Dengan perasaan kesal dan marah, akhirnya Kaila menerima ajakan Fa’az untuk pulang bersama. Sekuat apapun ia menolak, nyatanya tetap saja perdebatan itu di menangkan oleh Fa’az. Bahkan, seharian ini ia menghubungi Kiano tidak mendapatkan jawaban, namun di saat Fa’az yang menghubungi nya, Kiano langsung menjawab nya.
‘Gue lagi di rumah temen gue. Dan besok kita langsung ketemu di tempat camp aja. Lo pergi sama Fa’az jangan sama dua kunyuk itu.” Itulah yang di katakan oleh Kiano ketika berbicara dengan nya lewat ponsel Fa’az.
“Kata lo kemarin gue gak boleh kenal sama cowok apalagi deket. Ini kenapa sekarang lo nyuruh gue deket sama temen lo, ege!” kata Kaila mendengus.
“Karena gue percaya sama dia. Dia gak bakal mudah kegoda sama cewek kaya lo,” balas Kiano dengan begitu santai nya, hingga membuat hati Kaila kembali bergemuruh.
“Emang titisan setan lo berdua. Sama sama lucknat!” umpat Kaila dengan kesal dan langsung mematikan sambungan telfon begitu saja.
Dan disinilah ia saat ini, di atas motor bersama Fa’az dengan bersedekap tangan di dada. Ia begitu enggan untuk berpegangan pada bahu atau bagian tubuh manapun di diri Fa’az. Sejujurnya hati Kaila masih cukup sakit dan tak terima ketika dengan mudah nya Fa’az kembali menyinggung perihal dada nya.
Ia masih dalam mode patah hati karena di khianati oleh pacar nya perihal dada rata. Dan ini Fa’az kembali mengungkit nya. Bukankah itu sangat kurang ajar bin menyebalkan.
Ciittttt!
Bruk!
Fa’’az dengan sangat tiba tiba mengentikan motor nya, hingga membuat tubuh Kaila langsung tersentak ke dapan dan menubruk badan nya.
“Bisa bawa motor gak sihhhh!” kata Kaila menahan geram.
“Ssstt diem!” ucap Fa’az meletakkan jari nya di bibir memberikan isyarat pada Kaila agar diam, karena saat ini ia meraih ponsel nya yang berada di dalam saku celana.
Drrtt ... Drrrttt ...
“Halo Ma,” jawab Fa’az begitu lembut ketika sudah menjawab sambungan telfon yang Kaila pikir itu adalah mama nya.
‘Halo, kamu dimana Nak?’
“Iya Ma, Fa’az masih di jalan. Sebentar lagi sampai,” jawab nya lagi.
‘Baiklah kalau begitu, mama ada perlu sama kamu jangan lupa hubungi mama kalau sudah sampai ya—‘
“Nyokap lo?” tanya Kaila sedikit berbisik, dan Fa’az pun langsung menganggukkan kepala nya spontan.
Entah mengapa, mendengar suara Fa’az yang begitu lembut berbicara dengan orang tuanya, membuat seringai jahil di bibir Kaila terangkat. Dengan sengaja, Kaila semakin mendekatkan tubuh nya kepada Fa’az dan menempelkan telinga nya di ponsel Fa’az yang berada di telinga.
“Sayang ... kamu telfon siapa sih?” tanya Kaila dengan suara manja nya.
Dan benar saja, sesuai dugaan Kaila. Fa’az langsung memalingkan wajah nya ke samping dan menatap nya dengan tajam. Fa’az tidak percaya bila Kaila bisa senekat itu untuk mengerjainya.
‘Fa’az itu siapa? Kamu punya pacar?’ terdengar suara sang mama dengan suara terkejut membuat Fa’az semakin kelabakan di buatnya.
“Bukan Ma, itu—“
“Sayang, buruan dong ayoo,” rengek Kaila dengan suara manja nya dan kini ia semakin mengeratkan pelukan nya di pinggang Fa’az, hingga membuat laki laki itu menahan geram nya.
“Ma, nanti Fa’az telfon lagi ya. Lagi di lampu merah soalnya dan ada orang gila lewat. Nanti Fa’az hubungi mama lagi,” ucap Fa’az langsung mematikan sambungan telfon nya, dan saat itu juga tawa Kaila pecah melihat wajah Fa’az yang begitu kesal padanya.
“Hahahaha! Sialan gue di bilang orang gila! Mana ada orang gila secantik gue!” kata Kaila di sela tawa nya namun juga ada rasa kesal.
Fa’az tidak menjawab perkataan Kaila, ia hanya mendengus dan menggelengkan kepala nya. Dan dengan tiba tiba ia melajukan motor nya dengan kecepatan cukup tinggi. Sebagai balasan karena Kaila sudah mengerjai nya.
“Fa’az woy! Hat hati, pelan pelan sialan! Lo mau bunuh gue!” teriak Kaila yang langsung spontan memeluk pinggang Fa’az karena merasa takut.
Sementara itu, Fa’az yang mendengar suara Kaila ketakutan, bukan mengurangi kecepatan justru malah semakin menambah kecepatan hingga membuat Kaila terus berteriak dan mengeratkan pelukan nya tersebut.
...~To be continue .......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Nami chan
ngapain peluk2? modus amat kaila 🤣 kan mamanya ga liat
2024-04-29
0
Meysi Lestari
sumpah ngakak tengah malem gua🤣🤣🤣🤣
2023-01-11
5
Alivaaaa
menang banyak tuh Fa'az dapet pelukan dari perempuan gila 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2022-12-23
1