Beberapa menit kemudian Arthur, Romeo dan semua teman sekelasnya berada di tengah hutan. "Apakah kita akan membunuh monster seimut itu." Kata Melody melihat sebuah jelly bewarna biru.
"Benar, kalian akan membunuh slime." Kata Romeo.
"Siapa dulu yang ingin membunuh slime." Romeo melihat Arthur dan semua teman sekelasnya.
"Aku." "Aku." Steven, Deni dan semua teman sekelas Arthur mengangkat tangan.
"Steven bunuh lah slime itu." Romeo melihat Steven.
"Baik." Steven mengangguk kemudian menyerang Slime dengan pedang. "Slasshh." Slime terpotong menjadi dua. "Aku level up." Kata Steven setelah membunuh slime.
"Arthur selanjutnya giliranmu untuk membunuh slime." Kata Romeo melihat slime.
"Baik." Arthur mengangguk kemudian menyerang slime. "Slasshh."
"Exp + 2."
"Level Up"
"Anda mendapatkan 5 poin." Notifikasi muncul di depan Arthur.
"Selanjutnya giliran Erika untuk membunuh slime." Kata Romeo melihat slime yang lain.
"Baik." Erika mengangguk.
Tidak lama kemudian Arthur dan semua teman sekelasnya telah membunuh 1 slime. "Karena kalian telah membunuh slime. Kalian seharusnya level up. Dan sekarang waktunya kalian meningkatkan status kalian." Kata Romeo melihat Arthur dan yang lain.
"Untuk yang memiliki job Hero dan Swordsman. Sebaiknya kalian fokus meningkatkan Strength, Agility, Vitality dan Stamina. Untuk yang memiliki job Mage dan Healer. Sebaiknya kalian fokus meningkatkan Magic." Kata Romeo melihat Arthur dan yang lain.
"Baik." Steven dan yang lain mengangguk.
"Buka status." Kata Arthur kemudian layar status muncul di depannya.
Nama : Arthur Benedict
Usia : 18 tahun
Level : 1 Next Level Membutuhkan 2 Exp
Job : Hero
Ras : Manusia
Strength : 7
Agility : 7
Vitality : 8
Stamina : 8
Magic : 0
Poin : 5
Poin Skill : 0
Skill : Observation (S) Copy (S) Doube Exp (S) Tehnik Pedang (S) Sihir Air (C) Sihir Api (C) Sihir Angin (C) Sihir Tanah (C) Sihir Penyembuh (C)
"Aku akan meningkatkan magicku." Kata Arthur menambahkan 5 poin kepada Magic.
"Singg!!." Cahaya putih menyinari tubuh Arthur.
"Sekarang mulailah berburu sendiri di hutan." Kata Romeo melihat Arthur dan yang lain.
"Ahhh." Erika dan yang lain terkejut mendengar kata Romeo.
"Apa tidak masalah kita berburu sendiri di hutan ini." Kata Erika.
"Di hutan ini hanya ada Slime. Kalian akan baik-baik saja." Kata Romeo.
"Bagaimana jika ada ular berbisa dan hewan buas lainnya." Kata Erika.
"Baiklah, kalian bentuklah pasangan." Kata Romeo.
"Arthur berpasanganlah denganku." Perempuan berambut coklat melihat Arthur.
"Lisa, Arthur akan berpasangan dengan ibu." Erika melihat perempuan berambut coklat.
"Uuhh. Baiklah." Perempuan berambut coklat yang di panggil Lisa tersenyum kecut.
"Jika kalian sudah mempunyai pasangan. Kalian bisa mulai berburu." Kata Romeo.
"Baik." Balas Steven dan yang lain.
Arthur dan Erika kemudian berjalan ke dalam hutan. "Lihat Arthur kita menemukan slime." Kata Erika melihat monster jelly bewarna biru.
"Bunuhlah slime itu bu. Kita akan bergantian membunuh slime. Dan nanti adalah giliranku untuk membunuh slime." Kata Arthur.
"Baik." Erika mengangguk kemudian membunuh slime.
"Ehhh. Aku tidak level up." Kata Erika setelah membunuh slime.
"Untuk naik ke level 2 membutuhkan 2 exp. Sementara slime memberikan 1 exp." Kata Arthur. Arthur mendapatkan 2 exp karena skill Double Exp miliknya.
"Aku lupa membutuhkan 2 exp untuk naik ke level 2." Kata Erika.
"Baiklah bu. Ayo kita cari slime." Arthur melihat Erika.
"Ayo." Erika mengangguk.
1 Jam telah berlalu setelah Arthur dan Erika mulai berburu slime. "Slasshh." Erika membunuh slime. "Arthur aku level up lagi. Sekarang aku level 5." Kata Erika dengan senang.
Melihat Erika yang bahagia, Arthur tersenyum dan mengelus kepala Erika.
