"Sepertinya aku harus menemukan siapa orang di balik penggemar misterius ini, aku harus memancingnya agar dia keluar dari persembunyiannya.."
Gavin mulai mencari cara agar bisa menemukan penggemar misteriusnya itu.
"Aku harus mulai dari mana untuk mencari jejak orang itu?" tidak mungkin aku meminta bantuan dengan member lain, mereka akhir-akhir ini sedang sibuk mengerjakan album terbaru kami yang akan rilis sebentar lagi. sebaiknya aku cari tau sendiri aja." Gavin bergumam dalam hati.
Gavin pun mengambil kunci mobilnya yang berada di atas meja dan menuju target pertamanya.
" Gavin kamu mau kemana.?"Brian bertanya pada Gavin yang sedang terburu-buru.
"Aku mau keluar sebentar kak." jawab Gavin .
"Hati-hati Gavin.." ucap Brian.
Mobil Gavib pun meluncur menuju tempat tujuan pencarian yang pertama.
"Selamat sore tuan, tuan mau pesan apa?"seorang pelayan Caffe menyapa Gavin dengan ramah.
Ternyata target pertama Gavin dalam pencariannya adalah Caffe Kejora, sesuai nama Caffe yang tertera di gelas ice coffee americano itu.
"Permisi nona aku mau bertanya," apa beberapa hari ini ada yang sering pesan ice coffee americano trus minta di antarkan ke alamat ini?"Gavin memperlihatkan sebuah alamat ke pelayan Caffe itu.
"Ooh.." iya ada tuan nona itu datang kesini saat sore dan pagi." jawab si pelayan caffe.
"N-nona..??" dengan mata agak membulat Gavin sedikit mempertegas kata Nona. "Maksudnya orang yang sering pesan ice coffee americano itu seorang Wanita?"Gavin pun terkejut ternyata selama ini penggemar misteriusnya itu seorang perempuan.
" Apa nona tau ciri-cirinya.?" tanya Gavin dengan penuh penasaran.
"Rambutnya panjang sekitar sepinggang, kulitnya putih dan setiap habis memesan ice coffee nona itu duduk di meja paling pojok itu sampai kurir kami kembali setelah itu baru nona itu pergi tuan."Pelayan caffe itu menjelaskan semuanya ke Gavin.
"Kira-kira sekitar jam berapa nona itu datang kesini?" Gavin dengan wajah serius.
" kalau pagi sekitar jam 9 dan kalau sore jam 4 tuan." jawab si pelayan caffe.
" Ouw oke terimakasih nona sudah mau memberikan info ke saya."
" Sama-sama tuan."
Gavin pun buru-buru menuju ke mobil, akhirnya Gavin menemukan satu petunjuk untuk masalah ini.
Hati Gavin agak sedikit legah karena sudah menemukan satu petunjuk.
Gavin pun sampai di rumah dengan perasaan agak sedikit tenang tidak setegang tadi.
"Kak Gavin dari mana?"Edgar menanyai Gavin yang kebetulan berpapasan di pintu.
"Dari keluar sebentar." jawab Gavin.
Edgar dan Gavin masuk ke dalam rumah dengan bersamaan.
Edgar dan Gavin menuju ruang makan dimana member lain lagi pada berkumpul masak untuk makan malam.
" Kalian berdua habis jalan bersama?"Tanya Jamal.
" Tidak, kami bertemu di depan pintu tadi."jawab Edgar.
" Ouw aku fikir kalian jalan bersama."Kalau begitu ayo kita makan semua masakan sudah masak.."Jamal mengajak semua member untuk makan bersama.
Setelah makan, seperti biasa member yang tidak ikut masak akan kena tugas untuk cuci piring dan membersihkan dapur dan kali ini Edgar dan Gavin yang kena tugas untuk cuci piring.
Semua member pun berkumpul di ruang tengah untuk menghabiskan malam.
"Kak Gavin bagaimana masalah penggemar rahasiamu itu apakah kakak tidak mencari tau siapa orangnya?"Chal mulai penasaran sama orang misterius itu.
" Tadi aku habis dari caffe tempat dia pesan ice coffee americano itu." jawab Gavin.
"Trus trus... kak gimana apa ada petunjuk?"Jimmy ikut penasaran.
"Kata pelayan di caffe itu memang ada yang sering pesan ice coffee americano di waktu tertentu akhir-akhir ini, dan katanya yang pesan itu seorang Wanita."
" Apa..." Wanita ?!"Aland pun terkejut, mendengarkan penjelasan dari Gavin.
"Iya dia seorang Wanita, tapi pelayan itu tidak tau identitas Wanita itu.." jawab Gavin.
"Trus apa kamu mau cari tau siapa Wanita itu atau bagaimana menurut kamu?"Brian pun ingin tau tindakan apa yang selanjutnya ingin di ambil Gavin.
"Untuk saat ini biar aku cari tau sendiri saja dulu siapa perempuan itu." Gavin ingin memecahkan sendiri siapa pengirim ice coffee americano itu.
" Kalau kakak butuh bantuan kami siap jadi detektif.."Jimmy, Edgar, dan Chal berpose ala detektif handal di depan Gavin..
"Gak usah, kalian selesaikan saja rekaman kalian yang masi belum selesai. biar urusan penggemar misterius itu kakak selesaikan sendiri."
Gavin menolak tawaran adik-adiknya untuk membantunya karena Gavin tau kalau kerjaan adik-adiknya lagi padat..
✎ (❁ᴗ͈ˬᴗ͈) ༉‧ ♡*.✧
︶︶︶︶︶︶︶︶︶༉
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments