BAB 6 : Menikahlah Denganku!

Setelah perdebatan panjang antara Mimu dan juga Ayah Gito, akhirnya Ayah Gito hanya bisa mengalah dan mengikuti saja bagaimana rencana Mimu selanjutnya. Kali ini dia benar-benar mempertaruhkan kehidupan putrinya, tapi dia juga berharap dan terus berdoa agar segala yang baik akan senang tiada menyertai putrinya.

Mimu, gadis itu kini tengah memohon dan membujuk Tama agar mau menikahinya. Dia bahkan sampai berjanji banyak hal, mulai dari akan menyiapkan makanan yang Tama sukai, membiarkan Tama tinggal di rumah saja sementara dia akan bekerja untuk mencari nafkah, bahkan dia juga sudah sampai meminta untuk Tama dengan menawarkan banyak hal lain tapi Tama masih saja terus menolak.

" Tama, please.... Tolong ya? Mau ya? Ayolah mau saja, lagi pula aku juga tidak jelek-jelek amat kok, aku juga ahli taekwondo, jika ada yang menindasmu tentu saja aku bisa melindungi mu dengan baik. "

Tama membuang nafasnya, menindas? Kenapa Tama malah merasa yakin kalau dia tidak pernah di tunda? Tapi sepertinya dia adalah pelaku penindasan itu.

" Mimu, kau ini akan menikah yang artinya pernikahan adalah untuk seumur hidup. Aku mana bisa menikahi mu? Nanti kalau aku mendapatkan kembali ingatanku dan harus pergi untuk kembali ke tempat asal mu bagaimana? " Tama mencoba mengelak sebisa mungkin. Entahlah, dia seperti memiliki batasan di dalam dirinya yang dan meringankan untuk dia menolak ajakan menikah dengan Mimik.

" Tama, hari pernikahanku kan hanya tinggal lusa, kau tahu kan kalau calon suamiku malah akan menikahi sahabatku? Apa kau tidak kasihan terhadapku, hah? "

Tama terdiam sebentar dengan mimik datar.

" Tidak, aku benar-benar tidak kasihan terhadapmu. "

Mimu menatap kesal, itu hanya sebentar karena dia merasa membutuhkan batuan Tama, maka dia benar-benar harus memperlakukan Tama dengan baik dan sopan. Bagaimanapun tidak bisa di ganti pria lain, kan sudah banyak orang hah tahu tentang hubungannya dengan Tama? Yah, semua itu pasti karena Ibunya Nita yang amanat ember dan suka sekali bergosip dimana pun.

" Tama, tolong bantu aku kali ini saja, ya? Tolong......" Mimu mengatupkan kedua telapak tangannya, dia menatap dengan tatapan memohon selaras dengan apa yang di rasakan oleh hatinya.

Tama menggeleng lagi dengan wajah yakin.

" Jangan gila kau, Mimu! Kau mana boleh menjadikan pernikahan ini sebagai mainan hanya karena pengantin prianya tidak ada. Kau bisa baik-baik menjelaskan bagaimana kondisi yang sebenarnya kan? Aku yakin sekali kok semua orang tidak akan mencemooh dan membuatmu merasa malu. "

Mimu membuang nafas kasarnya lagi, masalah adalah dia kan sudah mengatakan kepada Nita, Osan dan orang tua mereka bahwa Tama adalah calon suaminya yang akan menggantikan Osan. Jelas untungnya adalah Osan akan merasa malu karena Tama jauh lebih tampan di banding Osan.

" Pengantin prianya kan kau, siapa bilang tidak ada? "

" Aku tidak mau ah! Nanti kalau ternyata aku sudah punya istri bagiamana? "

Mimu terdiam sebentar, benar juga sih apa yang dikatakan Tama, kalau Tama sudah punya istri ini juga akan sangat menyakiti istrinya dan juga Tama sendiri. Mimu membuang nafasnya, benar-benar salahnya karena tidak berpikir panjang, jadi sepertinya dia harus siap dengan konsekuensinya. Biarlah dia di permalukan oleh orang satu desa, dua atau bahkan tiga desa sekalipun. Tentu saja nanti akan sangat merasa malu, tapi mau bagiamana lagi kalau jalan takdir membuatnya seperti itu?

" Ya sudahlah, aku memang bersalah dalam hal ini. Mungkin aku memang tidak akan bisa menikah seperti kebanyakan gadis lain. " Mimu memaksakan senyumnya, dia bangkit dan berniat untuk masuk ke dalam kamarnya.

" Berapa usiamu? " Tanya Tama penasaran.

" Duh puluh tahun. "

Tama menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

" Kau kan masih bocah, kenapa terbebani sekali untuk menikah? Santai saja, menikah itu bukan sebuah ajang keharuan. "

" Di desa terpencil seperti ini, usia dua puluh itu sudah harus menikah. Temanku saja menikah saat lulus sekolah menengah pertama, anaknya sekarang sudah dua dan anak pertamanya sudah mulai sekolah. "

Tama menelan salivanya tak lagi bisa bicara. Tapi melihat wajah sedih Mimu sebelum dia masuk ke dalam kamar memang cukup menyentuh hatinya.

" Bisa kita bicara sebentar? " Tanya Ayah Gito yang entah sejak kapan berada di ambang pintu menatapnya.

" Iya. " Jawab Tama bangkit mengikuti langkah kaki Ayah Gito yang membawanya untuk keluar dari rumah. Yah mungkin dia tidak ingin Mimu mendengar pembicaraan mereka karena rumah Mimu dan Ayah Gito kan sangat kecil, sudah begitu dindingnya juga terbuat dari anyaman bambu.

Sebentar tidak ada suara selain suara binatang di malam hari. Suasana sejuk dan gak dingin malam itu sungguh membuat pikiran menjadi lebih tenang untuk keduanya.

" Aku tahu permintaan putriku tadi agak gila untukmu, tadinya aku juga ingin mencegah itu supaya tidak terjadi karena bagaimanapun kami belum tahu siapa dirimu, dari mana asalnya yah sebenernya. Tapi setelah memikirkannya baik-baik, aku juga merasa kalau pasti akan berat bagi Mimu jika sampai batal menikah. Selain dia harus menahan rasa malu yang amat besar, dia juga akan melihat mantan kekasih juga sahabatnya menjadi sepasang suami istri sedangkan dia hanya bisa menerima takdir dengan kesedihan. "

Ayah Gito membalikkan tubuhnya, dia menatap Tama dengan tatapan memohon, telapak tangannya menyatu di dadanya.

" Tolong putriku, tolong jadilah suaminya untuk menyelamatkan senyum putriku, selamatkan dia dari rasa mau yang begitu besar, tolong selamatkan dia dari cemoohan teman, tetangga dan siapapun orangnya yang akan menggunjingnya. "

Tama jelas terkejut meski sudah membatin jika memang ini lah yang akan di katakan oleh Ayah Gito.

" Tapi anda tahu sendiri kan? Asal usul saya tidak jelas? "

Ayah Gito mengangguk paham.

" Pertama, kau tidak terlihat seperti orang yang berasal dari desa ketika aku menemukanmu. Kau pasti orang dari kota, biasanya orang kota akan menggunakan cincin kalau sudah memiliki pasangan kan? Tapi waktu itu kau tidak menggunakan apapun sekian jam tangan yang aku berikan padamu saat kau sadar waktu itu. "

Tama terdiam, sungguh dia begitu berat untuk mengiyakan, tapi dia juga tidak bisa menolak permintaan Ayah Gito yang sudah menyelamatkan nyawanya. Benar jika bukan karena Ayah Gito, bukankah dia pasti sudah mati?

" Baiklah, aku akan menikah dengan Mimu. "

Ayah Gito tersenyum tapi dia juga menahan tangis karena begitu bahagia, akhirnya dia tidak perlu melihat putrinya sedih nanti.

" Terimakasih banyak, Tama. Terimakasih banyak karena setuju membuatku tidak perlu melihat kesedihan putriku lagi. "

Tama memaksakan senyumnya, dia tidak mengingat apapun masa lalunya, tapi dia berharap dia bisa mengingat semua momen ini jika ingatannya kembali nanti.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Naviah

Naviah

semangat thor

2022-12-18

1

Eka ELissa

Eka ELissa

kira"...asli nya tama msih bujang atay udh pnya psangan ya.....enthlh hnya emk yg tau..

2022-11-26

2

Lis Eka

Lis Eka

kok blm up thor????🤔

2022-10-12

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 : Harus Bagaimana?
2 BAB 2 : Pria Menggoda
3 BAB 3 : Pria baruku!
4 BAB 4 : Pria Rendah Selera
5 BAB 5 : Calon Suami!
6 BAB 6 : Menikahlah Denganku!
7 BAB 7 : Menikahi Pria Super Tampan
8 BAB 8 : Jangan Berdengung!
9 BAB 9 : Suamiku Paling Tampan!
10 BAB 10 : Tidak Bisa Menerima
11 BAB 11 : Suamiku Sibuk Dan Kaya!
12 BAB 12 : Kami Juga Suami Istri Sungguhan!
13 BAB 13 : Gugup Dan Malu
14 BAB 14 : Istri Sungguhan
15 BAB 15 : Suami Bodoh Atau terbaik
16 BAB 16 : Itu Karena Aku Malu
17 BAB 17 : Jangan Menipu Istriku!
18 BAB 18 : Cemburu
19 BAB 19 : Secuil Informasi
20 BAB 20 : Kecurigaan Untuk Tama
21 BAB 21 : Membujuk Tama
22 BAB 22 : Tama Atau Gorge
23 BAB 23 : Kehilangan Tama
24 BAB 24 : Lahir Dari Pria Bajingan
25 BAB 25 : Orang Yang Ingin Dilindungi
26 BAB 26 : Berita Mengejutkan
27 BAB 27 : Ayah Yang Juga Patah Hati
28 BAB 28 : Jenni Yang Bodoh
29 BAB 29 : Mimu Yang Sedang Sakit
30 BAB 30 : Hamil!
31 BAB 31 : Rencana Dadakan
32 BAB 32 : Sebuah Kejanggalan
33 BAB 33 : Kesabaran Di butuhkan
34 BAB 34 : Siapa Sebenarnya Jenni?
35 BAB 35 : Mereka Siapa?
36 BAB 36 : Anak Haram!
37 BAB 37 : Tinggal Di Tengah Hutan
38 BAB 38 : Siapa Mimu Sebenarnya?
39 BAB 39 : Biarkan Semua Berjalan Sewajarnya
40 BAB 40 : Pertengkaran Sengit
41 BAB 41 : Rumah Baru
42 BAB 42 : Rumah Baru, Dan Tamu
43 BAB 43 : Kepercayaan
44 BAB 44 : Sumber Stres
45 BAB 45 : Menyerahkan Kekayaan!
46 BAB 46 : Anak Perempuan
47 BAB 47 : Sepasang Sendal jepit
48 BAB 48 : Kedatangan Ibu Mertua
49 BAB 49 : Masa Senggang
50 BAB 50 : Pergi Dan Datang
51 BAB 51: Pahlawan Lorn
52 BAB 52 : Putri Yang Tampan
53 BAB 53 : Ujian Akan Datang
54 BAB 54 : Morette Cyrene Ghasond
55 BAB 55 : Bertemu Cyrene
56 BAB 56 : Terlambat Menyerah
57 BAB 57 : Belajar Etiket
58 BAB 58 : Gadis Desa
59 BAB 59 : Perubahan Besar Terjadi
60 BAB 60 : Mari Kita Mulai Bergerak!
61 BAB 61 : Undangan Mewah
62 BAB 62 : Pesta Teh
63 BAB 63 : Serangan Balik!
64 BAB 64 : Bahagia Karena Cyrene
65 BAB 65 : Pertengkaran
66 BAB 66 : Janji
67 BAB 67 : Perasaan Takut
68 BAB 68 : Pesta Lagi!
69 BAB 69 : Kekhawatiran Di Luar Dugaan
70 BAB 70 : Ragu-Ragu Bertindak
71 BAB 71 : Menangis Dalam Diam
72 BAB 72 : Antara Iya Dan Tidak
73 BAB 73 : Perdebatan Panjang
74 BAB 74 : Penyesalan Seorang Ibu
75 BAB 75 : Peringatan Terakhir
76 BAB 76 : Rencana Sadis
77 BAB 77 : Menjadi Ibu
78 BAB 78 : Menjadi Ibu Yang Baik
79 BAB 79 : Bawa, Dan Lindungi Dia!
80 BAB 80 : Memohon Sebuah Kebebasan
81 BAB 81 : Kedatangan Mimu
82 BAB 82 : Pengakuan
83 BAB 83 : Final Episode
84 Promosi Novel Baru, seru banget! kepoin yuk!!
Episodes

