BAB 14 : Istri Sungguhan

Mimu membuang nafas sebalnya setelah mendengar kalimat yang sangat tidak enak di dengar keluar dari mulut keluarganya Nita. Osan, pria itu juga sepertinya sangat suka mencari gara-gara dengan Mimu entah apa saja bahannya dia selalu menemukan cela untuk merendahkan Mimu. Kali ini bukan Mimu sendiri yang menjadi bahan gunjingan, mainkan Tama.

" Untuk apa tampan dan badannya gagah, tapi cuma hidup numpang, yang mencari uang juga istrinya. Wanita jaman sekarang ini harus cerdas dan pintar-pintar memilih suami, karena kalau cuma menang tampan saja ya tidak akan membuat perut kenyang, malah yang ada membuat sakit kepala, sakit hati, jadi mati lebih cepat dari jadwalnya. "

Osan tersenyum miring, benar-benar puas sekali karena unek-unek yang selama ini dia pendam ada yang mewakili untuk menyampaikan secara gamblang. Iya, orang itu adalah masih keluarga dengan Nita, alias tamu yang di undang keluarga Nita untuk acara syukuran pernikahan mereka beberapa hari yang lalu.

" Yah, setidaknya kalaupun lelah mencari uang untuk hidup dan makan bersama, asalkan melihat wajah tanpa suamiku tentu saja tidak akan merasa terbebani sama sekali. " Ujar Mimu yang tidak terima Tama menjadi bahan gunjingan. Sebenarnya dia tidak masalah sih kalau dia sendiri yang di hina karena memang sudah biasa juga dia dengar. Padahal sih kalau di pikir-pikir Mimu adalah gadis yang membawa nama harum bagi desanya karena sudah memenangkan perlombaan taekwondo, dan sudah dua kali juga dia mendapatkan kemenangan. Tapi yah, apapun prestasi yang dia dapatkan nyatanya masih tidak mampu membuat orang lain berhenti untuk membicarakannya.

" Pemikiranmu itu terlalu bodoh, Mimu. Mana ada orang yang hanya akan bahagia karena rupa? kau itu seharusnya mencari suami yang memiliki uang supaya tidak perlu Merasa takut kelaparan nantinya. "

" Yah, bibi juga pasti tidak percaya, tapi dari beberapa kali kami bertemu dengan Tama, baju yang di pakai Tama juga hanya itu-itu saja padahal mengaku kaya dan sibuk, tapi apa? Malah cuma jadi pengantar kue saja. " Osan tersenyum puas, akhirnya bisa menghina Mimu sekaligus Tama setelah beberapa waktu ini selalu di puji-puji oleh penduduk desa.

Mimu menunduk sedih, yah memang benar apa yang di katakan Osan, karena baju yang di pakai oleh Tama adalah baju baru Ayahnya, jelas lah tidak banyak, hanya tiga lembar saja dan rajin di cuci agar Tama tidak sampai kehabisan baju, alias cuci kering pakai.

" Aku memang jarang berganti-ganti baju, tapi aku tidak masalah karena walaupun memakai baju rombeng sekalipun aku tetap terlihat jauh lebih baik dari pada kalian semua. " semua orang benar-benar di buat terperangah oleh ucapan Tama yang begitu percaya diri, dan sialnya mereka sama sekali tidak bisa membantah ucapan itu karena apa yang dikatakan Tama memang benar adanya. Dengan wajah seperti Tama, tentu saja bila Tama berguling ke lumpur sampai kotor parah dia akan tetap bersinar dan paling tampan.

Mimu tersenyum setelah bernafas dengan lega, yah setidaknya Tama bisa melindungi dirinya sendiri dan tidak terpengaruh oleh ucapan orang lain yang hanya akan membuat rendah diri dan menjadi tidak percaya diri melakukan apapun.

" Kalian harus dengar ini baik-baik ya? Aku sengaja tidak memberikan pakaian yang bagus karena pesona Tama itu terlalu memancar, nanti kalau banyak wanita yang menggoda tentu saja itu akan mengganggu rumah tangga kami berdua. Tama juga adalah orang kaya yang sangat rendah hati tidak seperti kalian semua. "

" Aku bukan rendah hati, tapi aku memang mengatakan apa yang sebenarnya saja. " Sanggah Tama karena memang begitu adanya.

