Bab 12 Hasrat satu malam

Sonia merasa sebagai istri yang tidak berguna malam ini. Hatinya merasa tercabik ketika menyadari jika menjadi cacat tidaklah semudah yang dia bayangkan.

Melihat suaminya terbaring disisinya membuat hatinya hancur. Dia tidak bisa melayani sebagai mana seharusnya yang dilakukan seorang istri.

Tanpa terasa air mata Sonia membasahi bantalnya. Diapun terisak dengan lirih. Dan saat itu Sandi terbangun. Sonia pura-pura lelap tidur.

Sandi merasa haus lalu dia berjalan kedapur. Dan saat didapur. Dia lalu menuangkan segelas minuman lalu menenggaknya.

"Sialan! Dia malah rawat jalan. Aksiku jadi berantakan!" Umpat Sandi kesal. Dia juga kesal karena tadi mobilnya mogok dihutan dan melihat berbagai penampakan.

Dan saat pulang, dia juga kesal melihat istrinya yang duduk dikursi roda dan seakan dia anggap sebagai beban.

Tiba-tiba Indah yang mengintip dari kamar pembantu keluar dengan baju transparan. Dia berdandan mencolok dan berjalan menghampiri Sandi, majikannya.

"Pak, mau saya buatkan kopi," Sandi menoleh dan tertegun melihat Indah berpakaian begitu seksi dan transparan.

Sandi menelan salivanya sendiri. Dan begitu lama tertegun menatap kue apem milik Indah yang terpampang dalam balutan baju transparan.

Tiba-tiba nafas Sandi menjadi berat dan memburu.

"Iya. Buatkan aku kopi," kata Sandi lalu duduk dikursi yang ada didapur.

Indah sedang membuat kopi dan sedikit menungging kan bokongnya. Sandi memandangi terus tanpa henti. Matanya semakin lebar kala Indah berjongkok dan mengambil sendok yang jatuh.

Baju transparan pendek itu membuat celana indah terlihat karena ketika dia menungging, roknya tersingkap naik.

Sandi tertegun dan mulai menangkap sinyal yang diberikan Indah.

Indah sengaja menjatuhkan sendok itu dan menggoda Sandi. Dia datang untuk tujuan lain. Dan ART hanyalah kedok saja.

Sandi lalu mendekati Indah. Dia membelai pinggang Indah. Dan membuat Sandi kaget ketika Indah diam saja dan membiarkan dirinya dipegang-pegang oleh tangannya.

"Badanmu sangat seksi dan indah dengan gaun ini," kata Sandi berbisik ditelinga indah.

"Ehem..." Indah malah berbalik dan menarik baju Sandi lalu mengajaknya kekamarnya.

Sandi kaget dan tertegun tapi mengikuti kemana Indah membawanya.

Begitu masuk ke kamar, Indah segera menguncinya dari dalam.

"Jika kamu kesepian, lakukan saja," kata Indah tiba-tiba dan sontak membuat Sandi tertegun sekaligus kaget.

"Tapi...." Sandi bingung dengan wanita seperti indah yang begitu berani menantang hasratnya.

"Istrimu lumpuh. Kau pasti kesepian. Kau bisa menyalurkan hasratmu padaku," kata Indah lalu membaringkan tubuhnya diatas ranjang.

"Memangnya tidak papa?"

"Kenapa tidak? Aku juga kesepian sama seperti dirimu. Suami ku juga tak berguna," Kata Indah lalu bangun dan melepaskan kancing baju Sandi.

"Ohh, untunglah kau datang. Aku sudah lama menahannya," kata Sandi setelah melepaskan semua bajunya.

Mereka berpacu dalam hasrat satu malam. Setelah puas, Sandi lalu keluar dan Indah tersenyum bangga padanya.

"Terimakasih..." kata Sandi.

"Sama-sama,"

Sandi masuk kekamar lagi dan tersenyum karena sekarang ada Indah dirumahnya.

Sementara aksi mereka dilihat oleh Arimbi. Dan Arimbi merasa kesal karena ternyata Indah memiliki jimat hingga Arimbi tidak bisa masuk kekamarnya.

"Kurang ajar! Gadis itu ternyata memakai jimat. Aku tidak bisa masuk kekamarnya dan memberinya pelajaran. Aku juga tidak bisa mendekatinya. Kasihan Sonia. Ternyata pembantu ini datang untuk tujuan lain. Aku harus membuat Sonia mengusir pembantu ini," kata Arimbi yang melayang diluar kamar Indah.

Sementara, Indah merasa senang. Suaminya impoten karena sudah tua. Sehingga Indah meninggalkan rumah dan bekerja ke kota. Harta suaminya juga telah habis untuk mengobatinya dan membuat indah kesal hingga meninggalkanya.

Dia dulu menikah dengan pria tua karena hartanya. Tapi kemudian dia juga tidak bahagia karena masalah ranjang yang tidak sesuai ekspektasi nya.

Setelah uang suaminya habis. Maka Indah meninggalkanya begitu saja. Dan sekarang dia senang karena dia mendapatkan semua itu dari Sandi, suami Sonia.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!