BAB 11 : Suamiku Sibuk Dan Kaya!

Mimu membuang nafas sebalnya setelah lelah seharian penuh hanya melihat Tama dengan segala kebodohannya. Mulai dari tidak bisa mencangkul tanah, tidak tahu cara menanam sayuran, tidak tahu bagaimana menyiram tanaman, bahkan memasukkan tanah kedalam wadah plastik untuk di tanami bibit tanaman saja Tama tidak bisa, yang ada tanahnya malah jadi berantakan, beberapa plastik juga sobek tak bisa di gunakan lagi. Entah selain tampan apakah Tama punya kelebihan? Ah, melihat tampangnya yang kebingungan, apalagi Tama begitu ketakutan saat melihat cacing tanah tadi, sepertinya Tama benar-benar tidak bisa melakukan apapun untuk membantunya bercocok tanam. Yah, padahal Mimu pikir dia bisa menggunakan tenaga Tama untuk membantunya mengerjakan semua pekerjaannya, karena kalau tanaman subur dan menghasilkan lumayan banyak, Rencananya Mimu ingin menjual hasil kebunnya ke pasar, kan lumayan untuk tambahan hasilnya bisa ia gunakan untuk keperluan rumah.

" Ck! Sepertinya aku harus bekerja sendirian deh. Apa ini termasuk resiko memiliki suami yang tampan ya? Cuma bisa di pajang saja dan di pamerkan kepada semua orang, tapi tidak bisa di gunakan. " Gumam Mimu sembari menatap Tama yang terdiam tak bicara, jelaslah Tama bisa melihat dan mendengarnya samar-samar, tapi mau bagaimana lagi kalau memang kenyataannya dia tidak mempu melakukan pekerjaan berkebun seperti Mimu tadi.

Baru saja Mimu bangkit untuk membersihkan diri dan tidur, suara ketukan pintu membuatnya beralih langkah menjadi membukakan pintu dan melihat siapa yang datang bertamu di waktu yang mulai malam ini, yah padahal di desa mereka tinggal penerangan masih jarang, dan rumah Mimu masih menggunakan penerangan minim, itu semua karena Mimu menyukai banyak drama di televisi, jadi demi mengirit untuk bayar listrik, jadilah penerangan di rumahnya sengaja di kurangi.

" Kalian? " Mimu menatap sebal karena ternyata yang datang adalah Nita dan Osan.

" Maaf kalau kami mengganggumu ya Mimu? "

" Yah, kira-kira hal mendesak dan sepenting apa hingga sepasang manusia agung ini datang ke rumah paling ujung yang jalanan menuju kemari lumayan gelap dan banyak pepohonan. Kalian berdua apa tida ngeri kalau di culik oleh makhluk berdaster putih yang bergelantungan di pohon? "

Nita mengeratkan posisi tubuhnya dengan Osan karena makhluk yang di ceritakan oleh Mimu untuk menakut-nakuti Nita memang masih di percaya ada di sana.

" Berhentilah menakuti istriku, apa kau tidak lihat wajahnya langsung memerah? Jangan meremehkan kedatangan kami, kami datang membawa rezeki untukmu asal kau tahu! "

" Cih! Merah apanya? Disini kan gelap. "

" Kulit istriku itu putih bersih, tidak seperti kulitmu yang gelap! "

Mimu terperangah kesal, sialan! kenapa juga sih Osan begitu kurang ajar, batinnya.

" Oh, iya iya putih bersih kurus tinggi dan licin seperti bihun. "

Osan tadinya ingin membantah lagi, tapi Nita segera mencegahnya.

" Mimu, kami datang kesini bukan untuk membahas hal lain yang tidak penting, kami datang untuk membeli makanan ringan yang biasa kau jual kalau ada hajat di desa kita. Aku ingin pesan sekitar seratus biji, kau bisa kan menyedihkannya besok? "

Aduh, sebenarnya kalau mengikuti egonya sih dia ingin menolak, tapi kalau seratus biji yang dia pesan, bagaimana bisa di tolak karena untungnya saja sangat banyak.

" Sudahlah, jangan sok berpikir, bagimu untung lima puluh ribu itu kan banyak sekali, lebih baik kau cepat setujui saja, aku dan Nita harus cepat pulang. Kami ini pasangan pengantin baru yang banyak sekali membutuhkan waktu berduaan saja, jadi jangan sok jual mahal padahal kau mau kan? "

Mimu membuang nafas kasarnya, sialan! Padahal tadinya dia memang ingin menerima pesanan itu dan berniat membelanjakan keuntungan untuk membelikan Tama baju baru, tapi mendengar kalimat menyebalkan yang penuh kesombongan dari mulut Osan rasanya dia benar-benar tidak tahan lagi.

" Sialan! Buat saja kue sendiri, kalian kan orang kaya, suguhkan saja uang di piring kalian saat akan menyambut tamu. Bukan cuma kalian berdua saja yang ingin baru, aku juga pengantin baru kalau lupa. Aku harus segera mandi dan menyusul suamiku yang sudah menunggu di kamar. "

Nita menggeleng menolak saat Mimu akan menutup pintu rumahnya. Dia benar-benar membutuhkan kue dari Mimu karena saudara dari orang tuanya akan datang ke rumah mereka besok, karena kue buatan Mimu terkenal enak, jadi dia pikir menyuguhkan kue buatan Mimu sebagai teman teh pasti sangat pantas.

" Tunggu! Mimu, aku benar-benar minta tolong karena aku butuh kue buatanmu, tolong ya? Aku tidak masalah kalau harus membayar dua kali lipat kok. "

" Apa?! Sayang, kenapa bayar dia kali lipat sih? Rugi besar nanti kita. " Ujar Osan yang tidak sengaja.

" Sudah deh, jangan bicara lagi! " Kesal Nita.

Mendengar akan di bayar dua kali lipat tentu saja Mimu langsung tertarik, dia membuka kembali pintu rumahnya lebar-lebar tapi wajahnya dia buat seperti terlihat tidak membutuhkan uang itu.

" Kau pikir aku akan tergiur dengan uangmu itu? Suamiku itu punya banyak uang, jadi aku tidak terlalu membutuhkan uang darimu. " Ucap Mimu.

Nita menggigit bibirnya, dia sendiri juga tidak tahu kemana harus memesan kue seenak kue buatan Mimu jadi dengan cepat dia mengajukan kembali tawarannya.

" Aku Kaka bayar tiga kali lipat! "

Mimu menahan bibirnya untuk tidak tersenyum kegirangan. Tiga kali lipat? Uang itu pasti nanti bisa dia gunakan untuk bertapa hal setelah membeli baju baru untuk Tama kan?

" Yah, karena kau terlihat sangat membutuhkannya mau tidak mau aku harus membantu orang yang membutuhkan. "

Osan terperangah karena dia bisa melihat betapa liciknya Mimu, sementara Nita malah tersenyum lega menunjukan betapa bodohnya dia.

" Oke, ini uangnya. Aku bayar sekarang, besok tolong antar ke rumahku ya? "

" Oke! "

" CK! Katanya suamimu orang kaya, tapi rumahmu yang sudah akan roboh ini masih belum di perbaiki, suamimu juga hanya diam di rumah seperti orang tidak ada kerjaan dan orang linglung. " Ujar Osan mengejek tak terima karena uang yang di gunakan untuk membayar Mimu adalah uangnya yang ia berikan kepada Nita untuk kebutuhan rumah tangga mereka.

Mendengar kata linglung Mimu menelan salivanya sendiri. Tidak, Osan tidak boleh tahu, semua orang juga tidak ada yang boleh tahu kalau Tama memang linglung dan tidak mengingat apapun.

" Omong kosong apa?! Suamiku sebenarnya adalah orang sibuk, biasanya dia akan menggunakan jas seperti yang di drama-drama itu. "

" Pft! " Osan menahan tawanya karena menyepelekan ucapan Mimu.

" Mimu, kau menyimpan pakaian gantiku? " Tanya Tama sembari mendekati Mimu dengan telanjang dada dan membuat semua orang terperangah terpesona melihat bentuk tubuh Tama yang begitu berotot dan terlihat sangat kekar. Osan, padahal dia adalah pria, tapi dia juga tida bisa kalau tidak terpesona.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Naviah

Naviah

Osan aja yang cowok terpesona kepada Tama apalagi yang cewek 😂😂😂

2022-12-19

1

Dinda Putri

Dinda Putri

lanjut

2022-10-23

2

Desy Noviana

Desy Noviana

ngiler2 dah tuh

2022-10-23

2

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 : Harus Bagaimana?
2 BAB 2 : Pria Menggoda
3 BAB 3 : Pria baruku!
4 BAB 4 : Pria Rendah Selera
5 BAB 5 : Calon Suami!
6 BAB 6 : Menikahlah Denganku!
7 BAB 7 : Menikahi Pria Super Tampan
8 BAB 8 : Jangan Berdengung!
9 BAB 9 : Suamiku Paling Tampan!
10 BAB 10 : Tidak Bisa Menerima
11 BAB 11 : Suamiku Sibuk Dan Kaya!
12 BAB 12 : Kami Juga Suami Istri Sungguhan!
13 BAB 13 : Gugup Dan Malu
14 BAB 14 : Istri Sungguhan
15 BAB 15 : Suami Bodoh Atau terbaik
16 BAB 16 : Itu Karena Aku Malu
17 BAB 17 : Jangan Menipu Istriku!
18 BAB 18 : Cemburu
19 BAB 19 : Secuil Informasi
20 BAB 20 : Kecurigaan Untuk Tama
21 BAB 21 : Membujuk Tama
22 BAB 22 : Tama Atau Gorge
23 BAB 23 : Kehilangan Tama
24 BAB 24 : Lahir Dari Pria Bajingan
25 BAB 25 : Orang Yang Ingin Dilindungi
26 BAB 26 : Berita Mengejutkan
27 BAB 27 : Ayah Yang Juga Patah Hati
28 BAB 28 : Jenni Yang Bodoh
29 BAB 29 : Mimu Yang Sedang Sakit
30 BAB 30 : Hamil!
31 BAB 31 : Rencana Dadakan
32 BAB 32 : Sebuah Kejanggalan
33 BAB 33 : Kesabaran Di butuhkan
34 BAB 34 : Siapa Sebenarnya Jenni?
35 BAB 35 : Mereka Siapa?
36 BAB 36 : Anak Haram!
37 BAB 37 : Tinggal Di Tengah Hutan
38 BAB 38 : Siapa Mimu Sebenarnya?
39 BAB 39 : Biarkan Semua Berjalan Sewajarnya
40 BAB 40 : Pertengkaran Sengit
41 BAB 41 : Rumah Baru
42 BAB 42 : Rumah Baru, Dan Tamu
43 BAB 43 : Kepercayaan
44 BAB 44 : Sumber Stres
45 BAB 45 : Menyerahkan Kekayaan!
46 BAB 46 : Anak Perempuan
47 BAB 47 : Sepasang Sendal jepit
48 BAB 48 : Kedatangan Ibu Mertua
49 BAB 49 : Masa Senggang
50 BAB 50 : Pergi Dan Datang
51 BAB 51: Pahlawan Lorn
52 BAB 52 : Putri Yang Tampan
53 BAB 53 : Ujian Akan Datang
54 BAB 54 : Morette Cyrene Ghasond
55 BAB 55 : Bertemu Cyrene
56 BAB 56 : Terlambat Menyerah
57 BAB 57 : Belajar Etiket
58 BAB 58 : Gadis Desa
59 BAB 59 : Perubahan Besar Terjadi
60 BAB 60 : Mari Kita Mulai Bergerak!
61 BAB 61 : Undangan Mewah
62 BAB 62 : Pesta Teh
63 BAB 63 : Serangan Balik!
64 BAB 64 : Bahagia Karena Cyrene
65 BAB 65 : Pertengkaran
66 BAB 66 : Janji
67 BAB 67 : Perasaan Takut
68 BAB 68 : Pesta Lagi!
69 BAB 69 : Kekhawatiran Di Luar Dugaan
70 BAB 70 : Ragu-Ragu Bertindak
71 BAB 71 : Menangis Dalam Diam
72 BAB 72 : Antara Iya Dan Tidak
73 BAB 73 : Perdebatan Panjang
74 BAB 74 : Penyesalan Seorang Ibu
75 BAB 75 : Peringatan Terakhir
76 BAB 76 : Rencana Sadis
77 BAB 77 : Menjadi Ibu
78 BAB 78 : Menjadi Ibu Yang Baik
79 BAB 79 : Bawa, Dan Lindungi Dia!
80 BAB 80 : Memohon Sebuah Kebebasan
81 BAB 81 : Kedatangan Mimu
82 BAB 82 : Pengakuan
83 BAB 83 : Final Episode
84 Promosi Novel Baru, seru banget! kepoin yuk!!
Episodes

Updated 84 Episodes

1
BAB 1 : Harus Bagaimana?
2
BAB 2 : Pria Menggoda
3
BAB 3 : Pria baruku!
4
BAB 4 : Pria Rendah Selera
5
BAB 5 : Calon Suami!
6
BAB 6 : Menikahlah Denganku!
7
BAB 7 : Menikahi Pria Super Tampan
8
BAB 8 : Jangan Berdengung!
9
BAB 9 : Suamiku Paling Tampan!
10
BAB 10 : Tidak Bisa Menerima
11
BAB 11 : Suamiku Sibuk Dan Kaya!
12
BAB 12 : Kami Juga Suami Istri Sungguhan!
13
BAB 13 : Gugup Dan Malu
14
BAB 14 : Istri Sungguhan
15
BAB 15 : Suami Bodoh Atau terbaik
16
BAB 16 : Itu Karena Aku Malu
17
BAB 17 : Jangan Menipu Istriku!
18
BAB 18 : Cemburu
19
BAB 19 : Secuil Informasi
20
BAB 20 : Kecurigaan Untuk Tama
21
BAB 21 : Membujuk Tama
22
BAB 22 : Tama Atau Gorge
23
BAB 23 : Kehilangan Tama
24
BAB 24 : Lahir Dari Pria Bajingan
25
BAB 25 : Orang Yang Ingin Dilindungi
26
BAB 26 : Berita Mengejutkan
27
BAB 27 : Ayah Yang Juga Patah Hati
28
BAB 28 : Jenni Yang Bodoh
29
BAB 29 : Mimu Yang Sedang Sakit
30
BAB 30 : Hamil!
31
BAB 31 : Rencana Dadakan
32
BAB 32 : Sebuah Kejanggalan
33
BAB 33 : Kesabaran Di butuhkan
34
BAB 34 : Siapa Sebenarnya Jenni?
35
BAB 35 : Mereka Siapa?
36
BAB 36 : Anak Haram!
37
BAB 37 : Tinggal Di Tengah Hutan
38
BAB 38 : Siapa Mimu Sebenarnya?
39
BAB 39 : Biarkan Semua Berjalan Sewajarnya
40
BAB 40 : Pertengkaran Sengit
41
BAB 41 : Rumah Baru
42
BAB 42 : Rumah Baru, Dan Tamu
43
BAB 43 : Kepercayaan
44
BAB 44 : Sumber Stres
45
BAB 45 : Menyerahkan Kekayaan!
46
BAB 46 : Anak Perempuan
47
BAB 47 : Sepasang Sendal jepit
48
BAB 48 : Kedatangan Ibu Mertua
49
BAB 49 : Masa Senggang
50
BAB 50 : Pergi Dan Datang
51
BAB 51: Pahlawan Lorn
52
BAB 52 : Putri Yang Tampan
53
BAB 53 : Ujian Akan Datang
54
BAB 54 : Morette Cyrene Ghasond
55
BAB 55 : Bertemu Cyrene
56
BAB 56 : Terlambat Menyerah
57
BAB 57 : Belajar Etiket
58
BAB 58 : Gadis Desa
59
BAB 59 : Perubahan Besar Terjadi
60
BAB 60 : Mari Kita Mulai Bergerak!
61
BAB 61 : Undangan Mewah
62
BAB 62 : Pesta Teh
63
BAB 63 : Serangan Balik!
64
BAB 64 : Bahagia Karena Cyrene
65
BAB 65 : Pertengkaran
66
BAB 66 : Janji
67
BAB 67 : Perasaan Takut
68
BAB 68 : Pesta Lagi!
69
BAB 69 : Kekhawatiran Di Luar Dugaan
70
BAB 70 : Ragu-Ragu Bertindak
71
BAB 71 : Menangis Dalam Diam
72
BAB 72 : Antara Iya Dan Tidak
73
BAB 73 : Perdebatan Panjang
74
BAB 74 : Penyesalan Seorang Ibu
75
BAB 75 : Peringatan Terakhir
76
BAB 76 : Rencana Sadis
77
BAB 77 : Menjadi Ibu
78
BAB 78 : Menjadi Ibu Yang Baik
79
BAB 79 : Bawa, Dan Lindungi Dia!
80
BAB 80 : Memohon Sebuah Kebebasan
81
BAB 81 : Kedatangan Mimu
82
BAB 82 : Pengakuan
83
BAB 83 : Final Episode
84
Promosi Novel Baru, seru banget! kepoin yuk!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!