Updated 84 Episodes

1
BAB 1 : Harus Bagaimana?
2
BAB 2 : Pria Menggoda
3
BAB 3 : Pria baruku!
4
BAB 4 : Pria Rendah Selera
5
BAB 5 : Calon Suami!
6
BAB 6 : Menikahlah Denganku!
7
BAB 7 : Menikahi Pria Super Tampan
8
BAB 8 : Jangan Berdengung!
9
BAB 9 : Suamiku Paling Tampan!
10
BAB 10 : Tidak Bisa Menerima
11
BAB 11 : Suamiku Sibuk Dan Kaya!
12
BAB 12 : Kami Juga Suami Istri Sungguhan!
13
BAB 13 : Gugup Dan Malu
14
BAB 14 : Istri Sungguhan
15
BAB 15 : Suami Bodoh Atau terbaik
16
BAB 16 : Itu Karena Aku Malu
17
BAB 17 : Jangan Menipu Istriku!
18
BAB 18 : Cemburu
19
BAB 19 : Secuil Informasi
20
BAB 20 : Kecurigaan Untuk Tama
21
BAB 21 : Membujuk Tama
22
BAB 22 : Tama Atau Gorge
23
BAB 23 : Kehilangan Tama
24
BAB 24 : Lahir Dari Pria Bajingan
25
BAB 25 : Orang Yang Ingin Dilindungi
26
BAB 26 : Berita Mengejutkan
27
BAB 27 : Ayah Yang Juga Patah Hati
28
BAB 28 : Jenni Yang Bodoh
29
BAB 29 : Mimu Yang Sedang Sakit
30
BAB 30 : Hamil!
31
BAB 31 : Rencana Dadakan
32
BAB 32 : Sebuah Kejanggalan
33
BAB 33 : Kesabaran Di butuhkan
34
BAB 34 : Siapa Sebenarnya Jenni?
35
BAB 35 : Mereka Siapa?
36
BAB 36 : Anak Haram!
37
BAB 37 : Tinggal Di Tengah Hutan
38
BAB 38 : Siapa Mimu Sebenarnya?
39
BAB 39 : Biarkan Semua Berjalan Sewajarnya
40
BAB 40 : Pertengkaran Sengit
41
BAB 41 : Rumah Baru
42
BAB 42 : Rumah Baru, Dan Tamu
43
BAB 43 : Kepercayaan
44
BAB 44 : Sumber Stres
45
BAB 45 : Menyerahkan Kekayaan!
46
BAB 46 : Anak Perempuan
47
BAB 47 : Sepasang Sendal jepit
48
BAB 48 : Kedatangan Ibu Mertua
49
BAB 49 : Masa Senggang
50
BAB 50 : Pergi Dan Datang
51
BAB 51: Pahlawan Lorn
52
BAB 52 : Putri Yang Tampan
53
BAB 53 : Ujian Akan Datang
54
BAB 54 : Morette Cyrene Ghasond
55
BAB 55 : Bertemu Cyrene
56
BAB 56 : Terlambat Menyerah
57
BAB 57 : Belajar Etiket
58
BAB 58 : Gadis Desa
59
BAB 59 : Perubahan Besar Terjadi
60
BAB 60 : Mari Kita Mulai Bergerak!
61
BAB 61 : Undangan Mewah
62
BAB 62 : Pesta Teh
63
BAB 63 : Serangan Balik!
64
BAB 64 : Bahagia Karena Cyrene
65
BAB 65 : Pertengkaran
66
BAB 66 : Janji
67
BAB 67 : Perasaan Takut
68
BAB 68 : Pesta Lagi!
69
BAB 69 : Kekhawatiran Di Luar Dugaan
70
BAB 70 : Ragu-Ragu Bertindak
71
BAB 71 : Menangis Dalam Diam
72
BAB 72 : Antara Iya Dan Tidak
73
BAB 73 : Perdebatan Panjang
74
BAB 74 : Penyesalan Seorang Ibu
75
BAB 75 : Peringatan Terakhir
76
BAB 76 : Rencana Sadis
77
BAB 77 : Menjadi Ibu
78
BAB 78 : Menjadi Ibu Yang Baik
79
BAB 79 : Bawa, Dan Lindungi Dia!
80
BAB 80 : Memohon Sebuah Kebebasan
81
BAB 81 : Kedatangan Mimu
82
BAB 82 : Pengakuan
83
BAB 83 : Final Episode
84
Promosi Novel Baru, seru banget! kepoin yuk!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!