BAB 20 : Kecurigaan Untuk Tama

Tama dan Mimu terdiam menatap satu pria jahat yang tadi ingin menyakiti Tama. Dia masih dalam keadaan pingsan, tapi Tama dan juga Mimu sudah membuat pria itu duduk dengan tubuh yang di ikat kuat bersatu dengan kursi.

" Apa yang mau kita lakukan dengan orang ini? " Tanya Mimu, jelas dia merasa bingung harus diapakan orang itu karena kalau menyekapnya juga akan menjadi masalah nantinya.

Tama membuang nafasnya, tentu saja dia membutuhkan pria itu untuk memberikan informasi tentang dirinya yang sebenarnya. Saat dua penjahat tadi ingin menyerang Tama, jelas sekali Tama bisa melihat kalau mereka memang sudah lama mengincar Tama, dan juga mereka yakin tidak salah orang. Jadi, Tama harus benar-benar menahan pria itu sampai dia mau memberikan informasi sebanyak yang dia tahu.

" Ayahmu kapan akan pulang ke rumah? " Tanya Tama karena dia membutuhkan informasi itu, kalau sampai Ayah Gito melihat adanya orang asing yang berniat mencelakainya dan sedang dia sekap di dalam rumah, jelas saja dia akan merasa kaget juga was-was nantinya.

" Tidak tahu, setelah kita menikah kan Ayah sering berada di bilik hutan di banding tinggal bersama kita. Mau tanya Ayah ke pasar juga dia pasti sudah kembali ke hutan mencari tanaman obat kalau jam segini. "

Tama terdiam sebentar, sebenarnya melas juga melihat Ayah mertuanya begitu sulit mencari uang hingga terus berada di hutan untuk mencari tumbuhan obat yang akan di olah untuk menghasilkan uang. Padahal hutan itu ada beberapa macam hewan buas, tapi Ayah Gito benar-benar tidak memperdulikannya, yah mungkin karena dia sudah terbiasa tinggal di hutan sejak kecil sehingga dia tahu bagaimana mengindari buangan itu, dan bagaimana cara menghadapi binatang buas kalau tidak sengaja bertemu.

" Jadi besok kita pergi ke pasar dan tanya saja kapan Ayah akan pulang kerumah, nanti kalau Ayahmu tidak pulang dalam waktu dekat, jangan ceritakan tentang ini, kita diam saja dulu sampai aku mendapatkan informasi dari orang ini. "

" Iya. "

" Jadi, aku kan sudah sangat lapar dan kalau harus masak lebih dulu pasti akan lama sekali. Bagaimana kalau untuk kali ini kita makan mie instan saja? "

" Tidak! "

Mimu membuang nafas sebalnya.

" Aku sudah kelaparan sekali, memang kau tidak kasihan denganku? "

Tama tak lagi bicara, dia membuang nafas kasarnya dan mengangguk pasrah saja membuat Mimu dengan semangat bangkit menuju dapur meski kakinya masih terasa gemetar.

Setelah Mimu pergi ke dapur, Tama menatap pria jahat itu dengan dingin dan tajam.

" Buka matamu, apa kau tidak lelah berpura-pura seperti ini, hah? "

Pria itu perlahan membuka matanya, rupanya Tama tahu benar jika pria itu hanya berpura-pura tidur saja.

" Katakan padaku siapa yang mengutusmu? "

Pria itu tersenyum lalu berdecih meremehkan sikap Tama yang membuatnya kesal.

" Kau pasti sudah tahu, Jadi untuk apa kau bertanya! Jangan banyak bertele-tele, kalau memang ingin membunuhku ya bunuh saja! Aku tidak mau menjadi tawananmu! "

" Katakan saja, atau kau akan tahu akibatnya karena sudah berani melawanku. " Ucap Tama dengan nada bicara yang rendah karena dia tidak ingin Mimu mendengar apa yang dia katakan kepada pria jahat itu.

" Tentu saja Bosku! Untuk apa kau menanyakan apa yang seharusnya tidak kau tanyakan?! Membuang waktu saja, kau masih tidak bisa terima dikhianati oleh kakak mu sendiri? Menyedihkan sekali, CEO Gorge yang dingin, arogan ternyata memiliki sifat tersembunyi yang sok naif. "

CEO Gorge, dikhianati kakak sendiri, dan begitu dia masih hidup dia ingin kembali dilenyapkan? Gila, sebenarnya kehidupan macam apa yang dijalani Tama selama ini?