" Cih! Kaya kalau hanya mengakunya saja ya untuk apa? " Osan melirik sinis, entah mengapa dia merasa kalau Tama sebenarnya tidak kaya seperti apa yang di katakan oleh Mimu.

Tama membalas senyum sinis itu dengan tatapan dingin, entah mengapa dia merasa begitu percaya diri dan yakin benar dengan apa yang akan dia katakan nanti.

" Jangan terus banyak bicara, kau ini adalah laki-laki tapi hobi sekali bergosip dan merendahkan istriku. Jangan berlebihan dalam berbicara, nanti aku akan membeli semua perkebunan cengkeh yang kalian banggakan sebagai ladang uang kalian, sekaligus sebagai bukti, bagaimana? " Kali ini Mimu benar-benar tidak tahu apakah kiamat akan datang sebentar lagi ataukah kepalanya akan pecah memikirkan bagaimana menangani omong kosong Tama yang tidak masuk akal itu. Mimu dan yang lainnya hanya bisa terperanglah tak percaya dan kebingungan, bagaimana mereka akan merespon ucapan Tama barusan? Sebenarnya, mereka ingin sekali mengatakan dan mengelak ucapan Tama barusan dengan maksud menjelaskan bahwa itu tidak mungkin terjadi, tapi cara Tama berucap tadi dia benar-benar terlihat sangat serius.

" Ta Tama, mau mau membunuhku atau bagaimana sih?! Membeli perkebunan cengkeh mereka kau ini sedang berkhayal atau bagaimana? Kau tidak tahu betapa luasnya perkebunan cengkeh mereka ya? Butuh seumur hidup kita untuk membeli seperempatnya saja. " Bisik Mimu yang sudah tidak tahan lagi dengan omong kosong Tama. Jelas dia harus segera menghentikan itu sebelum Tama semakin menjadi nantinya.

" Kita pulang saja! " Mimu menarik lengan Tama dan mengajaknya untuk pergi dari sana. Sementara Osan dan lainnya mulai kembali bergosip. Nita yang berada di sana sedari tadi hanya bisa terdiam karena dia merasa yakin Tama bisa melakukan apa yang tadi doa ucapkan. Entah sebenarnya dari kota mana Tama berasal, kalau di lihat postur tubuh, wajah, dan cara bicara Tama sepertinya Tama bukan orang sembarangan.

Selama perjalanan pulang, Mimu tak henti-hentinya mengomeli Tama agar suatu hari nanti tidak perlu mengatakan omong kosong seperti tadi, dan jangan menjawab saja kalau ada yang mengatai dan menghinanya.

" Sebenarnya aku berniat mengajakmu untuk pergi ke pasar dan membeli baju untukmu dari keuntungan pesanan kue tadi, tapi kau malah membuatku kesal aku jadi sudah malas untuk berjalan kaki ke pasar. " Ucap Mimu masihlah dia terlihat kesal meski sudah banyak mengoceh sedari tadi.

" Kenapa aku harus diam saja melihat istriku di hina terus menerus? "

Mimu sontak mengentikan langkahnya, di mematung karena tersentak dengan apa yang di katakan Tama barusan. Istri? Jadi Tama benar-benar menganggapnya istri sungguhan?

" Wa walaupun begitu, kau tidak usah membelaku sampai mengatakan omong kosong seperti tadi. " Mimu melanjutkan langkah kakinya meninggalkan Tama yang terdiam karena bingung sendiri. Maksudnya mulai sekarang dia hanya boleh diam saja dan mendengar kalau Mimu di hina orang begitu?

" Tapi, terimakasih karena sudah membelaku dan menganggapku sebagai istri. "

Tama tersenyum menatap punggung Mimu yang terus menjauh.

" Aneh sekali, tapi aku tidak merasa keberatan dan terganggu. " Gumam Tama lalu melangkahkan kakinya menyusul Mimu.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Naviah

