Episode 18

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

"Wanita itu ibarat bunga, mereka harus diperlakukan dengan lembut, baik hati, dan dengan penuh kasih sayang." Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu 'anhu.

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Episode 18

Sementara Aisha menunduk mendengar ucapan Vina Renata, dia tersenyum di balik niqab nya, Fatih tersenyum ke arah mahasiswa mahasiswi di depannya dan tepat ketika mata Aisha dan mata Fatih bertatapan saat itu Vina Renata menatap ke arah Aisha.

"Hei kamu!! Di sini bukan tempat mahasiswi bercadar ya, buka cadarmu!!" bentak Vina Renata.

Aisha tetap tenang mendengar bentakan Vina Renata, sementara Shinta bersiap menarik pistol nya untuk mengarahkan ke Shinta dan Fatih hanya menatap intens ke Aisha "Setidaknya kamu bisa merasakan bagaimana hebatnya Vina Renata karena dia yang pantas buatku bukan kamu." batin Fatih.

Delon segera masuk ke ruang kuliah ketika terdengar kata kata cadar, dengan segera dia menyabut pistol dan segera mengarahkan ke kepala Vina Renata, tapi......

"Maaf, anda dosen? Dosen kok berkata cadar tidak baik? Apakah wanita bercadar itu seburuk yang anda pikirkan??" ucap Aisha tenang.

"Kau!!! Sebentar, jangan jangan kamu pembantunya Calon mertuaku kan? hahahahahahaha perkenalkan dia adalah pembantu dari calon mertuaku, benar begitu sayang??" ucap Vina Renata menatap Fatih.

Fatih tercekat mendengar ucapan Vina Renata, sementara Delon geram dengan ucapan Vina Renata segera berjalan ke arah Vina Renata tapi tatapan mata Aisha mengisyaratkan untuk berhenti dan Shinta pun sama hal nya dengan Delon hanya bersiap untuk kemungkinan terburuk dengan Aisha.

"Setidaknya pembantu lebih terhormat daripada calon mertua anda memiliki menantu seperti anda Nona Vina Renata, saya berniqab karena saya hanya memberikan wajah saya untuk suami saya bukan untuk laki laki lainya karena saya bukan wanita murahan yang hanya bisa di pakai sekali saja." balas Aisha tenang.

"Aku pastikan kamu akan mendapatkan hadiah untuk di usir dari kampus ini wanita bercadar." ucap Vina Renata sinis.

"Silahkan jika bisa Nona." tantang Aisha.

Vina Renata segera menghubungi bidang akademik untuk mengeluarkan Aisha dengan dalih Aisha memakai cadar dalam perkuliahan.

"Tunggu!!! Anda dosen? Dosen yang pernah berciuman dengan dia di tempat ramai? Wow sungguh amazing." ejek Dina ke Vina Renata.

"Oh kamu juga melawan? Baiklah siapa namamu?" tantang Vina Renata.

"Dia Dina dan saya Sofiyah, silahkan keluarkan kita berdua jika anda mengeluarkan Aisha sahabat kami." tantang Sofiyah.

Vina Renata mendengar tantangan tersebut membalas dengan senyuman smirknya, dia menghubungi bagian akademik kembali untuk mengeluarkan Sofiyah dan Dina menyusul Aisha.

Delon dan Shinta yang sedari tadi merekam pembicaraan Vina Renata yang begitu sombongnya hanya tersenyum melihat keberanian Aisha.

"Sudah Nona Vina Renata? Jika sudah apakah anda bersedia menghubungi pemilik dari kampus ini?" tantang Aisha.

Vina Renata yang mendengar tantangan Aisha berjalan ke arah Aisha dan......

Plak

Plak

Plak

Tamparan dari Vina Renata mendarat tepat di pipi Aisha, Shinta yang terkejut segera membantu Aisha untuk berdiri dan segera beranjak menuju Vina Renata tapi Aisha menahannya.

"Tapi Nona Muda Aisha? Tidak bisa di biarkan seperti ini!!" ucap Shinta emosi.

"Kak, jangan kotori tanganmu dengan dosa, Aisha tidak apa apa." ucap Aisha.

Aisha menatap Vina Renata yang berkacak pinggang di depannya…….

