Episode 12

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

"Yang paling lengkap dari orang percaya dalam iman, adalah orang dengan karakter terbaik. Dan yang terbaik dari Kamu adalah mereka yang terbaik untuk wanita mereka." (At-Tirmidzi dan disahkan oleh Al-Albani).

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Episode 12

Setelah semua keluarga besar Vina Renata keluar, Fatih mengejar Vina Renata , Sementara itu Aisha yang sadar dari pingsannya hanya bisa berdzikir untuk menenangkan hati nya saat ini.

"Sudah bangun Nona Manis, mari kita bersenang-senang dengan membuka cadarmu dulu baru kita mendaki bukitmu Nona Manis." ucap pria berbadan kekar sambil berusaha membuka niqab Aisha.

"Jangan sentuh aku setan!!!" teriak Aisha sambil meronta melepaskan ikatan tangannya.

"Ternyata dia keras juga bro, kita eksekusi saja bro, gua demen liat kayak gini nih." ucap pria di samping Aisha.

Aisha menatap nanar kedua pria dengan terus beristighfar dalam hatinya, tiba tiba dari arah luar terdengar suara wanita yang setengah berteriak.

"Habisi wanita itu!! Itu perintah dari Nona Vina Renata!!" ucap wanita itu sambil menodongkan pistol ke arah Aisha.

Click

Suara pistol mengarah ke Aisha dan tiba tiba.....

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Dor

Dor

Dor

Suara tembakan mengarah ke wanita tersebut dan kedua pria yang di dekat Aisha, ya! Suara tembakan pasukan dari keluarga besar Al-Fatih dan beberapa preman yang di kenal Riko.

"Amankan Nona Muda segera!!! Jangan sentuh dia!!" ucap seorang wanita yang tengah memeriksa mayat perempuan yang telah roboh itu.

"Dasar pengecut, untung saja kalian mati........Cuih." ucap wanita itu sambil membuang ludah ke mayat tersebut.

Aisha bergetar menatap kedua pria yang bersimbah darah di sampingnya……..

"Tolong jangan sakiti saya, saya mohon." pinta Aisha ke arah wanita tersebut.

"Maaf Nona Muda, anda tidak apa apa? Hei kalian cepat ambilkan air mineral!!" perintah wanita tersebut.

Aisha menatap wanita tersebut yang tengah menyeret kedua mayat pria di samping Aisha.

"Tolong jangan seret mereka, perlakukan dengan baik mereka berdua, meskipun sudah tidak bernyawa, saya tidak apa apa." suara Aisha bergetar.

"Maaf Nona Muda, bajingan seperti mereka harus di habisi, apa anda mengenal dengan nama yang di sebut perempuan itu sebelum meregang nyawa?" tanya wanita itu sambil memberikan air mineral untuk Aisha.

Aisha menerima air mineral tersebut dan menyeka air matanya....

"Terimakasih, namaku Aisha, terimakasih Nona….." ucap Aisha mengulurkan tangannya.

"Maaf Nona, nama saya Shinta, bagaimana Nona Muda ada yang terluka? Maaf kita terlambat dan mari kita ke rumah keluarga besar Al-Fatih." ajak Shinta sambil bersiaga di samping Aisha.

"Terimakasih Nona Shinta." ucap Aisha berdiri.

Aisha berjalan di samping Shinta, ya pasukan dari Delon telah melacak orang yang telah menculik Aisha melalui CCTV dan nomor plaT mobil mereka, Shinta membukakan pintu mobil untuk Aisha.

"Silahkan Nona, hei kalian semua urus mereka semua!!" ucap Shinta sambil menunjuk ketiga mayat.

"Maaf Nona Shinta, alangkah baiknya jika mayat tersebut di perlakukan secara baik ya." ucap Aisha yang masih berdiri di samping Shinta.

"Tapi Nona? Mereka telah berbuat kasar kepada Nona, bajingan seeperti mereka harus mendapat apa yang sepantasnya mereka lakukan." ucap Shinta menunduk.

"المسلم أخو المسلم، لا يظلمه، ولا يسلمه

“Seorang Muslim itu adalah saudara bagi Muslim yang lain, tidak boleh menzaliminya dan tidak boleh menelantarkannya” (HR. Muslim no. 2564), tolong urus jenazah mereka selayaknya juga Nona Shinta, terimakasih." ucap Aisha sambil masuk ke dalam mobil.

Shinta termenung mendengar ucapan Aisha, dia segera menyuruh untuk memanggil ambulance dari Rumah Sakit Al-Khumaira milik keluarga besar Al-Fatih.

Shinta tetap terdiam sambil menjalankan mobilnya dan tetap melihat Aisha dari kaca mobilnya.

"Ada apa Nona Shinta? Saya baik baik saja, terimakasih banyak atas pertolongannya dengan seizin Allah." ucap Aisha membuka niqabnya.

"Sama sama Nona Muda, apakah Nona Muda mengenal mereka bertiga? Dan mengenal orang yang telah di sebutkan wanita tadi?" Shinta bertanya sambil tetap fokus ke depan.

"Saya tidak akan membalasnya Nona, tolong nanti jangan berkata apapun ke Ayah Ahmad Fatihurahman dan Mama Zahra Khumaira beserta ke kedua orangtuaku Nona Shinta." pinta Aisha.

"Baik Nona, oh ya Nona Muda tolong panggil Shinta saja, terlalu berlebih-lebihan jika Nona Muda memanggil saya Nona." pinta Shinta sambil mengangguk.

"Ah jangan gitu, baiklah panggil saya Aisha saja."

"Tapi Nona Muda Aisha?....." ucapan Shinta terputus karena Delon tengah menelfon nya.

Delon : Assalamualaikum wr wb, Bagaimana? sudah beres mereka?.

Shinta: sudah Delon, apa aku antar ke rumah Tuan Besar?.

Delon: antar saja ke Tuan Besar sekarang.

Aisha yang mendengar percakapan Shinta dengan Delon hanya membuang nafas panjang.

"Maaf Nona, ada yang anda pikirkan?" tanya Shinta hati hati.

"Panggil Aisha saja." pendek Aisha.

"Maaf Aisha, apa yang anda pikirkan?" tanya Shinta hati hati.

"Apakah mereka akan tetap mengincarku nanti setelah ini Shinta?" tanya Aisha menatap ke depan.

Shinta terdiam lama tak mampu menjawab pertanyaan Aisha, setelah beberapa lama mereka berdua sampai di kediaman keluarga besar Al-Fatih.

Mobil Abi Hamzah dan Umi Fatimah terlihat di samping mobil Ayah Ahmad Fatihurahman dan Mama Zahra Khumaira.

Delon yang berdiri di teras rumah segera berlari untuk menjaga mobil yang di tumpangi Aisha, Shinta segera berlari untuk membuka pintu untuk Aisha tapi Aisha yang langsung turun berlari ke dalam rumah.

"Assalamualaikum wr wb, Umi Abi." teriak Aisha.

"Waalaikumsalam wr wb, anakku, bagaimana keadaanmu? Apa ada yang terluka dengan mu?." ucap Umi Fatimah.

"Alhamdulillah Umi Abi, Aisha selamat atas izin Allah SWT dan bantuan sahabat Aisha namanya Shinta." ucap Aisha memeluk Umi Fatimah.

"Sudah sudah, tuh di lihat Mama Zahra Khumaira, mereka berdua khawatir denganmu nak." ucap Umi Fatimah.

"Assalamualaikum wr wb Mama, Mama jangan khawatir, Aisha sehat lho." ucap Aisha sambil memeluk erat Mama Zahra Khumaira.

"Waalaikumsalam wr wb, Alhamdulillah Aisha, Mama berfikir yang ndak ndak lho." ucap Mama Zahra Khumaira mengelus kepala Aisha.

Shinta yang berjaga di luar dengan Delon hanya termenung mengingat pertanyaan Aisha tadi.

"Hei, kamu gak apa Shinta?" tanya Delon.

"Dia terlihat sangat baik ke semua orang meskipun orang itu sudah menyakitinya dan aku kaget ketika pasukanku menyeret tiga mayat yang berusaha menyakiti Nona Muda Aisha tadi saja Nona Muda melarang untuk menyeret mayat mereka bertiga." datar Shinta.

"Ya memang begitu adanya Nona Muda Aisha, sebaiknya kita bersiap untuk menemui Tuan Besar Ahmad Fatihurahman dan Nyonya Besar Zahra Khumaira, ayo masuk." ucap Delon ke Shinta.

Shinta berjalan di belakang Delon sambil menunduk, sementara Aisha beserta Mama Zahra Khumaira dan Umi Fatimah bercengkrama, hingga.......

"Shinta, bagaimana? Apa kamu mengetahui siapa yang menculik menantuku ini?" suara Ayah Ahmad Fatihurahman sedikit berat.

"Maaf Tuan Besar, saya tidak mendengar karena tadi saya langsung menghabisi nyawa wanita yang menodongkan pistol ke arah Nona Muda Aisha, maaf Tuan Besar." suara Shinta bergetar.

Ayah Ahmad Fatihurahman mengusap kasar wajahnya dan membakar rokoknya dengan terburu-buru.....

"Ayah, jangan marahi Kak Shinta, dia sudah menolong Aisha, Ayah, Mama, Umi dan Abi jangan khawatir, semuanya itu kehendak Allah SWT." ucap Aisha menarik Shinta mengajak duduk di sampingnya.

"Aisha dengar siapa yang merencanakan itu semua?" tanya Abi Hamzah.

"Hemmmm, lupa yah, hehehehehehe soalnya tadi kejadiannya cepat lho." Aisha berbohong.

Abi Hamzah menatap Aisha penuh arti, Abi Hamzah mengerti jika Aisha berbohong untuk meredam amarah sahabatnya tersebut.

"Delon, tolong bawa Fatih kesini, kita membahas semuanya saat ini juga." ucap Ayah Ahmad Fatihurahman.

"Baik Tuan Besar." ucap Delon sambil beranjak menjemput Fatih di kamar pribadinya.

Fatih pun yang tengah di seret oleh Delon pun hanya pasrah dengan keputusan Ayahnya dan Mamanya saat ini juga.

Setelah semua berkumpul, Ayah Ahmad Fatihurahman menatap Abi Hamzah penuh arti.

"Oh ya sahabatku, langsung saja ya, aku setuju jika Aisha menikah dengan anakmu Fatih tetapi semua di tangan Aisha dan tentunya di tangan Fatih anakmu itu sahabat ku." ucap Abi Hamzah tegas.

"Santai Hamzah, Fatih menerima perjodohan ini, bukan begitu Fatih?" ucap Ayah Ahmad Fatihurahman menatap Fatih penuh harap.

Fatih yang tengah di tatap ayah nya pun menunduk mencari jawaban untuknya, sebab di lubuk hati nya sangat dalam dia masih mencintai seseorang yang bernama Vina Renata.

“Jika Mas Fatih meragukan wajahku ini dan meragukanku. Aisha bersedia membuka niqab/cadar Aisha untuk Mas Fatih tetapi jangan sampai nantinya jatuh hati kepadaku Mas Fatih.” ucap Aisha menatap ke arah Fatih.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Fatih mendapatkan tantangan dari Aisha? Apa yang bakal terjadi?

Simak terus ya gaes alur ceritanya...........

Terpopuler

Comments

Sadewa Dhani

Sadewa Dhani

Alhamdulillah Aisha selamat tapi masih curiga nih sama author, author dulu anak pesantren? kok tahu makna dan arti hadits Thor?🤔🤔

2022-11-07

1

Tyo Prasetyo

Tyo Prasetyo

Aisha sih jadi anak polos amat, tinggal ngaku otak penculikan ke dia adalah Renata kelar masalah, Aisha oh Aisha

2022-11-06

1

SENJA ROMANCE

SENJA ROMANCE

Renotong? temanya sotong kak?

2022-11-05

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Pengumuman
67 Episode 66
68 Episode 67
69 Episode 68
70 Episode 69
71 Episode 70
72 Episode 71
73 Episode 72
74 Episode 73
75 Episode 74
76 Episode 75
77 Episode 76
78 Episode 77
79 Episode 78
80 Episode 79
81 Episode 80
82 Episode 81
83 Episode 82
84 Episode 83
85 Episode 84
86 Episode 85
87 PENGUMUMAN
88 Episode 86
89 Episode 87
90 Episode 88
91 Episode 89
92 Episode 90
93 Episode 91
94 Episode 91
95 Episode 92
96 Episode 93
97 Episode 94
98 Episode 95
99 Episode 96
100 Episode 97
101 Episode 98
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Pengumuman
67
Episode 66
68
Episode 67
69
Episode 68
70
Episode 69
71
Episode 70
72
Episode 71
73
Episode 72
74
Episode 73
75
Episode 74
76
Episode 75
77
Episode 76
78
Episode 77
79
Episode 78
80
Episode 79
81
Episode 80
82
Episode 81
83
Episode 82
84
Episode 83
85
Episode 84
86
Episode 85
87
PENGUMUMAN
88
Episode 86
89
Episode 87
90
Episode 88
91
Episode 89
92
Episode 90
93
Episode 91
94
Episode 91
95
Episode 92
96
Episode 93
97
Episode 94
98
Episode 95
99
Episode 96
100
Episode 97
101
Episode 98

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!