Naviah

semangat thor
wah Osan dan keluarga nya Nita lemes amat tuh mulut😌

2022-12-19

0

dj u n i

dj u n i

sepi kali lah komen ama like nya ...lanjut lah

2022-10-30

1

Risa Klara

Risa Klara

Semangat thorr buat up date y

2022-10-29

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 : Harus Bagaimana?
2 BAB 2 : Pria Menggoda
3 BAB 3 : Pria baruku!
4 BAB 4 : Pria Rendah Selera
5 BAB 5 : Calon Suami!
6 BAB 6 : Menikahlah Denganku!
7 BAB 7 : Menikahi Pria Super Tampan
8 BAB 8 : Jangan Berdengung!
9 BAB 9 : Suamiku Paling Tampan!
10 BAB 10 : Tidak Bisa Menerima
11 BAB 11 : Suamiku Sibuk Dan Kaya!
12 BAB 12 : Kami Juga Suami Istri Sungguhan!
13 BAB 13 : Gugup Dan Malu
14 BAB 14 : Istri Sungguhan
15 BAB 15 : Suami Bodoh Atau terbaik
16 BAB 16 : Itu Karena Aku Malu
17 BAB 17 : Jangan Menipu Istriku!
18 BAB 18 : Cemburu
19 BAB 19 : Secuil Informasi
20 BAB 20 : Kecurigaan Untuk Tama
21 BAB 21 : Membujuk Tama
22 BAB 22 : Tama Atau Gorge
23 BAB 23 : Kehilangan Tama
24 BAB 24 : Lahir Dari Pria Bajingan
25 BAB 25 : Orang Yang Ingin Dilindungi
26 BAB 26 : Berita Mengejutkan
27 BAB 27 : Ayah Yang Juga Patah Hati
28 BAB 28 : Jenni Yang Bodoh
29 BAB 29 : Mimu Yang Sedang Sakit
30 BAB 30 : Hamil!
31 BAB 31 : Rencana Dadakan
32 BAB 32 : Sebuah Kejanggalan
33 BAB 33 : Kesabaran Di butuhkan
34 BAB 34 : Siapa Sebenarnya Jenni?
35 BAB 35 : Mereka Siapa?
36 BAB 36 : Anak Haram!
37 BAB 37 : Tinggal Di Tengah Hutan
38 BAB 38 : Siapa Mimu Sebenarnya?
39 BAB 39 : Biarkan Semua Berjalan Sewajarnya
40 BAB 40 : Pertengkaran Sengit
41 BAB 41 : Rumah Baru
42 BAB 42 : Rumah Baru, Dan Tamu
43 BAB 43 : Kepercayaan
44 BAB 44 : Sumber Stres
45 BAB 45 : Menyerahkan Kekayaan!
46 BAB 46 : Anak Perempuan
47 BAB 47 : Sepasang Sendal jepit
48 BAB 48 : Kedatangan Ibu Mertua
49 BAB 49 : Masa Senggang
50 BAB 50 : Pergi Dan Datang
51 BAB 51: Pahlawan Lorn
52 BAB 52 : Putri Yang Tampan
53 BAB 53 : Ujian Akan Datang
54 BAB 54 : Morette Cyrene Ghasond
55 BAB 55 : Bertemu Cyrene
56 BAB 56 : Terlambat Menyerah
57 BAB 57 : Belajar Etiket
58 BAB 58 : Gadis Desa
59 BAB 59 : Perubahan Besar Terjadi
60 BAB 60 : Mari Kita Mulai Bergerak!
61 BAB 61 : Undangan Mewah
62 BAB 62 : Pesta Teh
63 BAB 63 : Serangan Balik!
64 BAB 64 : Bahagia Karena Cyrene
65 BAB 65 : Pertengkaran
66 BAB 66 : Janji
67 BAB 67 : Perasaan Takut
68 BAB 68 : Pesta Lagi!
69 BAB 69 : Kekhawatiran Di Luar Dugaan
70 BAB 70 : Ragu-Ragu Bertindak
71 BAB 71 : Menangis Dalam Diam
72 BAB 72 : Antara Iya Dan Tidak
73 BAB 73 : Perdebatan Panjang
74 BAB 74 : Penyesalan Seorang Ibu
75 BAB 75 : Peringatan Terakhir
76 BAB 76 : Rencana Sadis
77 BAB 77 : Menjadi Ibu
78 BAB 78 : Menjadi Ibu Yang Baik
79 BAB 79 : Bawa, Dan Lindungi Dia!
80 BAB 80 : Memohon Sebuah Kebebasan
81 BAB 81 : Kedatangan Mimu
82 BAB 82 : Pengakuan
83 BAB 83 : Final Episode
84 Promosi Novel Baru, seru banget! kepoin yuk!!
Episodes