"Baiklah, saya akan mundur jadi mahasiswi di sini jika pemilik kampus ini bersedia mengeluarkan saya dan untuk anda Nona Vina Renata jangan merasa di atas karena di atas langit masih ada langit." Aisha membereskan buku kuliahnya.

"Kau!! Keluar dari kelas saya!! Dan sebentar lagi Anda mendapatkan surat drop out dari kampus ini!!! Karena pemilik kampus ini adalah calon suamiku, mau apa kamu??!!" tantang Vina Renata.

Aisha berjalan tenang ke arah Vina Renata, Vina Renata yang bersiap jika Aisha menyerangnya......

"Tenang Nona saya akan keluar dan saya akan urus keterlibatan anda dan pacar anda atas penculikan terhadap saya di pihak berwajib karena banyak saksi di sana." bisik Aisha di telinga Vina Renata.

Vina Renata melotot mendengar bisikan Aisha, Aisha berjalan tenang keluar ruang kelas dengan air mata jatuh.

"Ya Allah apakah seperti ini calon suamiku tak membela ku di depan orang? Jika benar apakah aku berharap untuk menikah dengannya kelak???" batin Aisha terus berjalan.

Shinta pun beranjak dan berjalan ke arah Vina Renata dan Fatih……….

"Nikmati saja Vina Renata saat ini tapi jangan sampai anda bisa tidur nyenyak setelah ini dan anda Tuan Muda Fatih kita lihat ketika di rumah, apakah anda selamat atau akan mendapatkan yang lebih dari Nona Muda Aisha." ucap Shinta menodongkan pistol ke arah Vina Renata dan Fatih bergantian.

Delon segera menarik Fatih untuk keluar dari ruang kuliah, sementara Vina Renata mematung mendengar ucapan Vina Renata "Nona Muda Aisha? Jadi dia? Tidak mungkin!!!!." teriak Vina Renata dalam hati.

Dina dan Sofiyah segera menyusul Aisha, ruang kelas riuh ketika melihat dan mendengar langsung seorang dosen bernama Vina Renata mati kutu dengan gadis bercadar bernama Aisha.

Delon segera menarik paksa Fatih dan memberikan sedikit pelajaran dengan bogem bogem mentahnya yang mengarah ke tubuhnya.

"Anda pantas mendapatkan ini Tuan!! Yang dia hina adalah calon istrimu Tuan!!, bugh bugh bugh." Delon menghujam tubuh Fatih dengan pukulan sangat keras.

"Cukup Delon!!! Aku tak mencintai nya!! Aku mencintai Vina Renata!!! Bukan Aisha!!!" teriak Fatih.

Delon mendengar ucapan Fatih tersenyum smirk dan......

Bugh

Bugh

Bugh

"Saya kasih waktu anda berfikir lagi Tuan Muda Fatih, permisi." ucap Delon setelah memberikan tiga pukulan terakhirnya.

Kembali ke Aisha yang tengah duduk menghapus air matanya, Shinta yang mencari Aisha pun segera menghampiri Aisha dan di ikuti Dina dan Sofiyah.

"Aisha coba buka niqabnya, aku cek dulu." pinta Dina.

"Aku tak apa apa Dina, maaf ya karena aku kalian ikut terusir dari kelas Bu Vina Renata." ucap Aisha.

"Halah mending kita berdua keluar dari tuh kelas, oh ya ini Shinta kakakmu ngapain bawa pistol segala sih?" tanya Sofiyah.

"Ini untuk menjaga....." ucapan Shinta terputus karena kakinya di injak Aisha.

"Itu pistol mainan, yauda aku tak apa apa, Aisha pulang dulu ya, assalamualaikum wr wb." pamit Aisha.

"Waalaikumsalam wr wb, hati hati Aisha." balas Sofiyah dan Dina serempak.

Aisha berjalan ke arah mobil nya dan dengan segera Shinta membukakan pintu untuk Aisha.

"Terimakasih Kak, yuk pulang." ajak Aisha.

"Tapi Nona, hari ini kan Nona Aisha sudah ada janji dengan Nyonya Besar Zahra Khumaira untuk fitting baju pernikahan." balas Shinta.

Aisha mendengar ucapan Shinta hanya mengangguk dan masuk ke dalam mobil, Shinta pun mengirim pesan ke Delon untuk segera membawa Fatih ke butik.

Suasana mobil yang semula dingin akhirnya pecah ketika Aisha melantunkan sebuah lagu....

Adakah kisah yang lebih indah

Dari kisah cinta Rasul dan Khadijah

Usia tidak menjadi masalah

***Untuk Khadijah mencintai Rasulullah

Berdebar-debar hati Khadijah

Saat pertama bertemu sang Nabi

Nabi membuat Khadijah terpana

***Khadijah diam-diam jatuh cinta

Dialah sayyidah Khadijah

Cinta pertama sang baginda

Ratusan saudagar melamarnya

***Namun tak dihiraukannya

Harta tahta kewibawaannya

Tak dapat menyilaukan hatinya

Khadijah telah terpaku padanya

***Dia Rasulullah Muhammad

Allahuma Shali

Wasalim Wabarik alaih

Percakapan Batin antara Aisha dengan author

Aisha: Thor yang baca ikut nyanyi tuh.

Author: biarin, lanjut dah nyanyinya.

Aisha: ogah nanti author ikut nyanyi, kan suara author persis suara radio rusak, ogah.

Author: mau di lempar atau di bunuh pakai apa Aisha?

Aisha: mau dong di lempar dengan ijab Qabul dan di bunuh dengan kata kata cintamu Thor.

Author: dih najis....

Shinta menatap Aisha yang tengah terdiam setelah menyanyi....

"Suaranya bagus Nona, kalau boleh tahu Sayyidah Khadijah itu siapa ya Nona??" tanya Shinta membuyarkan lamunan Aisha.

"Beliau Istri pertama Rasulullah Muhammad SAW Shinta, Nabi Muhammad SAW begitu kehilangan saat sayyidah Khadijah tiada." ucap Aisha.

"Bahagia ya menjadi beliau Nona, setelah ini Nona Aisha bicara terus terang dengan Nyonya Besar Zahra Khumaira ya." ucap Shinta.

"Dengan senang hati." ucap Aisha tersenyum lepas ke arah Shinta.

.

.

.

.

.

.

.

Nah kan Aisha bakal bicara tentang Fatih, apakah Aisha berkata semuanya akan kejadian di kampus tadi?

Hayo jawab dong....

Terpopuler

Comments

Miaa Olvyy

Miaa Olvyy

kasihan Aisha... dan bisa-bisa nya Fatih tidak membela calon istrinya. dasar bodoh dia

2022-12-29

1

Mutia Kim🍑

Mutia Kim🍑

Rasanya pengen nebas kepalanya renata pakai pedang setya prabukusumo☺️

2022-11-11

1

Sadewa Dhani

Sadewa Dhani

Ayolah Aisha bicara jujur setelah ini😌😌😌

2022-11-07

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Pengumuman
67 Episode 66
68 Episode 67
69 Episode 68
70 Episode 69
71 Episode 70
72 Episode 71
73 Episode 72
74 Episode 73
75 Episode 74
76 Episode 75
77 Episode 76
78 Episode 77
79 Episode 78
80 Episode 79
81 Episode 80
82 Episode 81
83 Episode 82
84 Episode 83
85 Episode 84
86 Episode 85
87 PENGUMUMAN
88 Episode 86
89 Episode 87
90 Episode 88
91 Episode 89
92 Episode 90
93 Episode 91
94 Episode 91
95 Episode 92
96 Episode 93
97 Episode 94
98 Episode 95
99 Episode 96
100 Episode 97
101 Episode 98
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Pengumuman
67
Episode 66
68
Episode 67
69
Episode 68
70
Episode 69
71
Episode 70
72
Episode 71
73
Episode 72
74
Episode 73
75
Episode 74
76
Episode 75
77
Episode 76
78
Episode 77
79
Episode 78
80
Episode 79
81
Episode 80
82
Episode 81
83
Episode 82
84
Episode 83
85
Episode 84
86
Episode 85
87
PENGUMUMAN
88
Episode 86
89
Episode 87
90
Episode 88
91
Episode 89
92
Episode 90
93
Episode 91
94
Episode 91
95
Episode 92
96
Episode 93
97
Episode 94
98
Episode 95
99
Episode 96
100
Episode 97
101
Episode 98

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!