!
12
Red Carpet Pernikahan
13
Pernikahan Kucing dan Tikus
14
Pernikahan Yang Kacau
15
Istri Tidak Berguna
16
Menolak Jodoh
17
Ke mana Desy?
18
Masalah Di Restoran Jepang
19
Pura-pura Pingsan
20
Ketahuan
21
Membalikkan Kata-kata
22
pelampiasan amarah
23
Merubah Takdir Dari Gemuk Menjadi Kurus
24
Kebangkitan Semangat Yang Padam
25
Aib Rumah Tangga
26
Amarah Yang Meledak Bak Bom Waktu
27
Aku Menyerah, Tuhan!
28
Kekhawatiran Abraham
29
Kabar Buruk
30
Cincin Pernikahan
31
Tidak Rela
32
Kerapuhan Hati Manusia
33
Air Mata Kerinduan
34
Rumah Sakit
35
Aku Akan Menjadi Ratu
36
Apa Aku Harus Mati Juga?
37
Kepanikan Diego & Family
38
Permintaan Maaf
39
Pertemuan Pertama
40
Kamu Tetap Istriku
41
Cerai
42
Tangisan Pilu
43
Mengejar Cinta Istri Seksi
44
Menunda Perceraian
45
Goyangan Dua Jari
46
Balasan Desy
47
Perkelahian Pelakor dan Istri Sah
48
Kejadian Tak Terduga
49
Ketakutan Desy
50
Abraham VS Polisi
51
Moment Manis DI Waktu Yang Salah
52
Can I Kiss You?
53
Kejutan Untuk Sang Komandan
54
Sanggup Membahagiakan?
55
Lebih Besar
56
Pengen Anak
57
Kedatangan Tamu Tak Terduga
58
Bocah Ingusan
59
Solo Lagi
60
Keguguran?
61
Melahirkan
62
Anne dan Ben [Tamat]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!