Beberapa menit kemudian Arthur berada di dalam hutan. "2 Goblin." Kata Arthur melihat 2 goblin dengan tinggi 1 meter.
Arthur berlari ke arah 2 goblin kemudian menebas kepala salah satu goblin. "Crasshh." Kepala goblin terpotong dan menggelinding ke tanah.
"Waaaa." Goblin berteriak saat melihat temannya mati dibunuh Arthur.
"Jangan berteriak. Aku juga akan mengirimmu ke neraka." Kata Arthur menebas kepala goblin.
"Crasshh." Kepala goblin terpotong dan menggelinding ke tanah.
"Exp + 10 "
"Level Up"
"Anda mendapatkan 5 poin."
"Level Up"
"Anda mendapatkan 5 poin."
"Level Up"
"Anda mendapatkan 5 poin."
Notifikasi muncul di depan Arthur.
"Goblin di dunia ini terlalu lemah." Kata Arthur melihat 2 goblin yang mati dengan kepala terpotong.
"Buka status." Kata Arthur kemudian layar status muncul di depan Arthur.
Nama : Arthur Benedict
Usia : 18 tahun
Level : 5 Next Level Membutuhkan 6 Exp
Job : -
Ras : Manusia
Strength : 7
Agility : 7
Vitality : 8
Stamina : 8
Magic : 0
Poin : 25
Poin Skill : 0
Skill : Observation (S) Copy (E)
"Aku ingin tahu apa yang akan terjadi. Jika aku menambahkan poin di Magic." Kata Arthur kemudian menambahkan 5 poin pada Magic."
"Singg!!." Cahaya putih menyinari tubuh Arthur.
"Jadi ini yang dinamakan magic." Kata Arthur merasakan energi aneh di dalam tubuhnya.
"Baiklah, aku akan menambahkan 20 poin tersisa ke Strengh, Agility, Vitality dan Stamina." Kata Arthur kemudian menambahkan 8 poin di Strenght, 8 poin di Agility, 2 poin di Vitality, 2 poin di stamina.
"Singg!!." Cahaya putih menyinari tubuh Arthur.
"Aku merasa bertambah kuat." Kata Arthur merasakan kekuatan mengalir di dalam tubuhnya.
"Waaaa." Arthur mendengar suara dan melihat 3 goblin setinggi 1 meter berjalan ke arahnya.
"Bagus. Kalian datang sendiri padaku. Jadi aku tidak perlu repot-repot untuk mencari kalian." Arthur tersenyum dan berlari ke arah 3 goblin.
"Waaa." 3 goblin berteriak dan berlari ke arah Arthur.
"Kalian bertiga sangat lambat." Kata Arthur kemudian menebas 3 goblin. "Crasshh." "Crasshh." Arthur dengan mudah mengalahkan 3 goblin.
"Exp + 15"
"Level Up"
"Anda mendapatkan 5 poin."
"Level Up"
"Anda mendapatkan 5 poin."
"Membunuh 1 Goblin memberiku 5 Exp." Kata Arthur melihat notifikasi yang muncul di depannya.
Saat hendak membuka layar status Arthur melihat 5 goblin setinggi 1 meter yang berjalan ke arahnya. "Sial, kalian seharusnya datang setelah aku selesai menambahkan poin." Arthur mengutuk dan berlari ke arah 5 goblin. "Crasshh." Arthur menebas salah satu goblin.
"Mati." Kata Arthur menebas goblin lainnya. "Crassshh." Arthur dengan mudah mengalahkan 5 goblin.
"Exp + 25"
"Level Up"
"Anda mendapatkan 5 poin."
"Level Up"
"Anda mendapatkan 5 poin."
"Level Up"
"Anda mendapatkan 5 poin."
"Anda mendapatkan 1 poin skill."
"Ohhh. Aku mendapatkan 1 poin skill." Kata Arthur melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Buka status." Kata Arthur kemudian layar status muncul di depan Arthur.
Nama : Arthur Benedict
Usia : 18 tahun
Level : 10 Next Level Membutuhkan 11 Exp
Job : -
Ras : Manusia
Strength : 15
Agility : 15
Vitality : 10
Stamina : 10
Magic : 5
Poin : 25
Poin Skill : 1
Skill : Observation (S) Copy (E)
Arthur melihat statusnya dan berkata. "Aku akan menambahkan 5 poin pada Strength, Agilty, Vitality, Stamina dan Magic." Kata Arthur meningkatkan statusnya.
"Singg!!." Cahaya putih menyinari tubuh Arthur.
"Baiklah, saatnya meningkatkan level skill Copy." Kata Arthur menggunakan 1 poin skill untuk meningkatkan level skill Copy.
"Skill Copy Level Up." Notifikasi muncul di depan Arthur.
"Ceeppp." "Ahhhh." Arthur berteriak saat panah menancap di bahunya.
"Berengek." Arthur mengutuk dan berlari ke arah goblin yang memanah dirinya.