"Arthur mengapa kamu mengelus kepala ibu. Ibu bukan anak kecil." Kata Erika dengan malu.
"Apakah ibu memiliki kekasih." Tanya Arthur.
"Mengapa kamu menanyakan hal itu." Kata Erika dengan wajah merah.
"Ibu tinggal menjawab pertanyaanku." Arthur tersenyum dan memegang tangan Erika.
"Ibu belum memiliki kekasih." Kata Erika dengan wajah merah.
"Jika begitu, maukah ibu menjadi kekasihku." Arthur tersenyum.
"Ahhh." Erika terkejut dengan perkataan Arthur.
"Arthur apa kamu serius ingin menjadi kekasih ibu." Kata Erika dengan malu.
"Aku serius bu." Arthur mengangguk.
"Ibu mau menjadi kekasihmu." Erika mengangguk dengan malu. Mendengar jawaban Erika. Arthur tersenyum kemudian mencium bibir Erika.
"Emmm." Erika terkejut saat Arthur tiba-tiba menciumnya. "Bibirmu sangat manis bu." Kata Arthur menatap Erika.
"Arthur, ayo kita lanjut berburu." Kata Erika dengan wajah merah.
"Baiklah bu. Ayo kita lanjut berburu." Arthur tersenyum dan menggandeng tangan Erika. Erika tersipu malu saat Arthur menggandeng tangannya.
Beberapa menit telah berlalu. Saat ini Arthur menebas slime yang berada di depannya. "Slasshh."
"Exp + 2."
"Level Up"
"Anda mendapatkan 5 poin."
"Anda mendapatkan 1 poin skill."
"Bagus, sekarang aku level 10." Kata Arthur melihat dirinya level up.
"Ahhh. Mengapa kamu sudah level 10, sementara aku level 5. Bukankah kita membunuh slime dengan jumlah yang sama." Erika terkejut.
"Aku memiliki skill Double Exp Bu. Jadi Exp yang aku dapatkan dari membunuh Slime menjadi 2x lipat." Kata Arthur.
"Ibu ingat kamu memiliki 3 skill level S." kata Erika. "Benar Arthur. Saat kita sedang berdua. Kamu bisa memanggilku dengan namaku." Kata Erika dengan malu.
"Baiklah Erika." Arthur tersenyum dan memegang tangan Erika.
Arthur dan Erika saling menatap kemudian mulai berciuman. "Emmm, Arthur." Erika memejamkan matanya dan memeluk Arthur.
"Baiklah Erika, ayo kita lanjut berburu." Arthur melihat Erika.
"Baik." Erika mengangguk dengan malu.
Beberapa jam kemudian Arthur keluar dari hutan dan melihat semua teman sekelasnya sedang berkumpul. "Karena semuanya sudah berkumpul. Kita akan kembali ke istana." Kata Romeo.
"Baik." Balas Steven dan yang lain.
"Bu Erika. Nanti malam aku akan datang ke kamarmu. Jadi jangan kunci pintu kamarmu." Bisik Arthur di telinga Erika. Erika tersipu malu saat mendengar kata Arthur.
Beberapa menit kemudian Arthur, Erika dan semua teman sekelasnya kembali ke istana.
Arthur masuk ke dalam kamarnya dan berbaring di kasur. "Buka status." Kata Arthur kemudian layar status muncul di depannya.
Nama : Arthur Benedict
Usia : 18 tahun
Level : 15 Next Level Membutuhkan 16 Exp
Job : Hero
Ras : Manusia
Strength : 7
Agility : 7
Vitality : 8
Stamina : 8
Magic : 5
Poin : 70
Poin Skill : 1
Skill : Observation (S) Copy (S) Doube Exp (S) Tehnik Pedang (S) Sihir Air (C) Sihir Api (C) Sihir Angin (C) Sihir Tanah (C) Sihir Penyembuh (C)
"Karena membunuh slime sangat mudah. Saat berada di hutan aku tidak meningkatkan statusku sama sekali." Kata Arthur melihat statusnya.
"Aku akan menambahkan 20 poin pada Magic, 13 poin pada Strength, 13 poin pada Agilty, 12 poin pada Vitality, dan 12 poin pada stamina." Kata Arthur meningkatkan statusnya.
"Singg!!." Cahaya putih menyinari tubuh Arthur.
Beberapa jam kemudian Arthur keluar dari kamarnya dan berjalan ke arah kamar Erika.
Arthur membuka pintu dan melihat Erika sedang tertidur di kasur. "Erika apa kamu tertidur." Bisik Arthur di telinga Erika.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 155 Episodes
Comments
Zoelf 212 🛡⚡🔱
play
2023-11-10
0
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Takdir ganti, Cewe juga ganti
2023-01-29
4
Jimmy Avolution
Ayo...ayo...
2022-11-28
2