Abraham menghela nafas berat. Dia melihat calon istrinya sedang menyantap banyak makanan di hadapannya. Bahkan, makanan yang disuguhkan untuk Abraham, di lahap habis oleh Desy. Gadis itu benar-benar tak mau memperdulikan citra nya di hadapan calon suaminya.
"Kamu memang tidak pernah berubah," gumam Abraham menatap Desy dengan sorot mata merendahkan.
"Aku bukan power rangers," balas Desy santai seraya mengelap sudut bibirnya dengan tisu. Gadis itu baru saja menghabiskan santapan lezat yang tertata di atas meja.
"Berbicara denganmu hanya membuang-buang waktu ku saja. Lebih baik sekarang kita langsung menuju butik baju pengantin kita. Oh iya, mulai sekarang kamu harus diet, agar baju tubuhmu tidak terlalu besar saat memakai baju pengantin nanti," ujar Abraham serius.
Dirinya akan malu kalau sampai Desy tampak gemuk saat mereka menikah. Ap kata dunia bila tahu seorang Abraham menikah dengan gadis gemuk seperti Desy.
Bukan levelnya.
"Tenang saja, aku punya uang banyak untuk membeli baju pengantin yang pas di tubuhku."
Desy berkata dengan nada sarkas membuat Abraham mengepalkan tangannya erat. Dia benar-benar di uji kesabaran nya oleh Desy.
"Apa kamu tidak malu kalau nanti para tamu undangan menggosipkan tentang mu, huh?!" tanya Abraham dengan nada kesal membuat Desy berlagak santai.
Dia menatap malas calon suaminya. Penampilan Abraham yang keren dan.tampan dengan perpaduan jas melekat pada tubuh kekarnya mampu menambah ketampanan pria itu.
Desy tidak munafik kalau dirinya cinta mati pada Abraham. Walau hanya kata-kata kasar yang dia dapatkan, takkan menjadi masalah.
"Tidak akan ada tamu yang berani menggosip tentang ku, Abra. Apa kamu lupa aku siapa hemm? Aku putri tunggal Damian Simajuntak pengusaha terkaya di Eropa. Tidak ada yang berani menyakiti dan menghina fisikku, karena Daddy akan menghajar orang itu dengan uang nya!" desis Desy dengan nada tegas tak terbantahkan.
Gadis itu menatap tajam Abraham di balas tak kalah tajam oleh calon suaminya. Masih tersirat sorot mata penuh cinta dari mata Desy, berbeda dengan Abraham memandangi Desy penuh benci.
"Kamu benar-benar tidak berguna, bisanya hanya menghabiskan harta orang tua dan bersembunyi di balik kekuasaan Daddy mu," ejek Abraham membuat Desy tertawa hambar.
"Ha ha, kau ini bicara apa, Abra? Tentu saja aku berguna untuk menghabiskan kekayaan Daddy ku. Kalau bukan aku yang menghabiskan nya, siapa lagi? Dan Daddy ku bekerja demi menafkahi aku dan mommy ku," balas Desy tersenyum angkuh membuat Abraham sakit kepala lama-lama berdebat dengan Desy.
Dari dulu dia tidak pernah menang bila berdebat dengan calon istrinya itu. Selalu saja dirinya kalah dan di salahkan.
"Menyebalkan, lebih baik aku pergi sendiri saja," dengus Abraham bangkit berdiri membuat Desy mencekal lengan pria itu.
Gadis itu bangkit berdiri dan langsung memeluk lengan Abraham. Membuat pria itu merasa kesal dan malu, karena di tatap banyak orang.
"Lepaskan," lirih Abraham pelan memelototkan matanya menatap Desy, berharap gadis itu mengerti dan mau menjauh darinya.
Sayangnya Desy tidak memperdulikan kode dari Abraham. Malahan dia menatap genit calon suaminya itu.
"Mulai sekarang kamu harus terbiasa berdekatan dan bersentuhan denganku, Abra. Karena tidak lama lagi kita berdua akan menjadi pasangan suami istri paling fenomenal sejagat Eropa!" ujar Desy tersenyum cenrii seraya mengedipkan matanya sebelah membuat Abraham mengumpat kesal dalam hati.
Ahh … entah dosa apa yang aku lakukan, sehingga mendapatkan calon istri seperti banteng Takeshi batin Abraham menjerit.
*
*
Wkwkwkwk benci dan cinta beda tipis Abraham 🤣🤣
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 62 Episodes
Comments
Esti Sugiyani
lucuuu..abra vs desy....lanjut thor
2024-10-12
0
Yunerty Blessa
dosa banyak Abraham, salah satu nya suka celap celup 😏
2024-09-10
0
Yunerty Blessa
astaga Desy 🤣🤣
2024-09-10
0