BAB 15 PENGINTAIAN

Setelah Gavin semalaman berfikir untuk mencari cara untuk menemukan si pengantar kopi itu atau lebih tepatnya Kelana, Gavin memutuskan untuk menunggui Kelana pada saat mengantar kopi dia akan menangkapnya dengan tangannya sendiri.

Gavin sudah menghafal dan menghitung jam berapa si Kelana datang mengantarkan kopi. dan sepertinya besok pagi adalah waktu yang tepat kebetulan besok Gavin tidak ada jadwal untuk ke studio.

Malam ini Gavin menyalakan alarm dari hanphonenya biar Gavin tidak kebablasan tidur.

Tidak terasa malam pun mulai berganti fajar dan itu artinya waktunya Gavin bangun.. waktu menunjukan pukul 05:30 pagi

kriiiiing kriiiing kriiiiing...."

Gavin terbangun setelah mendengarkan suara alarm dari hanphonenya lalu mematikan alarmnya. Gavin memakai jaketnya karena di luar udaranya sangat dingin. kali ini Gavin memastikan akan menangkap si pengantar kopi itu.

Gavin pun bersembunyi di antara dinding tembok yang memisahkan antara pintu dan jendela, sambil bersiap-siap menangkap si pengantar kopi itu.

Lalu tiba-tiba si pengantar kopi itu muncul juga, perasaan Gavin antara deg degan karena sebentar lagi dia bakal tau siapa fans misteriusnya itu.

Dengan suara khasnya Gavin mengagetkan si pengantar kopi itu, dari belakang

" Kenapa tidak sekalian di antarkan ke dalam rumah saja.." sambil melipat tangannya di dada Gavin menyapa si pengantar kopi.

Si pengantar kopi pun sontak kaget dan menjatuhkan kopinya, dia berusaha kabur tapi dengan sigap Gavin menangkapnya dan membuat si pengantar kopi itu nyaris terjatuh tapi Gavin berhasil menahannya dengan kedua tangannya yg melingkar di pinggang si pengantar kopi itu dan topi untuk menutupi mukanya si pengantar kopi itu pun terjatuh hingga memperlihatkan rambutnya yang panjag pun terurai indah.

Mereka berdua saling bertatapan antara kaget dan saling terpesona satu samalain.

"Apakah dia yang namanya Kelana," ternyata dia wanita yang sangat cantik..." Gavin berbicara dalam hati tanpa mengalihkan pandangannya sedikitpun dari mata Kelana. Begitupun dengan Kelana mata Kelana tidak berkedip sedikitpun dari pandangan Gavin dan posisi tangan Kelana masi melingkar di leher Gavin.

Merekapun akhirnya tersadar setelah beberapa menit saling berpandangan, lalu Gavin melepaskan tangannya dari pinggang Kelana secara tiba-tiba yang membuat Kelana terjatuh ke tanah.

"Aww.." kenapa kamu menjatuhkanku." Kelana meringis kesakitan sambil buru-buru berdiri kembali.

" Badan kamu berat seperti karung beras." Gavin mencoba menetupi groginya dengan cara menjaili Kelana.

" Tunggu sebentar.." Gavin memperhatikan wajah Kelana dengan detail dari ujung rambut sampai ujung kaki,lalu mengintrogasinya.

" Kenapa selama ini kamu begitu rajin mengantarkan ice coffee americano,? apa kamu tidak takut uang kamu habis, terus kenapa kamu pakai cara sembunyi-sembunyi seperti gini..?" Gavin memberi pertanyaan pada kelana secara beruntun.

"Aku harus jawab yang mana dulu ini,? kamu kasi pertanyaan seperti lagi introgasi buronan yang ketangkap saja." Kelana mencoba untuk protes.

Gavin berusaha menahan tawanya mendengarkan ucapan Kelana.

"Jawab saja semuanya," aku mau tau alasannya apa sampai kamu berbuat seperti ini.." Gavin berusaha memasang wajah galak di depan Kelana.

" Alasannya karena aku ngefans sama kamu dan aku tau kalau kamu suka minum ice coffee americano saat perut kamu kosong, makanya setiap pagi aku mengantarkan untukmu, aku tidak ada niat apa-apa selain ngefans."

Kelana mencoba menjelaskan maksudnya melakukan hal seperti itu, perasaan Kelana campur aduk antara senang dan takut. Kelana senang karena bisa melihat Gavin dengan jarak yang sangat dekat, sedihnya Kelana takut nanti ketahuan media dan mengganggu kegitan Gavin.

Gavin melanjutkan pertanyaannya.

" Apa kamu tidak capek atau ngantuk harus keluar rumah cuma mengantarkan kopi saja?" Gavin terus mengerjai Kelana dengan memberikan pertanyaan.

" Tidak karena setelah aku antarkan kopi buat kamu aku langsung berangkat kerja.." Kelana selalu siap dengan jawaban yang di pertanyakan Gavin.

" Kamu kerja di mana?" tanya Gavin.

" Di caffee kejora.." balas Kelana.

Gavin pun kaget saat mengetahui kalau Kelana kerja di caffee kejora.

" Apa..." di caffee kejora?" jangan- jangan kamu yang waktu itu aku tanyaain soal pengirim kopi itu?" Gavin terkejut saat mendengar nama Caffe Kejora.

" Itu bukan aku dia teman ku," sampai kapan aku di introgasi seperti ini?" Kelana mulai protes karena dari tadi di introgasi dengan Gavin.

"Sampai kamu mengakui kesalahan kamu ini di depan ku dan mau menerima hukuman dari aku sebagai balasan sudah bikin aku terganggu selama ini.

Gavin punya ide untuk mengerjain si Kelana yang selama ini sudah mengganggu ketenangannya..

"Apa...!" hukuman" kenapa harus ada hukuman aku tidak melakukan tidakan kejahatan yang fatal." Kelana kaget karena dapat hukuman dari Gavin.

" Siapa bilang tindakan kamu tidak fatal kamu sudah mengganggu jam tidur ku," kamu membuat member lain khawatir karena mereka fikir kamu berniat jahat untuk mencelakaiku dengan cara pakai ice coffee.." Gavin mulai mengeluarkan jurus jitu agar Kelana makin ketakutan.

" Mencelakaimu dengan cara pakai kopi?" Kelana semakin bingung kenapa jadi merembet ke soal mencelakai."

" Ya bisa saja kamu menaruh racun ke dalam ice coffee itu." Gavin mencoba memperumit masalah ice coffee ini agar Kelana mau menerima hukuman dari Gavin.

" Hah menaruh racun..?" aku tidak ada niat sedikit pun untuk mecelakaimu Gavin," itu sama saja kamu menuduh tanpa bukti." Kelana mulai agak emosi dan kecewa atas tuduhan Gavin.

" Kalau kamu tidak sanggup menerima hukuman dari aku masalah ini aku bawa ke polisi dengan laporan meresahkan keluarga ku." Gavin semakin menakut-nakuti Kelana.

" Po- polisi...?" kenapa mesti bawa-bawa polisi..," oke baiklah aku terima hukuman dari kamu. Dengan muka kesal Kelana menerima hukuman dari Gavin.

" Apa hukumannya..?"

✎ (❁ᴗ͈ˬᴗ͈) ༉‧ ♡*.✧

︶︶︶︶︶︶︶︶︶༉‧₊˚.

