Jangan Menantang Ku?!

Nafas Desy naik turun, gadis cantik itu berdiri menatap tajam calon suaminya dengan bola mata merah dan bergetar. Emosinya meluap-luap, gadis cantik itu tidak terima dengan perlakuan Abraham.

Pria itu selalku menolak kehadiran nya, walau sekeras apapun dia mencoba untuk menjadi apa yang Abraham inginkan.

"Apa yang harus aku lakukan agar kau mau membalas cintaku, Abra? Apa? Katakan padaku agar aku bisa mendapatkan cintamu?" tanya Desy dengan suara parau bergetar menahan tangisnya.

Gadis cantik itu merasa sangat sakit hatinya di kalau mendapatkan tatapan tajam dan penuh amarah Abraham. Sebagai seorang perempuan hati Desy pastinya lembut dan peka.

Wanita tidak suka di bentak.

Apalagi di bentak oleh pria yang dia cintai.

Abraham mengusap wajahnya frustasi, pria itu tidak ingin menyakiti Desy lebih lanjut. Namun gadis ini sangat keras kepala, berulang kali dia mengingat kan Desy agar mundur dari perjodohan ini.

Tetapi, gadis itu tetap kekeh pada pendiriannya. Yakin bahwa suatu hari Abraham akan membalas cintanya.

"Tidak ada yang harus kamu lakukan agar bisa mendapatkan cintaku, Desy. Berhentilah mencintaiku karena kamu yang akan terluka nantinya?!" desis Abraham kembali mengingatkan Desy tentang kenyataan saat ini.

Hati pria itu dingin tak tersentuh. Dia belum pernah jatuh cinta, terkecuali pada gadis SMA yang dulunya pernah menjalin hubungan dengan Adam dan Abraham menjadi kekasih keduanya.

"Kenapa?! Kenapa kamu tidak mencoba untuk mencintaiku, Abra?! Kenapa?! Apa kurangnya aku?!" teriak Desy dengan nada tinggi diiringi tetesan cairan bening membasahi pipi chubby nya.

Mata, hidung, bibir dan pipi gadis itu merah padam karena menangis. Kulitnya yang putih kemerahan pun semakin jelas kemerahan nya karena murka.

"Karena itu kamu, Desy. Karena itu kamu?! Makanya aku tidak bisa jatuh cinta padamu sampai kapanpun?! Tolong mengertilah, cinta tidak bisa di paksa?!" tegas Abraham dengan suara tak kalah meninggi. Pria tampan itu nyaris frustasi. Dia bingung dengan kelakuan calon istrinya.

Abraham pada dasarnya bukanlah pria jahat yang tega melukai hati wanita. Namun berbeda dengan Desy yang hampir setiap pertemuan dia menyakiti gadis itu. Berharap rasa cinta Desy menghilang.

Desy mengepalkan tangannya erat. Dia menghapus air matanya kasar. Mendengar jawaban Abraham membuat gadis itu paham di mana letak permasalahannya.

Tidak masalah bila Abraham tak mencintai dirinya. Setidaknya dia akan terus berjuang untuk mendapatkan hati pria itu. Walau pada akhirnya hanyw luka yang ia dapatkan.

Bukankah, cinta itu tuli dan buta?

Benar. Karena Desy saat ini tuli dan buta akan keadaan.

Wanita itu terlahir normal tanpa kekurangan sedikitpun. Namun, ketika beranjak dewasa dan mengenal cinta. Tiba-tiba dia menjadi tunarungu dan tunanetra saat berhadapan dengan pria yang ia cintai.

Penglihatan dan pendengaran nya rusak bila berhadapan dengan Abraham. Apakah hal ini wajar?

Jawabannya tentu saja wajar, karena siapapun pasti merasakan hal yang sama seperti Desy. Di butakan oleh cinta.

"Baiklah, aku lelah mengemis cinta padamu. Lebih baik aku simpan tenaga ku untuk acara pernikahan kita besok, Honey. Tidak masalah kau mencintaiku atau tidak, yang jelas besok kita menikah dan kau selamanya akan menjadi milikku!" ujar Desy dengan nada tegas.

Raut wajah sedih dan sendu gadis itu berubah menjadi datar dan dingin. Begitu mudahnya dia mengganti ekspresi wajahnya. Entah terbuat dari apa hati dan jiwa gadis itu. Sangat kuat dan tegar.

Aura alpha girl tampak dari nada bicara dan gayanya berjalan juga menatap orang.

Abraham mengepalkan tangannya erat. Dia sangat frustasi menghadapi Desy. Berulang kali dia menyuruh gadis itu untuk menyerah mencintai nya, namunsangat sulut. Gadis itu pantang menyerah.

"Omong kosong. Jangan ingatkan aku dengan pernikahan sialain itu?! Ingat, Desy! Sampai kapanpun aku tidak akan menikahimu. Bila memang kamu tetap kukuh ingin menikahi ku. Maka jangan salahkan aku kalau hanya luka yang aku berikan selama kita menikah nantinya!" ancam Abraham tak main-main.

Pria itu membuat perhitungan pada Abraham. Berharap gadis itu mau mendengar nya dan patuh pada perintah Abraham. Bukan maksud ingin menyakiti dan melukai, namun hanya ingin menunjukkan realita pada Desy.

Bahwa, cinta tidak bisa di paksa dan tidak pula selamanya bisa di miliki.

Desy tersenyum sinis, dia berlagak santai seolah semuanya baik-baik saja. Gadis itu berjalan menuju meja rias Abraham yang di desain maskulin. Dia mengambil sisir milik calon suaminya lalu ia sisir rambutnya dengan pelan.

Abraham melirik ke arah Desy. Gadis itu benar-benar hebat. Tak gentar sedikitpun dengan sorot mata intimidasi calon suaminya. Dia mampu menyembunyikan rasa sakit dengan wajah datar nya.

"Luka apa yang akan kamu berikan padaku? Fisik? Batin? Luka apa? Katakan padaku, Abra?" tanya Desy santai seraya menyisir rambutnya yang berantakan karena ulah Abraham tadi.

Brrr.

Abraham menggeram kesal. Pria tampan itu mengepalkan tangannya erat. Dia melangkah mendekati Desy, lalu berbisik.

"Jangan menantangku, Desy?! Aku bisa melakukan apa saja padamu nantinya!" ujar Abraham penuh penekanan berbisik pelan di telinga Desy.

Pria tampan itu benar-benar sangat marah dengan ketenangan wajah Desy. Seolah gadis itu baik-baik saja. Padahal Abraham tahu hatinya sedang terluka.

Abraham benci kepura-puraan Desy.

"Maka lakukan apa saja yang mampu melukai ku?! Aku pun akan melakukan apa saja untuk menyembuhkan luka itu dan terus menerus berjuang agar mendapatkan cintamu. Kamu ingin melukai ku fisik? Ha ha … aku rasa itu tidak bisa, karena aku punya Daddy yang selalu mengawasi ku 24 jam."

"Dia bisa membunuhmu dalam sekejap mata bila kamu berani melukai fisik ku. Luka batin? Ha ha … jangan bercanda, Abra. Aku sudah terbiasa dengan luka batin yang kamu berikan?!"

Desy mengambil parfum Abraham lalu menyemprot nya ke ceruk leher dan lengan tangan nya. Gadis itu berbalik menatap datar pria yang amat ia cintai. Pria yang menjadi cinta pertamanya.

"Kau benar-benar gila?!" desis Abraham frustasi tak tahu harus berkata apa lagi.

"Benar, aku gila. Gila karena mencintai pria gila sepertimu?!" balas Desy penuh penekanan. Lalu beranjak keluar dari kamar Abraham dengan anggun.

*

*

*

Berikan satu kata untuk Desy! 😎

Kalau mau visual jangan lupa follow IG author. Di sana nanti author bakal kasih visual Desy dan Abraham.

Bersambung.

Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰

Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️

Terpopuler

Comments

Esti Sugiyani

Esti Sugiyani

jempol untuk perjuangan cintamu des

2024-10-13

0

Totoy Suhaya

Totoy Suhaya

smgt desi jangan kalah sama c ibra..bikin dia bucin sama kamu

2023-10-28

0

fitriani

fitriani

wah desy keren bgt... tegar bgt... kl itu aku udh nangis gak pake rem

2023-10-24

0

lihat semua
Episodes
1 Di Paksa Menikah
2 Lalat dan Bunga
3 Semuanya Karena Uang Daddy
4 Darah Tinggi
5 Ciuman Pertama Desy
6 Nasehat Seorang Sahabat
7 Rumah Kedua
8 Salam Sukses
9 Kesialan Abraham
10 Gadis Perawan Seperti Wanita Bayaran.
11 Jangan Menantang Ku?!
12 Red Carpet Pernikahan
13 Pernikahan Kucing dan Tikus
14 Pernikahan Yang Kacau
15 Istri Tidak Berguna
16 Menolak Jodoh
17 Ke mana Desy?
18 Masalah Di Restoran Jepang
19 Pura-pura Pingsan
20 Ketahuan
21 Membalikkan Kata-kata
22 pelampiasan amarah
23 Merubah Takdir Dari Gemuk Menjadi Kurus
24 Kebangkitan Semangat Yang Padam
25 Aib Rumah Tangga
26 Amarah Yang Meledak Bak Bom Waktu
27 Aku Menyerah, Tuhan!
28 Kekhawatiran Abraham
29 Kabar Buruk
30 Cincin Pernikahan
31 Tidak Rela
32 Kerapuhan Hati Manusia
33 Air Mata Kerinduan
34 Rumah Sakit
35 Aku Akan Menjadi Ratu
36 Apa Aku Harus Mati Juga?
37 Kepanikan Diego & Family
38 Permintaan Maaf
39 Pertemuan Pertama
40 Kamu Tetap Istriku
41 Cerai
42 Tangisan Pilu
43 Mengejar Cinta Istri Seksi
44 Menunda Perceraian
45 Goyangan Dua Jari
46 Balasan Desy
47 Perkelahian Pelakor dan Istri Sah
48 Kejadian Tak Terduga
49 Ketakutan Desy
50 Abraham VS Polisi
51 Moment Manis DI Waktu Yang Salah
52 Can I Kiss You?
53 Kejutan Untuk Sang Komandan
54 Sanggup Membahagiakan?
55 Lebih Besar
56 Pengen Anak
57 Kedatangan Tamu Tak Terduga
58 Bocah Ingusan
59 Solo Lagi
60 Keguguran?
61 Melahirkan
62 Anne dan Ben [Tamat]
Episodes

Updated 62 Episodes

1
Di Paksa Menikah
2
Lalat dan Bunga
3
Semuanya Karena Uang Daddy
4
Darah Tinggi
5
Ciuman Pertama Desy
6
Nasehat Seorang Sahabat
7
Rumah Kedua
8
Salam Sukses
9
Kesialan Abraham
10
Gadis Perawan Seperti Wanita Bayaran.
11
Jangan Menantang Ku?!
12
Red Carpet Pernikahan
13
Pernikahan Kucing dan Tikus
14
Pernikahan Yang Kacau
15
Istri Tidak Berguna
16
Menolak Jodoh
17
Ke mana Desy?
18
Masalah Di Restoran Jepang
19
Pura-pura Pingsan
20
Ketahuan
21
Membalikkan Kata-kata
22
pelampiasan amarah
23
Merubah Takdir Dari Gemuk Menjadi Kurus
24
Kebangkitan Semangat Yang Padam
25
Aib Rumah Tangga
26
Amarah Yang Meledak Bak Bom Waktu
27
Aku Menyerah, Tuhan!
28
Kekhawatiran Abraham
29
Kabar Buruk
30
Cincin Pernikahan
31
Tidak Rela
32
Kerapuhan Hati Manusia
33
Air Mata Kerinduan
34
Rumah Sakit
35
Aku Akan Menjadi Ratu
36
Apa Aku Harus Mati Juga?
37
Kepanikan Diego & Family
38
Permintaan Maaf
39
Pertemuan Pertama
40
Kamu Tetap Istriku
41
Cerai
42
Tangisan Pilu
43
Mengejar Cinta Istri Seksi
44
Menunda Perceraian
45
Goyangan Dua Jari
46
Balasan Desy
47
Perkelahian Pelakor dan Istri Sah
48
Kejadian Tak Terduga
49
Ketakutan Desy
50
Abraham VS Polisi
51
Moment Manis DI Waktu Yang Salah
52
Can I Kiss You?
53
Kejutan Untuk Sang Komandan
54
Sanggup Membahagiakan?
55
Lebih Besar
56
Pengen Anak
57
Kedatangan Tamu Tak Terduga
58
Bocah Ingusan
59
Solo Lagi
60
Keguguran?
61
Melahirkan
62
Anne dan Ben [Tamat]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!