Hari ini kegiatan semua member tidak begitu padat jadi mereka bisa pulang dengan cepat dan yang paling bahagia kalau kegiatan tidak padat adalah Gavin, karena Gavin bisa tidur dengan puas.
"Apakah kalian ada yang mau ikut dengan ku?"Brian bertanya ke member yang lain siapa tau ada yang mau ikut pulang bersamanya.
"Apa kak Brian langsung mau pulang?"Chal bertanya kepada Brian.
" Tidak.." Kakak mau ke supermarket dulu mau beli sesuatu."Brian menjawab pertanyaan Chal.
"Kalau begitu aku ikut kak Brian tapi turun kan aku di depan caffe Pelangi aku ada janji dengan teman di sana.."Chal menawarkan diri untuk nebeng bersama Brian..
"Baiklah ayo kita pergi sekarang..." ajak Brian.
Mereka pun menuju mobil dan pergi ketujuan mereka..
Setibanya Brian di sebuah supermarket, Brian pun berkeliling dari rak yang 1 ke rak yang lain untuk mencari apa yang menjadi tujuannya ke supermarket.Dan di saat Brian fokus mencari barang yang dia cari tiba-tiba..
Gubraaaak...!!"
Brian menabrak salah 1 pengunjung supermarket itu.
"Ma-maaf nona saya tidak sengaja, apakah nona terluka..?" tanya Brian pada gadis yang di tabraknya.lalu buru-buru minta maaf sambil menolong wanita yang dia tabrak, denga wajah gugup.
"Ti-tidak...," saya tidak apa-apa."jawab wanita itu dengan wajah kaget dan gugup..
"Apa ada yang luka nona?" kita kerumah sakit saja."Brian mencoba untuk bertanggung jawab atas kecerobohannya yang telah menabrak wanita itu.
"Tidak usah tuan aku tidak apa-apa ini cuma kecelakaan biasa saja, lagian aku juga bersalah karena terlalu fokus sama belanjaan ku.."Wanita itu mencoba meyakinkan Brian kalau dia baik-baik saja.
"Wah syukur lah kalau nona tidak apa-apa karena kecerobohan ku,"Perkenalkan nama ku Brian."Brian mengulurkan tangan untuk memperkenalkan dirinya.
" Nama ku Kelana.."Wanita itu menyambut uluran tangan Brian sambil menyebutkan namanya.
" Sekali lagi aku minta maaf nona Kelana.."Brian meminta maaf lagi atas kesalahannya itu.
"Iya tidak apa-apa tuan,"Kelana menerima permohonan maaf Brian.
"Kalau begitu aku permisi tuan."Kelana pun berpamitan dan meninggalkan Brian.
"Oh iya nona Kelana sekali lagi aku minta maaf.." sambil membungkukan badannya Brian meminta maaf lagi pada Kelana.
"Kenapa hari ini aku ceroboh sekali sampai menabrak seorang wanita, untung saja wanita itu baik dan mau memaafkan kesalahan aku, tapi wanita yang tadi itu cantik juga.."Brian mengomelin dirinya sendiri, dan menyadari kalau wanita yang tadi itu cantik.
"Sudahlah sebaiknya aku pulang saja, pasti yang lain sudah sampai di rumah."Setelah Brian membayar semua belanjaannya di kasir, Brian pun bergegas pulang.
Setelah sesampainya Brian di rumah ternyata member yang lain sudah berada di rumah kecuali Chal yang masi di jalan bersama temannya.
"Kakak belanja apa," kenapa banyak sekali?"Aland bertanya pada Brian.
"Kakak cuma beli bahan makanan untuk makan malam soalnya bahan makanan kita untuk malam ini sudah habis.."Brian menjawab pertanyaan Aland.
"Oh ya Aland tadi kakak menabrak seorang wanita di supermarket waktu kakak lagi fokus cari bahan makanan.."Brian menceritakan kejadian yang tadi di alaminya di supermarket.
"Hah bagaimana bisa kak?" pasti wanita itu mengomeli kakak kan, karena kecerobohan kakak."Aland menebak apa yang di alami Brian setelah menabrak seorang wanita.
"Justru sebaliknya Aland wanita itu baik dan tidak marah sama sekali."Brian memuji kebaikan wanita itu.
" Apa.. "wanita itu tidak marah sama sekali?" bukannya wanita itu paling sering mengomel kalau terjadi sesuatu ya kak."Aland kaget dengan pejelasan Brian.
"Wanita yang ini sepertinya berbeda Aland, dia baik dan sopan sekali bahkan saat kakak mengulurkan tangan untuk berkenalan dia menyambut uluran tangan kakak dan menyebutkan namanya.."Brian menceritakan semuanya ke Aland.
"Siapa nama wanita itu kak?"Aland semakin penasaran..
"Namanya Kelana, wajahnya cantik."Brian menjelaskan ke Aland sambil membayangkan wajah Kelana yang baru saja dia kenal.
"Jangan bilang kalau kakak mulai menyukai wanita itu."Aland mencoba menggoda Brian.
"Bagaimana mau menyukainya kakak saja baru bertemu dia beberapa menit yang lalu, kakak cuma mengaguminya saja.."Dengan muka malu-malu Brian mencoba menampik perkataan Aland..
"Tapi kak begitu semangat memujinya.."Aland tidak berhenti menggoda Brian.
"Jangan ngaco kamu Aland," sudah kakak mau ke kamar dulu."Brian mencoba untuk menghidari godaan Aland.
" Cie cie kak Brian mulai jatuh cinta.."Sambil tertawa Aland tetap menggoda Brian.
✎ (❁ᴗ͈ˬᴗ͈) ༉‧ ♡*.✧
︶︶︶︶︶︶︶︶︶༉‧
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments