Bab 7 Setia pada majikannya

Sandi menutup tokonya lebih cepat dari biasanya. Tina merasa berhutang Budi pada Sonia maka dia membantu menjaga anaknya selama dia tidak ada.

Tina tahu jika Sandi mulai terlihat berbeda dalam memperlakukan dirinya. Namun Tina bukan gadis murahan yang mau menyakiti hati wanita lain yang sudah memberinya pekerjaan dan penghidupan.

Akan aku buktikan tidak semua wanita tergiur oleh bosnya. Dan akan aku buktikan jika aku adalah salah satu wanita yang akan setia pada majikannya, kata Tina dalam hati.

"Tina, ayo masuk kemobil. Kita akan menjemput Roki dan Kumala," kata Sandi.

"Iya mas," Tina lalu mengambil tas cangklong nya dan masuk kedalam mobil.

"Biar aku pakaikan seatbelt nya," tiba-tiba Bosnya mendekat dan wajahnya hampir menyenggol dadanya yang padat berisi.

Tina menarik nafas dalam dengan kelakuan bosnya yang semakin memanfaatkan suasana.

Jika semua pria seperti mu, Mas Sandi. Maka neraka akan penuh, gimana Tina.

"Tidak Mas. Aku bisa sendiri," Tina akan memegang seatbelt nya.

"Ohh, baiklah," Sandi lalu menarik tangannya dan badanya yang tadi condong ke badan Tina.

Sandi melihat dada Tina yang sangat ranum dimatanya, dia sudah tergila-gila dengan pegawainya.

Sementara Tina berusaha bersikap tenang dan kedatangannya tidak lain hanya untuk membantu Sonia saja, selama dia dirawat dirumah sakit.

Di sekolah, Kumala sudah berdiri bersama Roki menunggu ayah mereka menjemputnya. Ketika Sonia bekerja mencari uang sebagai tulang punggung, pekerjaan suaminya hanya antar jemput anaknya saja.

Berkat kegigihan Sonia, dia yang awalnya berjualan baju keliling, lama-lama bisa membuka toko.

Sonia dan suaminya sering bertengkar masalah uang bukan karena Sonia menuntut haknya berlebihan. Melainkan karena suaminya suka diam-diam mengambil uang dagangannya untuk berjudi saat malam hari.

Itulah yang membuat Sonia kadang marah hingga mengatakan jika suaminya tak berguna. Kata-kata itu membuat Sandi mendendam padanya.

Dia memang tidak pandai mencari uang. Dan apapun yang dia lakukan selalu saja tidak menghasilkan uang. Pernah bukan bengkel tapi bangkrut karena kebiasaan judinya yang tidak bisa dihentikan.

Lalu kerja sama teman dalam usaha daging kurban, itupun juga tidak menghasilkan karena uangnya dipakai untuk bersenang-senang.

Sebagai istri, Sonia juga ingin suaminya seperti suami pada umumnya. Bertanggungjawab memberi nafkah keluarga dan tidak sebaliknya. Namun jika suaminya di bilang sesat dan membuat dirinya sebagai tumbal, Sonia juga tak percaya.

Meskipun suaminya buruk dimatanya, tapi tidak mungkin dia sampai melakukan tindakan keji sejauh itu.

Sonia tidak percaya pada perkataan hantu yang datang di mimpinya.

"Itu ayah datang mbak," kata Roki sambil menunduk mengikat tali sepatunya yang terlepas.

"Iya, apa toko tidak buka? Kok mbak Tina juga ikut menjemput kita?" tanya Kumala bergumam pada Roki.

"Kan ibu sakit kak. Jadi mungkin tutup lebih cepat,"

Mereka segera naik ke mobil dan duduk ditengah.

Tina menoleh ke belakang dan memberikan minuman dingin untuk keduanya.

"Ini untuk kalian, mbak akan membantu kalian selama mbak Sonia sakit. Kalian pasti repot jika harus sekolah juga mengurus rumah,"

Sonia berkata sambil tersenyum penuh kepedulian. Tidak ada sedikitpun terlintas dihatinya untuk memanfaatkan situasi ini.

"Benar, mbak Tina akan membantu kalian dirumah. Ayah sangat repot. Ayah juga harus kerumah sakit. Rumah sangat berantakan jika ibu kalian tidak ada," kata Sandi tersenyum senang.

Ini kesempatan yang bagus, gumamnya.

Sambil menyetir mobil dia melirik dada Tina dan tidak sabar ingin meremasnya ketika sudah menjadi pengganti Sonia nanti.

Terpopuler

Comments

Siti Lestari

Siti Lestari

ditunggu kelanjutannya

2022-11-25

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!