Episodes
1 BAB 1 KERUSUHAN DI PAGI HARI
2 BAB 2 MULAI MENERKA-NERKA
3 BAB 3 MULAI MENJADI DETEKTIF
4 BAB 4 MEMULAI PENCARIAN
5 BAB 5 RUANG LATIHAN
6 BAB 6 IKUT PENASARAN
7 BAB 7 KERUSUHAN PART 2
8 BAB 8 SEDIKIT TITIK TERANG
9 BAB 9 PESAN LEWAT SURAT
10 BAB 10 KEGADUHAN DI SUPERMARKET
11 BAB 11 MERASA BERSALAH
12 BAB 12 BERBOHONG
13 BAB 13 MEMINTA MAAF
14 BAB 14 RUTINITAS BARU
15 BAB 15 PENGINTAIAN
16 BAB 16 MISI BERHASIL
17 BAB 17 MENJALANKAN PERJANJIAN
18 BAB 18 Muncul Ide Jail
19 BAB 19 PERANG DI MULAI
20 BAB 20 MULAI KHAWATIR
21 BAB 21 MULAI CURIGA
22 BAB 22 MULAI ADA RASA
23 BAB 23 TRAGEDI
24 BAB 24 RUMAH SAKIT
25 BAB 25 MENEMANI KELANA DI RS
26 BAB 26 BERLATIH BERJALAN
27 BAB 27 GENG RUSUH
28 BAB 28 PULANG KERUMAH
29 BAB 29 KEMBALI BEKERJA
30 BAB 30 MENJENGUK KELANA
31 BAB 31 FANSIGN
32 BAB 32 KELANA MASUK KERJA
33 BAB 33 MULAI NGEDATE
34 BAB 34 MULAI CEMBURU
35 BAB 35 PASUKAN HURU HARA MULAI BERGERAK
36 BAB 36 MULAI ATUR STRATEGI
37 BAB 37 PENGUNTIT
38 BAB 38 JEMPUT KELANA
39 BAB 39 DEMI KESELAMATAN KELANA
40 TUGAS RUTIN TAMBAHAN
41 BAB 41 MENGUNGKAPKAN PERASAAN
42 BAB 42 JADIAN...
43 BAB 43 NGUMPUL BERSAMA KELANA
44 BAB 44 BERLIBUR UNTUK MERAYAKAN JADIAN GAVIN DAN KELANA
45 BAB 45 MENIKMATI PAGI HARI
46 BAB 46 BERTEMU SEORANG GADIS
47 Bab 47 Pendekatan
48 Bab 48 Di Tepi Danau
49 Bab 49 Kembali Vila
50 Bab 50 Pura-pura Tidak Tau
51 Bab 51 Pertengkaran Kecil
52 Bab 52 Tiba di Rumah Kelana
53 Bab 53 Kembali Ke Rutinitas
54 Bab 54 Di Studio
55 Bab 55 KENCAN PERTAMA
56 Bab 56 SAHABAT KEPO
57 Bab 57 DINNER
58 Bab 58 PENASARAN
59 Bab 59 LATIHAN UNTUK KONSER
60 Bab 60 TIKET KONSER part 1
61 Bab 61 TIKET KONSER part 2
62 Bab 62 KONSER
63 Bab 63 MENGUNJUNGI KELANA
64 Bab 64 KEBUTIK
65 Bab 65 PARTY
66 Bab 66 ANNIVERSARY
67 Bab 67 PACKING
68 Bab 68 ADEGAN APA INI
69 Bab 69 KEMANA KELANA
70 Bab 70 MENEMUKAN PERSEMBUNYIAN KELANA
71 Bab 71 BERTEMU KELANA
72 Bab 72 MENGAJAK KELANA PULANG
73 Bab 73 MENGANTAR PULANG KE RUMAH KELANA
74 Bab 74 KEMBALI KE RUTINITAS
75 Bab 75 LEODRA
76 Bab 76 PEKERJAAN BARU UNTUK KELANA
77 Bab 77 KEPUTUSAN YANG TEPAT
78 Bab 78 TEMPAT KERJA YANG BARU
79 Bab 79 HARI PERTAMA KERJA
80 Bab 80 MELIHAT MEREKA LATIHAN
81 Bab 81 MENJALANI HARI SEBAGAI ASISTEN
Episodes

Updated 81 Episodes

1
BAB 1 KERUSUHAN DI PAGI HARI
2
BAB 2 MULAI MENERKA-NERKA
3
BAB 3 MULAI MENJADI DETEKTIF
4
BAB 4 MEMULAI PENCARIAN
5
BAB 5 RUANG LATIHAN
6
BAB 6 IKUT PENASARAN
7
BAB 7 KERUSUHAN PART 2
8
BAB 8 SEDIKIT TITIK TERANG
9
BAB 9 PESAN LEWAT SURAT
10
BAB 10 KEGADUHAN DI SUPERMARKET
11
BAB 11 MERASA BERSALAH
12
BAB 12 BERBOHONG
13
BAB 13 MEMINTA MAAF
14
BAB 14 RUTINITAS BARU
15
BAB 15 PENGINTAIAN
16
BAB 16 MISI BERHASIL
17
BAB 17 MENJALANKAN PERJANJIAN
18
BAB 18 Muncul Ide Jail
19
BAB 19 PERANG DI MULAI
20
BAB 20 MULAI KHAWATIR
21
BAB 21 MULAI CURIGA
22
BAB 22 MULAI ADA RASA
23
BAB 23 TRAGEDI
24
BAB 24 RUMAH SAKIT
25
BAB 25 MENEMANI KELANA DI RS
26
BAB 26 BERLATIH BERJALAN
27
BAB 27 GENG RUSUH
28
BAB 28 PULANG KERUMAH
29
BAB 29 KEMBALI BEKERJA
30
BAB 30 MENJENGUK KELANA
31
BAB 31 FANSIGN
32
BAB 32 KELANA MASUK KERJA
33
BAB 33 MULAI NGEDATE
34
BAB 34 MULAI CEMBURU
35
BAB 35 PASUKAN HURU HARA MULAI BERGERAK
36
BAB 36 MULAI ATUR STRATEGI
37
BAB 37 PENGUNTIT
38
BAB 38 JEMPUT KELANA
39
BAB 39 DEMI KESELAMATAN KELANA
40
TUGAS RUTIN TAMBAHAN
41
BAB 41 MENGUNGKAPKAN PERASAAN
42
BAB 42 JADIAN...
43
BAB 43 NGUMPUL BERSAMA KELANA
44
BAB 44 BERLIBUR UNTUK MERAYAKAN JADIAN GAVIN DAN KELANA
45
BAB 45 MENIKMATI PAGI HARI
46
BAB 46 BERTEMU SEORANG GADIS
47
Bab 47 Pendekatan
48
Bab 48 Di Tepi Danau
49
Bab 49 Kembali Vila
50
Bab 50 Pura-pura Tidak Tau
51
Bab 51 Pertengkaran Kecil
52
Bab 52 Tiba di Rumah Kelana
53
Bab 53 Kembali Ke Rutinitas
54
Bab 54 Di Studio
55
Bab 55 KENCAN PERTAMA
56
Bab 56 SAHABAT KEPO
57
Bab 57 DINNER
58
Bab 58 PENASARAN
59
Bab 59 LATIHAN UNTUK KONSER
60
Bab 60 TIKET KONSER part 1
61
Bab 61 TIKET KONSER part 2
62
Bab 62 KONSER
63
Bab 63 MENGUNJUNGI KELANA
64
Bab 64 KEBUTIK
65
Bab 65 PARTY
66
Bab 66 ANNIVERSARY
67
Bab 67 PACKING
68
Bab 68 ADEGAN APA INI
69
Bab 69 KEMANA KELANA
70
Bab 70 MENEMUKAN PERSEMBUNYIAN KELANA
71
Bab 71 BERTEMU KELANA
72
Bab 72 MENGAJAK KELANA PULANG
73
Bab 73 MENGANTAR PULANG KE RUMAH KELANA
74
Bab 74 KEMBALI KE RUTINITAS
75
Bab 75 LEODRA
76
Bab 76 PEKERJAAN BARU UNTUK KELANA
77
Bab 77 KEPUTUSAN YANG TEPAT
78
Bab 78 TEMPAT KERJA YANG BARU
79
Bab 79 HARI PERTAMA KERJA
80
Bab 80 MELIHAT MEREKA LATIHAN
81
Bab 81 MENJALANI HARI SEBAGAI ASISTEN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!