"Crasshh." Arthur memotong kepala golin. "Buuukk." Kepala goblin menggelinding ke tanah.
"Exp + 5." Notifikasi muncul di depan Arthur.
"Ceepp." "Aahhh." Arthur menarik panah yang menancap di bahunya.
"Aku harus pergi dari sini." Kata Arthur membuang panah dan berlari keluar dari hutan.
Beberapa menit kemudian Arthur keluar dari hutan dan kembali ke desa. "Arthur kamu terluka." Kata Rosmila melihat darah yang mengalir dari bahu Arthur.
"Benar, aku terluka saat melawan goblin." Balas Arthur.
"Arthur ayo ke gereja." Kata Rosmila. Arthur bingung saat Rosmila mengajaknya ke gereja.
"Suster Lily memiliki sihir penyembuhan. Dia bisa menyembuhkan lukamu." Kata Rosmila.
"Baiklah, ayo ke gereja." Kata Arthur setelah mendengar ada suster yang bisa menyembuhkan lukanya.
Tidak lama kemudian Arthur berada di depan gereja. "Ayo masuk." Kata Rosmila membuka pintu gereja.
Arthur kemudian masuk ke dalam gereja. Saat masuk ke dalam gereja Arthur melihat wanita berkulit putih yang memakai kerudung berjalan ke arahnya. "Dia sangat cantik." Gumam Arthur.
"Suster Lily tolong sembuhkan lukanya. Arthur terluka karena bertarung melawan goblin." Kata Rosmila melihat wanita berkerudung putih.
"Baik." Wanita berkerudung putih yang di panggil suster Lily mengangguk.
Wanita berkerudung putih memegang luka di bahu Arthur dan berkata. "Heal." "Singg!!." Cahaya hijau menyinari luka di bahu Arthur.
"Aku sudah menyembuhkan lukamu." Kata wanita berkerudung putih.
"Menajubkan." Kata Arthur melihat bahunya telah sembuh.
Arthur melihat wanita berkerudung putih dan bergumam. "Aktifkan skill Observasi munculkan status Lily." Layar status kemudian muncul di depan Arthur.
Nama : Lily
Usia : 23 tahun
Level : 5
Job : Healer
Ras : Manusia
Strength : 5
Agility : 5
Vitality : 5
Stamina : 5
Magic : 25
Skill : Sihir Penyembuh (D)
"Jobnya adalah healer." Gumam Arthur melihat status Lily.
"Skill copyku telah naik level. Mungkin aku bisa menyalin jobnya." Gumam Arthur.
"Aktifkan skill Copy salin Job Healer Lily." Gumam Arthur melihat Lily.
"Anda menyalin job healer."
"Anda mendapatkan sihir penyembuh level D." Notifikasi muncul di depan Arthur.
"Bagus. Aku berhasil menyalin jobnya." Gumam Arthur dengan senang.
"Suster Lily terimakasih sudah menyembuhkanku." Kata Arthur melihat wanita berkerudung putih.
"Sudah kewajibanku untuk menyembuhkan seseorang yang terluka." Wanita berkerudung putih yang di panggil Lily tersenyum.
"Suster Lily kita berdua pamit pergi." Kata Rosmila.
"Jika kamu terluka datang saja kepadaku." Lily tersenyum kepada Arthur.
"Baik, saya akan mengunjungi anda ketika terluka." Arthur tersenyum kepada Lily.
Arthur kemudian meninggalkan gereja bersama Rosmila. "Arthur, mengapa kamu tidak datang ke rumahku. Bukankah kemarin aku mengundangmu sarapan bersama." Tanya Rosmila.
"Tadi pagi aku di undang makan oleh Calisa." Balas Arthur.
"Jadi begitu." Balas Rosmila.
"Tapi aku hanya makan sedikit di rumah Calisa. Jadi aku masih lapar." kata Arthur.
"Jika begitu, ayo makan di rumahku." Rosmila tersenyum.
Tidak lama kemudian Arthur berada di rumah Rosmila. "Kamu membuat banyak makanan." Kata Arthur melihat ayam, telur dan jamur.
"Aku membuat ini khusus untukmu." Rosmila tersenyum.
"Kepala desa kamu terlalu baik kepadaku." Kata Arthur. Rosmila tersenyum saat mendengar kata Arthur.
"Baiklah, ayo kita makan." Kata Rosmila mengambil jamur. Arthur mengangguk kemudian memakan ayam.
Beberapa menit kemudian Arthur telah selesai makan. "Terimakasih atas makanannya kepala desa." Kata Arthur melihat Rosmila.
"Arthur kamu bisa memanggilku Rosmila." Rosmila melihat Arthur.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 155 Episodes
Comments
RDR2122
kok mirip solo leveling ya
2024-04-07
0
Zoelf 212 🛡⚡🔱
kog
2023-11-10
0
Zero blankness
heal, kek pernah dengar 🗿🤌
2023-09-29
2