BAB 9 : Suamiku Paling Tampan!

Begitu sampai di pasar, Mimu segera mencari keberadaan Ayahnya di lapak yang biasa digunakan Ayahnya untuk menjajakan obat herbal buatannya. Yah, benar saja Ayahnya masih di sana melayani orang-orang yang sedang memilih teh herbal buatannya, ada juga obat tumbuk untuk rematik yang kemarin di buat Ayah Gito. Melihat banyak dagangan yang habis, Mimu benar-benar merasa sangat bahagia dan senang bukan main. Untung saja dia memiliki Ayah seperti Ayah Gito yang memiliki ilmu untuk meracik obat-obatan yang diturunkan dari generasi ke generasi, kalau tidak entah jadi apa hidupnya, batin Mimu di dalam hati.

" Ayah! "

" Kalian kenapa datang ke pasar? "

" Memangnya tidak boleh? Aku kan harus membeli garam, gula dan micin Yah. "

" Ke warung saja kan bisa, Mimu. Kau tahu sendiri kan kalau jalan ke pasar itu jelek kalau hujan juga sangat licin. Lebih baik cari yang lebih dekat kalau ingin berbelanja supaya aman. "

Mimu memaksakan senyumnya, di dalam hati dia tengah membatin, bagaimana bisa Ayahnya berbicara seperti itu? Lalu bagaimana dengan dia sendiri? Selama ini naik dan turun ke gunung, pergi ke hutan untuk mencari tumbuhan yang akan di gunakan untuk obat padahal jelas sekali kalau hutan juga banyak binatang buas yang membahayakan. Ayahnya juga pergi ke pasar hanya menggunakan sendal jepit seperti itu pasti juga tidak mudah kan? Entahlah, sekarang ini Mumu justru merasa dia menjadi tidak berguna sebagai anak.

" Eh, Mimu ya? Katanya kemarin kau menikah, yang mana suamimu? Padahal calon suamimu kan menikah dengan Nita? " Tanya salah satu penjual makanan ringan yang berjualan tidak jauh dari Ayah Gito, dia juga tidak jauh tekat tinggalnya dari Nita, sebab itu dia tahu mengenai pernikahan mereka yang gagal.

Mimu menoleh ke kanan dan ke kiri mencari keberadaan Tama. Cukup lama dia mencari Tama dengan pandangannya, dan akhirnya dia mendapati Tama sedang melihat penjual makanan anak-anak.

" Tama! " Panggil Mimu membuat Tama tersentak dan menoleh. Sebenarnya Tama tadi tengah minat mobil-mobilan yang di pegang oleh penjual mainan, entah mengapa dia seperti merasa bahwa dia pernah menggunakan mobil mewah seperti itu.

" Ada apa? " Tanya Tama begitu datang kepada Mimu dengan wajah datarnya.

" Ah, perkenalkan Bu, ini suami saya namanya Tama. "

Wanita paruh baya itu ternganga takjub melihat bagiamana tampannya wajah Tama yang jelas tidak ada bandingan di desanya. Belum lagi tubuhnya tinggi besar membuat kesan pria itu semakin gagah saja. Rupanya bukan hanya Ibu itu saja yang takjub, bahkan hampir semua orang yang berada di sana mengagumi betapa tampannya Tama. Mereka mengeluhkan kalau Mimu terlalu beruntung hingga memiliki Tama sebagai suaminya.

Osan dan Nita hanya bisa menatap dari kejauhan dengan tatapan iri, padahal selama ini mereka berdua selalu menjadi pusat perhatian. Osan jelas memiliki wajah yang lumayan, sudah begitu dia adalah anak kepala desa, sedangkan Nita adalah anak dari pemilik perkebunan teh yang jelas tidak kesulitan mengenai uang.

Sial, padahal mereka pergi ke pasar melalui jalan yang sulit hanya untuk mendapatkan simpatik dari orang-orang, tapi tidak tahunya semua orang sekarang ini malah sibuk dengan Mimu juga Tama.

" Eh, kalian masih belum belanja? Mimu, kita belanja bersama yuk? " Sebenarnya ajakan dari Nita ini adalah demi memecahkan konsentrasi para orang di sana agar sedikit memperhatikannya. Memang benar berhasil, karena tidak lama Nita dan Osan mendekat, mereka juga mendapatkan ucapan selamat menempuh hidup baru dan semoga pernikahan mereka awet tahan lama.

Mimu menatap sebal lagi-lagi karena harus melihat Osan dan Nita begitu mesra bergandengan tangan, seolah-olah mereka begitu saling mencintai.

" Tidak usah, yang aku mau beli berbeda dengan yang mau kau beli. " Mimu ogah menatap Nita dan juga Osan karena memang begitulah yang dia rasakan.

Nita tersenyum.

" Iya aku paham, kau pasti mau beli bumbu dapur ya? Kalau aku ke pasar untuk beli perlengkapan perawatan kulit wajah dan tubuh. Bagiamana pun sekarang sudah menikah, jadi aku tidak ingin sampai jadi bau dan jelek, nanti kalau suamiku ini kabur bagaimana? Sebenarnya sih dari dulu juga ku selalu rajin merawat diri, jadi hanya menambah penangkapan saja supaya suami tidak lirik sana sini. "

Mimu terdiam tak bisa lagi berkata-kata, iya memang benar kalau di bandingkan dengan Nita dalam merawat tubuh dan wajahnya tentu saja Mimu bukanlah apa-apa. Kulitnya lusuh, dia juga tidak kenal wewangian, lipstik, krim untuk perawatan wajah dan kulit tidak tubuh, tapi ya setidaknya ucapan Nita tadi semakin membuatnya paham jika dia harus melakukan hal yang sama setidaknya selain untuk kebersihan dan untuk tubuhnya sendiri, dia juga sudah menikah dengan Tama. Meskipun dia tidak memiliki perasaan apapun terhadap Tama, tapi dia juga adalah seorang istri yang seharusnya melakukan hal seperti yang dilakukan Nita kan?

" Ya sudah, aku pergi ke toko kosmetik dulu ya? " Nita melambaikan tangan dengan perasaan puas karena dia bisa melihat wajah sedih Mimu tadi. Osan juga merasa bahagia dan bangga, setidaknya dia memilih istri yang tepat, dan membatin senang karena akhirnya tidak perlu menikahi gadis lusuh seperti Mimu.

" Mau sampai kapan berdiri di sini? Kau pikir kakiku milik negara yang bisa gratis kau gunakan? "

Mimu membuang nafas sebalnya.

" Kita beli bumbu dapur dulu, baru nanti temani aku ke toko kosmetik ya? "

Tama tak menjawab, tapi dia seperti bisa merasakan apa yang tengah di rasakan oleh Mimu. Aneh, dia seperti merasakan bagaimana sakitnya dikhianati.

Apa aku juga mengalami hal seperti ini?

Tama mengikuti saja langkah kaki Mimu menuju tempat dimana pedang perlengkapan bumbu berada. Setelah selesai membeli barang yang dia inginkan, Mimu menuju toko kosmetik di ujung jalan karena dia tahu Nita pasti akan membeli perlengkapan kecantikan di toko yang paling besar langganan.

" Tidak perlu seperti itu, jadilah dirimu sendiri dan jangan mudah terbebani oleh ucapan orang lain. " Ucap Tama saat melihat Mimu bergegas menuju toko kosmetik.

" Setidaknya aku juga harus membuat orang yang mengatai rambutku lengket dan bau itu tidak mengatakannya lagi. "

Tama terdiam meski langkah kakinya terus bergerak maju, dia menggaruk tengkuknya yang tak gatal karena inga benar orang yah di maksud Mimu adalah dia.

Sesampainya di sana, Mimu membeli shampo, sabun, handbody, parfum, vitamin bibir, tidak ketinggalan bedak dan perawatan wajah lainnya. Memang bukan barang mahal seperti perawatan kulit yang di beli Nita, tapi kebutuhan Mimu serta keluarganya kan bukan hanya untuk dirinya sendiri. Jadi dia membeli saja apa yang dia mampu beli.

" Aku tidak tahu kenapa, tapi aku yakin suatu hari nanti bisa membelikanmu barang yang jauh lebih bagus dari milik wanita itu. " Ucap Tama.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Shyfa Andira Rahmi

Shyfa Andira Rahmi

👏👏👏

2025-01-04

0

Naviah

Naviah

semangat thor
semangat juga ya Mimu

2022-12-18

1

Dinda Putri

Dinda Putri

semangat lanjut

2022-10-19

2

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 : Harus Bagaimana?
2 BAB 2 : Pria Menggoda
3 BAB 3 : Pria baruku!
4 BAB 4 : Pria Rendah Selera
5 BAB 5 : Calon Suami!
6 BAB 6 : Menikahlah Denganku!
7 BAB 7 : Menikahi Pria Super Tampan
8 BAB 8 : Jangan Berdengung!
9 BAB 9 : Suamiku Paling Tampan!
10 BAB 10 : Tidak Bisa Menerima
11 BAB 11 : Suamiku Sibuk Dan Kaya!
12 BAB 12 : Kami Juga Suami Istri Sungguhan!
13 BAB 13 : Gugup Dan Malu
14 BAB 14 : Istri Sungguhan
15 BAB 15 : Suami Bodoh Atau terbaik
16 BAB 16 : Itu Karena Aku Malu
17 BAB 17 : Jangan Menipu Istriku!
18 BAB 18 : Cemburu
19 BAB 19 : Secuil Informasi
20 BAB 20 : Kecurigaan Untuk Tama
21 BAB 21 : Membujuk Tama
22 BAB 22 : Tama Atau Gorge
23 BAB 23 : Kehilangan Tama
24 BAB 24 : Lahir Dari Pria Bajingan
25 BAB 25 : Orang Yang Ingin Dilindungi
26 BAB 26 : Berita Mengejutkan
27 BAB 27 : Ayah Yang Juga Patah Hati
28 BAB 28 : Jenni Yang Bodoh
29 BAB 29 : Mimu Yang Sedang Sakit
30 BAB 30 : Hamil!
31 BAB 31 : Rencana Dadakan
32 BAB 32 : Sebuah Kejanggalan
33 BAB 33 : Kesabaran Di butuhkan
34 BAB 34 : Siapa Sebenarnya Jenni?
35 BAB 35 : Mereka Siapa?
36 BAB 36 : Anak Haram!
37 BAB 37 : Tinggal Di Tengah Hutan
38 BAB 38 : Siapa Mimu Sebenarnya?
39 BAB 39 : Biarkan Semua Berjalan Sewajarnya
40 BAB 40 : Pertengkaran Sengit
41 BAB 41 : Rumah Baru
42 BAB 42 : Rumah Baru, Dan Tamu
43 BAB 43 : Kepercayaan
44 BAB 44 : Sumber Stres
45 BAB 45 : Menyerahkan Kekayaan!
46 BAB 46 : Anak Perempuan
47 BAB 47 : Sepasang Sendal jepit
48 BAB 48 : Kedatangan Ibu Mertua
49 BAB 49 : Masa Senggang
50 BAB 50 : Pergi Dan Datang
51 BAB 51: Pahlawan Lorn
52 BAB 52 : Putri Yang Tampan
53 BAB 53 : Ujian Akan Datang
54 BAB 54 : Morette Cyrene Ghasond
55 BAB 55 : Bertemu Cyrene
56 BAB 56 : Terlambat Menyerah
57 BAB 57 : Belajar Etiket
58 BAB 58 : Gadis Desa
59 BAB 59 : Perubahan Besar Terjadi
60 BAB 60 : Mari Kita Mulai Bergerak!
61 BAB 61 : Undangan Mewah
62 BAB 62 : Pesta Teh
63 BAB 63 : Serangan Balik!
64 BAB 64 : Bahagia Karena Cyrene
65 BAB 65 : Pertengkaran
66 BAB 66 : Janji
67 BAB 67 : Perasaan Takut
68 BAB 68 : Pesta Lagi!
69 BAB 69 : Kekhawatiran Di Luar Dugaan
70 BAB 70 : Ragu-Ragu Bertindak
71 BAB 71 : Menangis Dalam Diam
72 BAB 72 : Antara Iya Dan Tidak
73 BAB 73 : Perdebatan Panjang
74 BAB 74 : Penyesalan Seorang Ibu
75 BAB 75 : Peringatan Terakhir
76 BAB 76 : Rencana Sadis
77 BAB 77 : Menjadi Ibu
78 BAB 78 : Menjadi Ibu Yang Baik
79 BAB 79 : Bawa, Dan Lindungi Dia!
80 BAB 80 : Memohon Sebuah Kebebasan
81 BAB 81 : Kedatangan Mimu
82 BAB 82 : Pengakuan
83 BAB 83 : Final Episode
84 Promosi Novel Baru, seru banget! kepoin yuk!!
Episodes

Updated 84 Episodes

1
BAB 1 : Harus Bagaimana?
2
BAB 2 : Pria Menggoda
3
BAB 3 : Pria baruku!
4
BAB 4 : Pria Rendah Selera
5
BAB 5 : Calon Suami!
6
BAB 6 : Menikahlah Denganku!
7
BAB 7 : Menikahi Pria Super Tampan
8
BAB 8 : Jangan Berdengung!
9
BAB 9 : Suamiku Paling Tampan!
10
BAB 10 : Tidak Bisa Menerima
11
BAB 11 : Suamiku Sibuk Dan Kaya!
12
BAB 12 : Kami Juga Suami Istri Sungguhan!
13
BAB 13 : Gugup Dan Malu
14
BAB 14 : Istri Sungguhan
15
BAB 15 : Suami Bodoh Atau terbaik
16
BAB 16 : Itu Karena Aku Malu
17
BAB 17 : Jangan Menipu Istriku!
18
BAB 18 : Cemburu
19
BAB 19 : Secuil Informasi
20
BAB 20 : Kecurigaan Untuk Tama
21
BAB 21 : Membujuk Tama
22
BAB 22 : Tama Atau Gorge
23
BAB 23 : Kehilangan Tama
24
BAB 24 : Lahir Dari Pria Bajingan
25
BAB 25 : Orang Yang Ingin Dilindungi
26
BAB 26 : Berita Mengejutkan
27
BAB 27 : Ayah Yang Juga Patah Hati
28
BAB 28 : Jenni Yang Bodoh
29
BAB 29 : Mimu Yang Sedang Sakit
30
BAB 30 : Hamil!
31
BAB 31 : Rencana Dadakan
32
BAB 32 : Sebuah Kejanggalan
33
BAB 33 : Kesabaran Di butuhkan
34
BAB 34 : Siapa Sebenarnya Jenni?
35
BAB 35 : Mereka Siapa?
36
BAB 36 : Anak Haram!
37
BAB 37 : Tinggal Di Tengah Hutan
38
BAB 38 : Siapa Mimu Sebenarnya?
39
BAB 39 : Biarkan Semua Berjalan Sewajarnya
40
BAB 40 : Pertengkaran Sengit
41
BAB 41 : Rumah Baru
42
BAB 42 : Rumah Baru, Dan Tamu
43
BAB 43 : Kepercayaan
44
BAB 44 : Sumber Stres
45
BAB 45 : Menyerahkan Kekayaan!
46
BAB 46 : Anak Perempuan
47
BAB 47 : Sepasang Sendal jepit
48
BAB 48 : Kedatangan Ibu Mertua
49
BAB 49 : Masa Senggang
50
BAB 50 : Pergi Dan Datang
51
BAB 51: Pahlawan Lorn
52
BAB 52 : Putri Yang Tampan
53
BAB 53 : Ujian Akan Datang
54
BAB 54 : Morette Cyrene Ghasond
55
BAB 55 : Bertemu Cyrene
56
BAB 56 : Terlambat Menyerah
57
BAB 57 : Belajar Etiket
58
BAB 58 : Gadis Desa
59
BAB 59 : Perubahan Besar Terjadi
60
BAB 60 : Mari Kita Mulai Bergerak!
61
BAB 61 : Undangan Mewah
62
BAB 62 : Pesta Teh
63
BAB 63 : Serangan Balik!
64
BAB 64 : Bahagia Karena Cyrene
65
BAB 65 : Pertengkaran
66
BAB 66 : Janji
67
BAB 67 : Perasaan Takut
68
BAB 68 : Pesta Lagi!
69
BAB 69 : Kekhawatiran Di Luar Dugaan
70
BAB 70 : Ragu-Ragu Bertindak
71
BAB 71 : Menangis Dalam Diam
72
BAB 72 : Antara Iya Dan Tidak
73
BAB 73 : Perdebatan Panjang
74
BAB 74 : Penyesalan Seorang Ibu
75
BAB 75 : Peringatan Terakhir
76
BAB 76 : Rencana Sadis
77
BAB 77 : Menjadi Ibu
78
BAB 78 : Menjadi Ibu Yang Baik
79
BAB 79 : Bawa, Dan Lindungi Dia!
80
BAB 80 : Memohon Sebuah Kebebasan
81
BAB 81 : Kedatangan Mimu
82
BAB 82 : Pengakuan
83
BAB 83 : Final Episode
84
Promosi Novel Baru, seru banget! kepoin yuk!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!