Updated 84 Episodes

1
BAB 1 : Harus Bagaimana?
2
BAB 2 : Pria Menggoda
3
BAB 3 : Pria baruku!
4
BAB 4 : Pria Rendah Selera
5
BAB 5 : Calon Suami!
6
BAB 6 : Menikahlah Denganku!
7
BAB 7 : Menikahi Pria Super Tampan
8
BAB 8 : Jangan Berdengung!
9
BAB 9 : Suamiku Paling Tampan!
10
BAB 10 : Tidak Bisa Menerima
11
BAB 11 : Suamiku Sibuk Dan Kaya!
12
BAB 12 : Kami Juga Suami Istri Sungguhan!
13
BAB 13 : Gugup Dan Malu
14
BAB 14 : Istri Sungguhan
15
BAB 15 : Suami Bodoh Atau terbaik
16
BAB 16 : Itu Karena Aku Malu
17
BAB 17 : Jangan Menipu Istriku!
18
BAB 18 : Cemburu
19
BAB 19 : Secuil Informasi
20
BAB 20 : Kecurigaan Untuk Tama
21
BAB 21 : Membujuk Tama
22
BAB 22 : Tama Atau Gorge
23
BAB 23 : Kehilangan Tama
24
BAB 24 : Lahir Dari Pria Bajingan
25
BAB 25 : Orang Yang Ingin Dilindungi
26
BAB 26 : Berita Mengejutkan
27
BAB 27 : Ayah Yang Juga Patah Hati
28
BAB 28 : Jenni Yang Bodoh
29
BAB 29 : Mimu Yang Sedang Sakit
30
BAB 30 : Hamil!
31
BAB 31 : Rencana Dadakan
32
BAB 32 : Sebuah Kejanggalan
33
BAB 33 : Kesabaran Di butuhkan
34
BAB 34 : Siapa Sebenarnya Jenni?
35
BAB 35 : Mereka Siapa?
36
BAB 36 : Anak Haram!
37
BAB 37 : Tinggal Di Tengah Hutan
38
BAB 38 : Siapa Mimu Sebenarnya?
39
BAB 39 : Biarkan Semua Berjalan Sewajarnya
40
BAB 40 : Pertengkaran Sengit
41
BAB 41 : Rumah Baru
42
BAB 42 : Rumah Baru, Dan Tamu
43
BAB 43 : Kepercayaan
44
BAB 44 : Sumber Stres
45
BAB 45 : Menyerahkan Kekayaan!
46
BAB 46 : Anak Perempuan
47
BAB 47 : Sepasang Sendal jepit
48
BAB 48 : Kedatangan Ibu Mertua
49
BAB 49 : Masa Senggang
50
BAB 50 : Pergi Dan Datang
51
BAB 51: Pahlawan Lorn
52
BAB 52 : Putri Yang Tampan
53
BAB 53 : Ujian Akan Datang
54
BAB 54 : Morette Cyrene Ghasond
55
BAB 55 : Bertemu Cyrene
56
BAB 56 : Terlambat Menyerah
57
BAB 57 : Belajar Etiket
58
BAB 58 : Gadis Desa
59
BAB 59 : Perubahan Besar Terjadi
60
BAB 60 : Mari Kita Mulai Bergerak!
61
BAB 61 : Undangan Mewah
62
BAB 62 : Pesta Teh
63
BAB 63 : Serangan Balik!
64
BAB 64 : Bahagia Karena Cyrene
65
BAB 65 : Pertengkaran
66
BAB 66 : Janji
67
BAB 67 : Perasaan Takut
68
BAB 68 : Pesta Lagi!
69
BAB 69 : Kekhawatiran Di Luar Dugaan
70
BAB 70 : Ragu-Ragu Bertindak
71
BAB 71 : Menangis Dalam Diam
72
BAB 72 : Antara Iya Dan Tidak
73
BAB 73 : Perdebatan Panjang
74
BAB 74 : Penyesalan Seorang Ibu
75
BAB 75 : Peringatan Terakhir
76
BAB 76 : Rencana Sadis
77
BAB 77 : Menjadi Ibu
78
BAB 78 : Menjadi Ibu Yang Baik
79
BAB 79 : Bawa, Dan Lindungi Dia!
80
BAB 80 : Memohon Sebuah Kebebasan
81
BAB 81 : Kedatangan Mimu
82
BAB 82 : Pengakuan
83
BAB 83 : Final Episode
84
Promosi Novel Baru, seru banget! kepoin yuk!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!