Saat tiba di butik ternama dan termegah Eropa, mereka pun langsung turun dari mobil. Desy menggandeng tangan calon suaminya manja membuat banyak pasang mata iri. Wajah Desy memang cantik dan menggemaskan, hanya saja badannya yang seperti tong minyak.
Namun, tak ada yang berani menghina nya, karena Desy orang yang sangat percaya diri dan bar-bar. Meski gemuk, dia jago bela diri. Sang ayah telah membekali nya ilmu muay Thai dan karate.
Pernah waktu sekolah menengah pertama (SMP) dulu Desy menendang teman sekelasnya karena menghina nya gemuk. Semenjak saat itu tidak ada lagi yang berani menghina Desy.
Bahkan, saat menduduki bangku High school pun tak ada yang berani, karena ada beberapa teman SMP nya dulu sekolah di sana, dan mereka menceritakan bahwa Desy tak pantas dijadikan bahan bullyan.
"Bisa tidak kamu lepaskan tanganmu, sudah seperti perangko saja kamu," gumam Abraham pelan berbisik di telinga Desy membuat gadis itu tertawa cekikikan.
Semua mata pelayan toko terutama yang wanita melihat calon suaminya dengan tatapan penuh damba. Hal itu membuat Desy merasa sangat gerah.
"Kamu bilang apa tadi?" tanya Desy pelan dengan tampang polosnya membuat Abraham geram.
"Bisa tidak kamu lepaskan tanganku!!" desis Abraham pelan di telinga Desy.
"Apa? Kamu mau minta jatah di sini, Sayang? Aaa … nanti saja di malam pengantin kita. Aku janji akan memberimu servis terbaik ku?!" pekik Desy dengan suara melengking membuat Abraham kaget bukan main.
Wajahnya merah padam. Pria itu teramat sangat malu di hadapan pelayan butik dan pengunjung lainnya. Semua mata menatap ke arah mereka, tak sedikit menahan tawa agar tak lepas, karena paham apa yang di katakan oleh Desy.
Seolah-olah Abraham tak sabar untuk bermain dengan Desy di atas ranjang. Calon istrinya benar-benar pandai memalukan nya.
Lain di kata, lain di jawab. Itulah Desy.
Padahal gadis itu sengaja menjawab seperti itu untuk mempertegas kalau Abraham hanya miliknya. Dia tercipta hanya untuk Desy.
Abraham membuang wajahnya, tak berani menatap semua orang. Apalagi pengunjung di sana orang-orang kaya semua. Pastinya mereka juga mengenal siapa Abraham.
"Kamu benar-benar keterlaluan," lirih Abraham membuat Desy tertawa kecil.
"Aku ini sarjana hukum, tahu betul bagaimana cara menjatuhkan dan mempermalukan lawan. Kamu menyuruhku melepaskan tanganmu agar orang-orang menertawakanku, karena kamu yang tidak ingin berpegangan dengan gadis gemuk sepertiku."
"Kamu memperjelas kalau kamu menikahiku karena terpaksa di hadapan mereka dengan cara bersikap dingin dan mengabaikan ku, 'kan. Itu sama saja kamu memperlakukan ku secara halus, Abra."
Desy berkata panjang lebar membuat Abraham mengepalkan tangannya erat. Tak menyangka kalau calon istrinya ini secerdas itu, sehingga mampu membaca isi pikirannya.
Tadinya, dia berniat membuat Desy malu dengan cara mengabaikan dan bersikap dingin di hadapan para pengunjung butik. Berharap Desy sadar diri bahwa ia dan Desy tak bisa bersama. Hingga pernikahan mereka batal nantinya.
Namun, apa yang ia dapatkan sekarang? Desy benar-benar wanita cerdas.
"Lantas, kamu mempermalukanku seperti tadi?" tanya Abraham pelan membuat Desy tersenyum manis.
Cup.
Dia mengecup bibir Abraham, karena gemas sebab jarak bibirnya dan Abraham sangat lah dekat, hal itu membuat Abraham terkejut bukan main. Pipinya merona merah karena malu.
"Of course, jadi kalau kamu tidak ingin dipermalukan, maka jangan pernah berniat mempermalukan ku, Sayang."
Desy berbisik pelan lalu kembali mengecup bibir Abraham yang sedikit terbuka dan ******* kecil untuk sesaat lalu ia lepaskan.
Abraham termangu menatap Desy yang sudah berjalan ke depan meninggalkan nya. Pria itu menyentuh bibirnya, matanya berkedip-kedip lucu seperti bujangan yang mendapatkan ciuman pertama.
"Dia mencium ku?" tanya Abraham pada diri sendiri.
Sama hal nya dengan Abraham. Desy juga merasa sangat malu. Barusan adalah ciuman pertamanya. Dia sengaja mencium Abraham di hadapan orang banyak agar mereka semua tahu kalau Abraham dan dirinya menikah karena cinta.
Walau kenyataannya hanya Desy yang jatuh cinta pada calon suaminya.
"Aahh … aku ingin lebih dari ciuman," pekik Desy dalam hati.
*
*
Mau lagi?? Komentar di bawah yah. Dan please vote 🥺🥺
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰😘
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 62 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
astaga Desy 🤣🤣
2024-09-10
0
Yunerty Blessa
wow, sungguh mantap
2024-09-10
0
saya cantikkj
sakit perutku 😄
2023-11-30
1