Tama terdiam mencoba untuk merangkai mimpi yang sering muncul dan membuatnya gelisah tak bisa tidur dengan segala informasi yang di dapatkan dari orang itu.

" Baiklah, kau sudah boleh pergi sekarang. Jangan mengatakan informasi yang kau katakan padaku tadi, anggap saja tidak pernah terjadi karena aku juga mengalami hilang ingatan. Pergilah jangan pernah datang lagi, aku tidak tertarik dengan kehidupan kalian yang sangat gila itu. "

Pria itu mengeryit menatap Tama dengan tatapan bingung.

Beberapa saat kemudian ketika Mimu kembali ke depan dengan tiga mangkuk mie instan yang sudah dia masak, Mimu tercengang karena Tama tengah duduk berdiam diri sementara pria yang ingin menjahatinya itu.

" Tama, kemana penjahat tadi? "

" Dia sudah kabur. " Tama tersenyum tipis membuat Mimu kebingungan sendiri.

" Kabur? Kenapa kau biarkan dia pergi begitu saja? "

" Dia hampir menembak ku jadi aku tidak punya pilihan selain melepaskannya. "

Mimu sebenarnya bingung dengan apa yang di katakan Tama. Menebak apanya? Jelas-jelas tadi pria itu terikat kuat menyatu dengan kursi, dan sebelum di ikat juga Mimu sudah memastikan tidak ada senjata yang tertinggal di tubuh pria itu. Jadi, apakah Tama sedang mencoba menyembunyikan sesuatu darinya?

" Cepatlah, aku juga lapar. " Ucap Tama.

Mimu segera membawa mie instan itu kepada Tama agar bisa dia makan segera. Jujur saja, Minum benar-benar tidak tenang karena yakin benar Tama mencoba menyembunyikan sesuatu, tapi anehnya dia malah sama sekali tidak berani bertanya ataupun mendesak Tama.

Lari, temui pesuruhmu untuk datang. Aku yakin kau pasti akan datang padanya untuk melapor kan? Jadi, mari kita lihat seberapa seru kehidupan seorang Tama dulu, ah! Maksudnya CEO Gorge.

Tama mengaduk terus mie instan tanpa memiliki minat untuk memakannya, selain dia memang tidak suka bau mie instan, pikirannya juga terus terarah kepada penjahat itu dan memikirkan seperti apa tampang orang yang telah mengkhianatinya hingga hampir saja dia kehilangan nyawanya.

Setelah hari itu Tama mencoba sebaik mungkin untuk tetap bersikap normal seperti biasanya, meskipun tetap saja dia masih bisa melihat tatapan curiga dan khawatir dari seorang Mimu.

" Tama, besok siang aku mau pergi ke ujung desa untuk membeli pupuk ya? Kau tinggal saja di rumah karena aku juga ingin pergi sebentar untuk membeli sesuatu. " Ucap Mimu ketika mereka akan tidur malam ini.

" Kau yakin aku tidak perlu ikut? "

" Iya, kau dirumah saja dan wajib mengusir ayam yang biasanya akan makan tanaman yang baru mulai tumbuh di depan rumah. "

" Iya. "

" Ya sudah, aku tidur duluan ya? aku ngantuk sekali. "

Mimu pikir dia akan langsung tidur dengan nyaman, tapi tidak tahunya Tama malah mengubah posisi tidurnya menjadi berada di tas tubuh Mimu.

" Temani aku berolah raga sebentar. " Ucap Tama tanpa aba-aba langsung menyerang bibir Mimu dengan semangat.

Seperti yang sudah di jadwalkan oleh Mimu, dia benar-benar pergi untuk membeli pupuk tanaman, sedangkan Tama berada di rumah. Suara ketukan pintu terdengar, Tama pikir itu adalah Mimu yang pulang lebih cepat, tapi begitu membuka pintu, seorang wanita cantik dan dua orang pria di belakangnya berdiri di depan pintu.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Naviah

Naviah

semangat thor
bikin penasaran aja

2022-12-20

0

Eli Sunarya

Eli Sunarya

kenapa tama di tinggal mimu...... smoga tama gak kenapa"

2022-11-06

1

Della Eriana

Della Eriana

semangat berkarya ya kak

2022-11-05

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 : Harus Bagaimana?
2 BAB 2 : Pria Menggoda
3 BAB 3 : Pria baruku!
4 BAB 4 : Pria Rendah Selera
5 BAB 5 : Calon Suami!
6 BAB 6 : Menikahlah Denganku!
7 BAB 7 : Menikahi Pria Super Tampan
8 BAB 8 : Jangan Berdengung!
9 BAB 9 : Suamiku Paling Tampan!
10 BAB 10 : Tidak Bisa Menerima
11 BAB 11 : Suamiku Sibuk Dan Kaya!
12 BAB 12 : Kami Juga Suami Istri Sungguhan!
13 BAB 13 : Gugup Dan Malu
14 BAB 14 : Istri Sungguhan
15 BAB 15 : Suami Bodoh Atau terbaik
16 BAB 16 : Itu Karena Aku Malu
17 BAB 17 : Jangan Menipu Istriku!
18 BAB 18 : Cemburu
19 BAB 19 : Secuil Informasi
20 BAB 20 : Kecurigaan Untuk Tama
21 BAB 21 : Membujuk Tama
22 BAB 22 : Tama Atau Gorge
23 BAB 23 : Kehilangan Tama
24 BAB 24 : Lahir Dari Pria Bajingan
25 BAB 25 : Orang Yang Ingin Dilindungi
26 BAB 26 : Berita Mengejutkan
27 BAB 27 : Ayah Yang Juga Patah Hati
28 BAB 28 : Jenni Yang Bodoh
29 BAB 29 : Mimu Yang Sedang Sakit
30 BAB 30 : Hamil!
31 BAB 31 : Rencana Dadakan
32 BAB 32 : Sebuah Kejanggalan
33 BAB 33 : Kesabaran Di butuhkan
34 BAB 34 : Siapa Sebenarnya Jenni?
35 BAB 35 : Mereka Siapa?
36 BAB 36 : Anak Haram!
37 BAB 37 : Tinggal Di Tengah Hutan
38 BAB 38 : Siapa Mimu Sebenarnya?
39 BAB 39 : Biarkan Semua Berjalan Sewajarnya
40 BAB 40 : Pertengkaran Sengit
41 BAB 41 : Rumah Baru
42 BAB 42 : Rumah Baru, Dan Tamu
43 BAB 43 : Kepercayaan
44 BAB 44 : Sumber Stres
45 BAB 45 : Menyerahkan Kekayaan!
46 BAB 46 : Anak Perempuan
47 BAB 47 : Sepasang Sendal jepit
48 BAB 48 : Kedatangan Ibu Mertua
49 BAB 49 : Masa Senggang
50 BAB 50 : Pergi Dan Datang
51 BAB 51: Pahlawan Lorn
52 BAB 52 : Putri Yang Tampan
53 BAB 53 : Ujian Akan Datang
54 BAB 54 : Morette Cyrene Ghasond
55 BAB 55 : Bertemu Cyrene
56 BAB 56 : Terlambat Menyerah
57 BAB 57 : Belajar Etiket
58 BAB 58 : Gadis Desa
59 BAB 59 : Perubahan Besar Terjadi
60 BAB 60 : Mari Kita Mulai Bergerak!
61 BAB 61 : Undangan Mewah
62 BAB 62 : Pesta Teh
63 BAB 63 : Serangan Balik!
64 BAB 64 : Bahagia Karena Cyrene
65 BAB 65 : Pertengkaran
66 BAB 66 : Janji
67 BAB 67 : Perasaan Takut
68 BAB 68 : Pesta Lagi!
69 BAB 69 : Kekhawatiran Di Luar Dugaan
70 BAB 70 : Ragu-Ragu Bertindak
71 BAB 71 : Menangis Dalam Diam
72 BAB 72 : Antara Iya Dan Tidak
73 BAB 73 : Perdebatan Panjang
74 BAB 74 : Penyesalan Seorang Ibu
75 BAB 75 : Peringatan Terakhir
76 BAB 76 : Rencana Sadis
77 BAB 77 : Menjadi Ibu
78 BAB 78 : Menjadi Ibu Yang Baik
79 BAB 79 : Bawa, Dan Lindungi Dia!
80 BAB 80 : Memohon Sebuah Kebebasan
81 BAB 81 : Kedatangan Mimu
82 BAB 82 : Pengakuan
83 BAB 83 : Final Episode
84 Promosi Novel Baru, seru banget! kepoin yuk!!
Episodes

