"Dia adalah Melody teman sekelasku." Kata Arthur.
"Halo Melody, aku Rosmila kepala desa di desa yang Arthur tempati." Rosmila tersenyum dan mengulurkan tangannya.
"Aku Melody." Melody tersenyum dan menjabat tangan Rosmila.
"Melody apa kamu ingin makan." Tanya Rosmila.
"Benar kak Rosmila, aku ingin makan." Melody mengangguk.
"Jika begitu ayo kita makan bersama." Rosmila tersenyum.
"Baiklah." Balas Melody kemudian memesan makanan.
"Arthur level berapa kamu sekarang." Tanya Melody.
"Aku level 15." Balas Arthur berbohong.
"Kamu 5 level lebih tinggi dariku." Balas Melody.
"Berarti kamu saat ini level 10." Kata Arthur.
"Benar, aku level 10." Melody mengangguk.
"Aktifkan skill Observasi munculkan status Melody." Gumam Arthur kemudian layar status muncul di depannya.
Nama : Melody
Usia : 17 tahun
Level : 10
Job : Mage
Ras : Manusia
Strength : 6
Agility : 6
Vitality : 6
Stamina : 7
Magic : 50
Skill : Sihir Air (B) Observation (C)
"Dia fokus meningkatkan magicnya." Gumam Arthur melihat status Melody.
"Skill copyku saat ini level B. seharusnya aku bisa menyalin jobnya." Gumam Arthur.
"Aktifkan skill Copy salin job Mage Melody." Gumam Arthur melihat Melody.
"Anda menyalin job Mage"
"Anda mendapatkan sihir Air level (B)." Notifikasi muncul di depan Arthur.
"Bagus aku dapat menyalin job mage." Gumam Arthur dengan senang melihat dirinya berhasil menyalin job mage Melody.
Tidak lama kemudian Arthur melihat pelayan restoran berjalan ke arahnya. "Ini pesanan tuan dan nona." Kata pelayan restoran mengantarkan pesanan Arthur, Rosmila dan Melody.
"Baiklah, ayo kita makan." Kata Arthur melihat Rosmila dan Melody.
"Baik." Rosmila mengangguk. Arthur, Rosmila dan Melody kemudian mulai makan.
Beberapa menit kemudian Arthur, Rosmila dan Melody telah selesai makan. "Melody, katakan pada Deni aku menunggunya di taman kota." Arthur melihat Melody.
"Baiklah." Balas Melody berjalan ke luar restoran.
"Rosmila ayo kita ke taman kota." Arthur melihat Rosmila.
"Baik." Rosmila mengangguk.
Beberapa menit kemudian Arthur berada di taman kota. "Rosmila kamu tidak memberitahuku. Apa tujuanmu ikut denganku ke kota." Tanya Arthur.
"Aku ingin membeli pakaian." Balas Rosmila.
"Setelah bertemu dengan temanku. Ayo kita mencari toko pakaian." Kaa Arthur.
"Baik." Rosmila mengangguk.
Tidak lama kemudian Arthur melihat pemuda gemuk berjalan ke arahnya. "Arthur." "Deni.' Arthur dan Deni berjabat tangan.
"Mengapa kamu tidak memakai kacamata." Tanya Arthur melihat Deni.
"Setelah level up dan meningkatkan statusku. Mataku mulai membaik. Jadi aku tidak perlu lagi memakai kacamata." Deni tersenyum.
"Mengapa kamu memanggilku kemari." Tanya Deni.
"Tidak ada, aku hanya ingin mengobrol denganmu." Kata Arthur.
"Arthur apa dia kekasihmu. Ternyata kamu menyukai wanita yang lebih dewasa." Kata Deni melihat Rosmila.
"Dia bukan kekasihku. Dia adalah kepala desa, di desa yang aku tempati." Arthur tersenyum kecut.
"Oohh. Aku pikir dia kekasihmu." Kata Deni.
"Deni level berapa kamu sekarang." Tanya Arthur.
"Aku level 11." Balas Deni.
"Kamu sendiri level berapa." Tanya Deni.
"Aku level 15." Balas Arthur.
Arthur melihat Deni dan bergumam. "Aktifkan skill observasi munculkan status Deni." Layar status kemudian muncul di depan Arthur.
Nama : Deni
Usia : 17 tahun
Level : 11
Job : Swordsman
Ras : Manusia
Strength : 20
Agility : 20
Vitality : 15
Stamina : 15
Magic : 10
Skill : Observation (B) Tehnik pedang (B)
"Bagus, dia meningkatkan skill Tehnik pedangnya." Gumam Arthur melihat status Deni.
"Aktifkan skill Copy salin Job Swordsman Deni."
"Anda menyalin job Swordsman."
"Anda mendapatkan tehnik pedang (B)." Notifikasi muncul di depan Arthur.
"Bagus, tehnik pedangku sekarang level B." Arthur tersenyum bahagia.
"Arthur kenapa kamu tiba-tiba tersenyum." Deni melihat Arthur.
"Oohh. Aku teringat hal lucu saat berada di bumi." Kata Arthur.
Mendengar kata Arthur Deni menatap langit dan berkata. "Jika kamu mengatakan bumi aku teringat mc donald's, kfc dan starbuck."
"Kruukk." Arthur mendengar sebuah suara. "Arthur aku makan, apa kamu ingin ikut." Deni melihat Arthur.
"Tidak, aku baru saja selesai makan." Balas Arthur.
"Baiklah, kalau begitu aku akan makan sendiri." Kata Deni berjalan ke arah restoran.
"Kepala desa ayo kita pergi ke toko pakaian." Arthur melihat Rosmila yang diam sejak kedatangan Deni.
"Baik." Rosmila mengangguk.
Beberapa menit kemudian Arthur dan Rosmila tiba di toko pakaian. "Selamat datang, ada yang bisa saya bantu." Kata penjaga toko pakaian.
"Kita berdua ingin membeli pakaian." Kata Arthur.
Beberapa menit kemudian Arthur dan Rosmila telah selesai membeli pakaian. "Arthur ayo kita cari penginapan. Aku lelah dan ingin istirahat." Kata Rosmila.
"Baiklah." Balas Arthur. Arthur kemudian mencari penginapan bersama Rosmila.
Tidak lama kemudian Arthur menemukan sebuah penginapan. Arthur masuk ke dalam penginapan di ikuti Rosmila. "Aku pesan 2 kamar." Arthur melihat pelayan penginapan.
"Maaf, beberapa kamar sedang dalam perbaikan. Jadi hanya ada 1 kamar kosong." Kata pelayan penginapan.
"Kepala desa sepertinya kita harus mencari penginapan lain." Arthur melihat Rosmila.
"Baiklah, kita berdua pesan 1 kamar." Kata Rosmila.
"Silakan ikuti saya" Kata pelayan penginapan berjalan pergi.
"Kepala desa apa tidak masalah kita tidur di dalam satu kamar." Tanya Arthur.
"Tidak masalah." Rosmila tersenyum dan berjalan mengikuti pelayan penginapan. Arthur terdiam beberapa detik kemudian mengikuti Rosmila.
"Ini kunci kamarnya. Jika tuan dan nona butuh sesuatu silakan cari saya." Kata pelayan penginapan kemudian berjalan pergi.
"Arthur ayo masuk." Kata Rosmila masuk ke dalam kamar.
"Baik." Arthur mengangguk kemudian masuk ke dalam kamar.
"Kepala desa, sepertinya aku akan mencari penginapan lain. Karena di penginapan ini hanya ada 1 kasur." Kata Arthur keluar dari kamar.
"Arthur jangan pergi." Rosmila memegang tangan Arthur.
"Arthur apa kamu tidak melihatku sebagai wanita." Rosmila menatap Arthur.
"Maaf, aku tidak tertarik dengan kepala desa." Balas Arthur. Badan Rosmila gemetar saat mendengar jawaban Arthur.
"Pergilah." Kata Rosmila melepas tangan Arthur.
"Baik." Arthur mengangguk kemudian keluar dari kamar."
"Jika dia secantik suster Lily. Aku tidak akan menolak untuk tidur bersamanya." Gumam Arthur berjalan keluar dari penginapan.
Beberapa menit kemudian Arthur menemukan penginapan lain. "Apa ada kamar kosong." Arthur melihat pelayan penginapan.
"Ada." Pelayan penginapan mengangguk.
"Aku ingin menginap selama 1 hari." Balas Arthur.
"Baik. Silakan ikuti saya." Kata pelayan penginapan. Arthur mengangguk kemudian mengikuti pelayan penginapan.
"Ini kamar anda. Jika anda butuh sesuatu silakan cari saya." Kata pelayan penginapan menunjukan sebuah kamar.
"Baik." Balas Arthur kemudian masuk ke dalam kamar.
"Buka status." Kata Arthur kemudian layar status muncul di depannya.
Nama : Arthur Benedict
Usia : 18 tahun
Level : 39 Next Level Membutuhkan 40 Exp
Job : Swordsman
Ras : Manusia
Strength : 45
Agility : 45
Vitality : 40
Stamina : 40
Magic : 55
Poin : 0
Poin Skill : 0
Skill : Observation (S) Copy (B) Tehnik Pedang (B) Sihir Air (B) Sihir Penyembuh (C)
"Hari ini aku sungguh beruntung karena memperoleh 2 skill level B." Arthur tersenyum saat melihat statusnya.
"Aktifkan Sihir air. Water bell." "Wuusshh." Kata Arthur kemudian bola air muncul di tangan kanannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 155 Episodes
Comments
🇳🇴🇻🇪🇱 🇮🇩
ngk gitu juga kali 🗿
gw penasaran sama sifat Thor ni novel apa sama dengan sifat si MC
2025-01-03
0
ǫᴇɪᴛʜ ᴇʟ ᴠᴏɪᴢ
monoton
2024-06-18
0
Kang Comen
huh cpe klo job ubh ubh lgi
2024-04-04
0