Updated 84 Episodes

1
BAB 1 : Harus Bagaimana?
2
BAB 2 : Pria Menggoda
3
BAB 3 : Pria baruku!
4
BAB 4 : Pria Rendah Selera
5
BAB 5 : Calon Suami!
6
BAB 6 : Menikahlah Denganku!
7
BAB 7 : Menikahi Pria Super Tampan
8
BAB 8 : Jangan Berdengung!
9
BAB 9 : Suamiku Paling Tampan!
10
BAB 10 : Tidak Bisa Menerima
11
BAB 11 : Suamiku Sibuk Dan Kaya!
12
BAB 12 : Kami Juga Suami Istri Sungguhan!
13
BAB 13 : Gugup Dan Malu
14
BAB 14 : Istri Sungguhan
15
BAB 15 : Suami Bodoh Atau terbaik
16
BAB 16 : Itu Karena Aku Malu
17
BAB 17 : Jangan Menipu Istriku!
18
BAB 18 : Cemburu
19
BAB 19 : Secuil Informasi
20
BAB 20 : Kecurigaan Untuk Tama
21
BAB 21 : Membujuk Tama
22
BAB 22 : Tama Atau Gorge
23
BAB 23 : Kehilangan Tama
24
BAB 24 : Lahir Dari Pria Bajingan
25
BAB 25 : Orang Yang Ingin Dilindungi
26
BAB 26 : Berita Mengejutkan
27
BAB 27 : Ayah Yang Juga Patah Hati
28
BAB 28 : Jenni Yang Bodoh
29
BAB 29 : Mimu Yang Sedang Sakit
30
BAB 30 : Hamil!
31
BAB 31 : Rencana Dadakan
32
BAB 32 : Sebuah Kejanggalan
33
BAB 33 : Kesabaran Di butuhkan
34
BAB 34 : Siapa Sebenarnya Jenni?
35
BAB 35 : Mereka Siapa?
36
BAB 36 : Anak Haram!
37
BAB 37 : Tinggal Di Tengah Hutan
38
BAB 38 : Siapa Mimu Sebenarnya?
39
BAB 39 : Biarkan Semua Berjalan Sewajarnya
40
BAB 40 : Pertengkaran Sengit
41
BAB 41 : Rumah Baru
42
BAB 42 : Rumah Baru, Dan Tamu
43
BAB 43 : Kepercayaan
44
BAB 44 : Sumber Stres
45
BAB 45 : Menyerahkan Kekayaan!
46
BAB 46 : Anak Perempuan
47
BAB 47 : Sepasang Sendal jepit
48
BAB 48 : Kedatangan Ibu Mertua
49
BAB 49 : Masa Senggang
50
BAB 50 : Pergi Dan Datang
51
BAB 51: Pahlawan Lorn
52
BAB 52 : Putri Yang Tampan
53
BAB 53 : Ujian Akan Datang
54
BAB 54 : Morette Cyrene Ghasond
55
BAB 55 : Bertemu Cyrene
56
BAB 56 : Terlambat Menyerah
57
BAB 57 : Belajar Etiket
58
BAB 58 : Gadis Desa
59
BAB 59 : Perubahan Besar Terjadi
60
BAB 60 : Mari Kita Mulai Bergerak!
61
BAB 61 : Undangan Mewah
62
BAB 62 : Pesta Teh
63
BAB 63 : Serangan Balik!
64
BAB 64 : Bahagia Karena Cyrene
65
BAB 65 : Pertengkaran
66
BAB 66 : Janji
67
BAB 67 : Perasaan Takut
68
BAB 68 : Pesta Lagi!
69
BAB 69 : Kekhawatiran Di Luar Dugaan
70
BAB 70 : Ragu-Ragu Bertindak
71
BAB 71 : Menangis Dalam Diam
72
BAB 72 : Antara Iya Dan Tidak
73
BAB 73 : Perdebatan Panjang
74
BAB 74 : Penyesalan Seorang Ibu
75
BAB 75 : Peringatan Terakhir
76
BAB 76 : Rencana Sadis
77
BAB 77 : Menjadi Ibu
78
BAB 78 : Menjadi Ibu Yang Baik
79
BAB 79 : Bawa, Dan Lindungi Dia!
80
BAB 80 : Memohon Sebuah Kebebasan
81
BAB 81 : Kedatangan Mimu
82
BAB 82 : Pengakuan
83
BAB 83 : Final Episode
84
Promosi Novel Baru, seru banget! kepoin yuk!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!